6 Kesalahan Kebersihan Dapur yang Mengundang Tikus, Waspada Masuk Rumah

3 weeks ago 15

Liputan6.com, Jakarta Menjaga dapur tetap bersih sangat penting untuk mencegah datangnya hama. Namun, banyak orang masih melakukan kesalahan kebersihan dapur yang mengundang tikus, seperti membiarkan sisa makanan terbuka atau tempat sampah tidak tertutup rapat.

Selain itu, kesalahan kebersihan dapur yang mengundang tikus juga terjadi karena jarang membersihkan sudut atau celah di bawah lemari. Area tersembunyi ini sering menjadi tempat ideal bagi tikus untuk bersarang tanpa terdeteksi.

Untuk menghindarinya, hindari kesalahan kebersihan dapur yang mengundang tikus dengan selalu menjaga kerapian, menutup rapat bahan makanan, dan membersihkan area dapur secara rutin agar tetap higienis serta bebas hama.

Mengutip buku berjudul Berkenalan Dengan Hewan Herbivor, Karnivor, Omnivor (2018) oleh Kira Seta, tikus termasuk hewan omnivor karena memakan hampir semua yang ada di sekitarnya. Banyak orang yang beranggapan kalau tikus adalah penyebar penyakit, utamanya tifus. Penyebaran itu dilakukan melalui makanan yang dikotori oleh tikus.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang kesalahan kebersihan dapur yang mengundang tikus, Jumat (7/11/2025).

1. Menyimpan Sisa Makanan Terbuka

Salah satu kesalahan kebersihan dapur yang mengundang tikus adalah membiarkan sisa makanan terbuka tanpa wadah tertutup. Tikus memiliki indra penciuman tajam yang dapat mendeteksi aroma makanan dari jarak jauh.

Menurut Arianti et al., (2018) sebagaimana dikutip dalam kajian di JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Volume 5, Nomor 10, Oktober 2022, dapur adalah tempat untuk memasak, jadi umumnya di dapur terdapat peralatan untuk memasak, menyimpan bahan makanan serta menyajikan makanan.

Dapur yang kotor akan membuat tikus datang, karena biasanya di dapur terdapat sisa makanan yang masih belum di-bersihkan atau di buang ke luar rumah. Keadaan dapur yang kotor inilah nantinya akan dijadikan tikus sebagai tempat tinggal

Sisa nasi, lauk, atau remahan kecil yang tertinggal di meja dapur bisa menjadi sumber makanan mudah bagi mereka. Untuk mencegahnya, pastikan semua makanan disimpan dalam wadah tertutup rapat dan segera buang sisa yang tidak dikonsumsi.

Menurut Nurhandoko & Siwiendrayanti (2018), sisa makanan ini nantinya akan menjadi sumber makanan bagi tikus, sehingga dapat meningkatkan kontak antara tikus dengan manusia.

2. Tempat Sampah Dapur Tidak Tertutup Rapat

Tempat sampah yang terbuka atau jarang dibersihkan menjadi daya tarik utama bagi tikus. Bau sisa makanan dari kulit buah, tulang ikan, dan sayuran yang membusuk akan menarik perhatian mereka di malam hari.

Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup rapat dan buang isinya setiap hari agar tidak menimbulkan bau menyengat. Menjaga kebersihan area sekitar tempat sampah juga penting agar tikus tidak menemukan jejak makanan.

3. Piring Kotor yang Dibiarkan di Wastafel

Kebiasaan menumpuk piring kotor semalaman termasuk kesalahan kebersihan dapur yang mengundang tikus. Sisa makanan di piring atau alat masak akan menarik tikus untuk datang mencari makan. Selain itu, genangan air di wastafel menjadi sumber minum bagi mereka.

Biasakan mencuci piring segera setelah makan dan pastikan area wastafel selalu kering untuk mencegah tikus datang kembali.

4. Remah dan Tumpahan di Lantai

Remah makanan kecil di lantai sering kali diabaikan, padahal dapat mengundang tikus masuk. Mereka akan mencari sisa makanan bahkan di celah terkecil.

Bersihkan lantai dapur setiap kali selesai memasak atau makan. Gunakan sapu, pel, atau vacuum agar tidak ada sisa makanan yang tertinggal dan menjadi daya tarik bagi tikus.

5. Adanya Sumber Air dan Celah Akses

Tikus membutuhkan air untuk bertahan hidup, sehingga kebocoran keran, genangan di bawah wastafel, atau pipa bocor menjadi magnet bagi mereka. Selain itu, celah kecil di dinding atau sekitar pipa bisa menjadi jalan masuk ke dapur.

Periksa dapur secara rutin dan segera perbaiki kebocoran atau tutup celah menggunakan bahan kuat seperti semen atau kawat kasa agar tikus tidak bisa masuk.

6. Area Gelap dan Barang yang Menumpuk

Tikus sangat menyukai tempat yang gelap, lembap, dan jarang dijangkau manusia. Tumpukan kardus, kertas, atau peralatan lama bisa menjadi tempat persembunyian mereka.

Atur ulang barang di dapur agar tetap rapi dan tidak menumpuk. Pastikan dapur memiliki ventilasi serta pencahayaan cukup untuk mencegah tikus bersarang di area tersebut.

Cara Mengusir Tikus di Dapur

Menurut Ramadhani dan Yunianto (2010) sebagaimana dikutip dalam kajian di Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 8, No. 1 Januari 2015, keberadaan tikus sangat erat kaitannya dengan kondisi lingkungan rumah. Keberadaan tikus dapat disebabkan karena konstruksi rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan sehingga memudahkan tikus masuk ke dalam rumah.

Keberadaan tikus juga disebabkan karena adanya sampah di dalam rumah yang tidak dikelola dengan baik serta pencahayaan yang kurang terang karena tikus menyukai tempat gelap dan sampah sebagai tempat bersarang. Keberadaan tikus di sekitar rumah berpotensi untuk terjadi penularan leptospirosis dari tikus ke manusia.

Berikut ini cara mengusir tikus di dapur:

1. Gunakan Aroma yang Tidak Disukai Tikus

Tikus sangat sensitif terhadap bau-bauan tertentu. Kamu bisa memanfaatkan bahan alami seperti minyak peppermint, cengkeh, atau serai wangi untuk mengusir mereka. Celupkan kapas ke dalam minyak esensial tersebut, lalu letakkan di area yang sering dilalui tikus seperti bawah wastafel, sudut dapur, atau dekat tempat sampah. Aroma kuat ini akan membuat tikus enggan mendekat.

2. Tutup Semua Celah dan Lubang

Periksa setiap sudut dapur, terutama di sekitar pipa air, ventilasi, atau belakang lemari. Tikus bisa masuk lewat lubang sekecil 1,5 cm, jadi pastikan semua celah tertutup rapat. Gunakan semen, wol baja, atau kawat kasa logam untuk menutupnya agar mereka tidak bisa menggigit dan membuat jalan masuk lagi.

3. Jaga Kebersihan dan Buang Sampah Setiap Hari

Sampah dan sisa makanan adalah daya tarik utama bagi tikus. Pastikan tempat sampah tertutup rapat dan segera buang setiap hari. Jangan biarkan piring kotor menumpuk semalaman atau ada remah makanan di lantai, karena itu bisa menjadi sumber makanan mereka. Dapur yang bersih akan membuat tikus kehilangan alasan untuk datang.

4. Letakkan Perangkap Tikus

Jika tikus sudah terlanjur masuk, gunakan perangkap tikus modern seperti perangkap lem atau kotak penangkap. Letakkan di area yang sering terlihat jejak tikus, seperti dekat dinding atau sudut dapur. Kamu juga bisa memberi umpan seperti potongan roti atau kacang untuk menarik mereka.

5. Gunakan Daun atau Bahan Alami Pengusir Tikus

Selain minyak esensial, bahan alami seperti daun mint, daun salam, dan kulit jeruk juga efektif mengusir tikus. Letakkan di area yang sering dilewati mereka. Daun-daun ini memiliki aroma yang tidak disukai tikus tetapi aman untuk manusia.

6. Jaga Sirkulasi Udara dan Cahaya Dapur

Tikus menyukai tempat gelap dan lembap. Pastikan ventilasi dapur cukup baik dan pencahayaan terang agar mereka tidak nyaman. Buka jendela atau gunakan exhaust fan untuk menjaga sirkulasi udara tetap lancar.

Q & A Seputar Topik

Mengapa sisa makanan bisa menarik tikus ke dapur?

Tikus memiliki penciuman yang sangat tajam dan bisa mencium aroma makanan dari jarak jauh. Sisa makanan yang tidak dibersihkan atau disimpan dengan benar akan mengundang mereka datang. Karena itu, penting untuk selalu menutup wadah makanan rapat-rapat dan membersihkan area dapur setelah memasak.

Apakah piring kotor di wastafel bisa menjadi penyebab datangnya tikus?

Ya, bisa. Sisa makanan yang menempel di piring kotor merupakan sumber makanan yang menarik bagi tikus. Jika dibiarkan semalaman, bau dari piring tersebut akan memancing mereka masuk. Jadi, segera cuci piring setelah digunakan agar dapur tetap higienis dan bebas hama.

Bagaimana peran tempat sampah dapur dalam memancing tikus datang?

Tempat sampah yang tidak tertutup rapat atau jarang dibuang dapat mengeluarkan bau menyengat dari sisa makanan. Hal ini akan menarik tikus untuk datang mencari makan di malam hari. Gunakan tempat sampah bertutup dan buang isinya setiap hari untuk mencegah tikus masuk ke dapur.

Apakah genangan air bisa menyebabkan tikus betah di dapur?

Bisa. Tikus tidak hanya mencari makanan, tetapi juga membutuhkan sumber air untuk bertahan hidup. Genangan air di bawah wastafel atau kebocoran pipa bisa menjadi daya tarik bagi mereka. Pastikan dapur selalu kering dan tidak ada kebocoran air agar tikus tidak betah.

Mengapa dapur yang berantakan memicu tikus bersarang?

Tikus suka bersembunyi di tempat yang gelap dan tidak terjamah. Tumpukan kardus, koran, atau barang bekas di sudut dapur bisa menjadi tempat ideal bagi mereka membuat sarang. Menjaga kebersihan dan kerapian dapur sangat penting untuk mencegah tikus menetap dan berkembang biak di rumah.  

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |