6 Tempat yang Disukai Cicak di Rumah, Lengkap Solusi Efektif Menghilangkannya

1 week ago 5

Liputan6.com, Jakarta Cicak sering menjadi tamu tidak diundang di rumah, terutama saat lingkungan menyediakan kondisi ideal bagi mereka untuk menetap. Kehadiran serangga, permukaan hangat dan sudut tersembunyi membuat banyak area menjadi menarik. Memahami tempat yang disukai cicak di rumah membantu pemilik hunian mengambil langkah pencegahan lebih efektif.

Sudut-sudut dinding yang jarang dibersihkan atau area tinggi yang minim gangguan manusia sering menjadi lokasi favorit bagi cicak. Keamanan menjadi faktor utama sehingga hewan ini lebih memilih posisi yang memungkinkan mereka mengawasi sekitar sambil menunggu mangsa. Inilah alasan mengapa tempat yang disukai cicak di rumah biasanya berada di atas furnitur atau plafon.

Dapur, kamar mandi dan area lembap lainnya juga menjadi magnet bagi cicak karena kombinasi aroma makanan serta kondisi hangat mendukung kenyamanan mereka. Sisa remah, genangan air dan serangga kecil membuat lokasi tersebut mudah dijadikan sarang sementara. Oleh sebab itu, mengetahui tempat yang disukai cicak di rumah sangat penting agar langkah pencegahan lebih terarah.

Selain itu, celah ventilasi, jendela, serta ruang belakang lemari atau rak termasuk lokasi strategis bagi cicak. Jalur masuk ini memberi akses mudah ke seluruh rumah sekaligus menyediakan area tersembunyi. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (19/11/2025). 

1. Area Dekat Lampu dan Cahaya Terang

Cicak memiliki kecenderungan alami untuk mendekati sumber cahaya karena cahaya tersebut menarik berbagai jenis serangga kecil seperti nyamuk, laron, atau lalat mini, yang menjadi sumber makanan utama bagi mereka. Inilah alasan mengapa cicak sering terlihat menempel pada dinding atau plafon di sekitar lampu ruang tamu, teras, atau dapur, terutama pada malam hari ketika cahaya lampu paling menonjol. Kehadiran serangga di sekitar lampu membuat area ini menjadi lokasi berburu yang sangat ideal bagi cicak.

Tips mengurangi keberadaan cicak di area ini:

  • Gunakan lampu berwarna kuning yang tidak terlalu menarik serangga sehingga mengurangi potensi makanan cicak.
  • Pasang penutup lampu atau kap agar cahaya tersebar lebih lembut, mengurangi daya tarik area bagi serangga kecil.
  • Bersihkan secara rutin serangga mati agar tidak menjadi sumber makanan tambahan yang memancing cicak untuk menetap.

2. Sudut Dinding dan Area Ketinggian

Sudut-sudut dinding, terutama bagian atas yang jarang tersentuh atau dibersihkan, merupakan salah satu tempat favorit cicak. Tempat tinggi memberikan rasa aman bagi cicak untuk bersembunyi, beristirahat, dan menunggu mangsa lewat di bawahnya. Selain itu, posisi tinggi juga melindungi mereka dari predator alami seperti kucing, burung, atau hewan peliharaan lain yang dapat mengancam keselamatan cicak.

Cara mengantisipasi keberadaan cicak di area ini:

  • Rutin membersihkan debu dan kotoran pada bagian atas dinding, langit-langit, atau rak tinggi yang jarang dijangkau.
  • Gunakan pewangi ruangan dengan aroma kuat seperti minyak mint, lavender, atau kayu manis untuk mengurangi kenyamanan cicak menetap.
  • Tutup celah-celah kecil pada plafon atau sambungan dinding yang dapat menjadi persembunyian ideal cicak.

3. Dapur dan Area yang Menghasilkan Uap Hangat

Dapur termasuk salah satu lokasi favorit cicak di rumah karena kombinasi aroma makanan, sisa remah, dan munculnya serangga kecil menjadikan area ini sumber makanan yang mudah diakses. Selain itu, suhu dapur yang hangat dari aktivitas memasak sangat sesuai bagi cicak untuk beristirahat atau menetap sementara. Bagian belakang kulkas, dispenser air, lemari bumbu, dan sudut rak dapur sering dijadikan sarang atau tempat persembunyian mereka.

Langkah pencegahan di dapur:

  • Pastikan seluruh permukaan dan lantai dapur selalu bersih dari sisa makanan atau remah-remah.
  • Simpan bahan makanan dalam wadah tertutup rapat, termasuk gula, tepung, dan bumbu.
  • Bersihkan area di belakang kulkas atau peralatan dapur secara berkala untuk menghilangkan tempat persembunyian.
  • Simpan alat masak atau peralatan makan di tempat tertutup agar tidak menjadi lokasi favorit cicak.

4. Kamar Mandi dan Area Lembap

Cicak sering ditemukan di kamar mandi atau area lembap lain karena kelembapan tinggi menciptakan lingkungan yang nyaman untuk beristirahat. Kehadiran serangga kecil seperti nyamuk atau lalat kecil juga menjadi sumber makanan tambahan. Sudut-sudut tembok yang jarang terkena sinar matahari dan permukaan yang tidak cepat kering menjadi lokasi yang aman bagi cicak untuk menetap.

Cara mengatasi cicak di kamar mandi:

  • Gunakan exhaust fan untuk menjaga kelembapan tetap rendah dan mempercepat pengeringan area basah.
  • Pastikan tidak ada genangan air atau rembesan yang dapat menarik cicak dan serangga.
  • Bersihkan sudut-sudut bagian atas kamar mandi secara rutin agar tempat tersebut tidak menjadi persembunyian nyaman.

5. Belakang Lemari, Rak, dan Furnitur Berat

Cicak menyukai tempat tersembunyi yang jarang dipindahkan karena keamanan dan ketenangan membuat mereka betah beristirahat. Area gelap di balik lemari kayu, rak buku, atau furnitur besar sering digunakan sebagai tempat strategis untuk bertelur atau beristirahat pada siang hari. Furnitur yang jarang digeser memberi cicak tempat sempurna untuk bersembunyi dari gangguan manusia.

Solusi praktis:

  • Geser dan bersihkan area belakang furnitur secara berkala untuk menghilangkan tempat persembunyian.
  • Gunakan kapur barus atau essential oil beraroma tajam untuk mengusir cicak.
  • Tutup celah antara dinding dan furnitur agar tidak ada ruang kosong bagi cicak masuk.

6. Lubang Angin, Ventilasi, dan Celah Jendela

Cicak sering menggunakan ventilasi, lubang angin, atau celah kecil pada jendela sebagai jalur masuk ke dalam rumah. Area tersebut juga menjadi jalur keluar-masuk serangga kecil, sehingga cicak tertarik menetap di dekatnya untuk berburu makanan. Keberadaan ventilasi atau celah yang terbuka memberi cicak akses mudah ke berbagai ruangan rumah.

Cara pencegahan efektif:

  • Pasang kasa atau jaring halus pada ventilasi dan jendela untuk mencegah cicak masuk.
  • Tutup celah menggunakan sealant atau karet penahan agar tidak ada ruang bagi cicak.
  • Gunakan tirai atau penutup jendela untuk mengurangi cahaya terang yang menarik serangga, sekaligus mengurangi daya tarik area bagi cicak.

Tanda-Tanda Kehadiran Cicak di Rumah

Cicak termasuk hewan reptil kecil yang sering muncul di lingkungan rumah secara diam-diam dan biasanya sulit terdeteksi pada tahap awal. Kehadiran mereka terkadang baru disadari ketika populasi sudah cukup banyak atau muncul tanda-tanda tertentu. Memahami indikasi keberadaan cicak sedini mungkin sangat penting untuk mencegah infestasi yang lebih luas, menjaga kebersihan, serta mengurangi potensi gangguan terhadap penghuni rumah.

1. Munculnya Feses Cicak di Dinding, Lantai, atau Furnitur

Salah satu indikator paling nyata dari kehadiran cicak adalah ditemukannya feses berbentuk titik-titik kecil atau garis memanjang berwarna hitam pekat hingga cokelat tua. Feses ini biasanya menempel pada permukaan dinding, lantai, atau di belakang furnitur yang jarang dibersihkan.

Keberadaan feses menandakan aktivitas cicak yang intensif, menunjukkan bahwa area tersebut menjadi lokasi favorit mereka untuk bergerak, beristirahat, atau menunggu mangsa. Semakin banyak feses yang ditemukan, semakin besar kemungkinan bahwa rumah telah menjadi habitat nyaman bagi cicak.

2. Aktivitas dan Suara Cicak pada Malam Hari

Cicak merupakan hewan nokturnal, artinya aktivitas mereka lebih intens terjadi pada malam hari ketika cahaya sekitar menurun dan lingkungan menjadi lebih tenang. Suara khas “cet-cet” atau bunyi klik halus yang terdengar dari dinding, langit-langit, atau area dekat lampu sering menjadi tanda keberadaan mereka.

Suara ini biasanya muncul ketika cicak saling berinteraksi, mencari mangsa, atau menandai wilayahnya. Kepekaan terhadap suara ini dapat membantu pemilik rumah mendeteksi lokasi persembunyian cicak sebelum mereka berkembang biak dalam jumlah besar.

3. Bekas Gigitan atau Kehadiran Serangga Kecil di Sekitar Rumah

Cicak memperoleh makanan dengan cara memangsa berbagai serangga kecil seperti nyamuk, lalat mini, dan laron. Oleh karena itu, sering terlihat sisa serangga mati atau kulit serangga berserakan di area dapur, lemari, atau sudut-sudut rumah.

Keberadaan sisa serangga ini menandakan bahwa cicak menggunakan area tersebut sebagai lokasi berburu aktif. Hal ini juga menjadi indikator bahwa cicak tidak hanya bersembunyi tetapi memanfaatkan rumah sebagai sumber makanan yang stabil.

4. Kehadiran Cicak di Sudut-Sudut Tersembunyi dan Area Tertutup

Cicak menyukai area tersembunyi yang jarang tersentuh manusia, seperti sudut dinding bagian atas, plafon, belakang lemari, rak buku, atau furnitur berat. Area-area ini memberikan rasa aman untuk beristirahat, menunggu mangsa, atau bahkan bertelur.

Dengan menempati lokasi tersembunyi, cicak meminimalkan risiko gangguan dan predator, sehingga semakin sulit bagi penghuni rumah untuk menyadari keberadaan mereka. Lokasi-lokasi tersebut menjadi indikator kuat bahwa rumah menyediakan tempat nyaman bagi cicak untuk menetap.

Dampak Kehadiran Cicak di Lingkungan Rumah

Meskipun cicak jarang menimbulkan bahaya langsung bagi manusia, keberadaannya tetap membawa sejumlah dampak negatif, terutama berkaitan dengan kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan penghuni rumah. Berikut beberapa dampak utama:

  1. Feses cicak yang menempel pada dinding, furnitur, atau perabot rumah tangga dapat membuat rumah terlihat kotor dan menurunkan estetika lingkungan. Membersihkan feses secara berkala menjadi keharusan untuk menjaga kebersihan dan higienitas rumah.
  2. Cicak yang sering berkeliaran di dapur atau area penyimpanan makanan dapat meninggalkan kotoran, sehingga ada risiko kontaminasi terhadap bahan makanan atau peralatan makan. Hal ini berpotensi menurunkan kualitas makanan dan menciptakan lingkungan yang kurang higienis.
  3. Cicak yang memangsa serangga sering meninggalkan sisa serangga mati atau kulitnya berserakan, menambah kotoran di area rumah. Selain menurunkan kebersihan, hal ini juga menimbulkan pekerjaan ekstra untuk membersihkan rumah secara rutin.
  4. Banyak orang merasa tidak nyaman, terganggu, atau bahkan takut saat cicak muncul dalam jumlah banyak, apalagi jika mereka bergerak cepat di sekitar rumah. Hal ini dapat menimbulkan rasa tidak aman dan mengganggu aktivitas sehari-hari penghuni.

FAQ Seputar Topik

Mengapa cicak betah di rumah?

Cicak betah di rumah karena mencari lingkungan yang hangat, lembap, dan menyediakan sumber makanan melimpah seperti serangga.

Di mana saja tempat persembunyian favorit cicak di rumah?

Cicak suka bersembunyi di bawah tumpukan barang, belakang bingkai, lemari, laci, kabinet, belakang perabot, di bawah wastafel, dan sudut basement yang gelap serta lembap.

Bagaimana cicak bisa menempel di dinding dan langit-langit?

Cicak bisa menempel berkat setae, ribuan rambut mikroskopis di jari-jarinya yang memanfaatkan gaya van der Waals untuk mencengkeram permukaan.

Apa dampak kehadiran cicak di rumah?

Kehadiran cicak dapat menyebabkan kotoran, mencemari makanan, membawa bakteri seperti Salmonella, dan suara mereka bisa mengganggu jika populasinya banyak.

Kebiasaan apa yang mengundang cicak ke rumah?

Kebiasaan yang mengundang cicak meliputi membiarkan sisa makanan terbuka, sampah tidak tertutup, rumah yang lembap, berantakan, dan adanya genangan air.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |