Liputan6.com, Jakarta - Banyak rumah sederhana di Indonesia belum sepenuhnya mempertimbangkan aksesibilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas. Kondisi ini seringkali menjadi kendala besar bagi mereka yang ingin tetap mandiri di rumah sendiri, terutama lansia yang memiliki keinginan kuat untuk tetap aktif tanpa bergantung pada orang lain. Namun, keterbatasan lahan, khususnya di perkotaan, kerap kali memaksa pembangunan rumah bertingkat atau dengan konsep split level yang menyulitkan mobilitas.
Solusi yang ditawarkan adalah merancang model rumah sederhana dengan jalur kursi roda untuk lansia yang tidak hanya fungsional dan estetik, tetapi juga memenuhi standar aksesibilitas. Konsep ini memungkinkan lansia untuk bergerak leluasa dan aman di dalam rumah mereka, meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian.
Prinsip utama di balik desain ini adalah Desain Universal (Universal Design), sebuah konsep yang dicetuskan oleh arsitek Ronald L. Mace. Desain Universal menekankan kesetaraan dalam desain, di mana semua produk dan bangunan dirancang agar dapat digunakan oleh semua orang, terlepas dari usia, kemampuan, atau kondisi mereka, tanpa perlu adaptasi atau desain khusus. Hal ini menjadikan rumah yang dirancang untuk difabel juga bermanfaat untuk anak-anak, lansia, bahkan ibu hamil, menjadikannya investasi jangka panjang yang inklusif. Jadi simak inspirasi model rumah dengan jalur kursi roda berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (21/5/2026).
Rumah Satu Lantai dengan Ramp di Pintu Masuk
Model rumah satu lantai merupakan pilihan paling ideal untuk lansia karena seluruh aktivitas dapat dilakukan tanpa harus naik turun tangga. Desain ini mengutamakan tata letak datar tanpa tangga, dengan jalur landai atau ramp sebagai pengganti tangga di pintu masuk utama.
Spesifikasi ramp yang ideal sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan pengguna kursi roda. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan standar internasional, jalur landai kursi roda harus memiliki lebar minimal 91,44 cm agar kursi roda dapat melewatinya dengan nyaman. Kemiringannya tidak boleh melebihi 8 derajat atau rasio 1:12 agar tidak terlalu curam dan aman bagi pengguna.
Permukaan ramp harus menggunakan material anti-slip, seperti semen kasar, keramik bertekstur, atau kayu beralur, dan pastikan tidak ada celah antar sambungan untuk mencegah roda tersangkut atau pengguna terpeleset. Selain itu, pasang pegangan tangan (handrail) di kedua sisi pada ketinggian 80–90 cm dari permukaan lantai. Posisi ramp sebaiknya bersebelahan dengan pintu masuk bangunan agar mudah dijangkau dan diakses langsung.
Model ini sangat cocok untuk lahan terbatas namun ingin memberikan akses penuh tanpa tangga, memastikan lansia dapat keluar masuk rumah dengan aman dan mandiri. Ini adalah salah satu kunci utama dalam menciptakan model rumah sederhana dengan jalur kursi roda untuk lansia yang efektif.
Rumah Bertingkat dengan Kamar Tidur & Kamar Mandi di Lantai Dasar
Jika pembangunan rumah satu lantai tidak memungkinkan karena keterbatasan lahan, model rumah sederhana dengan jalur kursi roda untuk lansia dapat diwujudkan pada rumah bertingkat (2–3 lantai). Syaratnya adalah wajib menyediakan setidaknya satu kamar tidur dan satu kamar mandi di lantai dasar.
Hal ini bertujuan untuk memudahkan lansia dalam beraktivitas sehari-hari tanpa perlu naik tangga, sehingga mengurangi risiko jatuh dan meningkatkan kemandirian. Lantai atas dapat digunakan untuk anggota keluarga lain seperti anak atau cucu. Fleksibilitas adalah kunci dalam desain ini, di mana penyesuaian harus dilakukan sesuai dengan kemampuan fisik lansia yang menghuni rumah.
Sebagai contoh, sebuah rumah di Jakarta Selatan dengan luas tanah 135 m² dan bangunan 250 m² (3 lantai) memiliki pemilik berusia 60 tahun yang justru sengaja menempatkan kamar utamanya di lantai 2 agar tetap bisa berolahraga. Namun, rumah tersebut tetap menyediakan kamar tamu di lantai dasar sebagai opsi fleksibel jika sewaktu-waktu dibutuhkan, menunjukkan pentingnya opsi aksesibilitas di lantai bawah.
Model Split Level dengan Jalur Landai di Samping Tangga
Konsep split level, atau perbedaan tinggi lantai antar ruang, seringkali digunakan untuk memberikan kesan luas dan modern pada rumah. Namun, split level sangat tidak disarankan untuk lansia dengan mobilitas terbatas karena dapat mempersulit pergerakan kursi roda.
Jika desain split level tidak dapat dihindari, solusinya adalah dengan menambahkan bidang miring (ramp) di samping anak tangga. Spesifikasi ramp untuk split level harus memperhatikan lebar minimal 90 cm agar sesuai dengan lebar kursi roda dan memungkinkan manuver yang leluasa. Kemiringan ramp harus landai dan tidak terlalu curam untuk keamanan.
Material yang digunakan juga harus anti-slip dan bertekstur untuk mencegah terpeleset, menjaga keamanan pengguna. Manfaat dari penerapan ramp ini adalah pengguna kursi roda dapat berpindah dari satu ruang ke ruang lain tanpa bantuan orang lain, meskipun rumah memiliki perbedaan ketinggian lantai, menjadikannya bagian penting dari model rumah sederhana dengan jalur kursi roda untuk lansia.
Rumah dengan Pintu Lebar (Minimal 90 cm) dan Gagang Tuas
Aksesibilitas dalam rumah juga sangat ditentukan oleh lebar pintu dan jenis gagang pintu yang digunakan. Untuk model rumah sederhana dengan jalur kursi roda untuk lansia, lebar bukaan pintu minimal 90 cm sangat dianjurkan agar kursi roda dapat masuk dan keluar dengan mudah. Meskipun standar SNI minimal 76,2 cm, lebar 90 cm memberikan ruang manuver yang lebih leluasa.
Selain lebar pintu, jenis gagang pintu juga perlu diperhatikan demi kemudahan penggunaan. Ganti gagang pintu kenop bundar dengan gagang tuas (lever handle), yang lebih mudah dijangkau dan dioperasikan, terutama bagi lansia yang mungkin memiliki masalah rematik atau kesulitan dalam ketangkasan tangan.
Sebagai alternatif, penggunaan pintu geser (sliding door) dapat menghemat ruang dan memudahkan akses keluar-masuk, terutama di area yang sempit seperti kamar mandi. Ini adalah detail kecil yang memberikan dampak besar pada kemandirian lansia.
Model Kamar Mandi Ramah Kursi Roda Aksesibilitas Total
Kamar mandi adalah salah satu area paling krusial dalam desain rumah ramah lansia. Model rumah sederhana dengan jalur kursi roda untuk lansia harus memiliki kamar mandi yang cukup luas agar kursi roda dapat masuk dan bermanuver dengan leluasa, idealnya minimal 1,5 x 1,5 meter.
Beberapa fitur wajib untuk kamar mandi yang aman dan nyaman bagi lansia meliputi pintu geser atau pintu yang membuka ke luar untuk menghemat ruang dan memudahkan akses, serta lantai anti-slip di seluruh area kamar mandi untuk mencegah terpeleset. Material seperti keramik bertekstur atau matras karet dapat menjadi pilihan yang baik.
Tambahan penting lainnya adalah grab bar (pegangan pengaman) yang harus dipasang di dinding dekat kloset dan area shower pada ketinggian 80–90 cm. Walk-in shower tanpa bak mandi tinggi, dengan lantai datar dan saluran drainase yang baik, serta dilengkapi kursi mandi permanen atau lipat, juga sangat direkomendasikan. Keran air sebaiknya menggunakan tuas panjang yang mudah dijangkau dan dioperasikan dari posisi duduk, dan kloset duduk dengan ketinggian yang sesuai (sekitar 40–45 cm) untuk memudahkan lansia berpindah dari kursi roda.
Rumah dengan Dapur & Rak Tarik Adjustable Height
Dapur yang ramah lansia dalam model rumah sederhana dengan jalur kursi roda untuk lansia harus dirancang agar mudah diakses dari posisi duduk. Meja dapur sebaiknya memiliki ketinggian yang dapat diakses pengguna kursi roda, idealnya sekitar 70–80 cm dari lantai.
Penggunaan rak tarik (pull-out shelf) sangat direkomendasikan karena memudahkan lansia untuk mengambil barang tanpa perlu menjangkau terlalu jauh atau membungkuk. Ini mengurangi ketegangan fisik dan meningkatkan kemandirian saat beraktivitas di dapur.
Selain itu, penempatan sakelar lampu dan stop kontak juga perlu diperhatikan. Sakelar dua arah di area pintu masuk dan di samping tempat tidur sangat membantu lansia, terutama di malam hari. Sakelar lampu dan stop kontak sebaiknya diposisikan lebih rendah, sekitar 100–110 cm dari lantai, agar mudah dijangkau dari posisi duduk di kursi roda.
Rumah Bertingkat dengan Home Elevator
Untuk rumah bertingkat (2–3 lantai) di mana pembangunan ramp antar lantai tidak memungkinkan atau tidak praktis, pemasangan home elevator (lift rumah) adalah solusi paling aman dan praktis. Ini memastikan aksesibilitas penuh bagi lansia dan pengguna kursi roda, tanpa mengorbankan kemandirian.
Spesifikasi lift yang ramah kursi roda, berdasarkan data dari Cibes dan FUJIKNK, meliputi ukuran kabin yang cukup untuk menampung satu kursi roda beserta satu pendamping. Tombol pengoperasian harus mudah dijangkau dari posisi duduk, dan pintu geser atau otomatis diperlukan untuk kemudahan akses.
Fitur penting lainnya adalah Emergency Lowering System yang memungkinkan lift turun secara otomatis ke lantai terdekat saat terjadi pemadaman listrik atau gangguan lainnya, serta kapasitas minimal 250–300 kg. Meskipun harga lift rumah umumnya berkisar antara Rp 600 juta hingga di atas Rp 1 miliar untuk 3 lantai, ada alternatif yang lebih hemat biaya seperti platform lift tanpa kabin tertutup yang cocok untuk model rumah sederhana dengan jalur kursi roda untuk lansia. Untuk 2 lantai, estimasi biaya bisa mulai dari Rp 315 jutaan.
Pertanyaan Seputar Rumah Ramah Lansia dengan Jalur Kursi Roda
Q: Apakah rumah sederhana dengan lahan 60 m² bisa memiliki jalur kursi roda?
A: Ya, rumah sederhana dengan lahan 60 m² masih bisa dirancang agar ramah kursi roda. Kuncinya adalah fokus pada tata letak lantai dasar yang minim sekat, menggunakan pintu geser, dan menyediakan ramp landai di teras depan. Bahkan rumah tipe 36 pun dapat diakali dengan desain minimalis yang cerdas.
Q: Berapa perkiraan biaya tambahan untuk membuat ramp di rumah?
A: Biaya pembuatan ramp bervariasi tergantung material dan kompleksitasnya. Untuk ramp sederhana dari beton cor dengan pegangan tangan stainless steel, perkiraan biayanya sekitar Rp 1,5–3 juta per meter panjang. Jadi, untuk ramp sepanjang 3–4 meter, total biaya bisa berkisar antara Rp 6–12 juta.
Q: Apakah wajib pakai lift jika rumah hanya 2 lantai?
A: Tidak wajib. Jika lansia masih memiliki kemampuan untuk naik tangga dengan bantuan pegangan tangan, menyediakan kamar tidur dan kamar mandi di lantai dasar sudah cukup. Pemasangan lift lebih dianjurkan untuk lansia dengan mobilitas yang sangat terbatas atau pengguna kursi roda permanen.
Q: Apakah rumah dengan jalur kursi roda terlihat jelek atau seperti rumah sakit?
A: Tidak sama sekali. Dengan desain yang tepat, ramp dapat menjadi elemen estetika yang menarik, misalnya dengan menggunakan material batu alam, kayu komposit, atau beton ekspos yang dipadukan dengan tanaman. Banyak model rumah sederhana dengan jalur kursi roda untuk lansia yang mengadopsi gaya desain seperti Japandi yang terang, minimalis, dan tetap cantik.
Q: Apakah ada aturan hukum di Indonesia tentang rumah ramah disabilitas?
A: Untuk bangunan umum dan fasilitas pelayanan publik, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mewajibkan penyediaan fasilitas aksesibilitas, termasuk jalur landai. Undang-undang ini bertujuan untuk menjamin hak aksesibilitas bagi penyandang disabilitas untuk memanfaatkan fasilitas publik.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568319/original/053130400_1777354674-8acba01d-8131-45a9-8e43-7585c33721ce.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6506044/original/036564400_1779363892-cara_ternak_kroto_di_toples_untuk_pemula_rumahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6504350/original/033889500_1779361547-cara_menanam_daun_kari_di_pot_kecil_agar_rimbun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6502449/original/060203100_1779358888-kombinasi_usaha_sembako_dan_kopi_sachet_depan_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6500859/original/000936900_1779357006-cahaya_pada_tanaman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6499358/original/016223200_1779355787-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405071/original/023371500_1762423609-Anak_SD_Baca_Puisi.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477664/original/019247900_1768879054-Menanam_kacang_panjang_di_pagar_rumah__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410778/original/011400500_1762944721-model_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2728270/original/068785600_1550117087-Program_Indonesia_Pintar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6449406/original/073890000_1779314518-20150914073138-antusiasme-siswa-sd-aceh-lestarikan-permainan-tradisional-tanah-air-006-dru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6497875/original/097878000_1779354591-Dapur_Semi_Outdoor_Atap_Transparan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486478/original/094414700_1769588326-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6497511/original/019435500_1779354318-cover_rda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6495064/original/060939900_1779352247-Gemini_Generated_Image_wwxqeiwwxqeiwwxq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4812985/original/010635700_1714046899-Ilustrasi_anak_sekolah__SD.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4824614/original/074506300_1715073103-pexels-drmkhawarnazir-18996539.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4892471/original/033847000_1721091341-closeup-shot-beautiful-mourning-dove-resting-twig.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6493031/original/084837100_1779350580-Untitled2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6494911/original/096892800_1779352096-unnamed__23_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481829/original/051298400_1769148336-pohon_duku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481613/original/044013900_1769139803-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482519/original/004242000_1769226806-pelaku_usaha_UMKM_Bantul_Rifqi_Rozanah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481351/original/076000500_1769089844-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489268/original/078646900_1769835675-Jualan_buah_goreng__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476315/original/009598000_1768727844-batik_wanita_untuk_lebaran_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495984/original/028777500_1770452855-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488893/original/092856000_1769769033-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.18.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2262540/original/075447500_1530187074-Channa_stri_060627_7960_jtgno_ed_resize.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485348/original/055676200_1769503980-Gemini_Generated_Image_ykbuwykbuwykbuwy_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490648/original/042458000_1770019622-desain_kebun_sayur_pakai_kaleng__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485519/original/025563700_1769510053-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488293/original/093524200_1769746071-tirai_jendela1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488684/original/047569800_1769760902-kue_dari_tepung_mocaf5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495904/original/087503600_1770444952-Gemini_Generated_Image_7ycbx87ycbx87ycb.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494885/original/067165400_1770347594-telur_bebek.jpg)