8 Pohon Buah yang Tidak Membuat Tetangga Khawatir karena Akarnya Terkendali, Bangunan Aman

3 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Sedang mencari pohon buah yang tidak membuat tetangga khawatir karena akarnya terkendali? Ya,  beberapa jenis pohon buah memiliki sistem perakaran yang relatif aman, tidak agresif merusak fondasi rumah, pagar, atau saluran air. 

Pemilihan jenis pohon buah yang tepat sangat penting dipahami, terutama jika Anda memiliki lahan terbatas atau ingin menanam di dekat struktur bangunan.  Apalagi diketahui jika akar pohon yang agresif dapat menyebabkan kerusakan serius pada fondasi rumah, pipa air, paving, bahkan dinding pagar. Berikut adalah delapan pohon buah yang akarnya terkendali dan direkomendasikan untuk ditanam di pekarangan rumah Anda, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (19/6/2026).

1. Jambu Air

Jambu air menjadi rekomendasi kuat untuk pekarangan rumah berkat karakternya yang ramah lingkungan sekitar bangunan. Tanaman ini memiliki sistem akar serabut yang tidak tumbuh terlalu dalam atau menyebar secara agresif. Akarnya cenderung menyebar ke samping dengan jangkauan terbatas, sehingga relatif aman bagi fondasi bangunan.

Karakteristik akar jambu air yang relatif dangkal dan pertumbuhannya cukup terkendali membuatnya memiliki risiko rendah mengganggu saluran air maupun fondasi bangunan. Selain sistem akarnya yang terkendali, ukuran pohon jambu air juga dapat diatur melalui pemangkasan berkala. Jambu air dikenal tahan terhadap panas dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah, serta memiliki kecepatan berbuah yang baik.

2. Jeruk

Pohon jeruk menjadi salah satu tanaman buah favorit untuk ditanam di pekarangan rumah karena memiliki sistem akar serabut yang cenderung tumbuh di lapisan tanah bagian atas. Akarnya tidak dikenal agresif atau mampu menembus pipa dan saluran air seperti beberapa jenis pohon besar lainnya.

Meskipun pohon jeruk juga mengembangkan akar tunggang, sel-sel pada ujung akarnya bersifat lembut dan mudah patah jika bertemu dengan tanah yang padat atau keras. Untuk menjaga ukuran pohon tetap terkendali, varietas jeruk kerdil atau jeruk siam sangat direkomendasikan.

Fleksibilitas ini memungkinkan jeruk untuk ditanam dalam pot berukuran besar, sehingga risiko gangguan terhadap area seperti carport atau bangunan dapat diminimalisir secara efektif. Akar pohon jeruk cenderung tumbuh ke dalam dan tidak mengangkat paving di sekitar halaman, serta dikenal produktif dan mudah dirawat, bahkan mampu menghasilkan buah hampir sepanjang tahun.

3. Delima

Delima dikenal sebagai tanaman yang dapat tumbuh dalam bentuk semak atau pohon kecil, sehingga akar dan tajuknya lebih mudah dikendalikan dibandingkan pohon buah besar. Hal ini menjadikannya pilihan yang aman untuk ditanam di dekat pagar rumah.

Delima memiliki akar relatif dangkal dan tidak merusak pondasi. Pohon ini juga bisa dijadikan tanaman hias karena bunganya indah dan buahnya terkenal kaya antioksidan. Delima dapat ditanam dalam pot besar (tabulampot), sehingga fleksibel untuk rumah dengan lahan terbatas.

4. Tin (Ara)

Pohon tin memiliki akar serabut yang relatif dangkal dan mudah dikendalikan, sehingga cocok ditanam pada halaman dengan ruang terbatas. Akarnya cenderung menyebar secara horizontal, sehingga relatif aman untuk ditanam di dekat pagar selama tidak terlalu dekat dengan struktur bangunan. Tanaman ini juga dapat tumbuh baik dalam pot besar, sehingga lebih mudah ditempatkan dan fleksibel. Buah tin yang unik menjadi nilai tambah untuk taman rumah.

5. Jambu Biji

Jambu biji dikenal sebagai salah satu pohon buah yang memiliki sistem perakaran relatif dangkal dan tidak terlalu agresif. Karakter akarnya yang menyebar di lapisan atas tanah membuat tanaman ini lebih mudah dikendalikan dibandingkan pohon buah berakar dalam dan kuat.

Dengan pemangkasan rutin, ukuran pohon bisa dijaga tetap kecil sehingga tidak hanya akarnya yang terkendali, tetapi juga tajuknya tidak mengganggu area sekitar. Jambu biji juga memiliki sistem akar tunggang yang bercabang-cabang, namun percabangannya kecil, mendukung stabilitas tanpa invasif. Pohon ini cocok ditanam di area dekat pagar selama tetap diberi jarak tanam yang wajar agar pertumbuhannya tetap optimal tanpa mengganggu struktur di sekitarnya.

6. Srikaya

Srikaya merupakan tanaman buah tropis dengan sistem akar yang bersifat dangkal dan tidak invasif, menjadikannya pilihan aman untuk ditanam di halaman yang berdekatan dengan rumah. Pohon ini umumnya tidak tumbuh terlalu besar, dengan ketinggian rata-rata mencapai 3 hingga 5 meter.

Tanaman srikaya juga sangat cocok untuk dibudidayakan dalam pot besar sebagai tanaman buah dalam pot (tabulampot), menjadikannya solusi ideal bagi pemilik lahan sempit. Kemampuannya beradaptasi dengan baik pada berbagai kondisi tanah dan iklim semakin menambah daya tariknya sebagai tanaman buah untuk pekarangan tanpa khawatir akar menjalar.

7. Belimbing

Belimbing merupakan pohon buah berukuran sedang yang menawarkan sistem akar relatif aman untuk area yang berdekatan dengan bangunan. Pertumbuhan pohonnya tidak terlalu besar, sehingga mudah ditempatkan bahkan di lahan terbatas.

Akar pohon belimbing tidak bersifat terlalu agresif. Meskipun memiliki akar bercabang yang tumbuh lurus ke bawah tanah dan cukup kuat menembus permukaan tanah, akarnya tidak dikenal merusak bangunan apabila ditanam dengan jarak yang memadai. Dengan melakukan pemangkasan rutin, ukuran pohon belimbing dapat tetap proporsional dan tidak mengganggu area sekitarnya.

8. Sawo

Sawo tergolong pohon buah peneduh berukuran sedang dengan akar yang tidak agresif, menjadikannya pilihan aman untuk ditanam di dekat rumah. Pertumbuhannya cenderung lambat, sehingga lebih aman dibandingkan pohon besar lain yang pertumbuhannya cepat.

Ini memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap ukurannya. Kanopinya berukuran sedang dan memberikan keteduhan yang nyaman, sangat cocok untuk area bersantai di halaman. Sawo juga bisa ditanam dalam pot besar, sehingga fleksibel untuk rumah dengan lahan terbatas.

Tips Menanam Pohon Buah Dekat Rumah

Meski memilih pohon buah yang tidak membuat tetangga khawatir karena akarnya terkendali, pemilik rumah tetap perlu memperhatikan beberapa hal penting. Pastikan pohon ditanam dengan jarak minimal 2 hingga 4 meter dari fondasi bangunan, pagar, atau saluran air.

Selain itu, lakukan pemangkasan secara rutin agar pertumbuhan tajuk dan akar tetap seimbang. Penggunaan media tanam yang baik juga membantu mengarahkan pertumbuhan akar sehingga lebih terkendali. 

Pertanyaan Seputar Pohon Buah yang Tidak Membuat Tetangga Khawatir karena Akarnya Terkendali

1. Mengapa penting memilih pohon buah dengan akar terkendali untuk pekarangan rumah?

Penting untuk menghindari kerusakan pada fondasi rumah, paving, atau struktur bangunan lainnya yang dapat disebabkan oleh akar tanaman yang agresif dan menyebar luas.

2. Apakah pohon jeruk memiliki akar yang aman untuk ditanam dekat bangunan?

Ya, pohon jeruk memiliki akar serabut yang dangkal dan tidak merusak pondasi rumah, serta varietas kerdilnya sangat direkomendasikan untuk menjaga ukuran tetap terkendali.

3. Bisakah pohon delima dan srikaya ditanam dalam pot?

Ya, delima dan srikaya dapat ditanam dalam pot besar (tabulampot) karena akarnya relatif dangkal dan tidak invasif, menjadikannya pilihan fleksibel untuk lahan terbatas.

4. Bagaimana cara menjaga agar akar pohon buah tetap terkendali?

Selain memilih jenis pohon yang tepat, melakukan pemangkasan rutin pada pohon dapat membantu menjaga ukuran dan pertumbuhan akar tetap proporsional dan terkendali.

5. Apa manfaat menanam pohon buah yang akarnya terkendali di pekarangan rumah?

Manfaatnya meliputi menikmati pasokan buah segar, meningkatkan estetika dan keteduhan halaman, serta menghindari kekhawatiran akan kerusakan struktural pada bangunan.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |