8 Rekomendasi Baju untuk Upacara Hari Pahlawan 2025: Rapi, Formal dan Tidak Kaku

2 weeks ago 17

Liputan6.com, Jakarta Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah berhasil merebut kemerdekaan Indonesia dari bangsa penjajah. Peringatan ini turut memiliki makna yang mendalam, sebagai sebuah refleksi nilai perjuangan akan cinta tanah air. Melalui upacara bendera, masyarakat diingatkan untuk meneladani semangat perjuangan yang mengorbankan nyawa sampai keadaan bisa damai seperti sekarang.

Aspek penting dalam peringatan ini salah satunya terdapat pada busana yang dikenakan. Pakaian yang dipilih akan mencerminkan penghormatan terhadap momen bersejarah dan harus memenuhi kriteria rapi serta formal. Pemerintah sendiri telah mengeluarkan pedoman mengenai pakaian yang sesuai untuk acara ini, menekankan pada kesopanan dan nasionalisme. Namun begitu, pemilihan busana untuk upacara Hari Pahlawan 2025 bagi masyarakat tidak harus kaku, melainkan dapat memadukan elemen tradisional dan modern. 

Untuk itu, kami akan membahas 8 rekomendasi busana yang memenuhi kriteria tersebut dan bisa digunakan di momen upacara Hari Pahlawan 2025, 10 November esok hari. Berdasarkan informasi di laman resmi Kementerian Pendidikan, upacara dimulai pukul 07.30 WIB, dengan tema besar Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan. 

Pakaian Sipil Lengkap (PSL)

Bagi pegawai negeri, Pakaian Sipil Lengkap (PSL) merupakan pilihan yang tepat untuk upacara formal. Ketentuan mengenai PSL telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2018. Pakaian ini memberikan kesan profesional dan berwibawa, cocok untuk acara kenegaraan.

Untuk pria, PSL terdiri dari jas berwarna gelap, kemeja putih lengan panjang, celana panjang senada, dasi, dan sepatu hitam. Kombinasi ini menciptakan tampilan yang terstruktur dan formal. Pemilihan bahan jas yang tidak terlalu tebal juga membantu menjaga kenyamanan.

Bagi wanita, PSL meliputi jas berwarna gelap, kemeja putih, rok atau celana panjang senada, dan sepatu hitam. Keselarasan warna dan potongan busana ini memberikan kesan rapi. Wanita dapat memilih rok pensil atau celana panjang berpotongan lurus untuk tampilan yang profesional.

Batik Formal

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang diakui dunia. Penggunaan batik dalam acara formal menjadi bentuk kebanggaan nasional. Batik formal menawarkan perpaduan antara tradisi dan profesionalisme, menjadikannya pilihan tepat untuk upacara.

Untuk pria, kemeja batik lengan panjang dengan motif tenang dan warna tidak mencolok dapat menjadi pilihan. Motif klasik seperti parang atau kawung memberikan kesan berkelas. Kemeja batik dapat dipadukan dengan celana bahan berwarna gelap.

Wanita dapat memilih blus batik, tunik batik, atau dress batik dengan potongan sopan. Model tunik batik oversize atau dress batik A-line memberikan kenyamanan. Pemilihan bahan batik semi sutra prada yang halus juga menambah kenyamanan saat dikenakan.

Kebaya Nasional Modern

Kebaya adalah busana tradisional wanita Indonesia yang telah mengalami modernisasi. Kebaya nasional modern memadukan unsur klasik dengan sentuhan kontemporer. Model kebaya kutubaru polos lengan panjang atau kebaya brokat lengan 3/4 dapat menjadi pilihan.

Kebaya ini dapat dipadukan dengan rok batik atau kain lilit untuk tampilan harmonis. Pemilihan warna netral atau pastel memberikan kesan elegan. Kenyamanan menjadi faktor penting dalam memilih kebaya.

Bahan brokat dengan tekstur ringan atau kebaya dengan potongan simpel membuat pemakainya merasa nyaman. Penambahan aksesoris minimalis seperti bros atau selendang melengkapi penampilan.

Pakaian Dinas Harian (PDH) Instansi

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai pemerintahan, Pakaian Dinas Harian (PDH) merupakan busana wajib. PDH dirancang untuk penggunaan sehari-hari dalam dinas, namun tetap mempertahankan kesan rapi.

PDH biasanya terdiri dari kemeja atau blus dengan warna dan model yang ditetapkan instansi. Seragam Korpri sering menjadi pilihan untuk ASN pada upacara kenegaraan. Pakaian ini menunjukkan identitas pegawai.

Meskipun formal, PDH umumnya dibuat dari bahan nyaman untuk aktivitas sehari-hari. Pemilihan ukuran yang pas dan perawatan baik memastikan PDH terlihat rapi selama upacara.

Setelan Jas dan Celana (untuk Pria)

Setelan jas dan celana adalah pilihan klasik untuk busana formal pria. Pakaian ini memberikan kesan profesional dan menghormati acara. Setelan jas adalah komponen utama dalam pakaian formal pria.

Pria dapat memilih setelan jas berwarna gelap seperti hitam atau navy. Padukan dengan kemeja putih atau warna pastel, serta dasi dengan warna konservatif. Sepatu kulit hitam atau cokelat tua melengkapi tampilan ini.

Untuk menghindari kesan kaku, pria dapat memilih jas dengan potongan modern. Bahan jas berkualitas juga menambah kenyamanan. Kerapian dan perhatian terhadap detail adalah kunci utama dalam berpenampilan formal.

Setelan Blazer dan Rok/Celana (untuk Wanita)

Setelan blazer dan rok atau celana panjang adalah alternatif busana formal wanita. Pilihan ini cocok untuk wanita yang menginginkan tampilan rapi namun tetap dinamis. Wanita dapat memilih blazer dengan warna netral.

Blazer dapat dipadukan dengan rok pensil atau celana panjang berpotongan lurus. Blus atau kemeja putih di bagian dalam melengkapi tampilan ini. Untuk kenyamanan, pilih blazer dan bawahan dari bahan yang tidak mudah kusut.

Model blazer batik semi jas juga dapat menjadi pilihan, memadukan formalitas jas dengan sentuhan budaya. Pilihan ini memberikan kesan elegan dan profesional.

Pakaian Nasional (Pakaian Adat)

Pakaian nasional atau pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia dapat menjadi pilihan bermakna untuk upacara. Mengenakan pakaian adat menunjukkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya bangsa. Pakaian adat dapat berupa busana tradisional lengkap atau modifikasi.

Penting untuk memastikan pakaian adat yang dipilih tetap sopan dan sesuai konteks. Pemilihan bahan nyaman dan tidak terlalu berat membantu pemakainya merasa leluasa. Pakaian adat mencerminkan identitas dan warisan leluhur.

Kemeja Lengan Pendek dan Celana Bahan (Gaya Sutan Sjahrir)

Inspirasi busana dari tokoh pahlawan nasional juga dapat menjadi pilihan. Gaya busana Sutan Sjahrir, yang dikenal dengan kemeja lengan pendek dan celana bahan, menawarkan kesan sederhana. Pria dapat mengenakan kemeja lengan pendek dengan saku di bagian depan.

Kemeja ini dipadukan dengan celana bahan berwarna netral. Tampilan ini memberikan kesan santai namun tetap terhormat. Untuk menjaga formalitas, pilih kemeja dengan bahan berkualitas. Hindari motif yang terlalu ramai atau warna mencolok. Tampilan ini cocok untuk mereka yang ingin menghormati Hari Pahlawan dengan gaya berbeda.

People Also Ask

Q: Pakaian apa yang wajib dikenakan ASN saat upacara Hari Pahlawan 2025?

A: ASN dan pegawai pemerintahan diwajibkan mengenakan seragam Korpri lengkap atau pakaian dinas harian (PDH) sesuai hari kerja.

Q: Apakah masyarakat umum boleh mengenakan pakaian adat saat upacara Hari Pahlawan?

A: Ya, masyarakat umum diberikan fleksibilitas dalam berpakaian, dengan penekanan pada nilai kesopanan dan nasionalisme.

Q: Bagaimana cara memilih batik yang cocok untuk acara formal agar tidak terlihat kaku?

A: Pilih batik dengan motif geometris atau klasik yang memberikan kesan rapi dan berkelas.

Q: Bolehkah mengenakan kebaya modern untuk upacara Hari Pahlawan?

A: Ya, kebaya modern yang sopan dan anggun dapat menjadi pilihan untuk upacara.

Q: Apa saja tips agar pakaian formal tetap nyaman saat upacara?

A: Pilih bahan pakaian yang breathable dan sesuai cuaca, serta pastikan ukuran pakaian pas di badan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |