Liputan6.com, Jakarta Memulai usaha kuliner kini tak lagi harus dengan modal besar. Banyak pelaku usaha rumahan berhasil menghasilkan jutaan rupiah hanya bermodal kukusan sederhana di dapur mereka. Tren makanan kukus semakin populer karena dianggap lebih sehat, praktis, dan memiliki bahan baku yang mudah ditemukan di pasaran.
Menariknya, dari sekian banyak jenis jajanan kukus, hampir semuanya bisa dijalankan dengan modal kecil, bahkan di bawah Rp500.000. Dengan strategi yang tepat, produk-produk ini mampu memberi keuntungan besar berkat margin tinggi dan frekuensi penjualan yang cepat.
Artikel ini akan membahas delapan ide jualan kukusan modal kecil yang berpotensi laku setiap hari. Setiap ide dijelaskan secara lengkap—mulai dari estimasi modal, langkah produksi, hingga strategi pemasaran agar Anda dapat segera memulai usaha tanpa ragu.
1. Bolu Kukus Mini Berbagai Rasa
Bolu kukus mini merupakan ide jualan paling sederhana namun tetap menjanjikan. Hanya dengan modal sekitar Rp10.000 hingga Rp25.000, Anda sudah bisa memproduksi puluhan bolu mini yang lembut dan berwarna menarik. Ukurannya kecil membuat jajanan ini mudah dijual dalam kemasan ekonomis untuk anak sekolah atau acara arisan.
Kunci daya tarik bolu kukus mini ada pada variasi rasa. Anda bisa menawarkan rasa seperti cokelat, stroberi, pandan, red velvet, hingga pisang. Semakin banyak pilihan rasa, semakin besar peluang menarik pelanggan baru setiap harinya.
Langkah-langkah:
- Siapkan bahan dasar seperti tepung, telur, dan pewarna alami serta cetakan kecil.
- Buat varian rasa berbeda untuk meningkatkan daya tarik.
- Tentukan harga jual sekitar Rp1.000 per buah dengan perhitungan modal bahan dan kemasan.
- Pasarkan melalui media sosial, sistem pre-order, atau titip ke warung sekitar.
2. Kue Lapis dan Apem Kukus
Kue lapis dan apem kukus menjadi pilihan yang cocok bagi pemula karena bahan-bahannya mudah ditemukan dan proses pembuatannya sederhana. Teksturnya lembut dan rasa manisnya membuat kedua jenis jajanan ini digemari banyak kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Selain itu, kedua kue ini memiliki nilai tradisional yang tinggi, sehingga cocok dijual untuk acara keluarga, hajatan, atau pesanan snack box. Nilai tambahnya adalah daya tahan yang cukup baik sehingga mudah diproduksi dalam jumlah besar.
Langkah-langkah:
- Gunakan bahan dasar tepung beras, tapioka, santan, dan gula dengan perbandingan tepat.
- Pelajari teknik mengukus agar tekstur kue tetap lembut dan tidak terlalu basah.
- Gunakan kemasan plastik food grade dan label sederhana agar produk terlihat profesional.
- Pasarkan secara pre-order atau melalui toko kue lokal.
3. Inovasi Kue Lumpur Kukus
Kue lumpur kukus dikenal dengan tekstur lembut dan rasa manis gurih yang khas. Modal pembuatannya cukup ringan karena bahan utamanya seperti ubi, talas, atau kentang bisa dibeli murah di pasar tradisional.
Agar lebih menarik, Anda bisa menambahkan variasi isian seperti keju, cokelat, kelapa parut manis, atau kismis. Dengan tampilan cantik dan rasa yang unik, kue ini bisa dijual dengan harga lebih tinggi tanpa mengurangi minat pembeli.
Langkah-langkah:
- Siapkan bahan utama seperti ubi atau talas dan bahan pelengkap seperti telur, santan, dan gula.
- Eksplorasi variasi isi sesuai selera pasar, misalnya cokelat untuk anak muda atau kelapa untuk penikmat tradisional.
- Hitung biaya produksi per porsi untuk menentukan harga jual ideal.
- Promosikan keunggulan produk kukus yang lebih sehat dibanding kue goreng.
4. Serabi Pandan dan Dimsum Ayam Kukus Modern
Perpaduan antara serabi pandan kukus dan dimsum ayam modern bisa menjadi strategi menarik bagi pelaku usaha. Serabi pandan menawarkan cita rasa tradisional yang lembut dan aromatik, sedangkan dimsum ayam modern menjangkau segmen konsumen muda yang menyukai makanan kekinian.
Kedua produk ini cocok dijual di lokasi berbeda—serabi bisa dijajakan di pagi hari, sementara dimsum cocok untuk makan siang atau camilan sore. Dengan dua produk berbeda, peluang penjualan bisa berlangsung sepanjang hari.
Langkah-langkah:
- Tentukan fokus awal: ingin memproduksi serabi, dimsum, atau keduanya.
- Gunakan bahan berkualitas seperti tepung protein sedang untuk serabi dan daging ayam segar untuk dimsum.
- Siapkan sistem pengemasan yang menarik dan higienis.
- Jual secara offline di titik strategis atau secara online dengan layanan pengantaran.
5. Roti Kukus Meleleh Legit
Roti kukus meleleh kini sedang menjadi tren di kalangan anak muda. Ciri khasnya adalah tekstur roti yang empuk dengan isian lumer seperti cokelat, keju, atau selai kacang. Produk ini menarik perhatian karena tampilan melelehnya menggugah selera dan cocok dijadikan konten promosi di media sosial.
Selain menarik secara visual, roti kukus juga memiliki keunggulan sehat tanpa proses penggorengan. Dengan pengemasan yang rapi dan desain modern, Anda bisa menjualnya dengan harga lebih tinggi namun tetap bersaing di pasar.
Langkah-langkah:
- Kembangkan resep roti kukus dengan adonan lembut dan isian yang lumer.
- Gunakan kemasan kotak transparan agar pembeli dapat melihat isi produk.
- Buat video promosi yang menonjolkan efek “lumer” untuk menarik pelanggan online.
- Jual dengan harga wajar dan buat promo paket agar pembelian meningkat.
6. Siomay Kukus dengan Tekstur Lembut dan Gurih
Siomay kukus adalah jenis jajanan kukus yang hampir tak pernah sepi peminat. Cita rasa gurih dan tekstur lembutnya membuat makanan ini cocok dijual di berbagai lokasi, mulai dari depan sekolah hingga kawasan perkantoran.
Keunggulan bisnis siomay kukus terletak pada bahan baku yang fleksibel, bisa menggunakan ikan, ayam, atau campuran tahu dan sayur. Dengan variasi saus kacang yang nikmat, peluang repeat order sangat tinggi.
Langkah-langkah:
- Siapkan resep siomay dasar dan uji coba hingga mendapatkan rasa yang konsisten.
- Pilih lokasi penjualan strategis dengan banyak aktivitas orang.
- Buat paket hemat atau ukuran kecil untuk meningkatkan volume penjualan.
- Sediakan sambal kacang homemade yang jadi pembeda dari pesaing.
7. Ubi, Pisang, dan Jagung Kukus Sehat
Camilan berbahan dasar alami seperti ubi, pisang, dan jagung kukus semakin diminati karena dianggap lebih sehat. Produk ini cocok menyasar segmen pasar yang menghindari gorengan atau makanan berlemak.
Selain sehat, bahan-bahan ini juga murah dan mudah diperoleh di pasar tradisional. Anda dapat menambahkan topping sederhana seperti madu, keju, atau parutan kelapa agar tampilannya menarik dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
Langkah-langkah:
- Pilih bahan berkualitas dengan rasa manis alami.
- Sajikan dengan tampilan bersih dan warna cerah agar menarik perhatian pembeli.
- Gunakan kemasan ramah lingkungan sebagai nilai tambah.
- Promosikan manfaat sehat makanan kukus melalui media sosial.
8. Jagung Susu Keju (Jasuke) Favorit Semua Kalangan
Jasuke merupakan jajanan kukus yang populer dan mudah dibuat. Kombinasi manisnya susu kental, gurihnya keju, dan legitnya jagung hangat membuat makanan ini selalu diminati di berbagai kalangan.
Dengan modal kecil, Anda bisa memulai usaha jasuke di lokasi ramai seperti taman kota, depan sekolah, atau area kuliner malam. Keuntungannya bisa berlipat karena bahan bakunya murah namun harga jualnya cukup tinggi.
Langkah-langkah:
- Siapkan kukusan sederhana dan bahan utama seperti jagung pipil segar, susu, dan keju.
- Tambahkan variasi topping seperti meses atau cokelat leleh untuk memperluas target pasar.
- Tentukan waktu jual strategis—misalnya sore hingga malam hari.
- Tawarkan promo potongan harga untuk menarik pelanggan baru.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Bisnis Kukusan
1. Berapa modal awal untuk memulai usaha kukusan?
Modal awal bisa dimulai dari Rp300.000 hingga Rp5.000.000 tergantung jenis produk dan jumlah peralatan yang dibutuhkan.
2. Bagaimana cara menentukan harga jual kukusan agar tetap untung?
Hitung harga pokok produksi (HPP) yang mencakup bahan baku, kemasan, tenaga, dan operasional, lalu tambahkan margin wajar sekitar 30–50%.
3. Produk kukusan apa yang paling cepat laku di pasaran?
Produk dengan rasa manis dan mudah dibawa seperti bolu mini, siomay kukus, dan jasuke cenderung paling cepat laku.
4. Apakah makanan kukus cocok dijual secara online?
Sangat cocok, asal kemasan tahan panas dan proses pengiriman cepat agar produk tetap segar sampai ke konsumen.
5. Bagaimana cara menjaga pelanggan agar tetap membeli ulang?
Pertahankan konsistensi rasa, buat promo rutin, dan jalin komunikasi dengan pelanggan melalui media sosial atau pesan pribadi.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)