8 Model Gamis Formal untuk ke Kantor Anti Gerah, Tetap Santun dan Nyaman Sepanjang Hari

3 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta Bagi wanita Muslim, memilih busana kerja yang memenuhi kriteria formal namun tetap nyaman, terutama di iklim tropis yang cenderung panas, seringkali menjadi tantangan tersendiri. Salah satu pilihan busana yang semakin populer dan dapat diandalkan adalah gamis. Namun, memilih model gamis formal untuk ke kantor anti gerah memerlukan pertimbangan khusus, terutama dari segi desain dan bahan.

Perkembangan modest fashion telah melahirkan berbagai inovasi desain yang memadukan siluet profesional dengan kenyamanan maksimal. Kunci utama untuk tampil stylish tanpa merasa kepanasan adalah pada pemilihan material yang jatuh, ringan, dan memiliki sirkulasi udara yang baik, seperti katun Jepang, crepe berkualitas, atau linen. Dengan paduan desain yang tepat, gamis dapat menjadi statement fashion yang elegan dan sangat fungsional.

Oleh karena itu, mari kita telusuri lebih dalam delapan rekomendasi model gamis formal untuk ke kantor anti gerah yang dapat menjadi solusi sempurna bagi Anda yang mendambakan perpaduan antara kesantunan, profesionalisme, dan kenyamanan.

1. Gamis A-Line dengan Detail Pleats (Lipit)

Model A-line selalu menjadi andalan bagi yang ingin tampil profesional tanpa mengorbankan kenyamanan. Potongannya melebar lembut dari bahu hingga mata kaki, kadang dilengkapi pleats halus di bagian bawah, dada, atau manset untuk menciptakan tampilan rapi dan bertekstur.

Untuk hasil yang maksimal, pilih bahan Crepe premium seperti Moss Crepe, Airflow Crepe, atau Woolpeach kelas atas yang ringan, tidak menerawang, dan jatuh mengikuti bentuk tubuh tanpa terasa menempel di kulit. Siluetnya memberi kesan anggun sekaligus fleksibel untuk bergerak, sangat ideal untuk pertemuan penting di kantor. Bagian bawah yang lebar juga membantu sirkulasi udara agar tubuh tetap sejuk sepanjang hari.

2. Gamis Tunik Panjang dengan Belt Tipis

Model ini mirip tunik yang dipanjangkan hingga pergelangan kaki dengan potongan lurus atau sedikit longgar. Tambahan belt kain senada—baik yang bisa dilepas maupun tali serut—membantu membentuk siluet tanpa membuatnya terlalu ketat.

Pilihan bahan terbaik jatuh pada Katun Linen atau Katun Toyobo yang terkenal adem, menyerap keringat, dan memiliki tampilan serat rapi, sangat pas untuk suasana kerja formal. Detail belt memberi sentuhan profesional yang halus, terutama jika dipadukan dengan warna basic seperti navy, maroon, atau abu gelap. Tingkat kenyamanannya pun tinggi berkat sifat katun yang mudah menyerap keringat dan belt yang bisa disesuaikan saat duduk lama.

3. Gamis Kemeja (Shirt Dress) dengan Kerah Shanghai

Desainnya mengadopsi gaya kemeja klasik lengkap dengan bukaan kancing penuh atau setengah badan. Kerah lipat standar diganti dengan Kerah Shanghai yang tampil minimalis namun modern. Menggunakan bahan Rayon Viscose atau Katun Jepang akan membuatnya terasa sangat lembut dan dingin di kulit.

Karena berbasis kemeja, model ini secara alami memancarkan kesan profesional, sementara Kerah Shanghai memberi sentuhan fresh dan sophisticated. Jika ingin tampilan lebih rapi, gunakan detail kancing tersembunyi. Selain itu, bukaan kancing penuh membuatnya nyaman dipakai sekaligus ramah untuk ibu menyusui.

4. Gamis Cape atau Outer Tempel (Layered Look)

Model ini hadir dengan lapisan tambahan berbentuk cape yang menyatu pada gamis, umumnya berada di area bahu hingga dada atau menjuntai sampai pinggul. Efeknya menyerupai blazer tipis yang melebur dengan gamis sehingga memberi dimensi dan struktur yang elegan.

Untuk model anti gerah, pilih bahan inner seperti Jersey ringan atau Spandex tipis yang adem, lalu padukan dengan cape berbahan Chiffon atau Organza yang transparan dan sangat ringan. Hasilnya tampak sangat formal, cocok untuk peran profesional hingga manajerial. Karena cape begitu tipis, panas tidak mudah terperangkap sehingga Anda tetap nyaman tanpa perlu outer tambahan.

5. Gamis Siluet H-Line dengan Saku Fungsional 

Model H-line memprioritaskan garis desain yang bersih dan lurus dari atas ke bawah, dengan detail minimal namun tetap terlihat modern. Saku samping yang dalam menjadi nilai fungsional yang sangat membantu aktivitas kantor.

Gunakan Polyester Blend premium yang ringan dan tidak mudah kusut, atau Drill tipis yang tetap menjaga struktur. Kesederhanaan garis lurus membuatnya sangat mudah dipadankan dengan scarf atau aksesori minimalis. Potongannya tidak ketat, tetapi juga tidak terlalu lebar sehingga nyaman dipakai seharian. Bahan wrinkle-free juga mengurangi kerepotan menyetrika setiap hari.

6. Gamis Warna Netral dengan Detail Kontras Minimalis 

Keunggulan model ini berada pada permainan warna netral seperti beige, krem, abu muda, hitam, atau putih tulang. Sentuhan kontras diberikan melalui piping tipis pada kerah, manset, atau ujung saku dengan warna berbeda agar tampilannya tetap lembut namun tegas.

Bahan Wolvis atau Wolfis grade A sangat direkomendasikan karena seratnya rapat namun tetap ringan dan breathable, membuatnya nyaman dipakai dalam ruangan ber-AC maupun saat aktivitas padat. Warna netral mencerminkan esensi business attire, sementara detail kontras memberi kesan teliti dan profesional tanpa terlihat berlebihan. Wolfis juga terkenal mudah dirawat dan adem dipakai seharian.

7. Gamis dengan Manset Karet (Wudhu Friendly)

 Model ini bisa berasal dari berbagai potongan seperti A-line, H-line, hingga potongan kombinasi, namun yang paling menonjol adalah bagian mansetnya. Manset elastis atau resleting kecil memberikan kemudahan untuk berwudu tanpa mengganggu penampilan formal.

Hampir semua bahan anti gerah cocok, asalkan bagian manset tidak terlalu ketat di pergelangan. Kesan rapi tetap terjaga karena desain manset yang bersih, dan aspek fungsionalnya menjadi nilai tambah terutama untuk aktivitas kantor yang membutuhkan mobilitas tinggi. Kemudahan melipat lengan saat suhu ruangan panas juga menjadi poin kenyamanan yang penting.

8. Gamis Two-Tone (Dua Warna) Vertikal

Model dua warna dengan pembagian vertikal memberikan efek visual yang memanjangkan tubuh dan membuat siluet terlihat lebih ramping. Kombinasinya bisa berupa abu-abu dengan hitam, navy dengan putih tulang, atau warna netral lain yang senada.

Balotelli dan Itali Crepe sering digunakan karena teksturnya sedikit kasar namun ringan dan tidak membentuk tubuh sehingga tetap adem dipakai. Nuansa dua warna yang tegas menciptakan tampilan formal yang modern sekaligus stylish. Bahan Balotelli juga memiliki kelebihan tidak mudah lecek, menjadikannya pilihan ideal bagi Anda yang sering bergerak atau memiliki jadwal kerja padat.

FAQ Seputar Gamis Formal untuk ke Kantor

1. Bahan gamis apa yang paling direkomendasikan agar tidak gerah di kantor?

Bahan yang paling direkomendasikan adalah Katun Jepang, Katun Toyobo, Linen, atau Crepe premium (seperti Airflow Crepe). Bahan-bahan ini memiliki serat alami atau teknologi serat yang ringan, menyerap keringat dengan baik, dan sirkulasi udaranya lancar. Hindari bahan yang tebal seperti Jetblack atau Jersey tebal yang tidak breathable.

2. Bolehkah menggunakan gamis bermotif untuk ke kantor?

Boleh, asalkan motifnya tidak terlalu ramai atau mencolok. Pilihlah motif yang klasik dan minimalis, seperti motif garis (stripes) vertikal tipis, motif kotak-kotak kecil (plaid), atau motif floral abstrak yang warnanya senada dengan warna dasar gamis. Motif yang terlalu besar atau warna yang tabrak lari sebaiknya dihindari untuk mempertahankan kesan formal.

3. Bagaimana cara merawat gamis formal agar tidak mudah kusut?

Pilih bahan yang secara alami wrinkle-free seperti Polyester Blend atau Woolpeach grade A. Untuk semua gamis, segera lipat atau gantung setelah dicuci dan disetrika. Gunakan suhu setrika yang sesuai dengan jenis bahan. Anda juga bisa menggunakan semprotan pewangi pakaian anti kusut saat menyetrika.

4. Aksesori apa yang cocok untuk melengkapi penampilan gamis formal ke kantor?

Aksesori yang direkomendasikan adalah handbag atau tote bag kulit yang terstruktur, sepatu flat atau heels tertutup dengan warna netral, serta jam tangan dan perhiasan minimalis (seperti kalung rantai tipis atau anting stud). Anda juga bisa menambahkan outer atau blazer pendek berbahan ringan di atas gamis H-line untuk tampilan yang lebih powerful.

5. Berapa panjang gamis formal yang ideal untuk bekerja?

Panjang gamis yang ideal adalah mencapai mata kaki (ankle length). Ini memastikan penampilan yang santun dan rapi, tanpa risiko tersangkut saat berjalan. Pastikan gamis tidak menyapu lantai (terlalu panjang) atau menggantung di atas mata kaki (terlalu pendek).

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |