7 Cara Mengusir Tikus agar Tak Jadi Umpan Ular di Rumah, Lindungi Keluarga dari Ancaman Bahaya

3 weeks ago 13

Liputan6.com, Jakarta Kehadiran tikus di rumah sering kali menimbulkan masalah serius bagi penghuni. Tikus tidak hanya merusak barang dan mencemari makanan, tetapi juga dapat menyebarkan penyakit. Lebih dari itu, keberadaan tikus juga dapat menarik ular yang mencari mangsa, sehingga menciptakan ancaman bagi keselamatan keluarga.

Dalam kesempatan ini, Liputan6 ingin mengajak pentingnya mengusir tikus dari rumah agar tidak menjadi umpan bagi ular. Mengatasi masalah tikus secara efektif adalah langkah preventif untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. 

Oleh karena itu, 7 cara berikut mungkin dapat Anda coba untuk mengusir keberadaan tikus yang kerap memicu kedatangan ular untuk menyantapnya. Ketika hewan pengerat ini tidak ditemui lagi di hunian, bukan hanya Anda yang sehat namun juga anak serta istri terlindungi dari ancaman ular yang membayakan. Selengkapnya, dirangkum, Kamis (6/11).

1. Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah

Menurut situs resmi pembasmi tikus, Triangle Pest Control, tikus bisa hadir di rumah karena tersedianya bahan makanan yang dikonsumsi manusia. Hewan mungil ini kemudian memakan sebagiannya, dan meninggalkan sisa. Ketika tikus menemukan sumber makanan, artinya, hewan ini akan mencari tempat terdekat yang aman dan tersembunyi untuk berkembang biak. Untuk itu, kebersihan lingkungan rumah merupakan langkah awal yang sangat penting dalam upaya mengusir tikus. 

Membersihkan area dapur, gudang, dan sudut rumah secara rutin dapat mengurangi daya tarik bagi tikus. Selain itu, mengelola sampah dengan baik dan mengurangi tempat persembunyian tikus juga merupakan tindakan pencegahan yang efektif.

Kebersihan yang terjaga tidak hanya membuat rumah tidak menarik bagi tikus, tetapi juga mengurangi daya tarik bagi ular. Dengan menghilangkan populasi tikus, Anda juga mengurangi risiko kedatangan ular yang mencari mangsa.

Tikus dapat masuk melalui celah yang sangat kecil, bahkan sekecil 1-2 cm atau seukuran uang koin Rp1.000 zaman dulu yang cukup besar. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa seluruh bagian rumah untuk menutup celah atau lubang yang dapat menjadi akses masuk tikus. Area yang perlu diperiksa meliputi dinding, lantai, dan ventilasi.

Celah-celah tersebut dapat ditutup menggunakan kawat kasa, semen, atau bahan kedap tikus lainnya. Memperkuat titik masuk utama seperti pintu dan jendela juga merupakan tindakan pencegahan yang efektif untuk mencegah tikus masuk.

Dengan menutup semua celah dan lubang, rumah menjadi lebih rapat dan tikus akan kesulitan menemukan jalan masuk. Ini juga akan mengurangi kemungkinan ular masuk ke dalam rumah.

3. Memanfaatkan Aroma Alami Pengusir Tikus

Tikus memiliki indra penciuman yang tajam, sehingga beberapa aroma tertentu sangat tidak disukai oleh mereka. Memanfaatkan bahan-bahan alami dengan aroma menyengat dapat menjadi cara efektif untuk mengusir tikus. Minyak esensial seperti peppermint dan cengkeh dikenal memiliki efek pengusir tikus.

Cara penggunaannya adalah dengan meneteskan minyak esensial pada bola kapas dan meletakkannya di area yang sering dilalui tikus. Selain itu, bahan dapur seperti bubuk cabai dan bawang juga dapat digunakan untuk mengusir tikus.

Kapur barus juga merupakan pilihan lain yang dapat membantu mengusir tikus. Penggunaan aroma alami ini perlu diganti secara berkala agar efeknya tetap kuat dan tikus tidak terbiasa dengan baunya.

4. Menggunakan Perangkap Tikus Secara Efektif

Penggunaan perangkap tikus adalah metode langsung untuk mengurangi populasi tikus di rumah. Berbagai jenis perangkap tersedia, mulai dari perangkap jepit hingga perangkap lem. Pemilihan jenis perangkap dapat disesuaikan dengan preferensi dan tingkat infestasi.

Untuk meningkatkan efektivitas perangkap, penting untuk menggunakan umpan yang menarik bagi tikus, seperti selai kacang atau keju. Meletakkan perangkap di area yang sering dilalui tikus akan meningkatkan peluang penangkapan.

Setelah tikus tertangkap, penting untuk segera membuang atau melepaskannya jauh dari rumah. Hindari menyentuh tikus secara langsung untuk mencegah penularan penyakit.

5. Menanam Tanaman Pengusir Tikus

Beberapa jenis tanaman memiliki aroma yang tidak disukai tikus, sehingga dapat berfungsi sebagai pengusir alami. Menanam tanaman ini di sekitar rumah dapat membantu mengurangi keberadaan tikus. Peppermint adalah salah satu tanaman yang terkenal dengan aroma segarnya bagi manusia, tetapi sangat dibenci oleh tikus.

Selain peppermint, tanaman lain seperti lavender dan rosemary juga memiliki aroma yang ampuh untuk mengusir tikus. Tanaman-tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai pengusir, tetapi juga dapat mempercantik rumah.

Metode ini merupakan cara alami yang aman dan ramah lingkungan untuk mengendalikan populasi tikus. Dengan mengurangi jumlah tikus di sekitar rumah, Anda juga mengurangi daya tarik bagi ular yang mencari mangsa.

6. Pemanfaatan Teknologi Suara Ultrasonik

Teknologi suara ultrasonik menawarkan metode pengusiran tikus tanpa bahan kimia. Alat pengusir tikus berbasis ultrasonik memancarkan gelombang suara tinggi yang sangat mengganggu tikus. Meskipun efektif, efektivitas perangkat ultrasonik dapat bervariasi.

Perangkat ini beroperasi dengan terus-menerus memancarkan gelombang suara yang mengganggu sistem saraf tikus. Namun, penting untuk memahami bahwa suara ultrasonik mungkin tidak menembus dinding atau perabotan, sehingga penempatan perangkat harus strategis.

Konsistensi dalam pemutaran suara ultrasonik di tempat tinggal tikus dapat meningkatkan keefektifan penggunaan suara dalam mengusir tikus dari rumah.

7. Mengurangi Sumber Makanan dan Air

Tikus adalah makhluk yang gigih mencari makanan dan air, dan rumah manusia sering kali menjadi tempat yang menarik bagi mereka. Oleh karena itu, mengelola sumber makanan dan air dengan cermat adalah strategi penting untuk mengusir tikus. Pastikan semua makanan disimpan dalam wadah kedap udara.

Sisa makanan di dapur atau limbah makanan yang tidak tersegel dapat menjadi daya tarik utama bagi tikus. Membersihkan tumpahan atau remah makanan dengan segera akan mengurangi daya tarik ini.

Selain makanan, sumber air juga menarik tikus. Memperbaiki kebocoran pipa dan memastikan area lembap tidak menjadi tempat berkumpulnya air akan menghilangkan salah satu kebutuhan dasar tikus.

People Also Ask

Q: Apakah tikus bisa hilang hanya dengan menjaga kebersihan rumah?

A: Kebersihan rumah sangat membantu mengurangi daya tarik rumah bagi tikus, tetapi biasanya perlu dikombinasikan dengan metode lain.

Q: Apakah aroma alami seperti peppermint benar-benar efektif mengusir tikus?

A: Aroma alami seperti peppermint efektif untuk mengurangi keberadaan tikus, terutama jika dikombinasikan dengan metode lain.

Q: Apakah memelihara kucing bisa menggantikan penggunaan perangkap?

A: Kucing dapat membantu mengurangi tikus, tetapi biasanya lebih efektif jika dikombinasikan dengan langkah-langkah pencegahan lain.

Q: Apa saja tanda-tanda keberadaan tikus di rumah?

A: Tanda-tanda keberadaan tikus meliputi kotoran tikus, bekas gigitan, dan suara berisik dari dinding.

Q: Apakah suara ultrasonik efektif untuk mengusir tikus?

A: Suara ultrasonik dapat digunakan untuk mengusir tikus, tetapi efektivitasnya kurang jika digunakan sendiri.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |