7 Model Rumah Mungil Tapi Punya Kebun dan Teras Belakang yang Lega di 2025

1 week ago 9

Liputan6.com, Jakarta Memiliki rumah mungil tidak berarti harus mengorbankan ruang terbuka dan kenyamanan. Dengan desain yang tepat, rumah berukuran kecil tetap bisa memiliki kebun yang asri dan teras belakang yang lega, sehingga penghuni tetap bisa menikmati udara segar dan suasana santai di rumah. Konsep rumah mungil dengan halaman belakang ini juga mendukung gaya hidup lebih sehat dan harmonis, sekaligus memberi ruang bagi aktivitas keluarga atau sekadar bersantai di sore hari.

Artikel ini akan menghadirkan 7 model rumah mungil dengan kebun dan teras belakang yang lega, lengkap dengan desain yang fungsional dan estetis. Dari tata letak ruangan, pemilihan material, hingga penataan taman mini, semua ide ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa pun yang ingin rumah kecil tetap nyaman dan terasa luas. Dengan penataan yang cerdas, rumah mungil tidak hanya efisien tetapi juga memiliki area outdoor yang menyenangkan.

1. Rumah Mungil Minimalis Modern dengan Taman Vertikal dan Teras Belakang yang Luas 

Rumah mungil ini mengusung gaya minimalis modern, menekankan garis bersih, warna netral, dan penggunaan material sederhana seperti kaca, kayu, dan beton halus. Keunggulan rumah ini adalah taman vertikal di teras belakang yang memaksimalkan ruang terbatas tanpa mengurangi area santai. Dinding taman vertikal bisa diisi tanaman rambat, tanaman hias, atau herbal kecil sehingga memberi nuansa hijau sekaligus udara segar.

Teras belakang cukup luas untuk menempatkan kursi santai, meja kopi, dan beberapa pot tanaman. Lantai decking kayu atau keramik tahan air membuat area ini nyaman untuk bersantai atau mengadakan acara kecil bersama keluarga. Dengan desain minimalis modern, rumah mungil tetap terlihat elegan, lapang, dan fungsional, sehingga penghuni bisa menikmati kenyamanan outdoor meski tinggal di hunian kecil.

2. Rumah Mungil Tropis dengan Kebun Mini Multifungsi dan Teras Belakang yang Praktis

Model rumah mungil tropis menekankan ventilasi dan cahaya alami, menghadirkan kebun mini multifungsi di halaman belakang. Lahan dibagi menjadi area menanam tanaman hias atau sayur, ruang duduk, dan area bermain anak, sehingga rumah mungil tetap fungsional. Tanaman tropis seperti palem mini, bunga warna-warni, dan tanaman rambat memberi kesan segar dan alami.

Teras belakang dilengkapi furnitur modular atau lipat, memudahkan penghuni menyesuaikan area sesuai kebutuhan, misalnya untuk makan, bersantai, atau bermain anak. Penataan kebun yang cerdas menjaga ruang tetap lega dan rapi, sehingga penghuni bisa menikmati udara segar dan suasana santai tanpa terganggu oleh keterbatasan lahan.

3. Rumah Mungil Bergaya Skandinavia dengan Kebun Belakang yang Asri dan Teras Belakang yang Nyaman

Rumah mungil bergaya Skandinavia menonjolkan desain sederhana, fungsional, dan warna terang agar hunian terasa lebih luas. Kebun belakang dibuat asri dengan pot ramping atau planter box minimalis yang menampung tanaman hijau, bunga, dan tanaman herbal kecil. Penataan tanaman yang rapi membuat halaman belakang tetap lapang dan nyaman meski rumah berukuran kecil.

Teras belakang dilengkapi lantai kayu natural, kursi santai, dan meja kecil, menciptakan ruang nyaman untuk bersantai atau membaca buku. Penerapan warna cerah pada dinding, lantai, dan furnitur, dikombinasikan dengan hijau kebun, memberikan efek rumah mungil terasa lebih hidup, sejuk, dan menyenangkan.

4. Rumah Mungil Tropis Modern dengan Kebun Belakang Terbuka dan Teras Belakang yang Sejuk

Rumah mungil tropis modern menekankan ventilasi alami, cahaya matahari, dan ruang terbuka. Kebun belakang terbuka menampung tanaman tropis seperti palem mini, bunga warna-warni, dan tanaman rambat, sehingga halaman terasa hidup dan sejuk. Konsep tropis membuat rumah mungil tetap nyaman, meski lahan terbatas, dan memberikan ruang untuk aktivitas keluarga atau berkebun ringan.

Teras belakangnya sejuk karena dilengkapi kanopi transparan atau partial, yang tetap membiarkan sinar matahari masuk dan melindungi dari hujan. Furnitur sederhana seperti kursi santai, meja kecil, atau hammock membuat area ini ideal untuk bersantai, membaca, atau sekadar menikmati kopi sore di tengah kebun hijau.

5. Rumah Mungil Minimalis Kontemporer dengan Kebun Belakang yang Rapi dan Teras Belakang yang Modern

Rumah mungil minimalis kontemporer menekankan kesederhanaan dan penataan rapi. Kebun belakang diatur dengan planter box atau pot geometris untuk menanam tanaman hias atau sayuran mini, menjaga halaman tetap bersih dan estetis. Konsep kontemporer mengedepankan fungsionalitas dan kemudahan perawatan, sehingga rumah mungil terasa lebih nyaman.

Teras belakang modern dilapisi decking kayu atau lantai beton halus, dilengkapi kursi santai dan meja kopi minimalis. Penataan tanaman dan furnitur secara strategis menciptakan ruang lega untuk berbagai aktivitas santai, mulai dari membaca, bekerja remote, hingga berkumpul keluarga. Konsep ini menjaga rumah mungil tetap fungsional dan terlihat lapang.

6. Rumah Mungil Urban Farm dengan Kebun Sayur Mini dan Teras Belakang yang Fungsional

Rumah mungil urban farm menekankan konsep kebun sayur mini di halaman belakang, sehingga penghuni bisa menanam selada, cabai, tomat, atau herbal sendiri. Kebun mini ini memberi manfaat langsung berupa bahan pangan segar, sekaligus mempercantik halaman belakang dan membuat rumah mungil terasa lebih hidup.

Teras belakangnya fungsional, dilengkapi kursi santai, meja kecil, dan area berkebun yang terpisah dari area duduk, sehingga meski rumah mungil, ruang tetap lega. Konsep urban farm ini cocok bagi keluarga yang ingin rumah mungil produktif, sehat, dan nyaman untuk aktivitas sehari-hari.

7. Rumah Mungil Bergaya Zen dengan Kebun Zen dan Teras Belakang yang Tenang

Rumah mungil bergaya Zen menekankan ketenangan dan kesederhanaan. Kebun Zen di teras belakang dihias batu hias, tanaman hijau minimalis, dan elemen air mini seperti kolam atau air mancur kecil. Desain ini menciptakan suasana santai, ideal untuk meditasi atau bersantai di sore hari.

Teras belakang tetap lega meski rumah mungil, dilengkapi kursi santai, bantal lantai, atau hammock. Penataan rapi dan minimalis memastikan penghuni dapat menikmati udara segar dan ketenangan tanpa terganggu oleh elemen berlebihan. Konsep Zen membuat rumah mungil terasa harmonis, lapang, dan nyaman untuk berbagai aktivitas santai.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apakah rumah mungil tetap bisa punya kebun dan teras belakang yang lega?

Ya, dengan desain yang tepat, pemilihan tanaman vertikal, dan furnitur minimalis, rumah mungil tetap bisa memiliki kebun dan teras belakang yang nyaman dan fungsional.

2. Tanaman apa yang cocok untuk kebun rumah mungil?

Tanaman vertikal, tanaman herbal, bunga kecil, atau sayuran mini sangat cocok. Untuk konsep Zen, gunakan tanaman hijau minimalis dan tanaman hias yang tidak memakan banyak ruang.

3. Bagaimana cara membuat teras belakang terasa luas?

Gunakan furnitur minimalis atau modular, penataan vertikal untuk tanaman, dan pemilihan lantai terang atau decking kayu agar kesan ruang lebih lapang.

4. Apakah semua model rumah mungil cocok untuk kebun?

Ya, hampir semua model rumah mungil bisa disesuaikan dengan kebun, tetapi konsep tropis dan urban farm lebih menekankan penggunaan ruang luar secara maksimal.

5. Bagaimana merawat kebun di rumah mungil agar tetap rapi dan sehat?

Rutin menyiram, memangkas tanaman, menggunakan pot atau planter box sesuai ukuran, dan menata tanaman secara vertikal atau bertingkat agar lahan tetap rapi dan tanaman sehat.   

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |