8 Ikan Air Tawar yang Cocok Dipelihara di Rumah yang Sering Mati Listrik, Tahan Tanpa Aerator

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Ikan air tawar yang cocok dipelihara di rumah yang sering mati listrik menjadi perhatian penting bagi para penghobi akuarium, terutama di daerah yang masih kerap mengalami pemadaman listrik. Listrik memiliki peran besar dalam menjaga kinerja aerator, filter, dan sistem sirkulasi air yang membantu mempertahankan kadar oksigen terlarut (dissolved oxygen) di dalam akuarium. Menurut literatur budidaya perikanan dari FAO, oksigen terlarut merupakan salah satu parameter kualitas air terpenting karena menjadi syarat vital bagi seluruh organisme yang hidup di perairan.

Ketika listrik padam, aerator dan filter berhenti bekerja sehingga proses pertukaran oksigen di dalam air berkurang. Kondisi ini dapat menyebabkan kadar oksigen terlarut menurun, sementara ikan dan bakteri baik di dalam akuarium tetap membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup. Berbagai referensi akuarium juga menjelaskan bahwa kekurangan oksigen dapat membuat ikan stres, kehilangan nafsu makan, berenang ke permukaan, bahkan berisiko mati jika berlangsung terlalu lama.

Oleh karena itu, memilih ikan yang memiliki daya tahan tinggi terhadap kondisi oksigen rendah menjadi langkah yang bijak. Beberapa jenis ikan air tawar memiliki organ pernapasan tambahan yang memungkinkan mereka mengambil oksigen langsung dari udara, sehingga lebih mampu bertahan saat terjadi pemadaman listrik. Lantas, apa saja ikan air tawar yang cocok dipelihara di rumah yang sering mati listrik ini? Dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (24/6), berikut daftarnya.  

1. Ikan Cupang

Ikan cupang menjadi salah satu pilihan paling populer bagi pemula maupun penghobi ikan hias. Ikan ini memiliki organ labirin yang memungkinkan mereka mengambil oksigen langsung dari udara di permukaan air.

Kemampuan tersebut membuat cupang dapat hidup tanpa aerator dalam waktu lama. Bahkan banyak orang memelihara cupang di wadah sederhana tanpa sistem filtrasi yang rumit.

Selain tahan banting, cupang juga memiliki warna dan bentuk sirip yang beragam sehingga menarik untuk dijadikan penghias ruangan.

2. Ikan Gabus

Ikan gabus dikenal sebagai ikan air tawar yang memiliki daya tahan luar biasa. Sama seperti cupang, ikan ini memiliki kemampuan mengambil oksigen langsung dari udara.

Di alam liar, gabus bahkan mampu bertahan hidup di perairan yang kadar oksigennya rendah. Oleh karena itu, ikan ini relatif aman dipelihara di daerah yang sering mengalami pemadaman listrik.

Meski demikian, ukuran akuarium tetap harus disesuaikan dengan pertumbuhan tubuhnya yang cukup besar.

3. Ikan Gurami

Gurami merupakan ikan air tawar yang terkenal kuat dan mudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Organ pernapasan tambahan yang dimilikinya membantu ikan ini bertahan ketika kadar oksigen dalam air menurun.

Selain sebagai ikan konsumsi, beberapa jenis gurami hias juga banyak dipelihara karena memiliki warna dan pola tubuh yang menarik.

Perawatan gurami relatif mudah dan tidak memerlukan teknologi akuarium yang terlalu rumit.

4. Ikan Sepat

Ikan sepat masih termasuk keluarga ikan yang memiliki organ labirin. Kemampuan tersebut membuatnya mampu bertahan hidup dalam kondisi air yang minim oksigen.

Ikan ini sering ditemukan di rawa, kolam, dan perairan tenang yang tidak memiliki arus kuat. Karakter alaminya tersebut membuat sepat cocok dipelihara di rumah yang sering mengalami mati listrik.

Selain itu, ikan sepat memiliki ukuran tubuh yang tidak terlalu besar sehingga cocok untuk akuarium berukuran sedang.

5. Ikan Lele

Lele dikenal sebagai salah satu ikan air tawar paling tangguh. Ikan ini mampu hidup pada kondisi lingkungan yang cukup ekstrem dibandingkan banyak jenis ikan lainnya.

Kemampuan beradaptasi yang tinggi membuat lele tetap dapat bertahan ketika pasokan oksigen menurun akibat aerator yang berhenti bekerja.

Walaupun terkenal sebagai ikan konsumsi, beberapa jenis lele hias juga mulai diminati karena bentuknya yang unik dan menarik.

6. Ikan Betok

Ikan betok atau ikan puyu merupakan spesies yang terkenal memiliki daya tahan tinggi. Di beberapa daerah, ikan ini bahkan dapat bertahan hidup cukup lama di luar air selama kondisi tubuhnya tetap lembap.

Kemampuan tersebut berasal dari organ pernapasan tambahan yang membantu betok memperoleh oksigen langsung dari udara.

Karena ketahanannya yang luar biasa, ikan betok menjadi salah satu pilihan terbaik bagi penghobi yang tinggal di wilayah dengan pasokan listrik tidak stabil.

7. Ikan Manfish (Angelfish)

Manfish atau angelfish memang lebih sensitif dibandingkan cupang atau gabus, tetapi tetap memiliki kemampuan beradaptasi yang cukup baik terhadap kondisi akuarium rumahan.

Dengan jumlah ikan yang tidak terlalu padat dan kualitas air yang terjaga, manfish dapat bertahan saat aerator mati dalam beberapa waktu.

Bentuk tubuh yang elegan serta gerakannya yang anggun membuat ikan ini menjadi salah satu ikan hias favorit untuk mempercantik akuarium.

Namun, pemilik tetap perlu melakukan pergantian air secara rutin agar kondisi lingkungan tetap sehat.

8. Ikan Molly

Ikan molly merupakan ikan hias air tawar yang terkenal mudah dipelihara. Ikan ini cukup tahan terhadap perubahan kondisi lingkungan dan cocok untuk pemula.

Meskipun tetap membutuhkan kualitas air yang baik, molly mampu bertahan lebih baik dibandingkan beberapa jenis ikan hias lain ketika aerator berhenti bekerja sementara waktu.

Warna tubuh yang beragam, mulai dari hitam, putih, hingga kombinasi corak menarik, menjadikan molly sebagai penghuni akuarium yang cantik dan aktif.

Tips Memelihara Ikan Saat Sering Mati Listrik

Memilih ikan yang tahan terhadap kondisi oksigen rendah memang membantu mengurangi risiko kematian saat listrik padam. Namun, ada beberapa langkah tambahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan ikan, antara lain:

  • Hindari kepadatan ikan yang berlebihan dalam satu akuarium. 
  • Lakukan penggantian air secara berkala. 
  • Kurangi pemberian pakan saat listrik padam agar kualitas air tetap terjaga. 
  • Gunakan akuarium yang memiliki permukaan air lebih luas untuk meningkatkan pertukaran oksigen. 
  • Siapkan aerator baterai sebagai cadangan ketika pemadaman berlangsung lama.

Pertanyaan Seputar Ikan Air Tawar yang Cocok Dipelihara di Rumah yang Sering Mati Listrik

1. Apakah ikan cupang bisa hidup tanpa aerator?

Ya, ikan cupang memiliki organ labirin yang memungkinkannya mengambil oksigen langsung dari udara.

2. Ikan apa yang paling tahan saat listrik padam?

Ikan cupang, betok, gabus, dan lele termasuk ikan yang memiliki daya tahan sangat baik saat listrik padam.

3. Apakah akuarium tanpa aerator aman untuk semua ikan?

Tidak. Banyak ikan hias membutuhkan pasokan oksigen tambahan sehingga tidak semua jenis cocok dipelihara tanpa aerator.

4. Berapa lama ikan bisa bertahan saat listrik mati?

Tergantung jenis ikan, jumlah penghuni akuarium, dan kualitas air. Beberapa ikan tahan hingga berjam-jam bahkan lebih lama.

5. Apakah aerator baterai diperlukan?

Sangat disarankan sebagai cadangan, terutama jika pemadaman listrik sering terjadi atau berlangsung dalam waktu lama.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |