Liputan6.com, Jakarta Kehadiran tikus di dalam rumah menjadi masalah umum yang dihadapi banyak orang. Tikus tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membawa risiko kesehatan serius. Memahami cara tikus dapat masuk ke dalam rumah adalah cara awal yang penting untuk melindungi keluarga.
Tikus sendiri dikenal memiliki kemampuan luar biasa untuk menyusup melalui celah kecil. Mereka mencari sumber makanan, air, dan tempat berlindung. Dengan indra penciuman yang tajam, tikus dapat menemukan titik lemah pada bangunan dan menjadikannya jalur masuk yang tidak disadari oleh penghuni rumah. Untuk itu, Anda perlu menghalau kehadiran hewan pengerat tersebut melalui area-area yang berpotensi dijelajahi tikus.
Lantas di mana saja titik-titik tersebut? Liputan6 coba hadirkan 8 spot yang sering jadi jalur tikus masuk ke dalam rumah, Minggu (9/11). Harapannya setelah Anda mengetahuinya, tindakan preventif dengan menutup jalur tersebut bisa mencegah kehadirannya ke depan.
1. Celah dan Lubang pada Dinding dan Fondasi
Menurut laman Countrywide Pest Control, celah dan lubang kecil pada dinding atau fondasi gedung termasuk rumah, merupakan jalur masuk utama bagi tikus. Tikus dapat menyelinap melalui bukaan yang sangat kecil, bahkan seukuran koin. Mereka dapat mendeteksi aliran udara hangat yang keluar dari rumah, yang menjadi indikasi adanya tempat berlindung yang nyaman di dalamnya.
Tikus memiliki gigi yang kuat dan tajam, memungkinkan mereka menggerogoti material seperti kayu dan dinding kering. Proses ini dapat memperbesar celah yang sudah ada atau menciptakan lubang baru, sehingga memudahkan mereka untuk masuk. Kerusakan pada struktur bangunan ini tidak hanya menjadi masalah estetika, tetapi juga mengancam integritas rumah.
Pemeriksaan rutin pada seluruh area rumah sangat diperlukan. Setiap lubang atau celah yang ditemukan harus segera ditutup menggunakan bahan yang kuat dan kedap tikus. Penggunaan bahan yang tahan gigitan akan memastikan tikus tidak dapat kembali membuka akses tersebut.
2. Pintu dan Jendela yang Tidak Rapat
Pintu dan jendela yang tidak tertutup rapat merupakan akses mudah bagi tikus untuk masuk ke dalam rumah. Celah di bawah pintu atau jendela yang tidak terkunci dapat dimanfaatkan oleh tikus untuk menyelinap. Tikus juga dapat memanjat permukaan vertikal untuk mencapai celah di jendela atau loteng yang tinggi.
Setelah berhasil masuk, tikus dapat dengan cepat menemukan tempat persembunyian dan mulai membangun sarang. Pemasangan penutup celah di bagian bawah pintu atau penggunaan kawat kasa pada jendela dapat membantu menghalangi akses tikus. Memastikan semua bukaan tertutup sempurna adalah langkah sederhana namun efektif untuk mengurangi risiko masuknya hewan pengerat ini.
Menjaga pintu dan jendela tetap tertutup rapat sangat penting. Pastikan semua bukaan diperiksa secara berkala untuk memastikan tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan tikus.
3. Atap dan Plafon
Atap dan plafon rumah seringkali menjadi jalur masuk yang tidak terduga bagi tikus. Celah pada genteng yang rusak atau ventilasi atap dapat menjadi pintu masuk bagi tikus untuk mengakses loteng. Tikus dapat memanjat dinding luar rumah atau pohon yang menjulang tinggi untuk mencapai area atap.
Setelah berada di area atap, tikus akan mencari celah atau lubang untuk masuk ke dalam struktur bangunan. Loteng merupakan tempat yang ideal bagi tikus untuk bersarang karena gelap dan tersembunyi. Aktivitas tikus di loteng dapat menimbulkan suara berisik yang mengganggu kenyamanan penghuni rumah.
Perbaikan genteng yang rusak harus segera dilakukan. Pemasangan kawat kasa pada ventilasi atap juga penting untuk menghalangi akses tikus. Pemangkasan cabang pohon yang terlalu dekat dengan atap rumah juga merupakan langkah pencegahan yang efektif.
4. Pipa Saluran Air dan Drainase
Pipa saluran air dan sistem drainase sering digunakan tikus got sebagai jalur masuk. Tikus got dikenal sebagai perenang yang handal dan dapat menggunakan keempat kakinya untuk mendayung. Mereka dapat menahan napas hingga tiga menit di dalam air dan mengapung selama tiga hari.
Dengan kemampuan ini, menjelajahi pipa-pipa rumah menjadi hal yang mudah bagi mereka. Tikus mengikuti pipa-pipa ini untuk mencari makanan, air, dan tempat hangat untuk bersembunyi di dalam rumah. Penutupan ujung pipa saluran air yang mengarah ke selokan dengan jaring kawat besi adalah langkah yang efektif.
Pemeriksaan dan perbaikan kerusakan pada sistem perpipaan juga penting. Memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik dan tidak ada genangan air juga dapat mengurangi daya tarik bagi tikus.
5. Saluran Pembuangan Dalam Ruangan
Saluran pembuangan di dalam rumah, seperti wastafel dan toilet, juga dapat menjadi jalur masuk tikus. Tikus got memiliki kemampuan berenang yang memungkinkan mereka bergerak melalui sistem perpipaan. Kemunculan tikus dari toilet seringkali mengejutkan penghuni rumah.
Tikus dapat mendeteksi bau makanan atau sisa-sisa organik yang mengalir melalui saluran pembuangan. Jika ada celah atau kerusakan pada sistem perpipaan, tikus dapat dengan mudah menemukan jalan keluar ke dalam ruangan. Pencegahan pada titik ini melibatkan penutupan lubang saluran air di kamar mandi atau wastafel dengan penutup yang rapat.
Menjaga kebersihan saluran pembuangan dari sisa makanan atau kotoran dapat mengurangi daya tarik bagi tikus. Memastikan tidak ada kerusakan pada pipa saluran pembuangan juga penting.
6. Ventilasi Udara
Ventilasi udara dapat menjadi celah bagi tikus untuk masuk. Ventilasi ini dirancang untuk sirkulasi udara, namun jika tidak dilengkapi dengan pelindung yang memadai, ukurannya bisa cukup besar bagi tikus untuk menyelinap. Tikus dapat memanjat dinding untuk mencapai ventilasi yang lebih tinggi.
Setelah berhasil masuk melalui ventilasi, tikus dapat mengakses rongga dinding atau loteng. Area-area ini menyediakan tempat berlindung yang aman dari predator dan gangguan manusia. Untuk mencegah tikus masuk melalui ventilasi, pemasangan kawat kasa yang kuat dan rapat pada semua lubang ventilasi sangat direkomendasikan.
Pemeriksaan berkala terhadap kondisi kawat kasa juga penting. Pastikan tidak ada kerusakan yang dapat dimanfaatkan tikus.
7. Cabang Pohon dan Tanaman Merambat
Cabang pohon yang menjulur terlalu dekat dengan atap atau dinding rumah dapat berfungsi sebagai jembatan alami bagi tikus. Tikus adalah pemanjat yang lincah dan dapat dengan mudah menggunakan jalur ini untuk mencapai titik masuk yang lebih tinggi. Akses melalui vegetasi ini seringkali tidak disadari oleh penghuni rumah.
Setelah mencapai bagian atas rumah, mereka akan mencari celah atau bukaan untuk masuk. Pencegahan pada titik ini melibatkan pemangkasan rutin cabang pohon dan tanaman merambat yang menyentuh atau terlalu dekat dengan struktur rumah.
Menjaga kebersihan area sekitar rumah dari tumpukan daun atau ranting juga dapat mengurangi tempat persembunyian tikus.
8. Lubang di Sekitar Utilitas
Lubang di sekitar instalasi utilitas seperti pipa ledeng, kabel listrik, atau saluran gas merupakan jalur masuk yang sering terabaikan. Celah di sekitar titik masuknya pipa atau kabel ke dinding dapat menjadi bukaan yang cukup besar bagi tikus. Tikus dapat memanfaatkan celah ini untuk menyelinap masuk ke dalam bangunan.
Instalasi utilitas seringkali menciptakan celah yang tidak tertutup rapat. Tikus dapat mengikuti jalur pipa atau kabel dari luar hingga ke dalam rumah. Untuk mencegah tikus masuk melalui lubang utilitas, semua celah di sekitar pipa ledeng, kabel listrik, dan saluran gas harus ditutup rapat.
Pemeriksaan berkala pada titik-titik ini akan membantu memastikan tidak ada celah baru yang terbentuk.
Tikus Membawa Beragam Penyakit Berbahaya
Mengutip situs Pest Control Specialist-Pest2Kill, tikus merupakan hama pengganggu rumah atau tempat usaha, yang pembawa berbagai penyakit berbahaya dan sangat dapat menular ke manusia. Hewan ini sering berkeliaran di tempat kotor seperti saluran air, tumpukan sampah, dan gudang makanan, sehingga tubuhnya terpapar banyak bakteri dan parasit.
Kontaminasi dari air liur, urin, maupun kotorannya bisa menempel pada perabot, bahan makanan, hingga peralatan dapur tanpa disadari. Inilah yang membuat keberadaan tikus perlu diwaspadai, terutama di area yang menyimpan bahan pangan. Beberapa penyakit serius seperti leptospirosis, pes, dan salmonellosis diketahui dapat menular melalui tikus. Leptospirosis, misalnya, disebabkan oleh bakteri Leptospira yang masuk ke tubuh manusia melalui luka terbuka atau kontak dengan air tercemar urin tikus.
Gejalanya dapat menyerupai flu, namun dalam kasus berat bisa menyebabkan gangguan ginjal hingga kematian. Kondisi ini menjelaskan mengapa kebersihan lingkungan menjadi faktor utama dalam pencegahan penularan penyakit akibat tikus. Pencegahan paling efektif dilakukan dengan menjaga kebersihan area dapur dan tempat penyimpanan bahan makanan, serta memastikan tidak ada celah yang memungkinkan tikus masuk.
People Also Ask
Q: Apakah tikus bisa hilang hanya dengan menjaga kebersihan rumah?
A: Kebersihan sangat membantu mengurangi daya tarik rumah bagi tikus, tetapi biasanya perlu dikombinasikan dengan metode lain.
Q: Apakah ultrasonik pengusir tikus aman untuk anak dan hewan peliharaan?
A: Alat ultrasonik dirancang untuk frekuensi yang hanya mengganggu tikus, sehingga aman untuk manusia dan hewan peliharaan.
Q: Apakah memelihara kucing bisa menggantikan penggunaan perangkap atau racun?
A: Kucing dapat membantu mengurangi tikus, tapi biasanya lebih efektif jika dikombinasikan dengan langkah-langkah pencegahan lain.
Q: Mengapa tikus masuk ke dalam rumah?
A: Tikus masuk ke dalam rumah karena mencari sumber makanan, air, dan tempat berlindung.
Q: Apa saja tanda-tanda adanya tikus di rumah?
A: Tanda-tanda adanya tikus di rumah meliputi penampakan tikus, kotoran tikus, dan bekas gigitan pada makanan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)