Liputan6.com, Jakarta Babat termasuk bahan makanan tradisional yang sering diolah menjadi beragam masakan lezat, mulai dari sate, oseng, hingga gulai. Teksturnya tebal dan kenyal memerlukan proses khusus agar terasa lembut ketika disantap. Banyak orang menyerah saat memasaknya, padahal kunci keberhasilannya terletak pada cara perlakuan terhadap bahan sebelum diolah. Oleh sebab itu, memahami tips mengolah babat cepat empuk menjadi langkah awal menciptakan sajian istimewa yang menggugah selera.
Bau khas babat sering membuat sebagian orang enggan mengolahnya. Meski begitu, aroma tersebut dapat dikurangi melalui langkah pembersihan yang tepat serta pemilihan bahan alami penetral bau. Dalam proses memasak, keseimbangan antara waktu perebusan, jenis rempah dan teknik pengempukan menentukan hasil akhir tekstur daging. Itulah alasan, mengapa banyak juru masak berpengalaman menekankan pentingnya mempelajari tips mengolah babat cepat empuk sebelum mulai memasak.
Memasak babat sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan apabila memahami karakter bahan tersebut. Daging bagian perut sapi ini memiliki serat padat, sehingga perlu perlakuan perlahan agar empuk tanpa kehilangan rasa gurih alaminya. Pemilihan rempah segar serta metode perebusan tradisional dapat memberikan hasil sempurna. Penerapan tips mengolah babat cepat empuk membantu mempercepat proses, tanpa mengandalkan alat presto. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (10/11/2025).
Pentingnya Persiapan Awal: Membersihkan dan Menghilangkan Bau Amis Babat
Babat merupakan bagian dari jeroan sapi yang memiliki karakteristik unik serta cita rasa khas sehingga sering dijadikan bahan utama dalam berbagai hidangan tradisional Indonesia. Beragam masakan populer seperti soto, gulai, hingga tumisan pedas sering memanfaatkan babat sebagai komponen utama karena teksturnya yang kenyal dan rasa gurih alami yang sulit ditemukan pada bahan lain. Meskipun begitu, proses pengolahan babat tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Jika kurang tepat dalam pengelolaan, daging babat dapat menjadi keras, berbau tidak sedap, bahkan menimbulkan rasa kurang enak di lidah. Oleh sebab itu, pembahasan mengenai tips mengolah babat cepat empuk menjadi hal penting bagi siapa saja yang ingin menghasilkan sajian lembut, lezat, serta terbebas dari aroma kurang sedap.
1. Pilih Babat Segar dan Bersih
Langkah paling mendasar untuk mendapatkan hasil masakan yang sempurna dimulai dari pemilihan bahan berkualitas. Babat yang masih segar biasanya memiliki warna putih kekuningan alami tanpa menimbulkan bau menyengat. Hindarilah babat berwarna terlalu gelap atau terasa licin saat disentuh karena kondisi tersebut menandakan bahan telah disimpan terlalu lama. Sebelum diolah, babat perlu dicuci berulang kali menggunakan air mengalir agar sisa kotoran benar-benar hilang. Tahapan ini memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas akhir masakan, sebab kebersihan bahan berpengaruh besar terhadap aroma dan cita rasa hidangan setelah dimasak.
2. Membersihkan Babat dengan Cara yang Tepat dan Menyeluruh
Babat memiliki tekstur yang berlapis-lapis dan cenderung menyimpan kotoran serta aroma amis yang cukup kuat, sehingga proses pembersihan harus dilakukan dengan teliti. Mulailah dengan merebus babat selama kurang lebih lima menit dalam air mendidih. Proses perebusan singkat ini berfungsi untuk mengangkat sisa-sisa kotoran, darah, serta lendir yang menempel pada permukaan babat. Setelah itu, air rebusan pertama wajib dibuang, karena pada tahap inilah sebagian besar kotoran larut ke dalam air.
Setelah direbus, gosok permukaan babat menggunakan campuran jeruk nipis dan garam, atau bisa juga dengan daun pepaya muda. Jeruk nipis membantu menghilangkan bau amis karena kandungan asam alaminya, sedangkan garam berperan sebagai pembersih alami yang dapat mengangkat lendir. Sementara itu, daun pepaya memiliki enzim alami yang tidak hanya mengurangi bau, tetapi juga membantu melunakkan tekstur daging. Setelah digosok, bilas babat dengan air mengalir hingga benar-benar bersih sebelum masuk ke tahap perebusan berikutnya.
3. Menggunakan Daun Pepaya atau Nasi Hangat untuk Membantu Proses Pelunakan
Salah satu rahasia agar babat cepat empuk tanpa menggunakan alat presto adalah memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita, seperti daun pepaya segar atau nasi hangat.Jika menggunakan daun pepaya, bungkus babat dengan beberapa lembar daun pepaya segar dan diamkan selama kurang lebih tiga puluh menit sebelum dimasak. Daun pepaya mengandung enzim papain yang berfungsi memecah serat-serat otot pada daging, sehingga teksturnya menjadi lebih lunak tanpa mengubah rasa.
Sebagai alternatif, Anda juga bisa merebus babat bersama segenggam nasi hangat. Kandungan pati dalam nasi akan membantu melunakkan tekstur daging selama proses perebusan. Cara ini sangat efektif, terutama bagi yang tidak memiliki daun pepaya, dan hasilnya pun tidak kalah lembut.
4. Merebus dengan Api Kecil dan Penambahan Rempah-rempah Pilihan
Setelah proses pembersihan selesai, langkah selanjutnya adalah perebusan utama. Gunakan air dalam jumlah yang cukup banyak, pastikan seluruh bagian babat terendam sempurna. Tambahkan beberapa bahan rempah untuk memberikan aroma sedap sekaligus mengurangi bau khas jeroan, seperti:
- Dua lembar daun salam untuk memberikan aroma harum yang khas.
- Satu ruas lengkuas yang digeprek, yang membantu menetralkan bau amis.
- Satu batang serai yang digeprek untuk memberikan wangi segar dan menambah cita rasa.
- Tiga siung bawang putih yang digeprek agar kuah rebusan terasa gurih alami.
- Sedikit garam untuk memperkaya rasa.
Rebus babat dengan api kecil selama kurang lebih satu setengah hingga dua jam. Proses perebusan yang lambat dengan api kecil ini memungkinkan panas meresap perlahan ke dalam serat daging, sehingga hasilnya lebih empuk dan matang merata. Pastikan panci dalam keadaan tertutup rapat agar uap panas tidak keluar, sebab panas uap membantu mempercepat proses pelunakan.
Jika ingin hasil yang lebih cepat tanpa presto, gunakan metode “3 rebus 3 diam”. Caranya, setelah air mendidih selama 10–15 menit, matikan api dan biarkan babat tetap terendam dalam panci tertutup selama 30 menit. Lakukan langkah ini sebanyak dua hingga tiga kali. Proses panas dan pendinginan bertahap ini akan membuat tekstur babat menjadi sangat empuk, hampir menyerupai hasil presto.
5. Menambahkan Bahan Pengempuk Alami untuk Hasil Maksimal
Selain daun pepaya dan nasi hangat, terdapat beberapa bahan dapur lain yang dapat digunakan untuk membantu proses pelunakan babat.
- Parutan jahe segar, selain memberikan aroma harum yang khas, juga berfungsi melunakkan serat daging berkat enzim alami yang dikandungnya.
- Air kelapa, dapat digunakan sebagai pengganti air biasa dalam proses perebusan. Kandungan mineral dan gula alami dalam air kelapa tidak hanya membantu mempercepat pelunakan, tetapi juga menambah cita rasa gurih yang khas pada babat.
- Baking soda, jika digunakan dalam jumlah sangat sedikit (sekitar sejumput saja), dapat mempercepat proses pemecahan serat daging. Namun, penggunaan baking soda perlu hati-hati karena terlalu banyak dapat mempengaruhi rasa alami babat.
Dengan kombinasi bahan-bahan alami ini, tekstur babat akan menjadi jauh lebih empuk dan tidak alot saat diolah menjadi berbagai hidangan.
6. Mengecek Tingkat Kelembutan Babat Sebelum Diolah Lebih Lanjut
Setelah proses perebusan berlangsung sekitar satu jam, lakukan pengecekan tingkat kelembutan dengan menusukkan garpu ke bagian tengah babat. Jika garpu dapat masuk dengan mudah tanpa perlawanan berarti, berarti babat sudah cukup empuk dan siap untuk diolah ke tahap berikutnya. Namun jika masih terasa keras, lanjutkan perebusan hingga mencapai tekstur yang diinginkan.
Setelah babat benar-benar empuk, tiriskan dan biarkan hingga agak kering sebelum dimasak sesuai selera. Babat yang sudah empuk dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan lezat, seperti babat goreng yang gurih renyah, sambal goreng babat yang pedas manis, atau babat gongso khas Semarang yang kaya bumbu dan beraroma menggoda.
7. Simpan Babat yang Sudah Empuk untuk Persediaan
Apabila ingin menyimpan babat agar bisa digunakan pada kesempatan lain, pastikan proses perebusan dilakukan hingga benar-benar empuk terlebih dahulu. Setelah selesai dimasak, diamkan hingga suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam wadah tertutup rapat. Simpan di dalam freezer agar kualitasnya tetap terjaga. Ketika hendak digunakan kembali, cukup rendam babat dalam air panas selama beberapa menit hingga teksturnya kembali lembut. Langkah ini sangat berguna bagi siapa pun yang ingin menyiapkan masakan dalam waktu singkat tanpa harus mengulang proses perebusan dari awal.
Olahan Daging Babat
1. Sambal Goreng Babat Pedas Manis
Bahan Utama:
- 400 gram babat sapi rebus, potong dadu
- 3 lembar daun salam
- 2 batang serai, digeprek
- 3 cm lengkuas, memarkan
- 1 sdm air asam jawa
- 1 sdt gula merah sisir
- Garam dan penyedap secukupnya
- 3 sdm minyak goreng
Bumbu Halus:
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 10 buah cabai merah besar
- 5 buah cabai rawit (sesuaikan tingkat kepedasan)
- 2 butir kemiri sangrai
Cara Membuat:
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum dan matang.
- Masukkan daun salam, serai, serta lengkuas. Aduk perlahan hingga rempah mengeluarkan aroma wangi.
- Tambahkan potongan babat rebus, aduk rata hingga bumbu meresap sempurna.
- Tuangkan air asam jawa dan gula merah, kemudian masak sampai bumbu mengental.
- Cicipi rasanya, koreksi bila perlu. Sajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat.
Tips: Untuk hasil yang lebih lembut, rebus babat terlebih dahulu selama 20 menit menggunakan panci presto sebelum dimasak bersama sambal goreng.
2. Tumis Babat Cabe Hijau
Bahan Utama:
- 300 gram babat sapi rebus, iris tipis
- 8 buah cabai hijau besar, iris serong
- 4 siung bawang putih, cincang halus
- 5 siung bawang merah, iris tipis
- 2 lembar daun salam
- 1 ruas jahe, memarkan
- 1 sdm kecap manis
- ½ sdt garam dan gula pasir
- 3 sdm minyak untuk menumis
Cara Membuat:
- Panaskan minyak di wajan, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum kekuningan.
- Tambahkan daun salam dan jahe, aduk hingga aromanya keluar.
- Masukkan irisan cabai hijau, aduk hingga layu.
- Tambahkan babat rebus dan kecap manis, aduk perlahan agar bumbu meresap sempurna.
- Koreksi rasa, masak hingga bumbu mengental dan babat terasa lembut. Sajikan hangat bersama nasi putih atau lontong.
Tips: Agar tekstur babat lebih empuk, rendam terlebih dahulu dalam air berisi parutan nanas selama 10 menit sebelum dimasak. Enzim alami pada nanas membantu melunakkan serat daging tanpa mengubah rasa.
FAQ Seputar Topik
Bagaimana cara membersihkan babat agar tidak bau amis?
Babat perlu dicuci bersih di bawah air mengalir, digosok dengan tangan atau sikat, dan direndam dalam air jeruk nipis atau cuka untuk menetralkan bau amis.
Bisakah babat dibuat empuk tanpa menggunakan panci presto?
Ya, babat bisa dibuat empuk tanpa presto menggunakan teknik perebusan 5-30-7 atau metode perebusan bertahap 17 menit yang efektif melunakkan serat babat.
Bahan alami apa saja yang bisa digunakan untuk melunakkan babat?
Nanas (karena enzim bromelain), daun pepaya (karena enzim papain), dan baking soda dapat digunakan sebagai pelunak alami untuk babat.
Kapan waktu terbaik memotong babat agar cepat matang?
Babat sebaiknya dipotong setelah direbus setengah matang, sekitar ukuran 5 cm persegi, untuk mempersingkat waktu masak keseluruhan.
Rempah apa yang bisa ditambahkan saat merebus babat untuk menghilangkan bau?
Rempah seperti daun salam, serai, jahe, lengkuas, dan bawang putih efektif ditambahkan saat merebus babat untuk menghilangkan bau amis dan memberikan aroma harum.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)