6 Trik Menggoreng Hati Ayam Supaya Tidak Kering, Anti Gagal dan Tetap Empuk

3 days ago 9

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Liputan6.com, Jakarta Hati ayam mudah mengeras jika dimasak sembarangan, sehingga diperlukan teknik yang tepat untuk menjaga kelembutannya. Memahami trik menggoreng hati ayam supaya tidak kering membantu Anda mendapatkan tekstur yang tetap empuk dan tidak hancur saat digoreng.

Setiap tahap memasak, mulai dari merendam bumbu hingga mengatur panas minyak, sangat berpengaruh pada hasil akhir. Karena itu, menerapkan trik menggoreng hati ayam supaya tidak kering penting agar rasa dan kelembapannya tetap terjaga.

Dengan cara yang benar, hati ayam dapat digoreng tanpa menjadi keras atau pahit. Mengikuti trik menggoreng hati ayam supaya tidak kering membuat hidangan lebih lezat dan cocok disajikan sebagai lauk harian.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang trik menggoreng hati ayam supaya tidak kering, Rabu (26/11/2025).

1. Membersihkan Hati Ayam dengan Benar

Menurut TKPI (2017) sebagaimana dikutip dalam kajian di Media Gizi Kesmas, Vol. 13, No. 2, Desember 2024: 898-906, hati ayam merupakan bahan pangan fungsional sumber zat besi yang paling banyak dipilih dikarenakan memiliki kandungan zat besi yang relatif tinggi yaitu sebanyak 15,8 mg per 100 g hati ayam.

Menurut Santosa et al., (2016), mineral yang terdapat dalam hati ayam lebih mudah untuk serap oleh tubuh dikarenakan hati ayam merupakan sumber zat besi heme yang memiliki zat pengikat mineral lebih sedikit sehingga fortifikasi pangandengan memanfaatkan hati ayam sangat dibutuhkan untuk mencegah kejadian anemia.

Langkah pertama untuk menghasilkan hati ayam goreng yang empuk adalah proses pembersihan yang menyeluruh. Hati ayam memiliki banyak lemak, urat, serta sisa darah yang dapat memengaruhi rasa dan aroma jika tidak dibersihkan dengan baik.

Buang bagian putih atau urat keras yang masih melekat karena dapat membuat tekstur menjadi liat setelah digoreng. Membilas hati ayam di bawah air mengalir sambil ditekan perlahan juga membantu mengeluarkan sisa darah yang terperangkap. Proses ini membuat hati ayam lebih bersih, lebih segar, dan siap diolah tanpa meninggalkan bau menyengat.

2. Merendam dengan Bahan Asam untuk Hilangkan Amis

Setelah bersih, hati ayam sebaiknya direndam dalam larutan bahan asam seperti air perasan jeruk nipis atau sedikit cuka selama 10–15 menit.

Bahan asam bekerja efektif menetralkan bau amis alami yang cukup kuat pada hati ayam. Akibat proses ini, lendir dan aroma tak sedap dapat berkurang drastis.

Selain itu, perendaman membantu memperbaiki tekstur hati sehingga terasa lebih segar saat dimasak. Setelah direndam, hati harus dibilas kembali sampai bersih untuk menghilangkan sisa rasa asam agar tidak memengaruhi cita rasa akhir.

3. Melakukan Pra-Masak agar Teksturnya Empuk

Mengutip buku berjudul Aneka Olahan Hati Ampela Enak dan Mudah Dibuat (2024) oleh Tim Kreatif Media, meski rasanya agak pahit, jika diolah dengan benar ati ampela akan punya cita rasa yang nikmat. Olahan ati ampela juga beragam, mulai dari gurih, pedas, dan manis. Ati ampela juga bisa diolah dengan digoreng, direbus, atau dipadukan dengan bahan makanan lain.

Tahap pra-masak atau pre-cooking menjadi kunci agar hati ayam tetap lembut saat digoreng. Anda bisa memilih cara blanching selama beberapa detik, yang berfungsi mengencangkan permukaan hati agar tidak mudah hancur.

Alternatif lainnya adalah merebus hati ayam bersama rempah seperti daun salam, daun jeruk, jahe, serai, dan lengkuas selama 10–15 menit untuk menghilangkan bau amis sekaligus membuatnya empuk.

Jika ingin hasil yang lebih berbumbu, mengungkep hati ayam selama 20–30 menit adalah pilihan ideal. Pra-masak ini juga membantu mengurangi kadar air berlebih, sehingga hati ayam tidak mudah meletup ketika digoreng dan teksturnya tetap juicy.

4. Mengeringkan Hati Ayam Sebelum Digoreng

Setelah pra-masak, hati ayam harus dikeringkan sepenuhnya sebelum masuk ke minyak panas. Gunakan tisu dapur untuk menyerap sisa air pada seluruh permukaan hati.

Langkah pengeringan ini sangat penting karena air yang tersisa akan menyebabkan percikan minyak berbahaya dan membuat hati menjadi keras.

Dengan kondisi yang benar-benar kering, minyak dapat menghantarkan panas secara merata sehingga bagian luar akan matang sempurna tanpa membuat bagian dalam kehilangan kelembapan alaminya.

5. Melapisi dengan Sedikit Tepung untuk Perlindungan

Melapisi hati ayam dengan tepung beras atau tepung gandum dalam jumlah tipis memiliki peran penting dalam menjaga kelembutannya. Tepung berfungsi sebagai pelindung yang menyerap sisa air dan menciptakan lapisan luar yang menjaga bagian dalam tetap moist.

Lapisan ini tidak hanya membuat tekstur hati lebih stabil saat digoreng, tetapi juga membantu menghasilkan warna gorengan yang lebih menarik dan tidak mudah gosong. Teknik sederhana ini sangat efektif untuk mencegah hati ayam mengeras akibat paparan langsung minyak panas.

6. Menggoreng dengan Api Sedang dan Minyak Cukup Panas

Teknik menggoreng memegang peranan terakhir yang menentukan hasil akhir. Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum hati dimasukkan, namun tetap gunakan api sedang untuk menjaga tingkat kematangan.

Api yang terlalu besar akan membuat bagian luar cepat kecokelatan, sementara bagian dalam menjadi kering dan keras. Menggoreng dalam jumlah sedikit per batch juga penting agar suhu minyak tidak turun drastis. Dengan minyak panas yang stabil dan api sedang, hati ayam akan matang perlahan, warnanya cantik, tidak keras, dan tetap juicy saat disantap.

Q & A Seputar Topik

Kenapa hati ayam sering jadi kering saat digoreng?

Hati ayam mudah kering karena teksturnya cepat matang dan sensitif terhadap panas tinggi. Jika digoreng langsung tanpa pra-masak atau tanpa dikeringkan terlebih dahulu, bagian luar cepat mengeras sementara bagian dalam kehilangan kelembapannya.

Apakah hati ayam harus direndam sebelum digoreng?

Ya, perendaman dalam air jeruk nipis atau sedikit cuka selama 10–15 menit dapat mengurangi bau amis serta membantu memperbaiki tekstur. Namun setelah direndam, hati harus dibilas hingga bersih agar rasa asam tidak tertinggal.

Perlukah hati ayam direbus dulu sebelum digoreng?

Sangat disarankan. Proses pra-masak seperti blanching, perebusan dengan rempah, atau mengungkep membantu membuat hati ayam lebih empuk, bebas bau amis, dan tidak mudah hancur saat digoreng. Metode ini juga membuat hasil gorengan lebih juicy.

Apa teknik terbaik agar hati ayam tidak meletup saat digoreng?

Kuncinya adalah mengeringkan hati ayam hingga benar-benar bebas air menggunakan tisu dapur. Selain itu, melapisi permukaannya dengan tepung tipis membantu menyerap sisa kelembapan dan mengurangi risiko minyak memercik.

Bagaimana cara menjaga hati ayam tetap lembut setelah digoreng?

Gunakan minyak yang sudah panas namun goreng dengan api sedang. Hindari memasukkan terlalu banyak hati sekaligus agar suhu minyak tetap stabil. Dengan panas yang terkontrol, hati ayam matang perlahan, tidak keras, dan tetap juicy.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |