6 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Cegah Tikus Masuk Rumah, Hunian Lebih Aman

1 week ago 7

Liputan6.com, Jakarta Melindungi hunian dari tikus bisa dimulai dari rutinitas sederhana. Dengan menerapkan kebiasaan sehari-hari yang bisa cegah tikus masuk rumah, Anda dapat mengurangi risiko hewan ini menemukan tempat bersembunyi.

Kerapian dan kebersihan menjadi faktor utama karena lingkungan yang berantakan memicu aktivitas hama. Itulah sebabnya kebiasaan sehari-hari yang bisa cegah tikus masuk rumah perlu dilakukan secara konsisten.

Selain itu, pengaturan barang dan kebiasaan menutup celah kecil juga penting. Langkah ini termasuk bagian dari kebiasaan sehari-hari yang bisa cegah tikus masuk rumah yang efektif menjaga area tetap aman.

Mengutip buku berjudul Berkenalan Dengan Hewan Herbivor, Karnivor, Omnivor (2018) oleh Kira Seta, tikus termasuk hewan omnivor karena memakan hampir semua yang ada di sekitarnya.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang kebiasaan sehari-hari yang bisa cegah tikus masuk rumah, Rabu (19/11/2025).

1. Menjaga Kebersihan Rumah Secara Menyeluruh

Kebersihan menjadi pondasi utama dalam mencegah tikus mencari tempat tinggal di dalam rumah. Hewan ini sangat tertarik pada lingkungan yang kotor, area berantakan, serta sisa makanan yang tercecer. Karena itu, dapur, meja makan, dan area penyimpanan harus benar-benar diperhatikan setiap hari.

Biasakan membersihkan remah makanan, tumpahan minyak, serta mencuci piring sebelum malam tiba karena tikus paling aktif bergerak pada jam malam.

Buang sampah harian menggunakan tempat sampah bertutup rapat. Jauhkan juga tumpukan kardus, kertas, atau barang bekas yang dapat menjadi sarang dan tempat persembunyian bagi tikus.

Mengutip kajian dalam Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 8, No. 1 Januari 2015, keberadaan tikus juga disebabkan karena adanya sampah di dalam rumah yang tidak dikelola dengan baik serta pencahayaan yang kurang terang karena tikus menyukai tempat gelap dan sampah sebagai tempat bersarang. Keberadaan tikus di sekitar rumah berpotensi untuk terjadi penularan leptospirosis dari tikus ke manusia.

2. Menyimpan Makanan dengan Cara yang Benar

Sistem penyimpanan makanan yang tepat sangat membantu mencegah tikus tertarik masuk ke dalam rumah. Makanan yang dibiarkan terbuka di meja atau lemari akan mengeluarkan aroma kuat yang mudah dideteksi tikus. Gunakan wadah kedap udara untuk menyimpan makanan kering seperti beras, tepung, dan camilan.

Buah dan sayuran sebaiknya disimpan di kulkas agar aromanya tidak menyebar. Dengan menyimpan makanan secara disiplin, Anda mengurangi peluang tikus menemukan sumber makanannya.

Menurut Nurhandoko & Siwiendrayanti (2018) yang dikutip dalam kajian di JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Volume 5, Nomor 10, Oktober 2022, sisa makanan akan menjadi sumber makanan bagi tikus, sehingga dapat meningkatkan kontak antara tikus dengan manusia.

Tikus dapat masuk lewat celah yang sangat kecil, bahkan kurang dari satu sentimeter. Oleh sebab itu, pemeriksaan fisik rumah wajib dilakukan secara rutin untuk menutup semua jalur masuk.

Gunakan wol baja yang dilapisi mortar atau dempul untuk menutup retakan di dinding, lantai, kusen, dan sudut-sudut bangunan. Pasang penutup celah pintu agar bagian bawahnya tidak menyisakan ruang. Saluran air dan ventilasi luar juga perlu diberi kawat kasa halus agar tikus tidak bisa menyelinap.

Menurut Ramadhani dan Yunianto (2010) sebagaimana dikutip dalam kajian di Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 8, No. 1 Januari 2015, keberadaan tikus sangat erat kaitannya dengan kondisi lingkungan rumah. Keberadaan tikus dapat disebabkan karena konstruksi rumah yang tidak memenuhi syarat kesehatan sehingga memudahkan tikus masuk ke dalam rumah.

4. Merapikan dan Mengelola Area Luar Rumah

Tikus sering memulai pergerakannya dari luar rumah, sehingga kondisi halaman sangat memengaruhi risiko masuknya hama. Dahan pohon yang menyentuh atap atau dinding dapat menjadi "jembatan" untuk mereka masuk tanpa ketahuan.

Rutin memangkas tanaman, membersihkan sampah halaman, dan merapikan tumpukan kayu dapat menghilangkan sarang potensial. Simpan tempat sampah dan komposter sedikit jauh dari bangunan rumah agar tikus tidak sering mendekat ke area utama hunian.

5. Menghilangkan Sumber Air untuk Tikus

Tikus akan kesulitan bertahan hidup tanpa sumber air yang mudah dijangkau. Oleh karena itu, kebiasaan memperbaiki kebocoran, mengeringkan area basah, dan menutup penampungan air sangat penting dilakukan.

Periksa area bawah wastafel, kamar mandi, serta sudut-sudut lembap yang berpotensi menampung air. Dengan menghilangkan akses mereka terhadap air, Anda membuat rumah terasa "tidak nyaman" bagi tikus untuk tinggal atau berkembang biak.

6. Menggunakan Pengusir Alami yang Aman

Aroma kuat dari bahan-bahan tertentu dapat menjadi penghalang alami yang efektif. Minyak esensial peppermint, kayu putih, dan cengkeh dikenal ampuh mengusir tikus berkat baunya yang menyengat.

Letakkan kapas yang ditetesi minyak-minyak tersebut di jalur yang sering dilalui tikus. Selain itu, taburkan bubuk cabai, lada hitam, atau kayu manis pada area rawan. Menanam tanaman aromatik seperti lavender, rosemary, daun pandan, atau mint juga membantu menciptakan lingkungan yang tidak disukai tikus.

Menurut Sudarmaji (2018) sebagaimana dikutip dalam kajian di Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol.24 No.2 2024, pengendalian tikus dapat dilakukan dengan berbagai metode seperti memasang perangkap hidup dan mati, serta kombinasi menggunakan variasi umpan dalam perangkap.

Terdapat dua jenis teknik pemerangkapan, yakni perangkap hidup atau perangkap mati. Penggunaannya di lapangan, umumnya berupa perangkap hidup (live trap), perangkap mati (snap trap), dan perangkap berperekat (sticky trap) yang dijual bebas di pasaran.

Q & A Seputar Topik

Apa kebiasaan paling sederhana yang bisa langsung mencegah tikus masuk rumah?

Membersihkan sisa makanan setiap selesai memasak atau makan adalah langkah paling sederhana namun efektif. Tikus sangat tertarik pada remah kecil dan tumpahan makanan, jadi kebiasaan ini bisa memutus sumber makan mereka.

Apakah menyimpan makanan di wadah kedap udara benar-benar membantu?

Ya. Wadah kedap udara mencegah aroma makanan menyebar, sehingga tikus tidak tertarik mendekat. Selain itu, wadah keras seperti kaca atau plastik tebal juga tidak bisa digigit tikus.

Sangat penting, karena tikus bisa masuk melalui celah sekecil 0,6 cm. Menutup retakan di dinding, kusen pintu, atau sudut bangunan akan menghilangkan jalur masuk favorit mereka.

Kenapa area luar rumah harus ikut dibersihkan kalau ingin mencegah tikus?

Karena tikus biasanya bersembunyi di tumpukan kayu, tanaman rimbun, atau sampah halaman sebelum masuk ke dalam rumah. Lingkungan luar yang rapi membuat mereka tidak punya tempat untuk bersembunyi.

Apakah pengusir alami seperti mint atau peppermint efektif digunakan setiap hari?

Efektif bila digunakan rutin. Aroma kuat dari peppermint, cengkeh, atau lavender tidak disukai tikus. Anda bisa meneteskan minyak esensial ke kapas dan meletakkannya di area rawan sebagai penghalang harian.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |