Liputan6.com, Jakarta Dalam dunia kuliner, tampilan memegang peran penting sehingga setiap detail pemasakan perlu diperhatikan. Suhu air, bahan tambahan, serta waktu perebusan menjadi faktor besar yang menentukan kualitas hidangan laut. Tidak heran jika trik merebus udang agar warna tetap cerah menjadi topik populer di kalangan pecinta masakan seafood.
Kesalahan kecil saat proses memasak dapat membuat udang terlihat kusam serta kehilangan kilau alami. Agar hal tersebut dapat dihindari, berbagai metode telah dikembangkan oleh juru masak profesional maupun kreator kuliner. Mereka menawarkan trik merebus udang agar warna tetap cerah melalui pendekatan sederhana yang mudah diikuti oleh siapa pun.
Setiap langkah dalam pengolahan perlu dilakukan secara tepat, sehingga hasil akhirnya memuaskan baik dari segi rasa maupun tampilan. Penggunaan bahan tambahan tertentu, teknik pemasakan cepat, serta pemilihan udang segar sering menjadi kunci keberhasilan. Tidak mengherankan apabila trik merebus udang agar warna tetap cerah selalu menjadi rujukan penting, saat seseorang ingin menyajikan hidangan berkualitas tinggi.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (25/11/2025).
Trik Merebus Udang Agar Warna Tetap Cerah
Udang sejak lama menjadi salah satu bahan pangan favorit masyarakat, bukan hanya karena cita rasanya yang khas dan gurih, tetapi juga karena fleksibilitasnya dalam berbagai metode memasak. Meski demikian, banyak orang tidak menyadari bahwa ada detail teknis penting dalam proses pengolahan udang agar tampilan akhirnya tetap menarik. Kesalahan kecil dapat membuat warna udang berubah kusam setelah direbus sehingga kesegarannya tampak menurun. Untuk mendapatkan hasil visual yang memikat serta mempertahankan warna cerah alami, diperlukan sejumlah langkah yang terencana dan teliti meskipun prosesnya tampak sederhana.
1. Memastikan Udang dalam Kondisi Sungguh-Sungguh Segar
Sebelum memasuki tahap perebusan, kualitas bahan baku menjadi elemen paling fundamental. Udang segar memiliki karakteristik khusus seperti permukaan kulit yang terlihat bening serta berkilau, tekstur daging yang kenyal saat disentuh, aroma laut tipis tanpa bau menyengat, dan kepala yang masih melekat kuat pada tubuhnya. Ketika udang mulai mengalami penurunan kesegaran, warnanya akan tampak memudar serta lebih rentan berubah pucat saat dimasak. Oleh sebab itu, memilih udang segar merupakan langkah awal yang menentukan keberhasilan tampilan akhir hidangan.
2. Menggunakan Air Rebusan yang Sudah Mendidih dan Dibumbui Secara Tepat
Proses perebusan yang ideal dimulai dari penggunaan air yang benar-benar mencapai titik didih maksimal. Air yang sudah bergolak membantu mengunci pigmen alami pada kulit udang sehingga warna cerah dapat muncul secara optimal. Selain itu, menambahkan bumbu dasar seperti garam, sedikit gula, perasan lemon atau jeruk nipis, bahkan potongan jahe atau daun salam dapat memberikan efek positif. Campuran bumbu tersebut bukan hanya memperkaya aroma, tetapi juga membantu mengurangi bau amis serta menstabilkan warna kulit udang selama proses pematangan berlangsung.
3. Menjaga Lama Perebusan agar Tidak Melebihi Kebutuhan
Durasi perebusan sangat menentukan bagaimana warna dan tekstur udang akan tampil. Udang bukan bahan yang memerlukan waktu lama untuk matang. Untuk ukuran sedang, perebusan 1–2 menit sudah cukup, sedangkan udang berukuran besar memerlukan sekitar 2–3 menit. Tanda udang telah mencapai kematangan ideal adalah ketika warnanya berubah menjadi merah cerah serta tubuhnya melengkung secara alami. Jika proses pemasakan diteruskan terlalu lama, daging udang akan mengeras dan pigmennya memudar sehingga hasilnya kurang menarik secara visual.
Teknik Merebus Udang Lainnya
4. Menambahkan Unsur Asam Seperti Cuka atau Lemon ke dalam Air Rebusan
Salah satu metode yang sering direkomendasikan oleh para chef profesional adalah menambahkan sedikit cuka atau lemon ke dalam air rebusan. Unsur asam yang terkandung di dalam kedua bahan tersebut berperan sebagai penstabil warna, membuat kulit udang tampak lebih cemerlang tanpa mempengaruhi rasa secara berlebihan. Penggunaannya tidak perlu banyak, cukup satu hingga dua sendok makan agar proses pematangan berlangsung lebih optimal.
5. Menerapkan Teknik Perendaman Udang Matang ke dalam Air Es
Setelah udang mencapai tingkat kematangan yang sesuai, langkah berikutnya adalah melakukan perendaman dalam air es. Teknik ini sering disebut sebagai “shocking” dan memiliki beberapa fungsi penting. Proses ini menghentikan pematangan mendadak sehingga udang tidak mengalami overcooking. Selain itu, suhu dingin menjaga ketegasan tekstur daging serta mempertahankan warna cerah yang sudah terbentuk selama perebusan. Teknik ini sangat umum digunakan dalam dunia kuliner profesional untuk menjaga estetika hidangan.
6. Tidak Mengupas Kulit Udang Sebelum Proses Perebusan
Apabila tujuan utama perebusan bukan untuk memasak resep tertentu yang memerlukan udang kupas, mempertahankan kulit selama perebusan sangat dianjurkan. Kulit udang berfungsi sebagai pelindung pigmen alami yang membuat warna merah lebih dominan setelah matang. Pengupasan sebelum direbus berpotensi membuat udang tampak pucat serta kurang menarik pada saat disajikan.
7. Merebus Udang Menggunakan Minuman Bersoda
Salah satu sumber dari akun TikTok @elizabethlioe, menunjukkan bahwa penambahan soda seperti Sprite ke dalam air rebusan ternyata mampu menghasilkan perubahan signifikan pada tampilan serta rasa udang. Metode ini dinilai efektif karena soda mengandung gula, keasaman ringan, dan gelembung karbonasi yang dapat membantu proses pemasakan menjadi lebih cepat sekaligus menjaga tampilan udang tetap menarik.
Cara penerapannya pun sangat sederhana dan mudah diikuti siapa saja. Cukup tuangkan satu gelas kecil Sprite atau minuman bersoda sejenis ke dalam panci berisi air yang telah mencapai titik didih. Setelah itu, masukkan udang yang sudah dicuci bersih lalu biarkan merebus selama kurang lebih dua hingga tiga menit saja. Proses pemasakan singkat ini sangat penting, karena udang akan langsung berubah warna cerah dan matang merata tanpa risiko tekstur menjadi keras akibat terlalu lama dimasak.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Saat Merebus Udang
Meskipun merebus udang terlihat sederhana, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan dan dapat merusak hasil akhir. Menghindari kesalahan-kesalahan ini adalah kunci untuk memastikan udang rebus Anda selalu sempurna, baik dari segi rasa, tekstur, maupun penampilan.
1. Merebus Udang Terlalu Lama
Waktu perebusan yang berlebihan menjadi penyebab utama warna udang tampak kusam dan teksturnya berubah keras. Udang hanya memerlukan waktu sangat singkat—sekitar 1 hingga 3 menit tergantung ukurannya. Begitu warnanya berubah merah cerah dan bentuknya melengkung, proses perebusan harus segera dihentikan.
2. Memasukkan Udang Saat Air Belum Mendidih
Banyak orang memasukkan udang saat air masih hangat atau baru mulai panas. Kebiasaan ini membuat pigmen warna tidak terkunci sehingga hasilnya pucat. Air harus benar-benar mendidih bergolak sebelum udang dimasukkan agar warna alami langsung muncul.
3. Tidak Langsung Mendinginkan Udang Setelah Direbus
Udang yang dibiarkan dalam kondisi panas terlalu lama akan terus mengalami proses pematangan, membuat warnanya melemah dan teksturnya lembek. Oleh karena itu, segera masukkan udang ke dalam mangkuk berisi air es untuk menghentikan panas secara cepat.
4. Menggunakan Udang yang Tidak Segar
Kesegaran sangat berpengaruh pada hasil akhir. Udang yang sudah lama disimpan biasanya memiliki warna kusam sehingga sulit terlihat cerah meskipun direbus dengan benar. Pilih udang yang berbau segar laut, daging kenyal, serta kulit mengilap.
5. Tidak Memberi Tambahan Asam atau Garam pada Air Rebusan
Banyak orang hanya merebus udang dalam air biasa. Padahal sedikit garam serta perasan lemon atau cuka dapat membantu mempertahankan warna cerah sekaligus memberi aroma lebih segar. Elemen ini membantu menstabilkan pigmen alami udang.
6. Memasak Udang Terlalu Banyak dalam Satu Panci
Memasukkan terlalu banyak udang sekaligus menghambat sirkulasi panas. Akibatnya, sebagian udang matang tidak merata dan warnanya tidak cerah. Rebuslah dalam beberapa tahap jika jumlah udang cukup banyak.
FAQ Seputar Topik
Apa trik utama merebus udang agar warnanya tetap cerah?
Trik utama merebus udang agar warnanya tetap cerah adalah dengan menambahkan sedikit air soda, seperti Sprite, ke dalam air rebusan sebelum memasukkan udang.
Berapa lama waktu yang ideal untuk merebus udang?
Waktu ideal merebus udang sangat singkat, yaitu sekitar 1-3 menit tergantung ukuran udang, atau hingga warnanya berubah menjadi merah muda dan dagingnya tidak transparan.
Mengapa udang rebus harus segera dimasukkan ke air es setelah matang?
Memasukkan udang matang ke air es akan segera menghentikan proses memasak, mencegah udang menjadi terlalu matang dan alot, serta membantu menjaga teksturnya tetap empuk dan warnanya tetap cerah.
Apa ciri-ciri udang segar yang berkualitas baik?
Udang segar memiliki warna kulit cerah, aroma laut segar, tekstur kencang dan elastis, serta kepala yang masih menempel kuat pada tubuhnya.
Kesalahan apa yang harus dihindari saat merebus udang?
Kesalahan yang harus dihindari adalah merebus udang terlalu lama yang menyebabkan udang alot, tidak membersihkan udang dengan benar, dan mencairkan udang beku dengan cara yang salah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)