Liputan6.com, Jakarta - Memelihara ayam memerlukan perhatian khusus pada kondisi kandang, agar ternak tetap sehat dan produktif. Kesalahan desain kandang ayam yang bikin bau dan banyak lalat sering menjadi masalah utama, bagi peternak pemula maupun berpengalaman. Sirkulasi udara yang buruk dan penempatan kotoran yang tidak efisien memicu bau amonia menyengat, serta populasi lalat yang meningkat drastis.
Kesehatan ayam sangat dipengaruhi oleh kualitas lingkungan tempat tinggalnya. Kesalahan desain kandang ayam yang bikin bau dan banyak lalat tidak hanya mengganggu kenyamanan ternak, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit. Faktor kelembapan tinggi, ventilasi tidak optimal dan sistem pembuangan kotoran yang kurang tepat merupakan pemicu utama permasalahan ini.
Penataan kandang yang cermat menjadi kunci mengurangi bau dan infestasi serangga. Banyak peternak mengabaikan hal sederhana seperti posisi kandang, arah jendela dan material lantai, padahal hal tersebut dapat memicu kesalahan desain kandang ayam yang bikin bau dan banyak lalat. Perencanaan yang matang membantu menjaga kebersihan juga mencegah pertumbuhan lalat yang masif.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (13/1/2026)
1. Ventilasi Kandang yang Kurang Optimal
Kesalahan paling umum pada kandang ayam yang sering diabaikan adalah sistem ventilasi yang tidak memadai. Kandang yang sepenuhnya tertutup atau hanya memiliki sedikit bukaan udara akan membuat sirkulasi udara menjadi stagnan, sehingga udara di dalam kandang menjadi lembap dan bau amonia dari kotoran menumpuk. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan bagi ayam, tetapi juga meningkatkan risiko stres, menurunkan nafsu makan, dan memperlambat pertumbuhan. Selain itu, udara yang lembap dan bau cenderung menjadi lingkungan ideal bagi lalat untuk bertelur dan berkembang biak dengan cepat.
Solusi: Penerapan ventilasi silang (cross-ventilation) menjadi langkah efektif untuk menjaga aliran udara tetap lancar. Pemasangan jendela atau ventilasi di sisi berlawanan kandang membantu udara bergerak, sekaligus menyingkirkan kelembapan berlebih dan bau amonia. Dengan udara yang segar dan sirkulasi baik, ayam akan lebih sehat dan lingkungan kandang menjadi lebih bersih.
2. Lantai Kandang yang Sulit Dibersihkan
Selain ventilasi, desain lantai kandang juga sangat menentukan tingkat kebersihan dan kenyamanan ayam. Lantai yang rata atau datar sepenuhnya cenderung membuat kotoran menumpuk di satu titik, menjadi lembap, dan sulit dibersihkan secara rutin. Akibatnya, bau amonia meningkat secara signifikan, dan tempat ini menjadi sarang ideal bagi lalat untuk bertelur. Penumpukan kotoran yang tidak segera diatasi juga dapat menyebabkan penyakit pada ayam, mengurangi produktivitas, dan membuat kandang tampak kotor serta tidak rapi.
Solusi: Menggunakan lantai dengan kemiringan ringan atau sistem litter bed merupakan metode efektif untuk menjaga kebersihan. Litter bed bisa berupa alas jerami, sekam, atau material serap lainnya yang mudah diganti secara berkala. Alternatif lain adalah lantai berbahan kawat atau slat, yang memungkinkan kotoran langsung jatuh ke bawah, memudahkan pembersihan harian, dan meminimalkan tempat berkembang biaknya lalat. Kombinasi desain lantai yang tepat dan kebersihan rutin akan membantu menciptakan kandang ayam yang lebih higienis dan nyaman bagi ternak.
3. Sistem Pembuangan Kotoran yang Kurang Efektif
Salah satu masalah signifikan dalam manajemen kandang ayam adalah penerapan sistem pembuangan kotoran yang tidak optimal. Banyak peternak masih menggunakan metode tradisional, yakni menumpuk kotoran di lantai kandang selama beberapa hari hingga penuh, baru kemudian membersihkannya secara sekaligus. Praktik semacam ini menimbulkan berbagai dampak negatif: bau amonia menumpuk, kelembapan meningkat, dan populasi lalat berkembang dengan cepat di antara tumpukan kotoran. Selain itu, penumpukan kotoran yang berlebihan dapat menimbulkan risiko penyakit pada ayam, mempengaruhi kesehatan saluran pernapasan, serta menurunkan kenyamanan dan produktivitas ternak.
Solusi: Untuk mengatasi permasalahan ini, penerapan sistem pembuangan modern sangat dianjurkan. Salah satu metode efektif adalah menggunakan drop tray atau wadah penampungan kotoran yang terpisah di bawah lantai kawat. Dengan sistem ini, kotoran akan jatuh langsung ke dalam wadah khusus, sehingga mudah dikumpulkan setiap hari tanpa menumpuk di lantai kandang. Pembersihan rutin seperti ini tidak hanya mengurangi bau yang menyengat, tetapi juga menekan perkembangan lalat, menjaga higienitas kandang, serta mendukung kesehatan dan kenyamanan ayam secara keseluruhan.
4. Tingginya Kelembapan dalam Kandang
Kelembapan yang berlebihan di dalam kandang merupakan faktor utama munculnya bau tidak sedap serta lingkungan yang kondusif bagi perkembangbiakan lalat. Kondisi lembap sering disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain tumpahan air minum, kotoran basah akibat sistem drainase yang buruk, serta ventilasi yang kurang memadai. Kelembapan tinggi mengakibatkan lantai dan dinding kandang menjadi basah, sehingga udara menjadi pengap dan aroma amonia semakin menyengat. Lingkungan seperti ini tidak hanya mengganggu kenyamanan ayam, tetapi juga meningkatkan risiko infeksi bakteri dan penyakit pernapasan.
Solusi: Untuk mengurangi kelembapan, sangat penting memastikan lantai kandang tetap kering setiap saat. Pemasangan sistem nipple drinker atau tempat minum anti-tumpah dapat mencegah air minum tumpah ke lantai dan membasahi litter. Selain itu, ventilasi yang cukup, termasuk ventilasi silang, membantu aliran udara yang stabil sehingga kelembapan dapat terkontrol. Kombinasi lantai kering, sistem minum efisien, dan ventilasi memadai akan menciptakan kondisi kandang yang lebih higienis, mengurangi bau, dan menekan populasi lalat secara signifikan.
5. Penempatan Kandang yang Kurang Tepat
Salah satu aspek yang sering diabaikan oleh peternak adalah lokasi atau posisi penempatan kandang ayam. Penempatan yang tidak strategis dapat memperburuk bau serta meningkatkan populasi lalat secara signifikan. Misalnya, menaruh kandang di area teduh yang cenderung lembap, atau terlalu dekat dengan tempat penumpukan sampah dan limbah organik, akan membuat udara stagnan dan kelembapan bertahan lama.
Kondisi ini tidak hanya memperparah aroma kotoran, tetapi juga menciptakan lingkungan ideal bagi lalat untuk berkembang biak dan hinggap, sehingga risiko gangguan kesehatan pada ayam meningkat. Selain itu, penempatan di lokasi yang minim sinar matahari membuat lantai kandang sulit kering, mempercepat proses pembusukan kotoran, dan memperkuat bau amonia.
Solusi: Untuk mengatasi masalah ini, pemilihan lahan kandang sebaiknya memperhatikan sirkulasi udara alami yang baik dan paparan sinar matahari yang cukup. Idealnya, kandang ditempatkan di area yang tidak lembap, jauh dari tumpukan sampah, serta memiliki ventilasi alami yang lancar. Sinar matahari yang masuk secara teratur membantu mengeringkan lantai kandang, mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, serta mengurangi konsentrasi bau tidak sedap. Dengan penempatan yang tepat, kualitas udara di dalam kandang membaik, ayam lebih sehat, dan populasi lalat dapat dikendalikan secara signifikan.
6. Kekurangan Perawatan Rutin
Kesalahan desain kandang tidak akan banyak membantu jika perawatan rutin diabaikan. Kandang yang telah dirancang sedemikian rupa agar higienis dan minim bau tetap dapat menjadi sarang aroma menyengat serta lalat jika tidak dibersihkan secara konsisten. Banyak peternak cenderung menunda pembersihan litter, tidak memeriksa ventilasi, atau membiarkan kotoran menumpuk terlalu lama, sehingga fungsi desain kandang menjadi sia-sia. Selain itu, kelembapan yang tidak terkontrol dan kotoran yang menumpuk mempercepat pertumbuhan mikroorganisme, memicu bau amonia tinggi, dan menjadi magnet bagi lalat yang mengganggu kenyamanan ternak.
Solusi: Perawatan rutin harus menjadi bagian integral dari pengelolaan kandang ayam. Pembersihan lantai dan kotoran sebaiknya dilakukan setiap hari atau minimal mingguan, tergantung intensitas pemeliharaan. Litter atau alas kandang perlu diganti secara berkala untuk menjaga kondisi tetap kering dan bersih.
Selain itu, penyemprotan larutan disinfektan alami, seperti campuran cuka atau air jeruk nipis, dapat membantu menekan bau dan mengurangi populasi lalat tanpa membahayakan ayam. Dengan disiplin perawatan rutin, kesalahan desain yang awalnya berpotensi menimbulkan masalah dapat diminimalkan, sehingga kandang tetap bersih, bau berkurang, dan ayam tetap sehat serta produktif.
FAQ Seputar Topik
Bagaimana cara memilih lokasi kandang ayam petelur rumahan yang tepat agar tidak bau dan bebas lalat?
Pilih lokasi dengan sirkulasi udara baik, tidak lembap, jauh dari pemukiman, serta hindari area tergenang air atau dekat sumber air untuk mencegah kelembaban tinggi yang memicu bau dan lalat.
Apa saja tips manajemen pakan dan air bersih untuk mengurangi bau kotoran ayam dan mencegah lalat?
Berikan pakan berkualitas seimbang, hindari pakan berlebihan, dan pertimbangkan probiotik. Pastikan air minum bersih, ganti rutin, gunakan tempat minum mudah dibersihkan, serta kelola sisa pakan dengan baik.
Metode pengelolaan kotoran dan sanitasi kandang apa yang paling efektif untuk ternak ayam petelur rumahan tanpa bau?
Terapkan metode deep litter atau bersihkan kotoran setiap hari/dua hari sekali untuk lantai semen. Segera pindahkan kotoran ke tempat tertutup atau olah menjadi kompos, serta gunakan bahan penyerap bau seperti kapur pertanian atau arang sekam.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5036034/original/041934400_1733372495-IMG_3012.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474432/original/016248300_1768476831-Gemini_Generated_Image_eyhstaeyhstaeyhs.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470640/original/021517100_1768212371-tanaman_akuaponik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473664/original/073472300_1768452138-Teras_dengan_Kanopi_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474157/original/075486600_1768467804-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314592/original/032084300_1755096405-shiona-das-16eeXVh8od8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455604/original/079642800_1766719911-Jualan_kue_basah_di_depan_rumah__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474256/original/088622300_1768470217-pexels-kampus-6605163.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474018/original/004020400_1768464817-Dasaran_Kolam_Ikan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474341/original/017840500_1768473324-teras_mini_dekat_dapur_rumah_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474398/original/029183700_1768475903-akuarium_dari_galon_bekas_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474003/original/068265300_1768464654-model_teras_rumah_sempit_tanpa_pagar__jadi_kebun_mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4791067/original/049651900_1711977504-WhatsApp_Image_2024-04-01_at_19.39.12.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2910268/original/047318100_1568355676-irene-kredenets-zNsSGYXaeP8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/730423/original/015950200_1409506754-selada_air2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474060/original/058191000_1768465683-kandang_ayam7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473921/original/083316700_1768461673-Ide_Jualan_Berbahan_Cendol.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474196/original/058448600_1768469002-gamis_rok_bertingkat1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469360/original/079402100_1768113479-Ide_Kandang_Ayam_Semi_Terbuka_dengan_Ventilasi_Maksimal_di_Samping_Rumah_Anti_Bau_Model_Dinding_Bertingkat_Ventilasi_Silang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473779/original/055132400_1768456608-Kandang_Burung_Lovebird_dari_Botol_Bekas_Model_dengan_Alas_Laci.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360305/original/022331900_1758704064-DGDFE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)