Liputan6.com, Jakarta Keterbatasan lahan di perkotaan seringkali menjadi tantangan utama bagi mereka yang mendambakan hunian nyaman dan fungsional. Rumah mungil, dengan luas tapak yang terbatas, seolah menjadi satu-satunya pilihan. Namun, siapa bilang rumah berukuran kecil tidak bisa terasa lapang, mewah, dan memiliki tata ruang yang dinamis? Jawabannya terletak pada kecerdasan desain, dan salah satu jurus jitu yang kini banyak dilirik adalah penerapan konsep split level.
Konsep split level, atau rumah dengan perbedaan ketinggian lantai yang tidak mencapai satu lantai penuh, adalah solusi cerdas untuk memaksimalkan volume ruang vertikal. Dengan memecah satu lantai menjadi beberapa level yang dipisahkan oleh beberapa anak tangga, arsitek dapat menciptakan ilusi ruang yang lebih besar, memisahkan fungsi antar area tanpa perlu sekat masif, sekaligus meningkatkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami.
Memilih desain rumah mungil tapi pakai konsep split level biar lega bukan hanya tentang menghemat tempat, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup di dalamnya. Desain ini menawarkan pengalaman ruang yang lebih kaya, menghilangkan kesan monoton, dan memberikan privasi yang lebih baik antar zona. Berikut ulasan Liputan6.com tentang desain inovatif yang mampu mengubah rumah mungil menjadi hunian yang terasa jauh lebih luas dan berkelas, Kamis (27/11/2025).
1. Split Level Minimalis dengan Void Tengah
Pada desain ini, bagian tengah rumah dibiarkan terbuka sebagai void yang menjulang dari lantai dasar hingga ke atap. Level-level split seperti 1.5 dan 2.5 dibuat mengelilingi ruang vertikal ini, menciptakan kesan rumah yang hidup dan bertenaga. Void berperan sebagai poros visual sekaligus sirkulasi udara utama. Keterhubungan antar-ruang terasa begitu kuat, menghasilkan kesan tinggi dan lapang—inti dari desain rumah mungil dengan konsep split level yang membuatnya terlihat jauh lebih lega. Lantai dasar cocok untuk ruang publik, level 1.5 ideal untuk area kerja atau belajar, dan level 2.5 menjadi ruang privat seperti kamar tidur utama. Cukup lima hingga tujuh anak tangga untuk memisahkan setiap level sehingga tetap nyaman dan proporsional.
2. Split Level Semi-Terbuka dengan Pemanfaatan Basement Mungil
Pada lahan terbatas, elevasi tanah dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan level setengah ke bawah sebagai semi-basement. Kedalaman yang hanya sekitar setengah meter dari permukaan tanah ini sudah cukup untuk area layanan atau ruang hiburan kecil. Ruang bawah tersebut membantu membebaskan lantai utama dari fungsi penyimpanan atau kamar tambahan, membuat area sosial terasa jauh lebih lapang. Atap rendah pada semi-basement juga memberikan kontras visual yang membuat ruang utama tampak lebih tinggi. Area semi-basement dapat menjadi tempat laundry dan penyimpanan, sementara lantai dasar tetap difokuskan sebagai ruang sosial. Tambahkan jendela pita tinggi agar cahaya alami tetap mengalir lembut ke area bawah.
3. Split Level Dua Arah di Bagian Depan dan Belakang Rumah
Untuk lahan yang sangat memanjang dan sempit, konsep split level bisa diterapkan di dua titik sekaligus. Bayangkan ruang tamu berada sedikit lebih rendah dari ruang makan di area depan rumah, sementara kamar tidur utama berada lebih tinggi dibanding kamar tidur anak di bagian belakang. Perbedaan ketinggian yang tersebar ini membuat tata ruang terasa dinamis tanpa harus menggunakan banyak sekat. Setiap area mendapatkan identitasnya sendiri, namun masih terhubung oleh aliran cahaya dan pandangan. Alurnya bisa dimulai dari pintu masuk di level dasar, turun sedikit ke ruang tamu, lalu kembali naik ke ruang makan, dan berlanjut menuju area kamar yang tingginya berbeda. Agar kesan keseluruhan tetap menyatu, gunakan material lantai dan warna dinding yang konsisten.
4. Split Level dengan Mezanin Mengapung
Konsep ini mengadopsi ide split level tetapi menghadirkan mezanin yang seolah menggantung di atas ruang utama. Level tambahan tersebut tidak perlu menutupi seluruh area di bawahnya, sehingga ruang di bawahnya tetap memiliki langit-langit ganda yang menghadirkan kesan lapang dramatis. Inilah salah satu cara paling cerdas untuk membuat rumah mungil terasa lega melalui permainan tinggi ruang. Mezanin bisa menjadi perpustakaan mini, studio musik, atau kamar tamu darurat. Agar tidak terlihat berat, gunakan struktur ramping seperti rangka baja tipis sehingga tampilan tetap ringan dan modern.
5. Split Level pada Area Garasi atau Carport
Pada rumah yang menghadap jalan menurun atau lahan dengan kontur miring, garasi dapat ditempatkan di level berbeda dari lantai utama. Perbedaan ketinggian ini dimanfaatkan sebagai transisi alami antara area kotor dan area bersih. Ketika carport berada di level lebih rendah, pintu masuk utama yang lebih tinggi terlihat lebih menonjol dan megah. Alurnya dapat dimulai dari garasi di titik terendah, naik sedikit menuju teras atau area transisi, lalu berlanjut ke ruang tamu utama. Selain membuat tampilan fasad lebih menarik, cara ini juga mempermudah sirkulasi kendaraan dan pejalan kaki.
6. Split Level untuk Memaksimalkan Ruang Atap sebagai Loteng Kreatif
Pendekatan ini menghadirkan level tambahan tepat di bawah atap seperti loteng, tetapi dirancang secara matang agar mudah diakses dan nyaman digunakan. Kemiringan atap dimanfaatkan untuk menciptakan area dengan tinggi ruang yang memadai. Bagian loteng yang semula sering gelap berubah menjadi ruang serbaguna yang berharga, mulai dari tempat relaksasi hingga kamar tidur tamu. Kehadiran skylight atau jendela vertikal pada dinding gable sangat penting untuk memastikan ruang ini terang, hangat, dan bersahabat.
7. Split Level dengan Area Sirkulasi yang Terpisah
Desain ini membedakan jalur tangga utama dan tangga kecil yang menghubungkan level-level mikro dalam satu lantai. Tangga utama membawa penghuni ke lantai penuh, sementara tangga split level yang lebih pendek berfungsi sebagai jembatan antarzona. Biasanya, tangga ini dibuat terbuka dan ringan, misalnya dengan railing kaca atau kabel baja, sehingga pandangan horizontal tetap lapang tanpa hambatan. Pendekatan ini membuat pergerakan antar-ruang terasa dinamis dan semakin memperkuat kesan lega pada rumah mungil. Contohnya, area membaca pada level dasar di lantai dua dapat dipisahkan oleh tiga anak tangga dari kamar tidur anak. Selain fungsional, tangga kecil ini juga bisa menjadi elemen interior yang memikat perhatian.
Tanya Jawab Seputar Rumah Split Level (FAQ)
1. Apa perbedaan utama antara rumah split level dan rumah 2 lantai biasa?
Rumah 2 lantai biasa memiliki pemisahan ketinggian setinggi satu lantai penuh (sekitar 3 meter) dan lantai tertutup sepenuhnya. Sementara itu, rumah split level memiliki pemisahan ketinggian yang tidak utuh (biasanya hanya setengah lantai atau 1,5 meter), dengan area antar level yang seringkali saling terhubung secara visual (double ceiling atau void).
2. Apakah konsep split level boros biaya pembangunan?
Biaya pembangunan rumah split level bisa sedikit lebih tinggi daripada rumah lantai datar dengan luas yang sama karena memerlukan struktur dan perencanaan tangga yang lebih kompleks, serta pengerjaan finishing di banyak level yang berbeda. Namun, biaya ini sebanding dengan peningkatan nilai estetika, fungsi, dan kesan lega yang didapatkan.
3. Apakah desain rumah split level aman untuk anak kecil atau orang tua?
Tantangan utama split level adalah tangga yang banyak. Untuk keamanan, pastikan semua tangga memiliki railing yang kokoh, pencahayaan yang cukup, dan tapak tangga yang tidak licin. Untuk rumah yang dihuni orang tua, pertimbangkan untuk menempatkan kamar tidur utama di level terendah atau level yang paling mudah diakses.
4. Bagaimana cara memaksimalkan pencahayaan di rumah split level mungil?
Maksimalkan void dengan menempatkan jendela besar di sisi atasnya. Gunakan skylight (jendela atap) di area tangga atau level tertinggi. Selain itu, pastikan tidak ada sekat masif yang menghalangi pergerakan cahaya antar level, dan gunakan warna-warna cerah atau netral pada dinding dan lantai.
5. Apakah rumah split level lebih sulit dijual kembali?
Tidak selalu. Rumah split level modern yang dirancang dengan baik, terutama di area perkotaan dengan lahan terbatas, justru memiliki nilai jual yang tinggi. Desain ini dianggap unik, fungsional, dan memberikan kesan kemewahan ruang yang tidak ditemukan pada rumah lantai datar konvensional. Calon pembeli biasanya menghargai pemanfaatan ruang vertikal yang cerdas ini.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)