6 Ide Jualan Makaroni Basah Untung Banyak, Lengkap dengan Resepnya

4 days ago 9

Liputan6.com, Jakarta Makaroni bukan lagi sekadar pelengkap sup atau salad. Di Indonesia, olahan makaroni justru berkembang menjadi aneka camilan populer dengan rasa pedas, gurih, hingga creamy. Banyaknya penggemar makanan pedas dan jajanan sekolah membuat olahan makaroni basah memiliki pasar yang luas dan terus tumbuh. Ini alasan mengapa banyak orang mulai mencari ide jualan makaroni basah untung banyak untuk dijalankan dari rumah.

Sebagai bahan, makaroni mudah ditemukan di pasar tradisional maupun minimarket dan tersedia dalam berbagai jenis. Ada makaroni bantet, makaroni pipa, hingga makaroni kering yang teksturnya kenyal saat direbus. Bahan pangan ini juga mudah diolah, cepat matang, dan cocok diberi bumbu apa saja—mulai dari balado, kari, keju, hingga bumbu kuah pedas seperti seblak.

Peluang bisnisnya pun sangat menarik. Kebutuhan konsumen akan camilan pedas tidak pernah surut. Pelaku usaha bisa berinovasi dengan menampilkan produk unik, meningkatkan kualitas rasa, serta menerapkan strategi promosi yang tepat. Dengan modal kecil, kreativitas resep, dan pemasaran sederhana, makaroni basah bisa menjadi menu yang menjanjikan. Berikut ide jualan makaroni basah untung banyak dari Liputan6.com, Salesa (25/11/2025).

1. Makaroni Basah Jajanan Anak SD 

Olahan ini terkenal karena rasanya sederhana namun bikin nostalgia. Cocok dijual murah meriah untuk target pelajar dan anak sekolah.

Bahan:

  • 100 gr makaroni bantet
  • 400 ml air
  • Garam secukupnya
  • 2 sdm minyak goreng
  • Bumbu tabur sesuai selera

Cara Membuat:

  1. Didihkan air, tambahkan garam.
  2. Rebus makaroni selama ±1 menit saja agar tidak lembek. Angkat dan tiriskan.
  3. Panaskan sedikit minyak, tumis makaroni rebus selama 1 menit.
  4. Angkat, taburi bumbu tabur, aduk rata.
  5. Sajikan atau kemas dalam cup kecil untuk jualan.

Keunggulan untuk bisnis: modal kecil, proses cepat, cocok untuk penjualan volumenya tinggi.

2. Maklor (Makaroni Telur) – Paling Banyak Dicari

Maklor selalu laris karena perpaduan makaroni lembut dan telur gurih. Cocok untuk jualan dengan beragam level pedas.

Bahan:

  • Makaroni pipa
  • 1 butir telur
  • Garam secukupnya
  • Bumbu tabur rasa pedas/gurih

Cara Membuat:

  1. Rebus makaroni hingga empuk dan kenyal, tiriskan.
  2. Kocok telur dengan sedikit garam.
  3. Panaskan sedikit minyak, goreng makaroni, tuang kocokan telur.
  4. Aduk hingga telur set, kemudian tambahkan bumbu tabur.

Keunggulan bisnis: bisa dijual dalam cup panas, rasanya kuat, mudah dimodifikasi topping.

3. Seblak Makaroni Basah Bandung

Racikan bumbu seblak pedas gurih membuat menu ini digemari remaja dan mahasiswa.

Bahan:

  • 1 genggam kerupuk merah
  • 1 genggam makaroni
  • 1 butir telur
  • Bakso, sawi
  • Bumbu halus: cabai, bawang merah, bawang putih, kencur
  • Garam & penyedap (opsional)

Cara Membuat:

  1. Rendam kerupuk, rebus makaroni hingga empuk.
  2. Tumis bumbu halus sampai harum.
  3. Tambahkan air, bakso, sayuran, kerupuk, dan makaroni.
  4. Setelah mendidih, masukkan telur dan aduk.
  5. Koreksi rasa dan sajikan.

Keunggulan bisnis: bisa dijual sebagai menu level pedas, cocok untuk warung makan kecil.

4. Martabak Makaroni – Ide Unik Anti Mainstream

Menu ini menawarkan bentuk martabak mini dengan isi makaroni berbumbu kari.

Bahan:

  • ¼ kg makaroni, direbus
  • 2 butir telur
  • Daun bawang iris
  • Bubuk kari
  • Garam & kaldu secukupnya
  • Kulit lumpia

Cara Membuat:

  1. Campur makaroni rebus dengan telur, bumbu kari, daun bawang, garam, dan kaldu.
  2. Isi kulit lumpia dengan campuran tersebut dan lipat.
  3. Goreng hingga kecokelatan.
  4. Tiriskan dan kemas.

Keunggulan bisnis: bentuknya rapi, mudah dikemas, dan disukai anak-anak.

5. Bakwan Makaroni – Camilan Gurih Mengenyangkan

Ide jualan ini cocok untuk konsumen keluarga, warung gorengan, hingga penjual sarapan.

Bahan:

  • 100 gr makaroni rebus
  • 1 wortel serut
  • 1 butir telur
  • Tepung bakwan, tepung beras, tepung maizena
  • Daun bawang & cabai iris
  • Bumbu halus: bawang merah, bawang putih, merica, gula, garam

Cara Membuat:

  1. Campur semua tepung, bumbu halus, dan air hingga menjadi adonan.
  2. Masukkan wortel, makaroni, daun bawang, dan cabai.
  3. Goreng adonan hingga berwarna kuning kecokelatan.
  4. Sajikan hangat atau kemas dalam kemasan paper bag.

Keunggulan bisnis: bahan murah, tekstur renyah, variasi rasa mudah dibuat.

6. Makaroni Basah Keju Rumahan – Rasa Creamy Lumer

Menu creamy gurih ini cocok untuk target pecinta keju dan camilan modern.

Bahan:

  • 200 gr makaroni
  • 1 butir telur
  • Bawang putih & bawang bombay
  • Garam, gula, kaldu
  • Keju parut
  • Minyak goreng

Cara Membuat:

  1. Rebus makaroni dengan garam dan sedikit minyak. Tiriskan.
  2. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  3. Masukkan telur, aduk hingga menjadi orak-arik.
  4. Masukkan makaroni, bumbu, dan sebagian keju.
  5. Sajikan dengan topping keju lagi di atasnya.

Keunggulan bisnis: menawarkan cita rasa berbeda, cocok dijual premium dalam cup atau box.

Strategi Agar Usaha Makaroni Basah Untung Maksimal

Selain menguasai resep, beberapa hal penting yang sangat memengaruhi usaha termasuk:

  • Utamakan kualitas bahan dan kebersihan proses produksi.
  • Tampilkan inovasi rasa dan varian—mulai dari level pedas, topping keju, jamur, bakso, hingga bumbu kuah.
  • Komunikasikan produk dengan baik kepada pembeli, terutama jika berjualan online.
  • Gunakan strategi pemasaran sesuai target pasar: konten media sosial, potongan harga, paket bundling, hingga giveaway.

Dengan modal kecil, kreativitas menu, dan konsistensi kualitas, Anda bisa menjalankan ide jualan makaroni basah untung banyak secara stabil dan berkembang.

FAQ (Pertanyaan Umum Seputar Jualan Makanan Basah)

1. Berapa lama makanan basah seperti makaroni bisa bertahan?

Biasanya 6–12 jam suhu ruang. Jika ingin lebih tahan lama, hindari telur dan gunakan kemasan kedap udara.

2. Bolehkah makanan basah disimpan di kulkas?

Boleh, tapi rasa dan teksturnya sering berubah. Untuk penjualan, lebih aman buat fresh.

3. Bagaimana menentukan harga jual makanan basah?

Hitung modal bahan + gas + bumbu + kemasan + tenaga, lalu tambahkan margin 30–60%.

4. Apakah wajib memiliki izin usaha?

Untuk penjualan rumahan kecil belum wajib, tetapi jika ingin masuk market lebih besar, izin PIRT sangat dianjurkan.

5. Bagaimana cara membuat makanan basah tetap aman dikonsumsi?

Gunakan bahan segar, hindari penyimpanan lama, jaga kebersihan alat, dan kemas dalam wadah food grade.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |