Liputan6.com, Jakarta Kesempatan menyatakan cinta menjadi salah satu fase paling mendebarkan dalam hidup. Tak sedikit yang merasa takut, cemas, tapi mau bilang langsung takut kaku atau grogi. Untungnya, era serba digital ini ada referensi menyatakan cinta kepada kekasih dengan pantun nembak pacar.
Mengungkap perasaan lewat kata-kata indah yang berirama merupakan sebuah seni. Pantun menjadi langkah sempurna untuk mengekspresikan cinta. Lewat pantun, menyatakan cinta kepada kekasih membuatnya mudah dikenang dan terdengar puitis.
Menurut buku Mengapa Cewek Cantik Pacaran Dengan Cowok Jelek? Oleh Hoeda Manis (2011:288), dijelaskan bahwa ada beberapa orang yang mengatakan cinta merupakan sesuatu yang serius, tapi ada pula yang mengatakan cinta tak lebih dari sekadar permainan. Namun cinta tidak akan sampai jika tidak disampaikan.
Pantun nembak pacar ini bisa menggantikan kalimat “Aku Cinta Kamu” yang sering dipakai. Menggunakan pantun nembak pacar bisa jadi kejutan lucu sekaligus romantis. Pantun mampu menyalurkan perasaan yang lebih dalam tanpa meninggalkan kesan serius atau tegang.
Buat kalian yang sedang mencari cara terbaik nembak si dia, lupakan sejenak pesan singkat apalagi video call yang canggung, cobalah pakai pantun. Selain itu wajib sebelumnya untuk menyiapkan mental, mengumpulkan keberanian, untuk menyampaikan pilihan pantun nembak pacar berikut ini.
Pantun Nembak Pacar – Romantis Bikin Meleleh
1. Ke pasar beli kelapa muda
Jalan pulang lihat rembulan
Hatiku tenang saat bersamamu saja
Maukah kamu jadi masa depanku kemudian?
2. Burung dara terbang ke langit
Singgah sebentar di ranting jati
Kamu hadir buat hidupku lebih berarti
Maukah kamu menemani sampai nanti?
3. Berlayar perahu menuju dermaga
Sambil membawa ikan teri
Jika cinta harus ku jaga
Maukah kamu kujadikan kekasih sejati?
4. Jalan-jalan ke kota Malaka
Beli kain untuk pesta tari
Tiap hari rasa ini makin meraba
Maukah kamu kupanggil yang paling kucintai?
5. Pergi ke kebun memetik bunga mawar,
Harum semerbak di pagi hari.
Sungguh dirimu sulit tergambar,
Maukah kamu temani hati ini?
6. Mendung pekat datangnya dari utara,
Tak lama turunlah gerimis.
Hanya kamu satu-satunya mutiara,
Maukah kamu jadi kekasih manis?
7. Beli ikan mas di pasar minggu,
Beli alpukat di dekat gapura.
Sudah lama hati ini menunggu,
Kapan kita bisa jadian segera?
8. Naik mobil, pintunya dibuka,
Masuk ke dalam minum kopi susu.
Jangan sampai cintaku ditolak,
Nanti aku nangis tersedu-sedu!
9. Ada palu temannya paku,
Dipukul paku di atas kayu.
Kuucapkan tulus isi hatiku,
Maukah kamu bilang I Love You?
10. Melihat bunga warnanya merah,
Bunga mekar di pinggir telaga.
Cintaku tulus takkan pernah berubah,
Maukah kamu terima aku seutuhnya?
Pantun Nembak Pacar – Lucu & Menggemaskan
11. Ke warung beli risol isi
Pulangnya bawa es krim vanila
Kamu itu manis sekali
Maukah jadi pacarku, biar hidupku lebih ceria?
12. Ke pantai bawa tikar
Niat hati mau berlari
Jangan lama-lama bikin deg-degan, sayang
Maukah kamu jadi pacarku hari ini?
13. Sarapan roti pakai keju
Minumnya teh hangat sekali
Kalau kamu bilang “iya” aku langsung berjoget dulu
Maukah jadi pacarku, wahai si manis ini?
14. Beli cilok di pinggir jalan
Makan sambil nonton tivi
Kamu lucu bikin hati berantakan
Maukah kamu jadi pacarku, nih?
15. Ke dapur ambil pisang goreng
Panas-panas bikin hati lari
Kalau kamu nolak nanti aku guling-guling
Maukah jadi pacarku hari ini?
16. Beli tahu isi di pasar
Pulangnya beli bubur lagi
Kamu bikin hariku berputar
Maukah jadi pacar favoritku nanti?
17. Ke hutan lihat monyet bergaya
Ekornya panjang goyang kanan kiri
Aku malu tapi kucoba
Maukah jadi pacarku saat ini?
18. Beli mi ayam di dekat balai
Duduk makan sambil bernyanyi
Kamu bikin hatiku salah tingkah tiap kali
Maukah jadi pacarku, cantik manis sekali?
19. Pergi ke taman lihat bunga
Warnanya cerah bikin senang hati
Aku cuma mau tanya
Maukah kamu pacaran sama aku ini?
20. Ke warung beli kacang mede
Pulangnya ditambah kopi
Kalau kamu bilang “iya”, aku senyum sampai sore
Maukah jadi pacarku, si paling dihati?
Pantun Nembak Pacar – Halus & Puitis
21. Mentari pagi menyapa lembut
Cahaya jatuh di antara tali
Bila cinta ini hadir begitu halus
Maukah kamu menua bersamaku nanti?
22. Perahu kayu terombang pelan
Ombak kecil memecah sunyi
Hati ini tak pernah berbohong
Maukah kamu jadi belahan hati?
23. Angin sore membawa wangi
Bunga kenanga jatuh ke bumi
Bila kau izinkan sekali lagi
Maukah kamu jadi kekasih sejati?
24. Burung camar terbang beriring
Membuat langit terasa damai
Jika cinta ini terus mengalir
Maukah kamu menemaniku sampai usai?
25. Bintang malam berkelip tenang
Menyinari langit yang sepi
Dalam doa, namamu selalu datang
Maukah kamu jadi belahan hati?
26. Ke telaga memetik teratai
Warnanya merah menyala rapi
Jika cintaku indah seperti badai
Maukah kamu mendampingi?
27. Embun jatuh di pagi hari
Membasuh daun penuh harmoni
Hatiku telah memilih kamu di sini
Maukah jadi pacarku hari ini?
28. Burung nuri menari di dahan
Bernyanyi indah sepanjang hari
Jika cinta ini bukan main-main
Maukah kamu jadi kekasihku kini?
29. Cahaya lampu menerangi malam
Menyisakan hangat di hati
Tanpa kamu hidupku redup perlahan
Maukah kamu jadi pelengkap hati?
30. Angin laut berhembus perlahan
Mengurai rambut di tepi pantai
Kamu hadir bagai kedamaian
Maukah kamu menemani sampai akhir nanti?
Pantun Nembak Pacar – Gombal Manis
31. Ke pasar beli alpukat
Ada juga pepaya manis sekali
Kamu itu paket lengkap banget
Maukah jadi pacarku, pengisi hati?
32. Beli donat ditambah selai
Makan satu bikin happy
Kamu lucu, manis, bikin hati damai
Maukah jadi pacarku mulai hari ini?
33. Jalan-jalan ke kota tua
Duduk sebentar minum es teh
Bila kamu bilang “iya”
Hatiku bahagia sampai meleleh
34. Beli es krim rasa cokelat
Enak dimakan saat pagi
Kamu cantik bikin degupku cepat
Maukah jadi pacarku ini?
35. Ke hutan memetik jamur
Ditemani angin semilir
Kalau ada yang paling kusyukur
Itu kamu, maukah jadi pacarku yang hadir?
36. Beli martabak rasa pandan
Manis sekali rasanya
Kalau kamu bilang “iya”, aku girang berlebihan
Maukah jadi kekasihku selamanya?
37. Burung elang terbang ke puncak
Menyapa awan yang tinggi
Kamu membuat hatiku tak sanggup berkata banyak
Maukah jadi pacar satu-satunya di hati?
38. Beli kain batik di Solo
Warnanya indah menawan hati
Cintaku padamu makin tumbuh selalu
Maukah kamu jadi kekasihku kini?
39. Indah pantai saat senja
Warna jingga menyelimuti bumi
Kamu buat dunia lebih berharga
Maukah jadi pacarku, kasihku ini?
40. Beli kopi di pagi hari
Rasanya nikmat menambah energi
Kamu itu paling kusayangi
Maukah jadi pacarku hari ini?
Pantun Nembak Pacar – Singkat, Padat, Bikin Baper
41. Burung merpati terbang tinggi
Hinggap manis di atas pagar
Hatiku jatuh sejak pertama kali
Maukah kamu jadi pacar?
42. Beli rambutan di pasar pagi
Warnanya merah sangat segar
Hati ini cuma untukmu sendiri
Maukah kamu jadi pacar?
43. Beli sandal warna ungu
Cocok dipakai ke tepi pasar
Aku hanya cinta padamu
Maukah kamu jadi pacar?
44. Ke taman melihat mawar
Harum semerbak di udara
Hatiku sudah mantap benar
Maukah jadi pacarku segera?
45. Beli siomay lengkap sepiring
Ditambah saus biar nikmat
Kamu buat hidupku berbunga-bunga
Maukah jadi pacarku tepat?
46. Burung pipit hinggap di dahan
Berkicau merdu sepanjang waktu
Hatiku hanya punya satu tujuan
Maukah kamu jadi kekasihku?
47. Ke sungai mencari ikan
Pulangnya membawa dua
Jangan buatku menunggu panjang
Maukah kamu jadi kekasihku saja?
48. Ke pantai main pasir halus
Duduk senja memandang laut
Cintaku hadir begitu tulus
Maukah kamu jadi kekasihku penuh hangat?
49. Ke toko membeli pena
Warna biru paling kusuka
Bila hatimu sama
Maukah kamu jadi pacarku apa adanya?
50. Naik sepeda ke rumah nenek
Lewat jalan penuh bunga
Hatiku jatuh tak bisa menolak
Maukah kamu jadi pacarku selamanya?
Pantun: Seni Lokal Mengungkapkan Cinta
Pantun menjadi salah satu bentuk puisi lama yang sangat khas di Indonesia. Menurut aturannya, pantun terdiri dari empat baris, yang mana dua baris pertama disebut sampiran (pembuka yang biasanya berupa gambaran alam atau hal sehari-hari) dan dua baris terakhir disebut isi (inti dari pesan yang ingin disampaikan). Pola rima A-B-A-B inilah yang membuat pantun terasa unik, indah, dan berirama.
Mengapa Pantun Efektif untuk Menyatakan Cinta?
Menyatakan cinta seringkali terasa canggung. Peran pantun inilah yang bisa dijadikan sebagai pemecah kekakuan. Sampiran pada dua baris awal akan menghadirkan suasana santai, lalu isi pada dua baris akhir langsung menyampaikan maksud hati dan tujuan dengan cara yang jenaka atau puitis.
Pantun mampu mengubah momen serius menjadi lebih ringan dan berkesan.
Menyatakan cinta menjadi langkah besar, dan memilih cara yang tepat bisa membuat momen itu terasa lebih indah. Menggunakan pantun nembak pacar merupakan pilihan cerdas. Pantun akan memadukan tradisi, kreativitas, dan humor menjadi satu paket romantis yang pasti sulit ditolak.
Ingat, kunci dari pantun yang berhasil bukan hanya pada rima yang sempurna, tapi juga pada ketulusan Anda saat menyampaikannya. Sampaikan dengan penuh percaya diri dan tatapan yang meyakinkan.
- Menghilangkan Ketegangan: Sampiran lucu atau tidak terduga akan membuat si dia bahagia atau bahkan tertawa kecil sebelum sampai ke intinya.
- Terlihat Kreatif: Menggunakan pantun menunjukkan bahwa kamu berusaha keras dan memikirkan cara yang kreatif, bukan sekadar asal-asalan. Lewat pantun, usaha seseorang untuk menyatakan cinta jadi lebih terlihat serius.
- Mudah Diingat: Irama pantun cenderung membuat penyampaian lebih melekat di ingatan, menjadikan momen menembak kekasih jadi lebih berkesan.
Tips Jitu Membuat Pantun Nembak Pacar Sendiri
Selain memakai rekomendasi pantun nembak pacar, kamu bisa membuat pantun terasa lebih personal, cobalah membuatnya sendiri. Cara ini akan jauh lebih berkesan karena datang langsung dari hati dan pikiran Anda.
1. Tentukan Tema Isi (Baris 3 & 4)
Tetapkan dulu sejak awal apa inti dari yang ingin Anda sampaikan: ajakan jadian, pujian, atau janji setia. Misalnya, intinya adalah "Maukah kamu jadi pacarku?"
2. Cari Kata Kunci untuk Rima
Pakai kata kunci di baris ke-4. Misal: "...jadi pacarku." Kata kunci rimanya adalah "ku". Secara langsung di baris ke-3 harus berakhiran "mu" atau "ku" juga. Contoh: "Cinta suciku hanya untukmu."
3. Buat Sampiran (Baris 1 & 2) dengan Rima yang Sama
Selanjutnya pada baris ke-1 harus berima dengan baris ke-3 (contoh: akhiran mu), dan baris ke-2 harus berima dengan baris ke-4 (contoh: akhiran ku).
Contoh yang Benar:
Isi (A-B):
Cinta suciku cukuplah satu (A)
Maukah kamu jadi pacarku (B)
Sampiran (A-B):
Bawa daun dipukul batu (A)
Dicampur jamu di atas tungku (B)
4. Sisipkan Panggilan Khusus (Opsional)
Tips ini bisa ditambahkan dalam membuat pantun nembak pacar. Agar menambah kesan personal, coba bubuhkan panggilan kesayangan atau nama panggilan lucu di sampiran tanpa merusak rima.
Permainan kata dalam membuat pantun nembak menjadi kunci keberhasilan membuat pantun yang romantis untuk orang terkasih.
Jenis Pantun Nembak Pacar
Pantun nembak pacar dikategorikan sebagai pantun remaja atau dewasa. Pasalnya, pantun ini berisi tentang kisah kasih atau percintaan.
Menurut buku Mengenal sastra lama Oleh Eko Sugianto (2015:8) pantun remaja atau dewasa berisi kehidupan remaja/dewasa. Tema cinta sangat dominan dalam pantun remaja/dewasa. Pantun juga disebut sebagai minnezangen (lagu cinta kasih). Pantun remaja atau dewasa dibagi beberapa jenis, yaitu pantun perkenalan, pantun berkasih-kasihan/percintaan, dan pantun perceraian/perpisahan.
Pantun remaja/dewasa, khususnya pantun muda (pantun cinta kasih), biasa dipakai untuk bersilat lidah dalam memadu cinta kasih.
Sedangkan jenis pantun lain seperti pantun anak-anak menggambarkan dunia anak-anak yang mengungkapkan rasa senang dan sedih. Oleh karena itu, jenis pantun anak dibagi dua, yaitu pantun bersuka cita dan pantun berduka cita.
Lain halnya dengan pantun orang tua, berisi pendidikan dan ajaran agama. Pantun orang tua dibagi menjadi beberapa macam, di antaranya pantun nasihat, pantun adat, pantun agama, pantun budi, pantun kepahlawanan, pantun kias, dan pantun peribahasa.
Pantun orang tua juga kerap dipakai dalam pertemuan adat sebagai selingan penegas dalam berdialog atau berdebat. Selain itu, pantun orang tua juga digunakan sebagai kias dan ibarat ketika orang tua menasihati anak/cucunya.
QNA
Apa itu pantun nembak pacar?
Pantun nembak pacar adalah pantun berisi ungkapan cinta atau ajakan berpacaran dengan rima a-b-a-b.
Kenapa pantun cocok untuk nembak pacar?
Karena pantun terdengar manis, kreatif, dan punya kesan halus saat mengungkapkan perasaan.
Apakah pantun nembak pacar harus lucu?
Tidak harus. Kamu bisa memilih gaya romantis, puitis, halus, atau gombal sesuai karakter pasangan.
Berapa baris pantun nembak pacar yang benar?
Pantun terdiri dari 4 baris, dengan 2 baris sampiran dan 2 baris isi.
Kapan waktu terbaik mengirimkan pantun nembak pacar?
Saat suasana santai, momen chatting romantis, atau ketika kalian sedang dekat secara emosional.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)