8 Desain Rumah agar Selamat dari Gempa, Tipe Modern Model Satu Lantai Sampai Dua Lantai

9 hours ago 4
  • Apa desain rumah paling aman saat gempa?
  • Apakah rumah dua lantai lebih berisiko saat gempa?
  • Mengapa halaman penting dalam rumah tahan gempa?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi menjadi peristiwa yang dapat terjadi tanpa tanda awal dan berdampak pada keselamatan penghuni rumah dalam waktu singkat. Banyak kejadian menunjukkan bahwa kondisi bangunan memegang peran dalam menentukan risiko yang dihadapi saat guncangan berlangsung, sehingga pemahaman tentang desain rumah menjadi hal yang perlu diperhatikan sejak awal perencanaan.

Berbagai pendekatan desain rumah mulai diterapkan untuk mengurangi risiko saat gempa, baik pada rumah satu lantai maupun dua lantai. Penataan ruang, pemilihan bentuk bangunan, hingga cara penghuni merespons saat gempa berlangsung menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga keselamatan di dalam rumah.

Untuk itu, di kesempatan ini, Liputan6 akan membahas 8 desain rumah yang dapat membantu penghuni tetap selamat saat gempa terjadi. Setiap desain yang kami hadirkan akan dilengkapi dengan gambaran fasilitas, alasan yang mendukung keselamatan, serta langkah yang dapat dilakukan penghuni ketika gempa berlangsung agar risiko dapat ditekan. Simak informasi selengkapnya, dirangkum, Minggu (5/4).

1. Rumah Satu Lantai dengan Denah Sederhana

Rumah satu lantai dengan denah sederhana memuat ruang tamu, dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, serta ruang keluarga yang terhubung tanpa sekat berlapis. Pada bagian depan terdapat carport dan halaman, sedangkan bagian belakang digunakan untuk ruang terbuka yang dapat menjadi jalur keluar saat keadaan darurat terjadi.

Bentuk denah yang tidak banyak sudut membantu beban bangunan tersebar secara merata saat terjadi guncangan. Ruang yang saling terhubung tanpa banyak pembatas memberi jalur gerak yang jelas sehingga penghuni dapat keluar dengan cepat tanpa terhalang furnitur atau dinding tambahan.

Desain ini memberi ruang evakuasi yang mudah dijangkau dari berbagai titik dalam rumah. Penghuni tidak perlu berpindah lantai sehingga waktu untuk keluar dapat lebih singkat saat gempa berlangsung.

Tips saat gempa:

  1. Segera keluar melalui pintu terdekat
  2. Lindungi kepala dengan benda di sekitar
  3. Hindari berdiri di dekat lemari atau kaca
  4. Berkumpul di halaman terbuka
  5. Pastikan semua anggota keluarga keluar

2. Rumah Satu Lantai dengan Halaman Luas

Rumah ini memiliki tiga kamar tidur, dua kamar mandi, ruang tamu, dapur, serta ruang keluarga yang menghadap ke halaman depan dan belakang. Halaman luas menjadi bagian utama dari desain ini, dengan akses langsung dari ruang keluarga.

Keberadaan halaman yang luas memberi ruang aman bagi penghuni saat keluar dari dalam rumah. Akses yang langsung dari ruang utama membuat penghuni tidak perlu melewati banyak ruang saat hendak menyelamatkan diri.

Selain itu, halaman dapat berfungsi sebagai titik kumpul keluarga setelah evakuasi. Ruang terbuka ini mengurangi risiko tertimpa bagian bangunan saat gempa masih berlangsung.

Tips saat gempa:

  1. Segera menuju halaman melalui jalur terdekat
  2. Jangan kembali ke dalam rumah saat guncangan masih terasa
  3. Perhatikan kondisi sekitar sebelum berkumpul
  4. Hindari berdiri di dekat tembok luar
  5. Tetap bersama anggota keluarga

3. Rumah Dua Lantai dengan Tangga Tengah

Rumah dua lantai ini memiliki ruang tamu, dapur, satu kamar tidur, dan kamar mandi di lantai satu, serta dua kamar tidur dan satu kamar mandi di lantai dua. Tangga ditempatkan di tengah rumah untuk memudahkan akses dari semua ruang.

Penempatan tangga di tengah mempersingkat jarak tempuh dari lantai dua ke lantai satu. Hal ini membantu penghuni yang berada di atas untuk segera turun tanpa harus memutar melalui jalur yang jauh.

Dengan akses yang jelas dan langsung, penghuni memiliki waktu lebih cepat untuk keluar dari bangunan saat gempa berlangsung. Hal ini membantu mengurangi risiko terjebak di dalam rumah.

Tips saat gempa:

  1. Segera turun melalui tangga dengan hati-hati
  2. Pegang pegangan tangga saat bergerak
  3. Jangan berlari agar tidak terjatuh
  4. Setelah sampai bawah, segera keluar rumah
  5. Berkumpul di area terbuka

4. Rumah Dua Lantai dengan Balkon Evakuasi

Desain ini memiliki dua kamar tidur di lantai atas, satu kamar mandi, serta balkon yang dapat diakses dari kamar. Lantai bawah berisi ruang tamu, dapur, ruang keluarga, dan satu kamar mandi.

Balkon berfungsi sebagai jalur alternatif jika akses utama terhalang. Penghuni dapat menuju balkon untuk menunggu bantuan atau mencari jalur keluar lain saat kondisi tidak memungkinkan turun melalui tangga.

Keberadaan balkon memberi pilihan bagi penghuni dalam situasi darurat. Hal ini penting ketika jalur utama tidak dapat digunakan akibat kerusakan.

Tips saat gempa:

  1. Jika tangga tidak aman, menuju balkon
  2. Tetap di area yang tidak tertutup benda berat
  3. Beri tanda kepada orang di bawah jika membutuhkan bantuan
  4. Jangan melompat dari ketinggian
  5. Tunggu kondisi aman sebelum bergerak

5. Rumah Satu Lantai dengan Struktur Ringan

Rumah ini terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dapur, dan ruang keluarga. Material yang digunakan tidak menambah beban berlebih pada bangunan.

Struktur yang tidak membebani bangunan membantu mengurangi risiko kerusakan saat gempa terjadi. Bagian rumah yang lebih ringan cenderung tidak memberikan tekanan besar saat terjadi pergerakan tanah.

Dengan beban yang lebih terkontrol, penghuni memiliki peluang lebih besar untuk selamat karena risiko runtuhan dapat ditekan.

Tips saat gempa:

  1. Berlindung di bawah mejaJauhi bagian yang berpotensi jatuh
  2. Setelah guncangan berhenti, keluar rumah
  3. Jangan berdiri di dekat pintu kaca
  4. Periksa kondisi sekitar sebelum bergerak

6. Rumah Dua Lantai dengan Ruang Terbuka Dalam

Rumah ini memiliki ruang terbuka di tengah bangunan yang terhubung dengan ruang keluarga. Lantai bawah berisi dapur, ruang tamu, dan satu kamar tidur, sedangkan lantai atas berisi dua kamar tidur dan satu kamar mandi.

Ruang terbuka di dalam rumah berfungsi sebagai jalur cahaya dan sirkulasi sekaligus memberi ruang aman saat terjadi gempa. Area ini tidak dipenuhi benda sehingga mengurangi risiko tertimpa.

Selain itu, ruang terbuka membantu penghuni untuk bergerak dengan leluasa menuju pintu keluar tanpa terhalang.

Tips saat gempa:

  1. Berkumpul di ruang terbuka dalam
  2. Lindungi kepala saat guncangan berlangsung
  3. Setelah aman, menuju pintu keluar
  4. Hindari panik saat bergerak
  5. Pastikan jalur keluar tidak terhalang

7. Rumah Satu Lantai dengan Banyak Akses Pintu

Desain ini memiliki tiga pintu keluar dari ruang tamu, dapur, dan ruang keluarga. Fasilitas rumah meliputi dua kamar tidur, satu kamar mandi, serta area depan dan belakang.

Banyaknya pintu memberi pilihan jalur evakuasi saat salah satu akses tidak dapat digunakan. Penghuni dapat memilih jalur terdekat sesuai posisi saat gempa terjadi.

Dengan akses yang lebih dari satu, kemungkinan terjebak dalam satu titik dapat dikurangi.

Tips saat gempa:

  1. Pilih pintu keluar terdekat
  2. Jangan berebut jalur dengan penghuni lain
  3. Hindari mendorong saat evakuasi
  4. Segera menjauh dari bangunan
  5. Berkumpul di titik aman

8. Rumah Dua Lantai dengan Zona Aman di Lantai Bawah

Rumah ini memiliki ruang khusus di lantai bawah yang difungsikan sebagai zona aman. Lantai atas berisi dua kamar tidur dan satu kamar mandi, sedangkan lantai bawah berisi ruang tamu, dapur, satu kamar tidur, dan zona aman.

Zona aman ini tidak diisi banyak furnitur dan berada di area tengah rumah. Penghuni dapat menuju area ini saat tidak sempat keluar rumah.

Penempatan zona aman memberi perlindungan sementara hingga guncangan berhenti dan penghuni dapat keluar dengan aman.

Tips saat gempa:

  1. Segera menuju zona aman
  2. Duduk atau berlindung di area tersebut
  3. Lindungi kepala dengan tangan
  4. Tunggu hingga guncangan berhenti
  5. Keluar rumah setelah kondisi aman

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa desain rumah paling aman saat gempa?

Desain dengan denah sederhana, akses keluar jelas, dan ruang terbuka membantu penghuni keluar dengan cepat saat gempa.

2. Apakah rumah dua lantai lebih berisiko saat gempa?

Rumah dua lantai memiliki risiko jika akses turun tidak jelas, tetapi dapat tetap aman jika jalur evakuasi dirancang dengan baik.

3. Mengapa halaman penting dalam rumah tahan gempa?

Halaman menjadi tempat aman untuk berkumpul setelah keluar dari rumah saat gempa terjadi.

4. Apa yang harus dilakukan pertama kali saat gempa di rumah?

Lindungi kepala, hindari benda yang dapat jatuh, lalu segera keluar menuju area terbuka.

5. Apakah perlu ruang khusus untuk evakuasi di rumah?

Ruang khusus dapat membantu penghuni berlindung sementara jika tidak sempat keluar saat gempa berlangsung.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |