Liputan6.com, Jakarta Selokan rumah sering dianggap sebagai area kotor, lembap, dan identik dengan munculnya berbagai hewan liar, termasuk ular. Kehadirannya sering memicu kekhawatiran karena dianggap mengancam keselamatan penghuni rumah. Namun di balik itu, ular memiliki peran penting di lingkungan yang jarang disadari banyak orang.
Faktanya, ular tidak muncul tanpa alasan. Mereka tertarik pada kondisi alam tertentu yang menyediakan makanan, tempat berlindung, dan suhu yang stabil. Ketika memahami pola ini, pemilik rumah bisa melihat bahwa keberadaan ular merupakan indikasi kondisi selokan yang perlu diperhatikan.
Lebih jauh, kehadiran ular justru membantu bagi selokan di sekitar rumah. Dengan kata lain, ular bukan sekadar hewan berbahaya, tetapi bagian utama dari kondisi sistem khususnya di sekitar kehidupan manusia. Lantas apa peran pentingnya? Berikut fakta menarik ular di sekitar selokan rumah yang mungkin belum banyak diketahui, dirangkum Liputan6, Rabu (19/11).
1. Ular Muncul karena Populasi Tikus Meningkat di Selokan Rumah
Selokan yang jarang dibersihkan biasanya menjadi tempat berkumpulnya tikus yang mencari makanan sisa dan tempat berlindung. Inilah yang menarik ular untuk datang karena tikus merupakan salah satu sumber makanan utama mereka. Ketika jumlah tikus meningkat, ular mengikuti pola pergerakan mangsanya, sehingga mereka lebih sering terlihat di area selokan. Dalam laman resmi Roundglass Sustain, fenomena ini menunjukkan bahwa kehadiran ular justru menjadi tanda bahwa ekosistem selokan sedang tidak seimbang akibat populasi tikus berlebih.
Pemicu Utama Pergerakan Ular Mengikuti Jejak Mangsa
Ular memiliki kemampuan mencium bau mangsa melalui lidahnya. Ketika mendeteksi aroma tikus dari selokan, mereka akan bergerak mendekat karena area tersebut menjanjikan makanan melimpah. Hal ini mendorong ular untuk menetap sementara di sekitar rumah.
- Jejak Aroma Tikus
Ular sensitif terhadap keberadaan tikus dari sisa urin, kotoran, hingga jalur pergerakan yang meninggalkan bau khas. Kondisi ini memicu ular mendekat dan berburu di titik yang sering dilalui mangsanya.
- Area Makan Stabil
Jika selokan menyimpan banyak sisa makanan, tikus akan berkembang biak, dan ular akan rutin kembali ke tempat itu sebagai lokasi berburu yang stabil.
- Minim Predator Alami
Di lingkungan permukiman, hampir tidak ada predator yang mengancam ular. Ini membuatnya lebih berani datang ke area selokan yang aman dan penuh makanan.
2. Ular Membantu Menstabilkan Rantai Makanan Lokal
Selokan rumah menciptakan habitat mikro bagi berbagai organisme; ular adalah perantara trofik yang menjaga keseimbangan antara predator dan mangsa. Ketika ular memangsa hewan yang berlebih, mereka mencegah ledakan populasi mangsa yang bisa merusak vegetasi atau mengubah komunitas serangga. Dengan demikian, ular berperan sebagai regulator yang menjaga kestabilan ekosistem kecil di seputar pemukiman.
Dampak Keseimbangan Trofik pada Vegetasi dan Air
Keseimbangan populasi hewan lewat peran ular berdampak pada kondisi vegetasi tepi selokan dan kualitas air karena perubahan jumlah detritus dan aktivitas pemangsa serta pemakan. Stabilitas ini penting untuk mencegah erosi serta akumulasi materi organik yang memperburuk bau dan kualitas air.
- Mencegah Ledakan Populasi Mangsa
Dengan memangsa tikus dan amfibi, ular mengurangi tekanan makan pada tumbuhan dan serasah tepi selokan.
- Menjaga Fungsi Resapan
Keseimbangan hewan membantu mempertahankan akar tumbuhan yang penting untuk menyerap air dan mencegah erosi.
- Mengurangi Akumulasi Organik
Populasi mangsa yang terkendali berarti lebih sedikit sisa organik yang membusuk dan merusak kualitas air.
3. Ular Menjadi Indikator Kesehatan Lingkungan
Populasi ular yang stabil atau meningkat di selokan sering menunjukkan adanya sumber makanan melimpah dan habitat yang relatif belum tercemar. Sebaliknya, penurunan jumlah ular bisa jadi tanda pencemaran, hilangnya habitat, atau berkurangnya keanekaragaman hayati. Dengan demikian, keberadaan ular dapat menjadi indikator awal bagi perubahan lingkungan yang memerlukan perhatian.
Menggunakan Ular sebagai Alarm Lingkungan
Observasi pola kemunculan ular membantu petugas lingkungan dan warga mengidentifikasi masalah seperti sampah berlebih, pencemaran air, atau saluran yang tersumbat—faktor yang memengaruhi keseluruhan kesehatan ekosistem permukiman.
- Tingkat Kemunculan Mengindikasikan Ketersediaan Mangsa
Banyak ular biasanya berarti rantai makanan bawah sehat; penurunan drastis sinyal masalah.
- Perubahan Jenis Ular Menunjukkan Gangguan Habitat
Munculnya spesies yang lebih toleran terhadap polusi bisa mengindikasikan degradasi lingkungan.
- Korelasi dengan Kualitas Air
Keberadaan amfibi dan serangga air serta ular pemangsa mereka memberi gambaran tentang kondisi air selokan.
4. Ular Membantu Mengurangi Populasi Tikus di Sekitar Sampah
Sampah rumah tangga yang menumpuk di selokan atau area terbuka menjadi magnet bagi tikus; keberadaan ular yang memangsa tikus membantu menekan populasi tersebut. Dengan lebih sedikit tikus, peluang penyebaran parasit dan patogen melalui sampah dan kontak langsung menurun. Peran ini sangat terlihat di permukiman padat di mana kontrol hama secara kimia sulit dilakukan atau tidak konsisten.
Konsekuensi pada Manajemen Sampah dan Kebersihan
Adanya predator alami seperti ular berarti masyarakat dapat mengurangi ketergantungan pada rodentisida yang berbahaya bagi lingkungan. Namun, penting untuk menyeimbangkan pendekatan—mengandalkan ular saja tanpa perbaikan sanitasi bukan solusi jangka panjang.
- Mengurangi Kebutuhan Rodentisida
Kontrol alami membantu menekan penggunaan racun tikus yang dapat mencemari lingkungan.
- Menurunkan Serangan Tikus pada Rumah
Dengan populasi tikus berkurang, risiko masuk rumah dan pencemaran makanan menurun.
- Mengingatkan pada Perbaikan Sanitasi
Keberadaan ular menandakan perlunya pengelolaan sampah yang lebih baik untuk mengatasi akar masalah.
5. Ular Menjadi Agen Pembersihan Bangkai Hewan Kecil
Ular yang memangsa hewan kecil juga berperan dalam menghilangkan bangkai yang bisa menjadi sumber bakteri dan vektor penyakit. Dengan memangsa atau memakan carcasses (secara tidak langsung melalui rantai makanan), ular membantu memutus rantai penularan penyakit yang dapat berkembang di sisa-sisa hewan. Proses ini membantu menjaga lingkungan lebih bersih dan mengurangi potensi wabah lokal.
Peran Ular dalam Siklus Penguraian Organik
Keterlibatan ular dalam siklus penguraian berkontribusi pada perpindahan nutrien kembali ke tanah dan air selokan, sehingga mempengaruhi produktivitas tumbuhan tepi dan mikroorganisme yang penting bagi ekosistem.
- Mengurangi Penyebaran Patogen dari Bangkai
Menghilangkan bangkai mengurangi sumber bakteri berbahaya dan lalat pembawa penyakit.
- Mempercepat Daur Nutrisi
Pengaruh predator membantu mendistribusikan nutrien yang diolah kembali oleh mikroorganisme tanah.
- Menjaga Kebersihan Area Terbuka
Keberadaan predator alami memperkecil akumulasi bangkai yang memicu bau dan risiko kesehatan.
6. Kehadiran Ular Memengaruhi Perilaku Manusia dan Kebijakan Lokal
Khawatir melihat ular sering mendorong warga dan pemerintah lokal untuk memperbaiki saluran drainase, menutup celah, dan membersihkan selokan yang menjadi habitat hewan. Reaksi awal yang berbasis keselamatan bisa bertransformasi menjadi langkah proaktif yang meningkatkan sanitasi, mengurangi genangan, dan memperbaiki sistem pembuangan air. Dalam banyak kasus, tindakan untuk mengurangi konflik manusia–ular justru memperbaiki kualitas lingkungan bagi semua pihak.
Dari Ketakutan Menjadi Perbaikan Lingkungan
Ketika kehadiran ular memunculkan kesadaran, dampaknya tidak hanya mengurangi konflik tetapi juga memperkuat praktik pengelolaan lingkungan yang lebih baik—misalnya program pembersihan selokan massal, pemasangan penutup saluran, dan edukasi publik tentang mitigasi risiko satwa liar.
- Perbaikan Drainase Mengurangi Genangan
Saluran yang tertutup dan bersih menurunkan habitat tikus dan serangga, sehingga meminimalkan daya tarik bagi ular.
- Kebijakan Kebersihan Lingkungan
Insiden ular mendorong kampanye lokal untuk pengelolaan sampah dan penyuluhan pencegahan konflik satwa.
- Edukasi Publik soal Koeksistensi
Program yang mengedukasi warga cara aman menghadapi ular mengurangi pembunuhan satwa dan meningkatkan solusi non-kekerasan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Peran Ular di Sekitar Selokan Rumah
Apakah ular di selokan berbahaya bagi manusia?
Bergantung spesiesnya; banyak ular non-berbisa hanya menghindari manusia, namun waspada diperlukan, hindari kontak langsung dan hubungi pihak berwenang bila menemukan ular berbahaya.
Kenapa banyak ular terlihat di musim tertentu?
Musim hujan dan musim kawin meningkatkan aktivitas mangsa dan pergerakan ular, sehingga kemunculan di selokan cenderung lebih sering.
Apakah membunuh ular solusi untuk mengatasi masalah?
Membunuh bukan solusi jangka panjang; tindakan ini mengganggu keseimbangan ekosistem dan tidak menangani akar masalah seperti sanitasi dan sanitasi drainase.
Bagaimana cara aman mengusir ular dari selokan?
Pendekatan aman termasuk menutup akses, bersihkan sampah, perbaiki drainase, dan panggil petugas satwa liar untuk evakuasi jika perlu—jangan coba menangkap sendiri tanpa keahlian.
Apakah keberadaan ular menandakan lingkungan kotor?
Tidak selalu; ular hadir karena ketersediaan mangsa dan tempat berlindung, kadang itu menunjukkan ekosistem yang produktif, namun juga bisa menandakan masalah seperti genangan dan sampah berlebih.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)