Liputan6.com, Jakarta Perubahan kebutuhan pakaian kerja dan kegiatan harian membuat banyak orang mencari atasan yang dapat dipakai dalam berbagai keadaan tanpa harus membawa banyak ganti. Batik blazer menjadi salah satu pilihan karena bentuknya mudah digabungkan dengan berbagai bawahan. Pilihan ini memberi ruang bagi pengguna untuk menjaga tampilan tetap rapi sambil menyesuaikan situasi yang dihadapi sepanjang hari.
Tahun 2025 mendorong munculnya pola baru dalam penggunaan atasan bermotif, termasuk batik blazer yang kini hadir dalam rancangan yang lebih beragam. Banyak wanita memilih potongan yang memungkinkan perpindahan aktivitas dengan cepat tanpa mengubah seluruh tampilan. Hal ini membuat blazer batik terus berkembang mengikuti kebutuhan ruang gerak dan sederhana dalam pemakaiannya. Simak informasi selengkapnya, dirangkum Liputan6, Kamis (20/11).
1. Blazer Batik Lapisan Bahu Garis Menurun
Model ini menggunakan lapisan tambahan pada bagian bahu yang memanjang membentuk garis menurun hingga mendekati lengan atas. Lapisan ini dibuat dari kain batik dengan arah motif yang berlawanan sehingga menciptakan alur yang mudah terlihat tanpa perlu tambahan elemen lain. Struktur garis menurun ini memberi alur visual yang langsung mengarahkan perhatian pada bagian atas tubuh.
Padu padan dapat dilakukan dengan bawahan polos agar garis bahu tetap menjadi pusat tampilan. Pengguna dapat memakai kaos biasa sebagai pakaian dalam sehingga struktur bahu terlihat jelas tanpa tertutup motif lain. Pengaturan ini memberi tampilan yang tertata sekaligus memudahkan pengguna bergerak tanpa halangan berarti.
Blazer ini cocok digunakan dalam situasi yang memerlukan peralihan cepat dari ruang kerja ke ruang publik. Tas selempang kecil bisa dipakai tanpa menutupi garis bahu karena posisi tali dapat disesuaikan pada bagian luar lapisan. Sepatu datar atau sepatu tertutup dapat menjadi pelengkap karena fokus utama tetap berada pada bagian atas blazer.
2. Blazer Batik Potong Depan Terpisah Dua Jalur
Model ini mengusung potongan depan yang terbagi menjadi dua jalur terpisah dari bagian dada hingga ke bawah, sehingga posisi bukaan tidak berada pada satu garis lurus. Dua jalur tersebut dibuat dari motif batik yang berbeda untuk memberi batas yang jelas dalam satu blazer. Potongan ini menciptakan struktur yang unik tanpa menambahkan banyak komponen.
Pemakai dapat menambahkan kaos atau tank top polos di bagian dalam agar dua jalur potongan tetap menjadi pusat perhatian. Bawahan yang digunakan sebaiknya tidak memiliki pola agar bentuk potongan depan terlihat rapi. Cara ini memudahkan pengguna dalam menjaga tampilan tetap stabil di berbagai kondisi.
Tas jinjing berukuran kecil dapat menjadi pelengkap yang tepat karena tidak menutupi area bukaan. Pengguna juga dapat memakai sepatu tertutup atau sepatu datar tanpa mengubah keseluruhan proporsi tampilan depan. Potongan dua jalur ini memudahkan pengguna untuk bergerak sambil tetap mempertahankan struktur blazer.
3. Blazer Batik Sambungan Pinggir Lengan Memanjang
Pada model ini, bagian pinggir lengan mendapat sambungan kain batik yang memanjang dari ujung bahu hingga mendekati pergelangan tangan. Sambungan ini disusun dengan arah motif yang kontras terhadap motif utama sehingga membentuk garis panjang yang mudah dikenali. Desain ini memberi fokus pada lengan dan menciptakan alur visual yang mengarah ke bawah.
Blazer ini dapat dipadukan dengan rok panjang polos atau celana lurus agar bagian sambungan tetap terlihat jelas. Pemakai dapat menggunakan atasan polos di dalam blazer sehingga sambungan lengan tidak tertutup. Padu padan ini memberi tampilan yang tertata dan memudahkan pengguna menjaga struktur motif tetap utuh.
Untuk pelengkap, gelang tipis dapat dipakai tanpa mengganggu garis sambungan. Sepatu apapun dapat digunakan selama tidak memiliki pola sehingga tidak mengalihkan perhatian dari lengan. Model ini memberikan keseimbangan visual dan tidak memerlukan banyak tambahan untuk memperkuat tampilannya.
4. Blazer Batik Kancing Samping Geser Pinggang
Model ini menempatkan rangkaian kancing pada sisi kanan pinggang, bukan di bagian tengah seperti blazer pada umumnya. Kancing disusun membentuk garis miring pendek yang memulai posisi dari bagian bawah dada ke arah pinggang. Penempatan ini menciptakan pusat visual baru sekaligus memberi rancangan bukaan yang berbeda.
Padu padan bisa dilakukan dengan celana panjang polos agar bukaan samping terlihat jelas. Pengguna dapat menambahkan tank top polos di bagian dalam sehingga area pinggang tidak tertutup motif lain. Penempatan kancing geser memudahkan pengguna menutup atau membuka blazer tanpa perlu mengatur banyak bagian.
Tas selempang dapat ditempatkan di sisi kiri agar tidak menutupi rangkaian kancing. Sepatu datar dapat menjadi pelengkap karena tidak menambah elemen motif tambahan. Blazer ini cocok untuk pengguna yang ingin struktur berbeda tanpa perlu tambahan aksesori.
5. Blazer Batik Kerah Terbuka Dua Sudut Dalam
Model ini memiliki kerah terbuka dengan dua sudut yang ditarik masuk ke bagian dalam sehingga membentuk bentuk menyerupai lipatan. Kerah dibuat dari motif batik berbeda dari area utama agar perbedaannya jelas terlihat. Struktur kerah ini memberikan titik visual di bagian atas tanpa memerlukan tambahan detail.
Padu padan dapat dilakukan dengan bawahan lurus agar perhatian tetap berada pada kerah. Pemakai dapat memilih pakaian dalam berwarna netral untuk mempertahankan fokus pada area atas. Pengaturan ini menjaga keseimbangan sehingga kerah tetap menjadi bagian paling menonjol.
Untuk pelengkap, tas jinjing dapat digunakan tanpa mengganggu bentuk kerah. Sepatu jenis apa pun dapat digunakan asalkan tidak memiliki pola rumit. Model ini membantu pengguna yang ingin memperlihatkan struktur kerah yang jelas dan mudah dilihat dari berbagai arah.
6. Blazer Batik Belakang Lipat Tengah Terurai
Model ini menggunakan lipatan panjang di bagian belakang yang memanjang dari tengah punggung hingga bawah. Lipatan ini dibuat dari kain batik yang sama tetapi diarahkan secara vertikal sehingga menciptakan jalur yang terlihat rapi. Struktur lipatan memberikan tampilan berbeda terutama dari belakang.
Blazer ini dapat dipadukan dengan celana polos agar lipatan terlihat jelas. Pengguna juga dapat memakai atasan dalam yang tidak menambah detail sehingga bagian belakang tetap menjadi pusat tampilan. Struktur lipatan memberi ruang gerak dan menjaga blazer tetap jatuh dengan rapi saat dipakai bergerak.
Tas ransel kecil dapat digunakan tanpa menutupi lipatan karena bentuknya mengikuti garis punggung. Sepatu apa pun bisa menjadi pilihan selama tidak mengalihkan perhatian dari garis vertikal lipatan. Blazer ini cocok bagi pengguna yang ingin elemen tampilan terletak di bagian belakang.
7. Blazer Batik Ikat Depan Dua Tali Serong
Model ini menggunakan dua tali serong yang terletak di sisi kanan dan kiri bagian depan. Kedua tali disilangkan sebelum diikat sehingga menghasilkan bentuk yang berbeda dari bukaan blazer biasa. Motif batik pada tali dibuat searah agar garis serong terlihat stabil.
Blazer ini mudah dipadukan dengan celana panjang polos atau rok span karena ikatan depan sudah menjadi pusat perhatian. Pemakai dapat menggunakan pakaian dalam polos agar ikatan tetap terlihat jelas tanpa tertutup elemen lain. Padu padan ini menjaga struktur ikatan agar tetap teratur.
Tas kecil dapat digenggam agar tidak mengganggu posisi tali. Sepatu datar atau tertutup dapat menjadi pelengkap tanpa mengubah keseimbangan tampilan. Struktur ikatan serong membuat blazer ini menarik digunakan dalam berbagai acara semi-formal.
8. Blazer Batik Panel Bawah Terangkat Asimetris
Model ini menggunakan panel bawah yang terangkat pada satu sisi sehingga membentuk garis asimetris. Panel terangkat dibuat dari batik dengan motif lebih rapat sehingga kontrasnya terlihat. Potongan ini memberi bentuk unik pada bagian bawah blazer.
Padu padan dapat dilakukan dengan celana polos agar panel bawah tetap terlihat. Pengguna juga dapat memakai rok panjang selama tidak memiliki detail tambahan yang menutupi panel. Struktur panel terangkat memberi ruang gerak dan menghasilkan proporsi yang seimbang pada tubuh.
Tas selempang pendek dapat digunakan agar panel tidak tertutup. Sepatu biasa dapat dipakai karena fokus tampilan berada pada bagian bawah blazer. Model ini menawarkan variasi baru bagi pengguna yang ingin potongan unik namun tetap mudah dikombinasikan.
Pertanyaan dan Jawaban
1. Bagaimana cara memilih batik blazer untuk kegiatan harian?
Pilih blazer dengan potongan yang mudah dipadukan dan tidak memerlukan banyak elemen tambahan sehingga mudah dipakai dalam berbagai situasi.
2. Apakah batik blazer bisa dipakai dengan celana polos?
Bisa, celana polos membantu menjaga struktur motif blazer tetap terlihat jelas.
3. Kapan waktu tepat memakai blazer batik?
Blazer batik dapat dipakai di kantor, acara umum, kegiataan non-formal, atau saat membutuhkan tampilan rapi tanpa harus mengganti seluruh pakaian.
4. Apa hal penting saat memadukan blazer bermotif?
Pastikan bawahan tidak memiliki pola agar motif blazer tidak bertabrakan dan tampilan tetap teratur.
5. Blazer batik cocok untuk kegiatan luar ruang?
Cocok, selama bahan dan potongannya memungkinkan pengguna bergerak tanpa hambatan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)