Liputan6.com, Jakarta Keamanan rumah penting diperhatikan, termasuk potensi hewan liar seperti ular. Mengetahui jenis ular yang bisa masuk lewat loteng rumah membantu pemilik hunian mengambil langkah pencegahan tepat.
Loteng sering memiliki celah tersembunyi yang bisa dimanfaatkan ular. Memahami jenis ular yang bisa masuk lewat loteng rumah memudahkan strategi pengamanan dan pemeriksaan rutin.
Dengan informasi tentang jenis ular yang bisa masuk lewat loteng rumah, pemilik rumah dapat lebih waspada, meminimalkan risiko, dan menjaga hunian tetap aman serta nyaman.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang jenis ular yang bisa masuk lewat loteng rumah, Selasa (18/11/2025).
Jenis Ular yang Sering Ditemukan di Loteng Rumah
Ular tikus adalah salah satu ular yang sering ditemukan di pekarangan rumah karena tertarik dengan keberadaan tikus sebagai sumber makanan.
Mengutip buku berjudul Reptilia Tasikmalaya & Sekitarnya (2020) oleh Dr. Diana Hernawati, S.Pd., M.Pd., Diki Muhamad Chaidir, S.Pd., M.Pd, ular ini sering ditemukan di hutan terbuka, kebun halaman belakang, padi, padang rumput, perkebunan dan di sekitar tempat tinggal manusia (hingga 900 mdpl).
Berikut ini jenis ular yang sering ditemukan di loteng:
1. Ular Tikus (Rat Snake)
Variannya adalah Black Rat Snake, Yellow Rat Snake, Red Rat Snake (Corn Snake). Ular ini dikenal sebagai pemanjat ulung dan sering menyelinap ke loteng rumah karena keberadaan tikus atau hewan pengerat lain yang menjadi mangsanya.
Meski tidak berbisa dan aman bagi manusia, gigitan bisa terjadi jika ular merasa terancam atau terpojok. Kehadirannya biasanya menandakan populasi tikus yang cukup tinggi di rumah, sehingga penting untuk menjaga kebersihan dan meminimalkan sumber makanan.
2. Ular Piton / Sanca Batik (Malayopython reticulatus)
Meskipun bertubuh besar, ular ini memiliki kemampuan memanjat yang luar biasa. Ia bisa menempel pada tembok kasar atau permukaan vertikal menggunakan otot perut dan sisiknya.
Tidak berbisa, namun ukurannya yang besar dapat menimbulkan ketakutan atau ancaman jika merasa terganggu. Ular piton sering muncul di rumah dekat rawa, sawah, hutan, atau kebun, mencari tempat persembunyian aman.
3. Ular Welang dan Ular Weling (Bungarus fasciatus & Bungarus candidus)
Kedua spesies ini berbisa kuat dan sangat berbahaya bagi manusia. Mereka gemar mencari tempat kering dan aman, terutama saat musim hujan, dan memiliki kemampuan memanjat yang cukup baik untuk mengakses loteng rumah. Kehati-hatian ekstra diperlukan jika jenis ini ditemukan, karena racunnya bisa mematikan.
4. Ular Pucuk dan Ular Cecak
Ular ini memiliki bisa ringan atau bahkan tidak berbisa. Mereka sering masuk rumah untuk mencari mangsa seperti serangga atau tempat yang aman untuk bersembunyi. Meskipun relatif aman, kehadirannya tetap bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah, terutama di loteng yang jarang diperiksa.
5. Ular Kobra Jawa (Naja sputatrix)
Kobra Jawa berbisa mematikan dan aktif mencari tikus atau hewan pengerat lainnya di sekitar rumah. Ular ini dapat memasuki loteng atau ruang sempit jika merasa tempat tersebut aman. Kehadirannya sangat berisiko dan memerlukan tindakan profesional segera untuk memastikan keselamatan penghuni rumah.
6. Garter Snake
Ular pemanjat ini mahir mengakses loteng dan rongga dinding rumah untuk mencari perlindungan atau mangsa kecil. Sebagian spesies tidak berbisa, namun tetap bisa mengejutkan atau mengganggu aktivitas penghuni.
7. Ular Pytophis / Small Python Liar
Ukurannya lebih kecil dibanding sanca batik, namun tetap lihai memanjat dan sering menyusup melalui celah-celah loteng. Ular ini mencari tempat aman atau mangsa kecil, seperti tikus dan burung kecil, sehingga pemilik rumah perlu memastikan loteng tertutup rapat.
8. Ular Hijau / Green Tree Snake
Pemanjat alami, sering memasuki loteng dari pohon atau tanaman tinggi di sekitar rumah. Tidak berbisa bagi manusia, tetapi pergerakannya yang cepat dan kemunculannya tiba-tiba bisa membuat penghuni terkejut. Kehadiran ular ini biasanya menandakan lingkungan yang dekat dengan pepohonan atau taman.
Tanda Keberadaan Ular di Loteng
Menurut Ajeng (2015) sebagaimana dikutip dalam kajian di Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 1(1) Maret 2019: 36-43, ular umumnya ditemukan di daerah yang memiliki suhu, kelembaban, cahaya matahari yang stabil, serta adanya kelimpahan makanan.
Berikut ini tanda keberadaan ular di loteng:
1. Suara Aneh di Loteng atau Plafon
Ular yang bergerak di loteng atau di balik plafon sering menimbulkan suara seperti gesekan, merayap, atau benda jatuh. Suara ini bisa berasal dari tubuh ular itu sendiri atau mangsa yang sedang diburu. Memperhatikan suara-suara tidak biasa dapat menjadi indikasi awal keberadaan ular.
2. Kulit Ular yang Mengelupas
Penemuan kulit ular yang tertinggal di loteng menandakan bahwa ular pernah berada di area tersebut. Ular melepaskan kulitnya secara berkala untuk tumbuh, sehingga kulit yang ditemukan menjadi tanda pasti keberadaan ular.
3. Kotoran Ular
Kehadiran kotoran ular di loteng juga menjadi indikasi nyata. Kotoran ini biasanya bertekstur padat dan bisa menandakan jumlah ular yang ada di area tersebut.
4. Bau Aneh atau Musky
Ular menghasilkan aroma khas yang agak musky atau amis, terutama jika berada di tempat yang tertutup. Bau ini bisa tercium di loteng atau bahkan menyebar ke area rumah di sekitarnya.
5. Kerusakan pada Insulasi, Kabel, atau Pipa
Aktivitas ular di loteng dapat menyebabkan kerusakan pada insulasi rumah, kabel listrik, atau pipa. Ular yang merayap sering menggesek dan menyelinap melalui celah-celah, sehingga area ini menjadi rawan rusak.
6. Penurunan Populasi Tikus atau Burung
Jika populasi tikus atau burung di loteng tiba-tiba menurun drastis, ini bisa menjadi tanda bahwa ada predator seperti ular yang memangsa mereka.
7. Jejak Merayap atau Debu Tergeser
Di area loteng yang berdebu, jejak merayap ular atau debu yang tergeser dapat terlihat. Ini menandakan pergerakan ular dan area yang sering dilalui.
Jalur Masuk Ular dan Pencegahan Ular Masuk Loteng Rumah
Jalur Masuk Ular ke Loteng
1. Celah dan Retakan pada Bangunan
Retakan di dinding, ventilasi yang tidak tertutup, talang air rusak, ambang jendela terbuka, celah di fondasi, papan samping (siding), dan garis atap/fasia merupakan jalur utama ular masuk.
2. Ventilasi dan Lubang Pipa/Kabel
Ventilasi loteng yang rusak atau tidak disaring, lubang untuk pipa atau kabel yang terlalu besar, genteng yang hilang atau longgar, serta cerobong asap tanpa penutup bisa menjadi akses langsung ke loteng.
3. Pemanjatan Melalui Pohon atau Semak
Ular pemanjat bisa memanfaatkan pohon, cabang, atau semak-semak yang dekat dengan rumah untuk mencapai atap. Dari atap, ular akan mencari celah kecil di plafon untuk masuk ke area dalam rumah.
Pencegahan Ular Masuk Loteng Rumah
1. Tutup Celah dan Lubang
Periksa seluruh struktur bangunan, termasuk fondasi, ventilasi loteng, garis atap, dan plafon untuk celah atau retakan. Tutup menggunakan bahan tahan cuaca atau jaring kawat halus agar ular tidak bisa masuk. Pastikan ventilasi loteng ditutup rapat dengan jaring kawat.
2. Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar Rumah
Pangkas rumput, semak, dan singkirkan tumpukan kayu atau puing-puing di sekitar rumah. Area bersih mengurangi tempat persembunyian ular dan mengurangi kemungkinan mereka mendekat.
3. Kurangi Sumber Makanan Ular
Pasang perangkap tikus dan bersihkan loteng secara rutin. Mengurangi populasi tikus atau hama lain membuat ular tidak tertarik masuk ke rumah.
4. Batasi Akses Melalui Pohon dan Dahan
Pangkas dahan pohon yang terlalu dekat dengan atap rumah. Dahan yang menjulur ke atap dapat menjadi “jembatan” alami bagi ular untuk naik ke loteng.
5. Perawatan dan Pencegahan Tambahan
Lakukan pemeriksaan rutin pada area rawan. Bisa juga menggunakan sistem pencegah hama profesional atau menaburkan bubuk belerang di sudut rumah. Simpan sepatu dan benda kecil dalam posisi aman agar ular tidak bersembunyi.
Q & A Seputar Topik
Ular jenis apa saja yang biasanya masuk ke loteng rumah?
Ular yang sering masuk loteng umumnya adalah ular pemanjat seperti ular tikus (rat snake), piton atau sanca batik, serta beberapa jenis berbisa seperti ular welang dan ular kobra Jawa. Mereka tertarik ke loteng karena keberadaan mangsa, seperti tikus atau burung.
Apakah ular yang masuk loteng selalu berbahaya?
Tidak selalu. Banyak ular yang masuk, seperti ular tikus, tidak berbisa dan aman bagi manusia meski bisa menggigit jika merasa terancam. Namun, jenis berbisa seperti ular welang atau kobra Jawa sangat berbahaya dan harus ditangani dengan hati-hati.
Bagaimana ular bisa masuk ke loteng?
Ular dapat menyelinap melalui celah kecil di dinding, ventilasi yang tidak tertutup, talang rusak, lubang pipa atau kabel besar, serta retakan atap. Selain itu, ular pemanjat menggunakan pohon, cabang, atau semak yang dekat rumah sebagai jembatan ke atap.
Apakah ular pemanjat besar, seperti piton, bisa benar-benar masuk loteng rumah?
Ya, piton atau sanca batik meski bertubuh besar, memiliki kemampuan memanjat luar biasa. Mereka menempel pada tembok kasar atau memanfaatkan celah di atap untuk masuk, terutama jika ada tikus atau burung sebagai mangsa.
Bagaimana cara mengetahui ada ular di loteng?
Tanda-tandanya termasuk suara aneh seperti merayap atau gesekan, kulit ular yang mengelupas, kotoran ular, bau musky khas ular, serta kerusakan pada kabel atau insulasi rumah. Penurunan populasi tikus atau burung di loteng juga bisa menjadi indikasi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)