6 Cara Membuat Kolam Terpal Mini yang Tidak Mudah Bocor, Panduan untuk Pemula

3 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Kolam terpal mini menjadi solusi praktis untuk memelihara ikan di lahan terbatas. Namun, pemahaman tentang cara membuat kolam terpal mini yang tidak mudah bocor sangat diperlukan agar kolam lebih awet dan aman digunakan.

Kesalahan pemasangan dan pemilihan bahan sering membuat kolam cepat rusak. Dengan mengetahui cara membuat kolam terpal mini yang tidak mudah bocor, risiko kebocoran bisa diminimalkan sejak awal pembuatan.

Selain kuat, kolam juga harus nyaman bagi ikan dan mudah dirawat. Penerapan cara membuat kolam terpal mini yang tidak mudah bocor membantu menjaga kualitas air serta ketahanan kolam dalam jangka panjang.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara membuat kolam terpal mini yang tidak mudah bocor, Rabu (14/1/2026).

1. Pilih Jenis Terpal Berkualitas untuk Ketahanan Optimal

Pemilihan terpal menjadi langkah paling mendasar dalam cara membuat kolam terpal mini yang tidak mudah bocor. Terpal PVC sangat direkomendasikan karena memiliki lapisan kuat di kedua sisi serta tidak mudah robek meski menahan tekanan air cukup lama.

Struktur pori-porinya yang rapat membantu mencegah rembesan, sehingga kolam lebih awet untuk penggunaan jangka panjang. Selain itu, terpal tipe A12, A15, atau A17 juga bisa menjadi alternatif, dengan ketebalan yang lebih tinggi memberikan perlindungan ekstra.

2. Siapkan Lahan yang Rata dan Bebas Benda Tajam

Kondisi lahan sangat berpengaruh terhadap keawetan terpal kolam. Permukaan tanah perlu diratakan dengan baik dan dibersihkan dari batu kecil, akar, atau benda tajam lain yang berpotensi melukai terpal. Untuk keamanan tambahan, lapisan pasir halus atau sekam sangat dianjurkan agar terpal memiliki bantalan dan tidak langsung bergesekan dengan tanah.

3. Gunakan Rangka Kolam yang Kokoh dan Halus

Rangka kolam berfungsi menahan bentuk serta tekanan air, sehingga harus dibuat kuat dan stabil. Pastikan tidak ada ujung rangka yang tajam atau kasar karena dapat menggesek terpal seiring waktu. Rangka yang rapi dan halus akan membantu terpal bertahan lebih lama tanpa risiko sobek.

4. Pasang Terpal dengan Teknik yang Tepat

Pemasangan terpal sebaiknya dilakukan secara perlahan dan teliti. Terpal perlu disesuaikan dengan rangka, terutama pada bagian sudut agar tidak tertarik berlebihan.

Saat mulai mengisi air, rapikan kembali lipatan terpal sedikit demi sedikit supaya tidak terbentuk kerutan tajam yang bisa menjadi titik lemah.

5. Perhatikan Kualitas Sambungan Terpal

Sambungan terpal sering menjadi bagian paling rawan bocor. Oleh karena itu, pastikan setiap sambungan menempel kuat dan rapi sebelum kolam digunakan.

Pemeriksaan awal sangat penting agar masalah kecil bisa diketahui lebih cepat dan tidak berkembang menjadi kebocoran besar.

6. Lakukan Perawatan Rutin dan Penanganan Cepat

Perawatan rutin membantu kolam terpal mini tetap awet dan berfungsi optimal. Gunakan sikat lembut saat membersihkan kotoran agar permukaan terpal tidak rusak.

Jika terlihat kebocoran kecil, segera lakukan penambalan menggunakan lem khusus terpal atau perekat anti bocor agar kerusakan tidak menyebar.

Q & A Seputar Topik

Apa penyebab utama kolam terpal mini mudah bocor?

Kebocoran biasanya terjadi karena alas tanah tidak rata, terpal tertusuk benda tajam, atau sambungan lipatan kurang rapi. Penggunaan terpal tipis dan rangka yang tidak kokoh juga meningkatkan risiko bocor.

Jenis terpal apa yang paling aman untuk kolam mini?

Terpal PVC atau terpal A5 lebih direkomendasikan karena tebal, lentur, dan tahan terhadap tekanan air. Jenis ini tidak mudah retak meski digunakan dalam waktu lama.

Mengapa alas kolam perlu diberi lapisan tambahan?

Lapisan seperti pasir halus, karpet bekas, atau busa membantu melindungi terpal dari gesekan dan benda tajam. Cara ini sangat efektif dalam mencegah kebocoran dari bagian bawah kolam.

Bagaimana cara melipat terpal agar tidak bocor di sudut kolam?

Lipatan sebaiknya dibuat rapi tanpa tarikan berlebih, lalu dikunci dengan rangka atau dijepit kuat. Hindari lipatan tajam karena bisa membuat terpal cepat sobek.

Perlukah uji coba air sebelum kolam digunakan?

Uji coba sangat penting dengan mengisi air sebagian terlebih dahulu. Cara ini membantu mendeteksi kebocoran lebih awal sebelum kolam digunakan secara penuh.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |