Liputan6.com, Jakarta - Bau tak sedap di dapur adalah masalah umum yang sering membuat frustrasi banyak pemilik rumah. Meskipun sudah rajin dibersihkan dan dirapikan, aroma tidak menyenangkan seringkali kembali muncul dalam waktu singkat.
Fenomena ini bukan sekadar masalah kebersihan biasa, melainkan melibatkan beberapa faktor tersembunyi yang sering terlewatkan. Sumber bau ini bisa berasal dari berbagai sudut yang luput dari perhatian saat rutinitas bersih-bersih.
Memahami akar permasalahan ini adalah kunci untuk menciptakan dapur yang benar-benar segar dan bebas bau. Berikut lima penyebab utama mengapa bau di dapur sering kembali, lengkap dengan penjelasan mendalam untuk membantu mengidentifikasi dan mengatasinya secara efektif, Selasa (6/1/2026).
Saluran Pembuangan yang Kotor dan Tersumbat
Saluran pembuangan pada wastafel dapur merupakan tempat yang sangat rentan menjadi sarang penumpukan sisa makanan, lemak, dan berbagai kotoran lainnya. Seiring waktu, endapan ini akan terus bertambah dan membentuk lapisan tebal di dalam pipa.
Endapan organik yang menumpuk tersebut kemudian akan membusuk, menghasilkan gas metana dan senyawa sulfur yang menimbulkan bau menyengat. Aroma busuk ini tidak hanya tertahan di dalam saluran, tetapi juga dapat naik kembali ke permukaan dan menyebar ke seluruh area dapur, menciptakan kesan kotor dan tidak higienis.
Oleh karena itu, membersihkan permukaan wastafel saja tidak cukup untuk mengatasi masalah bau ini. Pembersihan rutin pada saluran pembuangan menjadi krusial untuk mencegah penumpukan dan pembusukan yang menjadi sumber utama bau tak sedap yang persisten.
Wadah Sampah Jarang Dicuci atau Dibiarkan Terlalu Lama
Meskipun Anda rutin membuang sampah setiap hari, wadah tempat sampah itu sendiri seringkali luput dari perhatian saat membersihkan dapur. Cairan sisa makanan yang menempel di dasar atau dinding tempat sampah dapat menjadi sumber bau tak sedap yang terus menyebar ke seluruh ruangan.
Sampah organik, seperti sisa makanan atau kulit buah, yang membusuk di dalam tempat sampah juga merupakan penyebab utama munculnya aroma tidak menyenangkan. Bahkan setelah kantong sampah diganti, residu bau dapat tetap tertinggal jika wadahnya tidak dicuci bersih.
Pembersihan menyeluruh pada wadah tempat sampah secara berkala sangat penting untuk menghilangkan bakteri dan residu yang menyebabkan bau. Tanpa langkah ini, bau akan terus muncul kembali meskipun kantong sampah sudah diganti.
Spons, Kain Lap, dan Keset yang Lembap dan Kotor
Alat pembersih seperti spons cuci piring, kain lap, dan keset dapur yang sering lembap atau jarang diganti adalah tempat ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Lingkungan yang hangat dan lembap sangat mendukung pertumbuhan mikroorganisme ini.
Bakteri dan jamur yang tumbuh subur pada alat-alat pembersih ini menghasilkan senyawa kimia berbau busuk yang sulit dihilangkan. Bau apek atau amis yang muncul dari spons atau lap dapat dengan mudah menyebar ke permukaan lain yang sedang dibersihkan, bahkan setelah dicuci bersih.
Meskipun ukurannya kecil, benda-benda ini bisa memicu bau apek yang bertahan lama di dapur. Penting untuk mengganti atau membersihkan alat-alat ini secara rutin dan memastikan mereka kering sepenuhnya setelah digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroba penyebab bau.
Sirkulasi Udara Buruk dan Minyak Menempel
Kurangnya ventilasi yang memadai di dapur dapat menyebabkan bau masakan, asap, dan uap tertahan di dalam ruangan. Akibatnya, aroma-aroma ini tidak dapat keluar dan lama-kelamaan akan berubah menjadi bau apek yang tidak sedap.
Selain masalah sirkulasi udara, percikan minyak saat memasak juga menjadi kontributor besar terhadap bau yang persisten. Minyak dapat menempel di dinding, langit-langit, atau bahkan pada filter cooker hood dan exhaust fan.
Seiring waktu, minyak yang mengering ini akan teroksidasi dan menimbulkan aroma tengik yang sangat sulit dihilangkan. Pembersihan rutin pada permukaan yang terkena percikan minyak serta memastikan ventilasi yang baik adalah langkah penting untuk mencegah bau ini kembali.
Sisa Makanan atau Tumpahan yang Tersembunyi
Seringkali, sisa makanan kecil yang jatuh ke sudut-sudut tersembunyi atau di bawah lemari dapur terlewatkan saat membersihkan. Potongan makanan ini bisa saja terselip di celah-celah yang sulit dijangkau dan luput dari pandangan mata.
Makanan yang tumpah atau membusuk di tempat-tempat tersembunyi ini dapat menjadi sumber bau yang persisten dan terus-menerus. Bau ini akan semakin kuat seiring dengan proses pembusukan yang terjadi tanpa disadari.
Oleh karena itu, membersihkan dapur secara menyeluruh, termasuk area-area yang jarang terlihat, sangat penting. Pastikan untuk memeriksa dan membersihkan setiap sudut, celah, serta bagian bawah perabot dapur untuk menghilangkan potensi sumber bau tersembunyi ini.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Mengapa dapur tetap bau meski sudah sering dibersihkan?
Dapur bisa tetap bau karena sumber aroma tidak sedap sering berasal dari area tersembunyi, seperti saluran pembuangan, spons lembap, atau sisa makanan di celah perabot. Membersihkan permukaan saja tidak cukup jika penyebab utama berada di dalam pipa, wadah sampah, atau area yang jarang tersentuh saat bersih-bersih rutin.
2. Apa penyebab bau tidak sedap yang paling sering muncul di dapur?
Penyebab paling umum adalah penumpukan sisa makanan dan lemak di saluran pembuangan wastafel. Selain itu, tempat sampah yang jarang dicuci, alat pembersih yang lembap, sirkulasi udara buruk, serta minyak yang menempel di dinding dan peralatan dapur juga berkontribusi besar terhadap munculnya bau tak sedap.
3. Bagaimana cara menghilangkan bau dari saluran pembuangan dapur?
Bau dari saluran pembuangan dapat dikurangi dengan membersihkan pipa secara rutin menggunakan air panas untuk melarutkan lemak. Membersihkan saringan wastafel dan mencegah sisa makanan masuk ke dalam saluran juga penting. Perawatan berkala membantu mencegah pembusukan yang menjadi sumber bau menyengat.
4. Apakah spons cuci piring bisa menjadi sumber bau di dapur?
Ya, spons cuci piring sering menjadi sumber bau karena menyimpan kelembapan dan sisa makanan yang memicu pertumbuhan bakteri dan jamur. Jika tidak rutin dibersihkan atau diganti, spons dapat mengeluarkan bau apek yang menyebar ke seluruh dapur, bahkan setelah area sekitar dibersihkan.
5. Mengapa bau masakan bisa bertahan lama di dapur?
Bau masakan dapat bertahan lama akibat ventilasi yang buruk dan penumpukan minyak di permukaan dapur. Asap dan uap yang tidak keluar akan menempel pada dinding, langit-langit, serta filter exhaust, lalu teroksidasi dan menimbulkan aroma tengik yang sulit dihilangkan tanpa pembersihan menyeluruh.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4198302/original/043556500_1666264639-shutterstock_1512654956.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423420/original/003871000_1764061981-Menggoreng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465281/original/051871800_1767763718-Pakan_Ternak_Alternatif.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464591/original/053798500_1767695765-kamar_mandi_lembab_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465907/original/015748300_1767779912-Detergen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458199/original/012280200_1767074008-Kebun_Sayur_dari_Botol_Bekas_yang_Cocok_untuk_Hiasan_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465794/original/008294800_1767776622-model4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3211959/original/094472000_1597727288-wastafel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5228947/original/067300900_1747900323-f94905fe-9af1-49af-95d4-5d5d894ed04b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465756/original/034701800_1767775650-rumah_subsidi_pagar_rendah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465684/original/063900500_1767773775-noda_kunyit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466016/original/064324600_1767790256-KEbun_Sayur_di_Talang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465666/original/079938300_1767773449-Pagar_Besi_Rel_Atas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465623/original/068657700_1767772650-ilustrasi1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460479/original/070294400_1767252745-gambar5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4856857/original/046820500_1717773693-20240606_125556.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465613/original/047853100_1767772190-cincin_hadian_pernikahan_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460826/original/050398800_1767322846-Ide_jualan_camilan_di_bulan_Ramadhan__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465865/original/093041000_1767778449-wastafel_dapur.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344958/original/029872800_1757497950-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5333184/original/050501600_1756610400-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)