6 Perbedaan Aktivitas Ular di Siang dan Malam Hari di Sekitar Permukiman

2 weeks ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Keberadaan ular di sekitar permukiman kerap menimbulkan kekhawatiran, terutama ketika hewan melata ini tiba-tiba muncul di pekarangan rumah, saluran air, atau area kosong di sekitar lingkungan warga. Fenomena tersebut sering kali memunculkan pertanyaan mengapa ular lebih sering terlihat pada waktu tertentu dibandingkan waktu lainnya.

Secara alami, ular memiliki pola aktivitas yang sangat dipengaruhi oleh waktu, suhu lingkungan, serta ketersediaan mangsa di sekitarnya. Perbedaan siang dan malam hari bukan sekadar perubahan terang dan gelap, melainkan menentukan cara ular bertahan hidup, bergerak, dan berinteraksi dengan lingkungan permukiman manusia.

Memahami perbedaan aktivitas ular pada siang dan malam hari menjadi kunci penting untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mengurangi risiko pertemuan yang tidak diinginkan. Berikut enam perbedaan utama aktivitas ular di sekitar permukiman yang perlu diketahui secara runtut dan mendalam.

1. Pola Aktivitas Ular Berubah karena Suhu Siang dan Malam

Pada siang hari, sebagian besar ular cenderung mengurangi aktivitas karena suhu lingkungan yang lebih panas dapat menyebabkan tubuhnya kehilangan kelembapan dan energi secara cepat. Kondisi tersebut membuat ular memilih untuk diam dan beristirahat agar metabolisme tubuh tetap stabil.

Ketika malam tiba, suhu yang lebih sejuk memungkinkan ular bergerak lebih aktif tanpa risiko panas berlebih, sehingga energi dapat digunakan secara optimal untuk mencari makan dan berpindah tempat. Lingkungan permukiman yang lebih tenang pada malam hari juga memberi ruang gerak yang lebih luas bagi ular.

Perbedaan suhu inilah yang secara langsung memengaruhi perubahan ritme harian ular, dari pasif di siang hari menjadi aktif dan eksploratif saat malam tiba.

2. Lokasi Persembunyian di Siang Hari Berbeda dengan Area Jelajah Malam Hari

Di siang hari, ular lebih memilih bersembunyi di tempat gelap dan lembap seperti bawah pot tanaman, tumpukan kayu, saluran air tertutup, atau lubang tanah yang jarang tersentuh manusia. Tempat-tempat tersebut membantu ular menjaga suhu tubuh dan menghindari gangguan.

Saat malam hari, perilaku ini berubah drastis karena ular mulai keluar dari persembunyian untuk menjelajahi area sekitar rumah, termasuk halaman, selokan terbuka, dan jalur tikus. Aktivitas ini membuat peluang pertemuan dengan manusia meningkat.

Perbedaan ini menjelaskan mengapa ular jarang terlihat di siang hari tetapi sering muncul tiba-tiba pada malam hari di area yang sebelumnya tampak aman.

3. Adaptasi Penglihatan Ular Lebih Optimal pada Malam Hari

Pada siang hari, penglihatan ular tidak digunakan secara maksimal karena banyak spesies yang memang beradaptasi dengan kondisi minim cahaya. Mata ular cenderung fokus pada area teduh dan tidak aktif memproses visual secara intens.

Ketika malam tiba, struktur mata ular bekerja lebih efektif karena pupilnya mampu menyerap cahaya dalam jumlah kecil sehingga penglihatan tetap tajam meski kondisi gelap. Adaptasi ini membuat ular mampu mendeteksi gerakan mangsa dengan lebih presisi.

Kemampuan visual yang meningkat pada malam hari menjadi salah satu faktor utama mengapa ular lebih percaya diri untuk bergerak dan berburu di sekitar permukiman.

4. Intensitas Pergerakan dan Jejak Ular Lebih Terlihat di Malam Hari

Pada siang hari, pergerakan ular sangat minimal dan biasanya hanya terjadi jika terpaksa berpindah akibat gangguan langsung. Hal ini membuat jejak keberadaan ular sulit terdeteksi oleh warga.

Sebaliknya, malam hari menjadi waktu di mana ular melata dengan lebih cepat dan aktif, meninggalkan pola pergerakan berbentuk huruf S di tanah, pasir, atau debu di sekitar rumah. Jejak ini sering menjadi tanda awal keberadaan ular.

Perbedaan intensitas gerak ini menunjukkan bahwa malam hari merupakan fase paling aktif dalam siklus harian ular di lingkungan permukiman.

5. Perbedaan Target Mangsa antara Siang dan Malam

Pada siang hari, ular jarang melakukan perburuan aktif karena sebagian besar mangsa utamanya juga tidak aktif atau bersembunyi dari panas. Energi ular lebih difokuskan untuk bertahan dan beristirahat.

Malam hari menghadirkan peluang berburu yang lebih besar karena tikus, katak, reptil kecil, dan serangga mulai aktif di sekitar rumah dan saluran air. Kondisi ini menjadikan permukiman sebagai area berburu yang potensial.

Ketersediaan mangsa yang meningkat pada malam hari menjadi alasan utama mengapa ular lebih sering muncul di sekitar rumah saat gelap.

6. Interaksi Ular dengan Lingkungan Lebih Terbuka pada Malam Hari

Di siang hari, interaksi ular dengan lingkungan berlangsung secara tersembunyi sehingga jarang disadari oleh manusia. Keberadaannya sering baru diketahui setelah ditemukan secara tidak sengaja.

Pada malam hari, ular lebih mungkin terlihat melintas di halaman, jalan kecil, atau selokan karena aktivitas berburu membuatnya keluar dari persembunyian. Dalam proses ini, ular dapat meninggalkan suara samar atau tanda pergerakan.

Perbedaan interaksi ini menjadikan malam hari sebagai waktu paling rawan terjadinya pertemuan antara ular dan manusia di area permukiman.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Aktivitas Ular

1. Mengapa ular lebih sering muncul di malam hari di sekitar rumah?

Karena suhu lebih sejuk, mangsa lebih aktif, dan penglihatan ular bekerja lebih optimal pada kondisi gelap.

2. Apakah semua jenis ular aktif pada malam hari?

Tidak semua, tetapi sebagian besar ular di permukiman memiliki kecenderungan nokturnal atau semi-nokturnal.

3. Di mana ular biasanya bersembunyi pada siang hari?

Ular bersembunyi di tempat gelap dan lembap seperti tumpukan kayu, pot tanaman, lubang tanah, dan saluran air tertutup.

4. Apa tanda awal keberadaan ular di sekitar rumah?

Jejak melata berbentuk S, suara gesekan samar, dan meningkatnya populasi tikus bisa menjadi indikator.

5. Bagaimana cara mengurangi risiko ular masuk ke permukiman?

Menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi sumber makanan, dan menutup area persembunyian potensial dapat menekan risiko.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |