6 Tips Goreng Kol Goreng Agar Tidak Menyerap Minyak, Tetap Krispi

2 weeks ago 8

Liputan6.com, Jakarta Menghasilkan kol goreng yang renyah tanpa berminyak butuh teknik yang tepat. Dengan menerapkan tips goreng kol goreng agar tidak menyerap minyak, kamu bisa menikmati hasil yang kering dan gurih tanpa rasa berat di mulut.

Kuncinya ada pada kol yang segar, minyak panas stabil, dan waktu menggoreng yang singkat. Melalui tips goreng kol goreng agar tidak menyerap minyak ini, kol akan matang merata tanpa kehilangan kerenyahannya.

Setelah diangkat, pastikan meniriskan minyak dengan benar. Jika mengikuti tips goreng kol goreng agar tidak menyerap minyak, hasilnya dijamin renyah, ringan, dan tetap enak meski sudah dingin.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tips goreng kol goreng agar tidak menyerap minyak, Selasa (11/11/2025).

1. Iris Kol dengan Ukuran Tipis dan Seragam

Mengutip buku berjudul Bercocok Tanam Kubis oleh S. Mulyono, kubis adalah sayuran yang dimanfaatkan daunnya dan bernilai gizi tinggi. Kubis di masyarakat lebih dikenal dengan sebutan kol. Kol atau kubis sering dikonsumsi sebagai lalapan, asinan, gado - gado, sop, cap cay, hingga kubis goreng.

Langkah awal yang sangat penting dalam membuat kol goreng renyah adalah cara mengirisnya. Pastikan kol dipotong tipis dan memiliki ukuran seragam agar matang lebih cepat serta merata.

Potongan yang tipis membantu proses pematangan berlangsung sempurna dan mengurangi waktu kontak dengan minyak panas. Dengan begitu, kol tidak menyerap minyak terlalu banyak dan hasilnya akan terasa lebih ringan serta garing saat disantap.

2. Pastikan Kol Kering Sempurna Sebelum Digoreng

Sebelum digoreng, kol harus benar-benar kering dari air cucian. Setelah dicuci bersih, tiriskan dan diamkan beberapa saat hingga airnya menguap. Jika perlu, gunakan tisu dapur untuk membantu mengeringkan permukaannya. Sisa air yang menempel bisa membuat minyak muncrat dan menyebabkan kol menjadi lembek.

Kol yang kering sempurna akan menghasilkan tekstur lebih renyah sekaligus mencegah minyak berlebih menempel di permukaannya. Langkah ini menjadi dasar penting dalam tips goreng kol goreng agar tidak menyerap minyak.

3. Rendam Kol dalam Air Garam dan Taburi Tepung Beras

Untuk mendapatkan hasil yang gurih dan garing, rendam irisan kol dalam air garam selama beberapa menit. Proses ini membantu mengeluarkan kandungan air alami dan menambah cita rasa.

Setelah ditiriskan, taburi kol dengan sedikit tepung beras dan garam, lalu aduk hingga rata. Lapisan tipis tepung beras akan membantu menutup pori-pori kol, sehingga minyak tidak mudah meresap ke dalam seratnya. Selain itu, tepung beras juga membuat hasil gorengan lebih krispi dan tetap kering meskipun sudah dingin.

4. Gunakan Minyak yang Banyak dan Suhu Stabil

Kunci utama dari tips goreng kol goreng agar tidak menyerap minyak adalah menjaga suhu minyak tetap panas dan stabil. Gunakan minyak dalam jumlah yang cukup banyak agar kol bisa terendam sempurna saat digoreng.

Minyak yang terlalu sedikit atau suhunya kurang panas akan membuat kol matang tidak merata dan menyerap minyak lebih banyak. Suhu ideal untuk menggoreng kol adalah panas sedang ke tinggi, sekitar 170–180°C, agar hasilnya garing di luar namun tetap lembut di dalam.

5. Goreng Secara Bertahap dan Aduk Perlahan

Hindari menggoreng kol dalam jumlah besar sekaligus karena hal ini bisa menurunkan suhu minyak secara drastis. Jika suhu menurun, kol akan matang lebih lama dan menyerap minyak lebih banyak. Gorenglah secara bertahap dengan porsi kecil agar suhu minyak tetap stabil.

Selama proses menggoreng, aduk kol perlahan agar matang merata dan tidak gosong di satu sisi. Gunakan minyak baru atau yang masih jernih agar rasa kol tetap segar, berwarna cerah, dan teksturnya renyah sempurna.

6. Tiriskan Minyak dengan Benar atau Gunakan Alternatif Sehat

Setelah kol matang dan berwarna keemasan, segera angkat lalu tiriskan. Gunakan saringan kawat agar minyak bisa menetes turun sepenuhnya, kemudian lanjutkan dengan meniriskannya di atas tisu dapur untuk menyerap sisa minyak. Cara ini membuat kol tetap kering dan garing meski sudah dingin.

Jika ingin versi yang lebih sehat, Anda bisa mencoba alternatif seperti menumis cepat dengan sedikit minyak, memanggang di oven, atau menggunakan air fryer. Semua metode tersebut dapat menghasilkan kol renyah tanpa menyerap minyak berlebih, sehingga lebih ringan dan tetap lezat untuk dinikmati.

Q & A Seputar Topik

Mengapa kol goreng bisa menyerap banyak minyak?

Kol goreng menyerap banyak minyak biasanya karena dua hal: kondisi kol yang masih basah dan suhu minyak yang tidak cukup panas. Saat kol mengandung air, minyak akan menempel dan meresap lebih dalam ke seratnya. Selain itu, minyak yang suhunya belum stabil membuat proses penggorengan berlangsung lama, sehingga kol lebih banyak menyerap minyak daripada menjadi garing.

Bagaimana cara agar kol goreng tetap renyah meski sudah dingin?

Agar kol goreng tetap renyah meski sudah tidak panas, pastikan kol digoreng dengan suhu minyak yang tepat dan ditiriskan hingga benar-benar kering. Gunakan saringan kawat atau tisu dapur untuk menyerap minyak berlebih. Menambahkan sedikit tepung beras sebelum menggoreng juga bisa membantu membentuk lapisan renyah yang tahan lama meski kol sudah dingin.

Apakah jenis minyak berpengaruh terhadap hasil kol goreng?

Ya, jenis minyak sangat berpengaruh. Minyak yang jernih dan memiliki titik panas tinggi seperti minyak kelapa sawit atau minyak canola lebih cocok digunakan. Hindari minyak bekas pakai karena kandungan air dan sisa makanan di dalamnya dapat menurunkan kualitas gorengan, membuat kol lebih cepat lembek, serta mempercepat penyerapan minyak.

Apakah kol perlu dilapisi tepung sebelum digoreng?

Tidak wajib, tetapi sangat disarankan. Lapisan tipis tepung beras membantu mengurangi penyerapan minyak sekaligus memberi tekstur garing pada permukaan kol. Tepung beras lebih baik dibandingkan tepung terigu karena hasilnya lebih renyah, ringan, dan tidak mudah lembek setelah digoreng.

Adakah alternatif memasak kol goreng yang lebih sehat tanpa banyak minyak?

Tentu saja. Selain digoreng dengan minyak banyak, kamu bisa mencoba menumis cepat (sautee) dengan sedikit minyak atau menggunakan oven untuk memanggang kol hingga kering. Alternatif paling praktis adalah memakai air fryer yang menghasilkan kol garing tanpa minyak berlebih. Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati rasa gurih kol goreng tanpa khawatir kandungan lemaknya terlalu tinggi.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |