Liputan6.com, Jakarta - Pisang menjadi salah satu buah favorit banyak orang berkat rasa manis, tekstur lembut dan kemudahan dalam pengolahannya. Buah ini sering dikonsumsi langsung, dijadikan campuran makanan, hingga digunakan sebagai bahan minuman sehat. Sayangnya, perubahan warna pada kulit pisang sering membuat tampilan buah kurang menarik, sehingga banyak orang mencari cara menyimpan pisang agar tidak cepat menghitam.
Proses pematangan pisang berlangsung secara alami setelah buah dipetik. Paparan udara, suhu ruangan dan gas etilen menjadi beberapa faktor utama penyebab kulit pisang berubah warna lebih cepat. Memahami cara menyimpan pisang agar tidak cepat menghitam, bisa membantu menjaga kondisi buah tetap segar dalam waktu lebih lama.
Menjaga pisang tetap segar tidak selalu membutuhkan metode rumit atau peralatan khusus. Beberapa langkah praktis dapat diterapkan mulai dari dapur rumah untuk memperpanjang masa konsumsi buah. Informasi mengenai cara menyimpan pisang agar tidak cepat menghitam menjadi solusi, bagi siapa saja agar pisang tidak mudah terbuang akibat terlalu cepat matang.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (26/7/2026).
1. Pisahkan Pisang dari Tandan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3544910/original/057796700_1629356489-pexels-luis-quintero-2238309__1_.jpg)
Perbesar
Salah satu langkah praktis yang dapat diterapkan untuk memperlambat proses pematangan pisang adalah memisahkan setiap buah dari tandannya. Bagian pangkal atau batang pisang menjadi salah satu area utama yang menghasilkan gas etilen dalam jumlah cukup tinggi. Gas alami tersebut berperan besar dalam mempercepat proses pematangan sehingga buah lebih mudah mengalami perubahan warna, tekstur melunak, dan kehilangan kesegaran apabila tidak disimpan secara tepat.
Cara melakukannya:
- Pisahkan setiap buah pisang dari rangkaiannya secara perlahan agar tidak menyebabkan kerusakan pada bagian kulit.
- Hindari menarik atau mematahkan buah secara paksa supaya permukaan pisang tetap utuh dan tidak mengalami luka.
- Simpan setiap buah pisang secara terpisah pada tempat yang kering, bersih, dan memiliki sirkulasi udara cukup baik.
Metode pemisahan ini dapat membantu mengurangi penyebaran gas etilen dari satu buah ke buah lainnya. Dengan begitu, proses pematangan pisang berlangsung lebih perlahan sehingga buah mampu mempertahankan kondisi segarnya dalam waktu yang lebih lama.
2. Bungkus Ujung Batang Pisang
Membungkus bagian ujung batang pisang menjadi salah satu metode sederhana yang cukup banyak digunakan untuk menjaga kualitas buah tetap baik. Bagian tangkai pisang merupakan area yang menghasilkan gas etilen lebih banyak dibandingkan bagian lainnya sehingga perlindungan pada area tersebut dapat membantu memperlambat proses pematangan alami.
Cara menggunakan:
- Gunakan plastik wrap, plastik kecil, atau bahan pembungkus lain yang dapat menutup bagian batang pisang dengan baik.
- Bungkus bagian tangkai pisang secara rapat agar pelepasan gas etilen dapat diminimalkan.
- Periksa kondisi pembungkus secara berkala dan segera ganti apabila mulai terlihat lembap atau kotor.
Teknik ini membantu memperlambat perubahan warna pada kulit pisang sekaligus menjaga tekstur buah tetap lebih segar. Penyimpanan menggunakan metode tersebut cocok diterapkan bagi orang yang ingin menikmati pisang secara bertahap tanpa khawatir buah cepat matang berlebihan.
3. Simpan Pisang di Tempat Sejuk dan Kering
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3365115/original/089932300_1612165409-pexels-juan-salamanca-61127.jpg)
Perbesar
Pisang sebaiknya diletakkan pada lokasi penyimpanan yang memiliki kondisi sejuk, kering, dan tidak terkena paparan panas secara langsung. Suhu tinggi dapat mempercepat aktivitas enzim pada buah sehingga proses pematangan berjalan lebih cepat dan menyebabkan kulit pisang berubah warna menjadi kecokelatan atau kehitaman dalam waktu singkat.
Tempat yang cocok:
- Rak dapur yang memiliki aliran udara cukup baik.
- Keranjang buah yang tidak tertutup rapat.
- Area penyimpanan yang jauh dari paparan sinar matahari langsung.
Hindari menyimpan pisang pada tempat yang lembap atau terlalu tertutup karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya pembusukan. Lingkungan penyimpanan yang tepat akan membantu menjaga kelembapan alami buah tanpa mempercepat kerusakan.
4. Jangan Menyimpan Pisang Bersama Buah Lain
Beberapa jenis buah seperti apel, alpukat, dan mangga memiliki kemampuan menghasilkan gas etilen dalam jumlah tertentu selama proses pematangan. Jika pisang diletakkan berdekatan dengan buah tersebut, paparan gas etilen tambahan dapat membuat proses pematangan berlangsung lebih cepat.
Solusi:
- Letakkan pisang pada wadah atau area penyimpanan yang terpisah dari buah lain.
- Hindari mencampurkan pisang bersama buah lain yang sudah berada dalam kondisi matang sempurna.
- Pisahkan pisang yang sudah matang agar tidak mempercepat perubahan kondisi buah lainnya.
Cara penyimpanan terpisah ini membantu menjaga tingkat kematangan pisang tetap stabil. Selain itu, metode tersebut juga memudahkan pengaturan konsumsi agar buah dapat digunakan sesuai kebutuhan tanpa cepat mengalami pembusukan.
5. Gunakan Gantungan Pisang
Perbesar
Menggunakan gantungan khusus untuk menyimpan pisang dapat menjadi pilihan efektif agar buah tidak mudah mengalami tekanan pada bagian tertentu. Penyimpanan menggunakan gantungan membuat pisang berada dalam posisi menggantung sehingga permukaan kulit tidak langsung bersentuhan dengan meja atau permukaan lain.
Manfaat:
- Mengurangi kemungkinan munculnya memar akibat tekanan pada kulit pisang.
- Membantu sirkulasi udara mengalir ke seluruh bagian buah.
- Menjaga bentuk pisang tetap rapi dan tidak mudah rusak.
- Mengurangi kontak langsung antara buah dan permukaan penyimpanan.
Pisang yang tersimpan tanpa mengalami benturan atau tekanan berlebihan biasanya memiliki masa simpan lebih panjang. Selain menjaga tampilan buah, penggunaan gantungan juga membuat area dapur terlihat lebih rapi dan terorganisir.
6. Simpan Pisang Matang di Dalam Kulkas
Sebagian orang masih beranggapan bahwa pisang tidak boleh disimpan di dalam kulkas. Faktanya, pisang yang sudah matang dapat diletakkan di lemari pendingin untuk memperlambat proses pematangan dan mempertahankan kualitas bagian dalam buah.
Perlu diperhatikan:
- Kulit pisang kemungkinan tetap mengalami perubahan warna menjadi lebih gelap akibat pengaruh suhu dingin.
- Bagian dalam buah biasanya tetap memiliki tekstur dan rasa yang baik dalam waktu lebih lama.
- Gunakan wadah tertutup atau kantong penyimpanan agar aroma pisang tidak bercampur dengan makanan lain di dalam kulkas.
Metode ini sangat sesuai untuk pisang matang yang belum ingin segera dikonsumsi. Dengan penyimpanan dalam suhu rendah, buah dapat tetap digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti camilan, campuran makanan, atau bahan minuman.
7. Bekukan Pisang untuk Penyimpanan Lebih Lama
Apabila memiliki stok pisang yang sudah terlalu matang, sebaiknya jangan langsung membuangnya. Pisang matang masih dapat dimanfaatkan melalui metode pembekuan sehingga bisa digunakan sebagai bahan tambahan berbagai olahan makanan.
Cara menyimpan:
- Kupas seluruh bagian kulit pisang sebelum dimasukkan ke dalam penyimpanan.
- Potong pisang menjadi beberapa bagian agar lebih mudah digunakan saat diperlukan.
- Masukkan potongan pisang ke dalam wadah kedap udara atau kantong khusus freezer.
- Simpan pisang di dalam freezer hingga siap digunakan.
Pisang beku dapat dimanfaatkan untuk membuat smoothie, es krim pisang rumahan, pancake, kue, atau berbagai kreasi makanan lainnya. Metode ini menjadi solusi praktis untuk memperpanjang masa penggunaan pisang sekaligus mengurangi risiko buah terbuang.
Pertanyaan Seputar Cara Menyimpan Pisang agar Tidak Cepat Menghitam
1. Mengapa pisang cepat menghitam setelah dibeli?
Pisang cepat menghitam akibat proses pematangan alami. Buah ini menghasilkan gas etilen yang membuat tekstur semakin lunak dan kulit berubah warna. Paparan udara, suhu panas, serta penyimpanan kurang tepat dapat mempercepat proses tersebut.
2. Bagaimana cara menyimpan pisang agar tidak cepat menghitam?
Cara menyimpan pisang agar tidak cepat menghitam dapat dilakukan melalui beberapa langkah seperti membungkus bagian batang pisang, menyimpan di tempat sejuk, menjauhkan dari buah penghasil gas etilen, dan menggunakan kulkas untuk pisang yang sudah matang.
3. Apakah pisang boleh disimpan di dalam kulkas?
Pisang boleh disimpan di dalam kulkas, terutama jika sudah mencapai tingkat kematangan yang diinginkan. Suhu dingin dapat memperlambat proses pematangan, meskipun kulit pisang tetap bisa berubah menjadi lebih gelap.
4. Apakah kulit pisang hitam berarti buah sudah busuk?
Tidak selalu. Kulit pisang hitam dapat terjadi akibat proses pematangan alami. Jika bagian dalam masih memiliki aroma normal, tekstur baik, dan tidak berlendir, pisang masih aman untuk dikonsumsi.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305762/original/040975700_1784801298-b8601487-7859-4e52-a515-674b488f6370.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307678/original/090299400_1785056738-a44413fa-9b69-4567-95d7-509b0bcce1af.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307657/original/087386400_1785054211-Galon_dan_Ember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307642/original/000040500_1785053489-Screenshot_2026-07-26_145952.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563594/original/069727100_1776911178-Pohon_Rambutan_Binjai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307698/original/079189500_1785061246-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307634/original/011622300_1785053022-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9301119/original/071949400_1784439232-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506252/original/013694300_1771419652-young-person-practicing-batch-cooking-with-healthy-food.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7603914/original/088476100_1780388087-Ide_Pohon_Kecil_yang_Rimbun_Tapi_Akar_Tetap_Aman_untuk_Rumah_Model_Pohon_Jeruk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307625/original/058775600_1785051403-A.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307618/original/019203100_1785051209-2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306582/original/074667700_1784884535-4893c7a6-5b7d-4b48-be4b-3fb1abc05e3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304598/original/052439500_1784722247-tq3zmm2raUCjWyS1r5iKAM9J4nujzCt8sWDnjsDK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307476/original/091229700_1785040122-Screenshot_2026-07-26_112757.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307420/original/082978100_1785034100-83604e99-9672-46b3-9b14-692603b19a6f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307468/original/078403300_1785039516-bc58676e-bd36-48f9-8059-69e291d171ee.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307402/original/078163700_1785033000-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9307432/original/037018900_1785034311-hl.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304600/original/088965600_1784722249-IAL5MuyhQlEJQtAhvHYV039yobQGLL7m4drPYFGI.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552830/original/094815200_1775832773-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551751/original/092211600_1775740607-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541563/original/023593700_1774868056-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4789531/original/047657400_1711842914-20240331-Malam_Paskah-AFP_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541835/original/099746700_1774921684-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541806/original/020142900_1774918571-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542101/original/053321400_1774933354-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5541755/original/022614200_1774891755-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560536/original/020239000_1776672350-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7026414/original/064378700_1779801039-Gemini_Generated_Image_bb1cq2bb1cq2bb1c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449723/original/039403000_1766112570-Advertorial-Aplikasi_Alpha_Inv_Des25-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541296/original/058179000_1774858088-c44cf3d7-d077-4b05-9674-769fab1081ed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547853/original/042614700_1775473865-dpr1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559831/original/019905700_1776645721-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550117/original/093812400_1775637545-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542211/original/004703900_1774936638-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545506/original/095111700_1775196399-Gemini_Generated_Image_qunmakqunmakqunm.jpg)