8 Inspirasi Desain Meja Dapur Retro, Gaya Klasik yang Timeless

3 weeks ago 15

Liputan6.com, Jakarta Dapur adalah jantung rumah, tempat di mana kehangatan dan kebersamaan tercipta. Dalam beberapa waktu terakhir, tren desain interior menunjukkan kembalinya popularitas gaya retro, khususnya pada elemen meja dapur.

Pilihan ini menawarkan sentuhan nostalgia sekaligus estetika unik yang mampu memberikan karakter kuat pada ruangan. Estetika ini membangkitkan kenangan masa lalu, serta menghadirkan suasana yang personal dan hangat.

Meja dapur retro kini menjadi daya tarik utama bagi mereka yang menginginkan tampilan berbeda dan berkarakter. Memastikan setiap sudutnya memancarkan pesona klasik yang timeless atau tak lekang oleh waktu.

Dilansir Liputan6.com dari laman foodrepublic, berikut ini berbagai inspirasi untuk menciptakan dapur retro impian Anda, Jumat (7/11/2025).

1. Terrazzo 1970-an

Terrazzo sempat populer pada tahun 1970-an dengan tampilan mozaik berwarna-warni. Terbuat dari campuran pecahan batu marmer, kaca, atau kuarsa yang dicetak dalam semen atau resin, terrazzo kuat, tahan lama, dan mudah dirawat. Kini versi modern menggunakan resin yang lebih tahan noda, cocok untuk gaya dapur yang artistik dan bernuansa retro-modern.

2. Batu Sabun Kolonial (Soapstone)

Soapstone memiliki tampilan alami dengan warna abu-abu kehijauan dan urat putih yang mencolok. Seiring waktu, warnanya makin tua dan memberikan kesan hangat alami. Meskipun mudah tergores karena sifatnya yang lembut, goresan dapat diampelas kembali. Cocok bagi yang menyukai gaya klasik alami dengan sentuhan rustic.

3. Permukaan Kayu

Meja kayu banyak digunakan sejak era Victoria akhir dan kini kembali digemari dalam bentuk butcher block. Jenis kayu seperti teak, walnut, birch, dan cherrywood menawarkan keindahan alami sekaligus ramah lingkungan.

Meski perlu perawatan rutin dengan minyak atau lilin, permukaan kayu bisa dicat ulang jika ingin suasana baru. Memberikan nuansa hangat, alami, dan klasik di dapur modern.

4. Marmer Klasik

Marmer sudah digunakan sejak zaman Yunani dan Romawi kuno sebagai simbol kemewahan. Meski kurang tahan terhadap asam seperti lemon atau cuka, marmer memiliki daya tarik elegan dan tak lekang waktu. Cocok dipadukan dengan warna dapur yang gelap untuk nuansa mewah dan berkarakter. Dengan perawatan sederhana, marmer tetap menjadi pilihan klasik yang elegan.

5. Meja Serba Putih

Tren meja putih berawal dari era 1920-an. Dulu menggunakan ubin putih, kini digantikan dengan bahan seperti kuarsa atau porselen. Warna putih memberi kesan bersih dan terang, apalagi jika dipadukan dengan kabinet gelap atau backsplash berwarna. Agar tidak terkesan steril, gunakan warna putih hangat seperti krem dan padukan dengan logam berwarna emas atau tembaga.

6. Ubin Keramik Klasik

Ubin keramik mulai populer di tahun 1920-an dengan warna cerah seperti biru, kuning, dan hijau. Tren ini sempat muncul lagi di tahun 1980-an dan kini mulai diminati kembali. Selain tahan panas dan noda, ubin keramik lebih terjangkau dibanding batu alam. Kekurangannya hanya pada nat yang sulit dibersihkan. Meski begitu, pola warna-warni atau desain papan catur dapat menghadirkan nuansa retro yang mencolok di dapur.

7. Baja Tahan Karat & Logam

Stainless steel mulai digunakan di dapur rumah sejak 1940-an karena tahan panas, tidak menyerap noda, dan mudah dibersihkan. Awalnya identik dengan dapur profesional, kini tampil menarik dengan gaya retro industrial. Permukaannya bisa dibuat doff atau sedikit bertekstur agar tidak terlalu mengilap. Selain tahan lama, bahan ini juga bisa didaur ulang, menjadikannya pilihan modern yang berkelanjutan.

8. Laminasi Gaya Mid-Century

Laminasi populer pada tahun 1940–1950-an sebagai alternatif murah dengan banyak pilihan warna dan motif. Merek seperti Formica dan Wilsonart masih eksis hingga kini dengan versi lebih kuat dan tahan gores. Terbuat dari kertas berlapis resin melamin, laminasi mudah dipasang dan terjangkau. Untuk tampilan retro sejati, tambahkan lis logam mengilap di tepi meja — khas dapur era pertengahan abad ke-20.

FAQ

Q: Mengapa tren meja dapur retro kembali diminati?

A: Karena desainnya unik, menghadirkan nuansa nostalgia, dan mudah dipadukan dengan gaya modern.

Q: Bahan retro apa yang paling tahan lama untuk meja dapur?

A: Terrazzo, stainless steel, dan marmer termasuk yang paling awet serta mudah dirawat.

Q: Apakah meja dapur kayu cocok untuk dapur modern?

A: Sangat cocok! Kayu memberi kesan hangat dan alami, apalagi jika dikombinasikan dengan peralatan logam.

Q: Bagaimana cara merawat meja dapur retro agar tetap awet?

A: Gunakan bahan pembersih lembut, hindari panas berlebih, dan rawat rutin dengan minyak atau lilin sesuai materialnya.

Q: Apakah ada pilihan meja dapur retro yang ramah anggaran?

A: Ada! Laminasi bergaya mid-century dan kayu daur ulang jadi pilihan hemat tanpa mengurangi estetika.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |