7 Jenis Ular Kecil yang Masuk Lewat Saluran Air Rumah, Ketahui Cara Mencegahnya

3 weeks ago 14

Liputan6.com, Jakarta Beberapa jenis ular kecil yang masuk lewat saluran air rumah sering muncul saat musim hujan karena mencari tempat lembap dan aman. Saluran pembuangan yang jarang dibersihkan menjadi jalur ideal bagi ular untuk masuk tanpa disadari penghuni.

Kebersihan saluran air berperan penting dalam mencegah kemunculannya. Sisa makanan atau air cucian yang menumpuk bisa menarik perhatian jenis ular kecil yang masuk lewat saluran air rumah karena aroma tersebut mengundang mangsa seperti tikus dan serangga.

Meskipun sebagian tidak berbisa, jenis ular kecil yang masuk lewat saluran air rumah tetap perlu diwaspadai. Memasang saringan logam dan rutin membersihkan pipa dapat membantu menghindari risiko ular masuk ke area dalam rumah.

Mengutip buku berjudul Jenis-jenis Ular (2022) oleh Sarah Nila Adiansyah, ular adalah reptil yang tak berkaki dan bertubuh panjang. Ular merupakan salah satu jenis reptil yang mempunyai karakteristik yang berbeda dengan jenis reptil yang lain.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang jenis ular kecil yang masuk lewat saluran air rumah, Kamis (6/11/2025).

Mengenal Jenis Ular yang Kerap Masuk Rumah Melalui Saluran Air

Beberapa jenis ular kecil yang masuk lewat saluran air rumah sering muncul terutama saat musim hujan. Tubuhnya yang lentur membuat ular-ular ini mudah menyelinap melalui celah sempit dan pipa pembuangan. L

Ular tikus adalah salah satu ular yang sering ditemukan di pekarangan rumah karena tertarik dengan keberadaan tikus sebagai sumber makanan.

Mengutip buku berjudul Reptilia Tasikmalaya & Sekitarnya (2020) oleh Dr. Diana Hernawati, S.Pd., M.Pd., Diki Muhamad Chaidir, S.Pd., M.Pd, ular ini sering ditemukan di hutan terbuka, kebun halaman belakang, padi, padang rumput, perkebunan dan di sekitar tempat tinggal manusia (hingga 900 mdpl).

Berikut beberapa jenis ular yang perlu diwaspadai karena sering masuk ke rumah melalui saluran air:

1. Ular Pipa

Ular ini memiliki panjang sekitar 50–60 cm dengan corak belang di tubuhnya. Meskipun tidak berbisa, ular pipa kerap mengejutkan penghuni rumah karena muncul tiba-tiba melalui saluran air, terutama saat banjir. Ular ini biasanya mencari tempat kering dan aman dari arus air.

2. Ular Kadut

Hidup di perairan tawar dan area lembap, ular kadut dapat tumbuh hingga 1,1 meter. Warna tubuhnya kecoklatan dan sering ditemukan di sekitar sawah atau selokan. Saat hujan deras, ular ini bisa ikut terbawa arus dan masuk rumah melalui saluran pembuangan.

3. Ular Sawah (Ular Air)

Jenis ini dikenal suka bersembunyi di lumpur atau genangan air. Ular air sering muncul di pemukiman yang dekat dengan area persawahan atau sungai kecil. Racunnya lemah dan tidak mematikan, namun gigitannya tetap bisa menyebabkan nyeri dan iritasi.

4. Ular Weling (Bungarus candidus)

Dikenal berbisa tinggi, ular weling memiliki belang hitam-putih mencolok. Ular ini aktif pada malam hari dan dapat masuk lewat saluran air untuk mencari tempat lembap. Racunnya bersifat neurotoksin dan dapat membahayakan sistem saraf manusia.

5. Ular Welang (Bungarus fasciatus)

Mirip dengan weling, ular welang memiliki belang hitam-kuning. Ular ini juga sangat berbisa dan sering berpindah melalui jalur sempit seperti pipa atau celah drainase. Kehadirannya perlu diwaspadai karena bisa muncul tanpa tanda-tanda sebelumnya.

6. Ular Kobra Jawa (Naja sputatrix)

Salah satu ular berbisa yang juga kadang masuk rumah melalui saluran air atau ventilasi. Kobra jawa dikenal agresif jika merasa terancam dan dapat menyemburkan bisa ke arah mata. Biasanya mencari mangsa kecil seperti tikus atau katak di sekitar rumah.

7. Ular Sanca Batik (Malayopython reticulatus)

Meskipun ukurannya besar, ular sanca batik kadang berdiam di saluran air atau plafon rumah. Ular ini tidak berbisa, tetapi lilitannya sangat kuat. Biasanya masuk rumah untuk mencari mangsa seperti ayam atau hewan kecil lainnya.

Faktor Pendorong Ular Memasuki Rumah Lewat Saluran Air

Ular sering masuk ke rumah melalui saluran air karena berbagai faktor yang berkaitan dengan insting alami dan kondisi lingkungan. Menurut Ajeng (2015) sebagaimana dikutip dalam kajian di Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA), 1(1) Maret 2019: 36-43, ular umumnya ditemukan di daerah yang memiliki suhu, kelembaban, cahaya matahari yang stabil, serta adanya kelimpahan makanan.

Berikut beberapa faktor utama yang menyebabkan ular memilih saluran air sebagai jalur masuk:

1. Mencari Kehangatan dan Perlindungan

Saat musim hujan, suhu lingkungan luar menjadi dingin dan lembap, membuat ular mencari tempat yang lebih hangat dan kering. Rumah dengan saluran air tertutup atau area pembuangan yang jarang dibersihkan menjadi lokasi ideal bagi ular untuk bersembunyi. Ular cenderung mencari tempat yang tenang, gelap, dan minim gangguan untuk beristirahat atau bertelur.

2. Mencari Sumber Makanan

Ular masuk ke rumah bukan karena tertarik pada manusia, melainkan mengikuti jejak mangsa alami seperti tikus, kadal, atau serangga kecil. Saluran pembuangan yang sering dilalui tikus menjadi jalur potensial bagi ular untuk mengikuti mangsanya hingga ke dalam rumah. Bau dan jejak panas tubuh hewan-hewan kecil inilah yang biasanya menarik perhatian ular.

3. Kebutuhan Akan Air dan Kelembapan

Di musim kemarau, ular membutuhkan lingkungan yang lembap untuk menjaga suhu tubuhnya tetap stabil. Kamar mandi dan saluran air rumah menjadi lokasi ideal karena memiliki kadar kelembapan tinggi. Tak jarang ular ditemukan di area kloset atau bak mandi karena mereka mencari air untuk minum atau berendam guna menurunkan suhu tubuh.

4. Tubuh Lentur dan Kemampuan Menyelinap

Ular memiliki struktur tubuh yang panjang, fleksibel, dan tidak bertulang padat, sehingga dapat dengan mudah merayap melalui pipa sempit, lubang ventilasi, atau saluran pembuangan. Ular muda terutama lebih mudah meluncur ke dalam rumah melalui celah kecil di sekitar septic tank atau pipa air. Fleksibilitas tubuh ini memungkinkan mereka bergerak tanpa suara dan sulit terdeteksi.

5. Kondisi Lingkungan Rumah yang Menarik

Rumah dengan lingkungan lembap, banyak tumpukan barang, dan ventilasi terbuka lebih berpotensi dimasuki ular. Area seperti gudang, kamar mandi, atau dapur dengan saluran air terbuka menciptakan suasana ideal bagi ular untuk mencari tempat berlindung dari panas matahari atau hujan lebat.

Strategi Efektif Mencegah Ular Masuk Melalui Saluran Air

Pencegahan adalah kunci untuk menghindari masuknya ular ke dalam rumah melalui saluran air. Dengan menerapkan beberapa strategi sederhana namun efektif, Anda dapat mengurangi risiko kemunculan ular di dalam hunian.

1. Tutup Celah dan Lubang

Periksa dan tutup got yang longgar atau retak menggunakan semen instan atau lem perekat khusus. Pastikan lubang atau akses yang terbuka menuju septic tank ditutup dengan penutup beton atau tutup khusus yang kuat. Pasang kawat kasa pada pipa ventilasi atap dengan lubang berukuran sekitar seperempat inci yang tahan lama.

2. Pasang Jaring atau Screen Anti-Ular

Pemasangan jaring atau screen khusus pada ventilasi saluran air dan septic tank dapat berfungsi sebagai penghalang tambahan. Material jaring harus cukup rapat untuk mencegah ular masuk, tetapi tetap memungkinkan aliran udara atau air tetap lancar.

3. Jaga Kebersihan Saluran Air dan Lingkungan Rumah

Bersihkan saluran air minimal sebulan sekali untuk mencegah penumpukan lumpur atau sampah. Jaga rumah tetap terang dan kering, karena ular menyukai tempat gelap dan lembap. Rumah yang rapi dan bersih tidak menarik bagi ular, jadi bersihkan area berantakan seperti gudang dan plafon secara rutin.

4. Eliminasi Sumber Makanan Ular

Cara terbaik mencegah ular adalah dengan memastikan tidak ada masalah tikus di rumah, karena ular adalah predator alami tikus dan hewan pengerat lainnya. Pastikan lingkungan bersih dari tikus, cicak, atau katak yang notabene makanan ular.

5. Tutup Kloset dan Siram Sebelum Digunakan

Kebiasaan sederhana ini dapat mengurangi risiko ular masuk ke dalam kloset. Selalu tutup tutup kloset saat tidak digunakan. Selain itu, selalu siram toilet dahulu sebelum menggunakannya untuk mencegah ular keluar dari lubang kloset.

6. Gunakan Bahan Pengusir Ular

Tuangkan obat pel beraroma kuat seperti karbol atau wipol ke lubang WC sekitar satu gelas air, lalu guyur dengan air. Ular tidak suka bau menyengat dan akan menjauhi toilet jika baunya kuat. Cuka juga bisa ditaburkan di sekitar kolam atau sumber air untuk mencegah ular datang.

7. Periksa dan Perbaiki Saluran Pipa Secara Rutin

Lakukan inspeksi rutin terhadap sistem plumbing Anda untuk mengidentifikasi potensi titik masuk bagi ular. Mengatur inspeksi plumbing secara berkala dapat memberi Anda ketenangan pikiran dan mencegah masalah sebelum terjadi.

Q & A Seputar Topik

Apa saja jenis ular kecil yang sering masuk ke rumah lewat saluran air?

Beberapa jenis ular kecil yang sering masuk melalui saluran air antara lain ular pipa, ular kadut, ular sawah (ular air), ular weling, dan ular welang. Ular pipa dan ular kadut umumnya tidak berbisa, sedangkan ular weling dan ular welang memiliki bisa kuat sehingga perlu diwaspadai. Mereka memanfaatkan saluran air sebagai jalur masuk karena bentuk tubuhnya yang lentur dan mudah meluncur di ruang sempit.

Mengapa ular bisa masuk ke rumah lewat saluran air?

Ular masuk melalui saluran air karena tempat tersebut lembap, gelap, dan tenang, cocok untuk bersembunyi. Selain itu, ular sering mengikuti mangsa seperti tikus atau katak yang biasa berada di saluran pembuangan. Saat musim hujan atau kemarau, ular juga mencari tempat hangat atau sumber air di dalam rumah, misalnya di kamar mandi atau kloset.

Apakah semua ular kecil yang masuk rumah lewat saluran air berbahaya?

Tidak semua ular kecil berbahaya. Beberapa jenis seperti ular pipa dan ular air tidak memiliki bisa mematikan dan cenderung pasif. Namun, jenis ular weling dan ular welang sangat berbahaya karena bisanya bersifat neurotoksin yang bisa menyerang sistem saraf manusia. Oleh karena itu, penting mengenali ciri-cirinya sebelum mencoba mengusir ular dari rumah.

Bagaimana cara mencegah ular masuk lewat saluran air rumah?

Untuk mencegah ular masuk, pasang saringan logam pada lubang pembuangan dan kloset, bersihkan saluran air secara rutin, serta hindari menumpuk barang di area lembap seperti kamar mandi atau gudang. Tutup celah di sekitar lantai, dinding, dan pipa air agar ular tidak punya akses masuk. Menjaga kebersihan juga penting karena dapat mengusir mangsa ular seperti tikus.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan ular kecil di kamar mandi atau saluran air?

Jika menemukan ular kecil, jangan panik atau mencoba menangkapnya sendiri. Tutup akses keluarnya ular dengan benda besar, lalu hubungi petugas pemadam kebakaran atau tim penyelamat hewan. Hindari menyiram air panas atau memukul ular, karena tindakan tersebut dapat memancing ular untuk menyerang. Biarkan ahli yang menangani agar aman bagi penghuni rumah.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |