7 Cara Menutup Celah Rumah agar Aman dari Ular dan Hewan Merayap Lainnya, Mudah dan Efektif

3 weeks ago 15

Liputan6.com, Jakarta Cara menutup celah rumah agar aman dari ular menjadi langkah penting karena celah kecil sering menjadi jalur masuk ular, tikus, cicak, dan hewan merayap lain tanpa disadari. Banyak kasus kemunculan hewan berbahaya berawal dari bukaan kecil yang terlihat sepele. Dengan pengecekan rutin dan perbaikan sederhana, risiko masuknya hewan dapat ditekan secara signifikan.

Cara menutup celah rumah agar aman dari ular juga berdampak pada kebersihan dan kenyamanan hunian. Menutup bukaan kecil membantu mencegah debu, air hujan, dan serangga masuk, sehingga rumah terasa lebih sehat dan aman bagi keluarga. Berikut tujuh metode efektif untuk melindungi rumah dari ular dan hewan merayap lainnya.

1. Gunakan Sealant atau Silikon untuk Celah Kecil

Sealant silikon adalah bahan yang sangat efektif untuk menutup celah dinding, lantai, dan sela kusen jendela. Bahan ini fleksibel, tahan air, dan menempel kuat pada berbagai permukaan. Celah kecil berukuran beberapa milimeter dapat tertutup sempurna.

Ular kecil atau hewan seperti cicak sering memanfaatkan celah kecil untuk masuk. Dengan menutup celah menggunakan silikon, jalur tersebut tidak lagi bisa digunakan. Sealant juga dapat mencegah udara lembap masuk, yang sering menjadi magnet bagi hewan tertentu.

Penerapannya mudah dan tidak membutuhkan alat khusus. Cukup bersihkan area, tekan sealant, dan ratakan. Setelah kering, celah menjadi rapat dan aman.

2. Pasang Door Sweep di Bawah Pintu

Bagian bawah pintu sering menjadi celah terbesar dan paling mudah dimanfaatkan ular kecil. Door sweep atau karet penutup bawah pintu dapat menutup ruang kosong antara lantai dan pintu. Alat ini umum digunakan di hotel dan apartemen untuk mencegah serangga.

Door sweep tersedia dalam berbagai jenis, mulai dari karet lembut hingga model brush yang fleksibel. Model brush efektif karena tetap menutup celah tanpa membuat pintu sulit dibuka. Pilih sesuai kebutuhan rumah.

Pemasangannya mudah dan hanya memerlukan obeng atau double tape kuat. Setelah terpasang, bagian bawah pintu menjadi lebih rapat dan aman. Selain menghalangi ular, alat ini juga mencegah kecoa dan nyamuk masuk.

3. Tutup Lubang Drainase dengan Jaring Besi Kecil

Drainase kamar mandi dan dapur sering menjadi pintu masuk hewan merayap karena langsung terhubung dengan saluran bawah tanah. Menutup lubang drainase menggunakan jaring besi kecil atau filter baja tahan karat sangat efektif. Jaring ini memungkinkan air tetap mengalir tanpa memberi ruang bagi ular atau hewan lain.

Beberapa ular kecil mampu masuk melalui lubang drainase jika ukurannya cukup besar. Dengan jaring kecil, risiko ini bisa diminimalkan. Selain itu, jaring juga mencegah kecoa dan tikus kecil masuk.

Perawatannya juga mudah karena jaring bisa diangkat untuk dibersihkan. Pastikan memilih material stainless agar tidak cepat berkarat. Penggunaan jaring drainase adalah langkah kecil namun sangat penting.

4. Perbaiki Retakan Tembok dan Lantai

Retakan pada tembok atau lantai dapat menjadi jalur sembunyi bagi ular muda atau serangga besar. Retakan kecil yang dibiarkan dapat membesar karena perubahan suhu dan kelembapan. Menutup retakan dengan semen instan atau filler khusus sangat disarankan.

Ular kecil cenderung mencari tempat gelap dan lembap untuk bersembunyi. Retakan yang dalam dapat menjadi sarang sementara. Dengan menutupnya, Anda menghilangkan potensi lokasi persembunyian.

Perbaikan retakan juga memberikan manfaat visual karena membuat rumah terlihat lebih rapi. Selain aman dari hewan merayap, struktur rumah menjadi lebih sehat. Perbaikan rutin sangat direkomendasikan terutama pada rumah lama.

5. Tambahkan Lis Karet di Sisi Kusen Jendela

Kusen jendela sering memiliki celah kecil yang tidak kasat mata. Lis karet yang biasanya digunakan untuk peredam angin juga dapat berfungsi sebagai penghalang hewan merayap. Material ini elastis dan mampu menutup celah tipis yang bisa menjadi jalur masuk.

Lis karet memberi tambahan rapatan antara daun jendela dan kusennya. Hal ini membuat hewan kecil seperti tokek atau cicak sulit menyelinap. Selain itu, lis karet membantu mengurangi debu dan suara dari luar.

Pemasangannya sederhana dan dapat dilakukan sendiri. Produk ini tersedia dalam bentuk gulungan sehingga dapat dipotong sesuai kebutuhan. Harganya pun sangat terjangkau untuk perlindungan maksimal.

6. Tutup Celah Ventilasi dengan Kawat Ram

Ventilasi rumah umumnya memiliki celah besar yang memungkinkan sirkulasi angin. Namun celah ini bisa menjadi titik masuk hewan merayap jika tidak ditutup. Menambahkan kawat ram dengan ukuran lubang kecil dapat menjaga ventilasi tetap berfungsi tanpa membiarkan hewan masuk.

Kawat ram sangat efektif untuk mencegah ular kecil, tikus, dan serangga besar. Material besi atau aluminium tahan lama dan tidak mudah rusak. Pastikan memilih ukuran jaring yang rapat agar celah benar-benar tertutup.

Instalasi kawat ram tidak membutuhkan banyak biaya. Anda bisa memasangnya di luar atau dalam ventilasi. Dengan perlindungan ini, rumah tetap sejuk dan aman secara bersamaan.

7. Tutup Celah Pipa Masuk dan Area Sela AC

Lubang pipa AC dan pipa air sering memiliki ruang kosong yang cukup besar sehingga menjadi jalur favorit hewan kecil. Gunakan sealant busa (foam sealant) atau semen khusus untuk menutup sela tersebut. Foam sealant sangat efektif karena mengembang dan mengunci celah dengan rapat.

Ular kecil dapat bergerak melalui ruang sangat sempit. Dengan menutup sela pipa, Anda mencegah jalur masuk langsung ke bagian dalam rumah. Selain itu, menutup celah dapat mencegah kebocoran udara dari AC.

Pemilik rumah sering mengabaikan titik ini, padahal risikonya besar. Penutup pipa yang rapat juga membantu mengurangi masuknya debu dan air hujan. Periksa area ini secara berkala terutama setelah renovasi.

FAQ

1. Apakah semua celah harus ditutup agar rumah aman dari ular?

Tidak semua celah, tetapi celah yang terhubung langsung ke luar rumah wajib ditutup. Prioritaskan area dapur, kamar mandi, dan titik gelap. Penutupan celah sangat efektif untuk pencegahan.

2. Bahan apa yang paling efektif untuk menutup celah kecil?

Sealant silikon dan foam sealant adalah bahan paling efektif karena fleksibel dan tahan air. Keduanya dapat mengisi ruang sempit dengan rapat. Kawat ram dan door sweep juga penting untuk celah yang lebih besar.

3. Apakah ular bisa masuk dari celah sangat kecil?

Ya, ular muda dapat melewati celah sekecil 1,5 cm. Karena itu kecil bukan berarti aman. Pemeriksaan rutin diperlukan agar titik rawan segera ditangani.

4. Seberapa sering celah rumah harus diperiksa?

Lakukan pemeriksaan minimal setiap tiga bulan. Periksa terutama setelah musim hujan atau renovasi. Tindakan cepat mencegah hewan masuk dan membuat rumah lebih aman.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |