7 Model Kandang Ayam Atap Asbes, Bikin Ternak Produktif

8 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Kebutuhan kandang ayam yang tepat menjadi faktor penting dalam menjaga hasil ternak tetap stabil. Salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah kandang dengan atap asbes karena mudah dipasang dan mampu melindungi ayam dari hujan serta panas.

Namun, penggunaan atap asbes perlu diimbangi dengan desain kandang yang tidak sembarangan agar sirkulasi udara tetap berjalan. Tanpa modifikasi yang sesuai, suhu di dalam kandang dapat meningkat dan berdampak pada kondisi kesehatan ayam.

Untuk itu sejumlah model kandang ayam atap asbes kini banyak diterapkan oleh peternak rumahan hingga skala kecil. Anda yang saat ini ingin memulai atau meningkatkan produktivitas ternaknya, bisa menerapkan model-model yang kami hadirkan berikut. Simak selengkapnya, dihadirkan Liputan6.com pada Rabu (25/3).

1. Kandang Panggung dengan Atap Asbes

Model kandang panggung dibuat dengan posisi lantai lebih tinggi dari tanah. Desain ini membantu menjaga kebersihan karena kotoran langsung jatuh ke bawah dan tidak menumpuk di area ayam.

Untuk penggunaan atap asbes, penting menambahkan celah udara di bagian samping kandang. Sirkulasi ini membantu mengurangi panas yang terperangkap di dalam ruang kandang, terutama saat siang hari.

Ayam yang berada di kandang panggung cenderung lebih aktif bergerak karena area tetap kering. Kondisi ini mendukung pola makan yang stabil sehingga produksi telur dapat berlangsung tanpa gangguan.

2. Kandang Postal Beratap Asbes

Kandang postal memungkinkan ayam bergerak bebas di dalam satu area tanpa sekat. Model ini sering digunakan untuk jumlah ayam yang lebih banyak dalam satu tempat.

Agar tetap nyaman, bagian atap asbes perlu dipasang lebih tinggi dari standar biasa. Jarak ini memberi ruang bagi udara untuk keluar masuk dan membantu menurunkan suhu di dalam kandang.

Dengan ruang gerak yang cukup, ayam dapat beraktivitas tanpa tekanan. Hal ini berpengaruh pada kestabilan produksi karena ayam tidak mudah terganggu oleh kondisi lingkungan.

3. Kandang Baterai dengan Penutup Asbes

Model kandang baterai memisahkan ayam dalam beberapa sekat. Sistem ini memudahkan pemantauan dan pengambilan telur setiap hari.

Penggunaan atap asbes pada kandang baterai perlu disertai ventilasi di bagian depan dan belakang. Aliran udara yang terjaga membuat suhu tidak menumpuk di satu titik.

Ayam yang ditempatkan secara terpisah memiliki pola makan yang terkontrol. Kondisi ini membantu menjaga ritme bertelur tetap berjalan sesuai siklus.

4. Kandang Semi Terbuka dengan Atap Asbes

Kandang semi terbuka menggabungkan area tertutup dan ruang terbuka. Bagian atap asbes digunakan untuk melindungi area utama dari hujan.

Untuk menjaga kenyamanan, bagian dinding dibuat dari kawat atau bilah kayu agar udara tetap mengalir. Tambahan tirai plastik dapat digunakan saat hujan turun.

Ayam yang mendapat akses udara langsung cenderung memiliki aktivitas yang stabil. Hal ini mendukung proses produksi telur karena kondisi lingkungan tidak berubah secara drastis.

5. Kandang Sistem Koloni Beratap Asbes

Model koloni menempatkan ayam dalam satu kelompok besar tanpa sekat. Sistem ini banyak digunakan untuk peternakan skala kecil hingga menengah.

Agar tidak panas, atap asbes perlu dilengkapi dengan lubang ventilasi di bagian atas. Penambahan tanaman di sekitar kandang juga dapat membantu mengurangi suhu.

Dengan hidup berkelompok, ayam memiliki interaksi yang stabil. Kondisi ini mendukung kebiasaan makan dan istirahat yang berpengaruh pada produksi telur.

6. Kandang Kombinasi Tanah dan Panggung

Model ini menggabungkan lantai tanah dan bagian panggung dalam satu area. Ayam dapat berpindah tempat sesuai kebutuhan.

Atap asbes tetap digunakan sebagai pelindung utama, sementara bagian samping dibuat terbuka. Hal ini menjaga sirkulasi udara tetap berjalan tanpa hambatan.

Ayam yang memiliki pilihan area cenderung tidak mengalami tekanan. Kondisi ini membantu menjaga pola bertelur tetap berlangsung secara teratur.

7. Kandang Minimalis Beratap Asbes

Model minimalis banyak diterapkan di lahan terbatas. Kandang dibuat dengan ukuran ringkas namun tetap memperhatikan fungsi utama.

Agar tidak pengap, atap asbes dipasang dengan kemiringan tertentu dan dilengkapi ventilasi sederhana. Pengaturan ini membantu mengalirkan udara secara alami.

Ayam tetap dapat beraktivitas dalam ruang terbatas selama kondisi kandang terjaga. Hal ini mendukung produksi telur karena kebutuhan dasar tetap terpenuhi.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apakah atap asbes aman untuk kandang ayam?

Atap asbes dapat digunakan selama kandang memiliki ventilasi yang cukup sehingga suhu tidak terjebak di dalam.

2. Bagaimana cara mengurangi panas pada kandang atap asbes?

Gunakan ventilasi, atap lebih tinggi, serta tambahkan peneduh di sekitar kandang.

3. Kandang seperti apa yang membuat ayam cepat bertelur?

Kandang dengan sirkulasi udara lancar, ruang gerak cukup, dan kondisi kering dapat membantu produksi telur.

4. Apakah kandang panggung lebih baik dari kandang tanah?

Kandang panggung membantu menjaga kebersihan, sedangkan kandang tanah memberi ruang alami, keduanya bisa digunakan sesuai kebutuhan.

5. Berapa ukuran ideal kandang ayam rumahan?

Ukuran disesuaikan jumlah ayam, namun setiap ayam perlu ruang gerak agar tidak saling berdesakan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |