7 Rekomendasi AC Portabel Minimalis 2026, Solusi Pendingin Praktis untuk Hunian Kecil Modern

2 days ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Cuaca panas yang semakin terasa di awal tahun 2026 membuat kebutuhan akan pendingin ruangan menjadi semakin penting, terutama bagi penghuni rumah minimalis, apartemen, dan kos modern. Tidak semua hunian memungkinkan pemasangan AC split permanen, baik karena keterbatasan ruang, aturan bangunan, maupun pertimbangan biaya instalasi. Dalam kondisi inilah AC portabel hadir sebagai solusi praktis yang fleksibel dan mudah digunakan.

AC portabel menawarkan kemudahan mobilitas, desain ringkas, serta pemasangan yang tidak rumit. Pengguna cukup menempatkan unit di dekat jendela untuk pembuangan udara panas, tanpa perlu membobok dinding atau menarik pipa permanen. Hal ini menjadikan perangkat ini semakin diminati oleh masyarakat urban dengan gaya hidup dinamis.

Selain itu, perkembangan teknologi membuat AC portabel kini tampil dengan desain yang lebih modern dan minimalis. Konsumsi daya yang relatif terkontrol, rata-rata antara 500 hingga 1.000 watt, membuatnya cukup rasional untuk penggunaan tertentu di hunian kecil, selama disesuaikan dengan kebutuhan dan kapasitas ruangan. Berikut rekomendasi AC portabel minimalis dari Liputan6.com, Selasa (13/2/2026).

1. Midea AC Portable 0,5 PK MPHA-05CRN7

Midea dikenal sebagai merek dengan reputasi baik dalam kategori pendingin ruangan. Varian 0,5 PK ini sangat ideal untuk kamar tidur kecil atau ruang kerja pribadi. Dengan kapasitas pendinginan 5.000 BTU/h, AC ini cocok untuk ruangan sekitar 9–10 m². Konsumsi daya hanya sekitar 560 watt, menjadikannya salah satu pilihan AC portabel minimalis yang relatif hemat listrik. Desainnya ringkas, bobot ringan, serta menggunakan refrigerant R290 yang lebih ramah lingkungan.

2. Coolzy-Pro Personal Air Conditioner

Coolzy-Pro menawarkan konsep pendinginan personal yang unik. Produk ini tidak ditujukan untuk mendinginkan seluruh ruangan, melainkan langsung mengalirkan udara dingin ke tubuh pengguna. Konsumsi daya yang hanya sekitar 340 watt membuatnya sangat efisien untuk penggunaan rutin di meja kerja atau area tertentu. Bagi penghuni hunian kecil yang mengutamakan kenyamanan personal tanpa beban listrik besar, Coolzy-Pro menjadi alternatif menarik.

3. Gree AC Portable 1 PK GPC-09P2

Untuk ruangan berukuran sedang, Gree menghadirkan AC portabel 1 PK dengan kapasitas pendinginan sekitar 9.200 BTU/h. Desainnya tetap ramping dan dilengkapi roda putar 360° untuk mobilitas tinggi. Fitur tambahan seperti multiple fan speed, dry mode, serta comfortable sleeping mode mendukung kenyamanan penggunaan harian. Meski daya listriknya berada di atas 1.000 watt, performa pendinginan dan kualitas materialnya cukup sepadan.

4. Midea AC Portable 1,5 PK MPF2-12CRN1

Jika Anda membutuhkan performa pendinginan lebih kuat, varian 1,5 PK dari Midea ini patut dipertimbangkan. Dengan kapasitas 12.000 BTU/h, AC ini mampu mendinginkan ruangan hingga 20–24 m². Keunggulan utamanya terletak pada fitur ion negatif dan nanosilver yang membantu menjaga kualitas udara. Walaupun dimensinya lebih besar, desain modern dan roda bawaan tetap mendukung konsep rumah minimalis.

5. Gree AC Portable 1,5 PK GPC-12P1

Gree GPC-12P1 termasuk AC portabel pintar dengan fitur Wi-Fi yang memungkinkan pengoperasian jarak jauh melalui perangkat pintar. Menggunakan refrigeran R32 yang lebih ramah lingkungan, produk ini menawarkan pendinginan kuat sekaligus dukungan air purifier. Garansi panjang hingga 10 tahun untuk kompresor menjadi nilai tambah bagi pengguna yang memikirkan penggunaan jangka panjang.

6. Changhong AC Portable 1 PK CPC-09PA

Changhong menghadirkan AC portabel multifungsi dengan tiga mode utama: pendinginan, dehumidifier, dan kipas. Kapasitas pendinginan 9.000 BTU/h cukup efektif untuk ruangan kecil hingga sedang. Desainnya praktis dengan roda, pegangan, serta remote control. Produk ini cocok bagi pengguna yang menginginkan fleksibilitas fungsi dalam satu perangkat.

7. Sharp AC Portable 1 PK CV-P10ZCY

Sharp mengandalkan teknologi Plasmacluster untuk menjaga udara tetap bersih dan sehat. Kapasitas 1 PK membuatnya cocok untuk kamar tidur atau ruang kerja. Auto swing louver membantu distribusi udara lebih merata, sementara desain portable memudahkan penempatan tanpa mengganggu estetika ruangan minimalis.

Mengenal Karakteristik AC Portabel Minimalis

Sebelum membahas menentukan akan membeli yang mana, penting untuk memahami karakter dasar AC portabel. Secara prinsip kerja, AC portabel mampu mengembuskan udara dingin dengan suhu setara AC split karena sama-sama menggunakan kompresor dan refrigeran. Udara panas dihisap, didinginkan, lalu dialirkan kembali ke ruangan.

Namun, efisiensi pendinginan AC portabel tidak sepenuhnya setara dengan AC split. Penempatan unit di lantai dengan arah embusan lurus ke depan membuat proses pendinginan ruangan memerlukan waktu lebih lama. Oleh karena itu, AC portabel minimalis lebih tepat difungsikan sebagai pendingin praktis, pendingin darurat, atau solusi sementara, bukan pengganti utama AC split untuk penggunaan harian intensif.

AC portabel juga cenderung membutuhkan daya lebih besar dibanding AC split dengan kapasitas PK yang sama. Meski demikian, pemilihan produk dengan daya terendah dan tingkat efisiensi energi tinggi tetap dapat membantu mengendalikan konsumsi listrik.

Tips Memilih AC Portabel Sesuai Kebutuhan Hunian Kecil

Pemilihan AC portabel sebaiknya disesuaikan dengan luas ruangan. Secara umum, acuan kapasitas pendinginan adalah sekitar 200 BTU/h per meter kubik untuk ruangan dengan beban ringan. Untuk ruangan dengan banyak penghuni atau perangkat elektronik, kebutuhan bisa meningkat hingga 700 BTU/h per meter kubik.

Selain kapasitas, perhatikan konsumsi daya dan jenis refrigeran. Refrigeran R32 menjadi pilihan paling ideal saat ini karena lebih ramah lingkungan dan mudah ditemukan. Garansi resmi serta ketersediaan service center juga penting untuk memastikan kemudahan perawatan jangka panjang.

FAQ Seputar AC Portabel

1. Apakah AC portabel bisa menggantikan AC split?

Tidak sepenuhnya. AC portabel lebih cocok sebagai pendingin praktis atau sementara, bukan pengganti utama AC split untuk penggunaan intensif.

2. Apakah AC portabel boros listrik?

Dibanding AC split, konsumsi dayanya memang cenderung lebih tinggi. Namun, pemilihan produk hemat energi dan penggunaan yang bijak dapat menekan biaya listrik.

3. Ruangan seperti apa yang cocok menggunakan AC portabel minimalis?

Kamar tidur kecil, ruang kerja, apartemen studio, atau kos modern dengan luas 9–25 m².

4. Apakah AC portabel perlu instalasi khusus?

Tidak. Umumnya hanya membutuhkan selang exhaust yang diarahkan ke jendela untuk membuang udara panas.

5. Berapa kisaran harga AC portabel?

Harga AC portabel berkisar antara Rp1 juta hingga Rp7 jutaan, tergantung kapasitas, fitur, dan merek.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |