Liputan6.com, Jakarta Tinggal di kos sering kali berarti harus berbagi ruang dengan berbagai kondisi yang tidak selalu ideal—salah satunya adalah kehadiran tikus. Hewan kecil ini dapat menyelinap melalui celah kecil, meninggalkan kotoran, merusak makanan, dan bahkan mengganggu tidur Anda. Meski ukurannya mungil, konsekuensinya besar bagi kenyamanan penghuni kos.
Bagi para mahasiswa atau pekerja yang waktunya terbatas, tikus bisa menjadi gangguan yang memerlukan langkah cepat. Aktif di malam hari, tikus sering tampak hanya melalui jejak-jejak yang mereka tinggalkan. Situasi yang tampaknya sepele ini bisa berubah menjadi masalah serius jika tidak ditangani sejak awal, terutama karena tikus berkembang biak dengan cepat.
Karena itulah, penting untuk memahami tips mengusir tikus untuk penghuni kos yang benar-benar efektif, aman, dan memungkinkan dilakukan dalam ruang terbatas. Liputan6.com akan merangkum panduan lengkap dari berbagai sumber terpercaya tentang cara mengenali, mengusir, sekaligus mencegah tikus datang kembali, Rabu (19/11/2025).
1. Temukan Sumber Masalah dan Lokasi Sarang Tikus
Langkah pertama adalah mencari area tempat tikus beraktivitas atau bersarang. Safeguard Pest Control menyarankan mencari tanda-tanda seperti:
- Kotoran tikus (mirip butiran beras berwarna hitam).
- Goresan dan bekas gigitan di furnitur atau kardus.
- Jejak kaki pada debu di area yang jarang dibersihkan.
Ahli pest control dari MarthaStewart.com menyarankan trik mudah: taburkan bedak bayi atau baking powder di area yang dicurigai sebagai jalur tikus. Nantinya akan tampak jejak kaki tikus yang mengarah ke sarang atau rute utama mereka.
Untuk penghuni kos, area yang wajib diperiksa adalah: bawah tempat tidur, belakang wastafel, bawah meja dapur, dan sudut gelap dekat lemari.
2. Gunakan Perangkap Tikus yang Tepat untuk Ruang Kos
Menggunakan perangkap adalah metode paling efektif dan praktis untuk ruangan kecil seperti kamar kos. Pilihan perangkap yang direkomendasikan Safeguard Pest Control meliputi:
• Snap trap (perangkap jepret)
Cepat dan efektif. Namun perlu ditempatkan jauh dari area tidur atau tempat Anda berjalan.
• Bait trap (perangkap umpan tertutup)
Cocok untuk penghuni kos yang tidak ingin melihat tikus secara langsung. Tikus masuk dan terjebak di dalam kotak.
• Live trap (perangkap hidup)
Humane—tikus tidak terbunuh, hanya terperangkap untuk kemudian dilepas di luar area kos. Disarankan apabila kos Anda mengizinkan metode ini.
• Glue trap (perangkap lem)
Kurang direkomendasikan karena tingkat keberhasilannya rendah dan menyebabkan tikus menderita.
Letakkan perangkap di jalur yang sering dilewati tikus, misalnya:
- sepanjang dinding,
- di bawah lemari,
- dekat lubang pipa,
- di belakang kulkas mini.
3. Pilih Umpan (Bait) yang Paling Disukai Tikus
Menurut Safeguard Pest Control, tikus sangat tertarik pada makanan beraroma kuat dan tinggi lemak. Pilih umpan berikut:
- Selai kacang (peanut butter) — bau kuat, murah, dan sangat efektif.
- Cokelat — aromanya menyengat dan menarik tikus.
- Biji-bijian — mirip dengan makanan alaminya.
- Makanan kucing/anjing — terutama yang bau amis.
Gunakan secuil kecil saja. Umpan terlalu banyak dapat membuat tikus mencuri tanpa terkena perangkap.
4. Tutup Semua Celah dan Titik Masuk Tikus
Ini termasuk tips mengusir tikus untuk penghuni kos yang paling penting. Jika celah pintu atau lubang tidak ditutup, Anda akan terus kedatangan tikus baru.
MarthaStewart.com menyarankan menutup lubang dengan:
- steel wool (baja wol) → tikus tidak bisa mengunyahnya karena melukai gigi,
- lalu menambahkan sealant atau caulk.
Celah umum di kamar kos:
- sambungan pipa wastafel,
- bawah pintu,
- retakan dinding,
- lubang ventilasi yang terlalu besar,
- celah antara lantai dan dinding.
Anda bisa menutup celah kecil sendiri menggunakan lakban alumunium atau lem silikon jika tidak ingin renovasi besar.
5. Jaga Kebersihan Kamar dan Dapur Mini
Tikus tertarik pada makanan dan sisa remah-remah. MarthaStewart.com menyebut bahwa pakan hewan peliharaan adalah pemikat nomor satu—relevan bagi penghuni kos yang memiliki kucing atau anjing.
Langkah kebersihan penting:
- Simpan makanan kering (mie, roti, biskuit) dalam wadah kedap udara.
- Jangan tinggalkan piring kotor semalaman.
- Pastikan tempat sampah tertutup dan kosongkan setiap hari.
- Bersihkan tumpahan makanan segera.
- Rapikan tumpukan kardus atau pakaian agar tidak menjadi tempat sembunyi.
Kamar kos yang bersih dan rapi akan jauh lebih tidak menarik bagi tikus.
6. Gunakan Repelan Alami atau Produk Repelan Siap Pakai
Penghuni kos yang ingin cara alami bisa mencoba:
- minyak peppermint,
- cuka,
- bawang putih,
- daun mint kering.
Namun, repelan alami biasanya hanya menghalau sementara.
MarthaStewart.com merekomendasikan plant-based repellents seperti:
- EarthKind Stay Away Rodent,
- Fresh Cab Botanical Repellent
Cocok ditempatkan di bawah tempat tidur, sekitar dapur, atau dekat pintu—minimal satu pouch per 125 square feet.
7. Hubungi Profesional Jika Tikus Sudah Banyak
Jika Anda melihat tikus di siang hari atau menemukan jejaknya di berbagai sudut kamar, kemungkinan jumlahnya sudah banyak. Tikus berkembang biak cepat—seekor betina bisa melahirkan setiap 6–8 minggu.
Dalam kondisi seperti ini, ahli dari MarthaStewart.com menyarankan memanggil pest control untuk menangani masalah secara aman dan sesuai prosedur CDC.
Mengapa Tikus Sering Masuk ke Kos?
Tikus masuk ke hunian manusia dengan alasan yang sangat sederhana: makanan, kehangatan, dan tempat aman untuk bersarang. Menurut Safeguard Pest Control, tikus mencari area yang jarang dijangkau manusia seperti sudut kamar, belakang lemari, plafon, celah dekat pipa, atau sekitar dapur kecil di kos. Mereka juga tertarik pada bau makanan, sampah yang tidak tertutup, dan tumpukan barang yang tidak tertata.
Marthastewart.com juga mencatat bahwa tanda-tanda keberadaan tikus bisa berupa:
- jejak makanan tercecer,
- noda lemak di dinding,
- lubang kecil pada kemasan makanan,
- suara langkah kecil di malam hari,
- hingga bau urin yang khas.
Jika penghuni kos melihat tikus pada siang hari, itu dapat menandakan jumlah mereka cukup banyak sehingga mereka saling berebut makanan pada malam hari.
FAQ: Mengusir Tikus di Kamar Kos
1. Apakah bau peppermint benar-benar bisa mengusir tikus?
Ya, aromanya kuat dan tidak disukai tikus, namun efeknya sementara. Anda tetap perlu menutup celah dan menjaga kebersihan.
2. Apakah perangkap lem efektif?
Tidak direkomendasikan. Tikus sering lolos atau hanya terseret sehingga tidak benar-benar tertangkap.
3. Bagaimana cara mencegah tikus datang lagi?
Tutup semua celah, simpan makanan dalam wadah kedap udara, dan rutin membersihkan area dapur atau rak makanan.
4. Apakah aman membuang tikus mati di tempat sampah?
Tidak. Sebaiknya dikubur atau dibuang jauh dari bangunan. Pakai sarung tangan dan disinfektan seperti panduan Safeguard Pest Control.
5. Seberapa cepat tikus berkembang biak?
Sangat cepat. Seekor betina bisa melahirkan setiap 6–8 minggu dengan 2–12 anak per kelahiran.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)