8 Model Dapur Minimalis Bentuk L dengan Tanaman Sayur di Botol, Estetik dan Fungsional

5 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Saat ini dapur tidak lagi memiliki desain seperti rumah-rumah zaman dulu yang hanya berfokus pada fungsi sebagai area memasak, dengan tata letak kompor, lemari hingga wastafel. Kekinian, modelnya mulai bergeser dengan tambahan tanaman sayur untuk mempercantik sekaligus bermanfaat.

Kehadiran tumbuhan sayur yang dirawat di dalam botol bisa sedikit mempercantik visual, terlebih jika desainnya berbentuk L. Beberapa di antaranya adalah selada air, daun bawang sampai kangkung. Asalkan penempatannya sesuai, tempat kita membuat masakan akan menjadi lebih nyaman dan sekaligus bermanfaat. 

Berikut Liputan6 mencoba memberikan 8 rekomendasi desain dapur L dengan tambahan aksesoris tanaman sayur yang bisa ditanam di botol. Selain indah, ini juga bisa jadi sumber pangan tambahan untuk memudahkan saat membuat suatu masakan. Simak selengkapnya, dirangkum untuk Anda, Senin (12/1).

Dapur Minimalis Skandinavia Bentuk L dengan Tanaman Mint

Dapur minimalis bergaya Skandinavia dikenal dengan kesederhanaan dan penggunaan warna terang. Desain ini menciptakan suasana lapang yang sesuai untuk dapur berbentuk L. Penempatan tanaman mint dalam botol kaca transparan dapat menambah sentuhan hijau yang menyegarkan tanpa mengganggu estetika minimalis.

Tanaman mint merupakan pilihan yang tepat untuk ditanam di dapur karena perawatannya yang mudah. Mint dapat tumbuh subur dalam wadah kecil dengan penyiraman teratur dan paparan cahaya matahari tidak langsung. Aroma mint yang khas juga dapat berfungsi sebagai pengharum ruangan alami, memberikan kesegaran pada area dapur.

Selain aspek estetika, mint memiliki manfaat praktis dalam masakan. Daun mint segar dapat digunakan sebagai penambah rasa pada minuman, salad, atau hidangan penutup. Ketersediaan mint langsung di dapur memudahkan akses saat memasak, memastikan penggunaan bahan segar yang berkualitas.

Dapur Minimalis Industrial Bentuk L dengan Tanaman Selada Air

Dapur bergaya industrial menampilkan elemen-elemen mentah seperti dinding bata ekspos dan material logam. Desain berbentuk L pada dapur industrial dapat memanfaatkan sudut ruangan secara efektif. Penataan yang menekankan pada garis-garis tegas dan fungsionalitas dapat menciptakan kesan modern yang tangguh.

Tanaman selada air dalam botol bekas yang didaur ulang dapat memberikan kontras menarik dengan tekstur kasar material industrial. Selada air cocok untuk sistem hidroponik sederhana menggunakan botol bekas, karena pertumbuhannya yang cepat dan kebutuhan air yang tinggi. Penempatan di dekat jendela dapur akan memastikan selada air mendapatkan cahaya yang cukup untuk fotosintesis.

Kehadiran selada air di dapur tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga menyediakan sumber sayuran hijau yang kaya nutrisi. Selada air dapat dipanen secara bertahap, memungkinkan ketersediaan bahan segar untuk salad, sandwich, atau hidangan lainnya. Memiliki selada air di dapur juga mendorong konsumsi sayuran hijau secara rutin.

Dapur Minimalis Modern Kontemporer Bentuk L dengan Tanaman Basil

Dapur modern kontemporer mengedepankan desain yang bersih dan garis-garis lurus. Dapur berbentuk L dalam gaya ini seringkali dilengkapi dengan kabinet tanpa pegangan dan permukaan yang halus. Tanaman basil dalam botol keramik atau pot minimalis dapat menjadi aksen hijau yang melengkapi estetika modern.

Basil adalah herba yang populer dan relatif mudah ditanam di dalam ruangan, termasuk dalam botol. Tanaman ini membutuhkan cahaya matahari yang cukup dan penyiraman yang konsisten. Menanam basil dari biji atau stek dapat dilakukan dengan media tanam sederhana di dalam botol, menjadikannya pilihan praktis untuk dapur.

Manfaat basil di dapur sangat beragam, mulai dari aroma yang kuat hingga kegunaannya dalam berbagai masakan. Daun basil segar dapat langsung dipetik untuk saus pasta, pizza, salad caprese, atau sebagai hiasan hidangan. Ketersediaan basil segar di dapur meningkatkan kualitas masakan dan mengurangi kebutuhan untuk membeli herba kemasan.

Dapur Minimalis Rustik Bentuk L dengan Tanaman Daun Bawang

Dapur rustik menghadirkan suasana hangat melalui penggunaan material kayu dan elemen-elemen pedesaan. Desain berbentuk L pada dapur rustik dapat menonjolkan tekstur alami material. Penataan yang mengutamakan kenyamanan dan fungsionalitas dapat menciptakan ruang yang menyenangkan.

Tanaman daun bawang dalam botol kaca atau wadah daur ulang dapat menyatu dengan estetika rustik. Daun bawang sangat mudah ditanam kembali dari sisa akarnya, menjadikannya pilihan ekonomis untuk dapur. Cukup dengan menempatkan bagian akar daun bawang dalam botol berisi air, tanaman ini akan tumbuh kembali dalam beberapa hari.

Kehadiran daun bawang di dapur memberikan manfaat ganda. Selain sebagai elemen hijau yang mempercantik, daun bawang segar selalu tersedia untuk berbagai masakan. Daun bawang dapat digunakan sebagai taburan, bumbu, atau bahan utama dalam sup dan tumisan, memberikan rasa dan aroma yang khas.

Dapur Minimalis Japandi Bentuk L dengan Tanaman Microgreens

Gaya Japandi merupakan perpaduan antara estetika Jepang dan fungsionalitas Skandinavia. Dapur berbentuk L dalam gaya ini menampilkan garis-garis bersih dan material alami. Tanaman microgreens dalam nampan atau botol kecil yang ditata rapi dapat menambah sentuhan kehidupan dan warna pada desain Japandi.

Microgreens adalah tunas sayuran muda yang dipanen pada tahap awal pertumbuhan. Tanaman ini dapat ditanam dengan mudah di dalam botol atau wadah dangkal dengan media tanam sederhana. Proses penanamannya cepat dan tidak memerlukan lahan luas, cocok untuk dapur.

Microgreens memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, bahkan lebih padat dibandingkan sayuran dewasa. Penambahan microgreens pada hidangan seperti salad, sandwich, atau sup tidak hanya meningkatkan nilai gizi, tetapi juga memberikan tekstur dan rasa yang unik.

Dapur Minimalis Monokrom Bentuk L dengan Tanaman Cabai Rawit

Dapur monokrom menggunakan palet warna tunggal untuk menciptakan tampilan yang bersih. Dapur berbentuk L dengan desain monokrom dapat terlihat elegan dan terorganisir. Tanaman cabai rawit dalam botol dengan warna buahnya yang cerah dapat menjadi titik fokus yang menarik.

Cabai rawit dapat ditanam di dalam botol dengan perawatan yang relatif mudah. Tanaman ini membutuhkan penyiraman teratur dan media tanam yang memiliki drainase baik. Menanam cabai rawit di dapur memungkinkan akses mudah terhadap bumbu pedas segar.

Selain memberikan sentuhan warna, cabai rawit memiliki manfaat kesehatan. Cabai rawit mengandung capsaicin yang dapat meredakan sakit dan meningkatkan metabolisme. Buah cabai segar dapat langsung dipetik untuk menambah cita rasa pedas pada masakan.

Dapur Minimalis Bohemian Bentuk L dengan Tanaman Rosemary

Dapur bergaya bohemian dikenal dengan kebebasan berekspresi dan penggunaan warna-warni. Dapur berbentuk L dalam gaya ini dapat dihiasi dengan berbagai tekstur dan elemen dekoratif. Tanaman rosemary dalam botol kaca atau wadah tanah liat dapat menambah nuansa alami dan aroma khas.

Rosemary adalah herba yang perawatannya tidak rumit dan dapat tumbuh dengan baik di dalam ruangan. Tanaman ini membutuhkan cahaya matahari langsung dan penyiraman yang tidak terlalu sering. Menanam rosemary dari stek adalah metode yang umum dan efektif.

Rosemary memiliki aroma yang kuat dan sering digunakan dalam masakan. Ketersediaan rosemary segar di dapur memudahkan penggunaan herba ini dalam berbagai resep. Aroma rosemary juga dapat memberikan efek menenangkan.

Dapur Minimalis Tropis Bentuk L dengan Tanaman Kangkung

Dapur tropis mengadopsi elemen alam ke dalam interior. Dapur berbentuk L dalam gaya ini dapat menciptakan suasana yang sejuk dan menyatu dengan lingkungan. Tanaman kangkung yang ditanam secara hidroponik dalam botol bekas dapat menjadi elemen hijau yang fungsional.

Kangkung adalah sayuran yang mudah ditanam secara hidroponik menggunakan botol bekas. Tanaman ini membutuhkan air yang cukup dan paparan sinar matahari langsung. Dengan sistem hidroponik sederhana, kangkung dapat dipanen berulang kali.

Kehadiran kangkung di dapur tropis tidak hanya memperkaya tampilan, tetapi juga menyediakan sayuran hijau yang sering digunakan dalam masakan. Kangkung dapat diolah menjadi tumisan, sup, atau pecel, memberikan nutrisi penting bagi tubuh.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Mengapa dapur minimalis berbentuk L menjadi pilihan populer?

A: Dapur minimalis berbentuk L menjadi pilihan populer karena tata letaknya yang efisien dalam menghemat ruang.

Q: Tanaman sayur apa saja yang mudah ditanam di botol untuk dapur?

A: Beberapa tanaman sayur yang mudah ditanam di botol antara lain mint, selada air, basil, dan daun bawang.

Q: Apa manfaat menanam sayur di dapur?

A: Menanam sayur di dapur menyediakan sumber pangan segar dan meningkatkan kesehatan.

Q: Bagaimana cara merawat tanaman sayur di botol?

A: Perawatan tanaman sayur di botol meliputi penyiraman teratur dan memastikan paparan cahaya yang cukup.

Q: Apakah menanam microgreens di dapur memiliki keuntungan khusus?

A: Menanam microgreens di dapur memiliki keuntungan karena pertumbuhannya cepat dan kaya nutrisi.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |