Liputan6.com, Jakarta Ular yang masuk ke halaman rumah sering menjadi momok bagi banyak orang, apalagi jika rumah memiliki taman atau area hijau di sekitar dapur. Alih-alih menggunakan bahan kimia berbahaya, ada cara yang lebih aman dan ramah lingkungan untuk mencegah kedatangan ular, yaitu dengan memanfaatkan limbah dapur. Bahan-bahan sederhana seperti kulit telur, ampas kopi, atau cangkang bawang dapat diolah menjadi penghalang alami yang efektif sekaligus mengurangi limbah rumah tangga.
Selain aman dan ramah lingkungan, penghalang ular dari limbah dapur juga tergolong murah dan mudah dibuat. Dengan kreativitas, bahan-bahan sisa masakan bisa diubah menjadi solusi praktis untuk menjaga rumah tetap aman. Artikel ini akan membahas berbagai cara unik memanfaatkan limbah dapur sebagai penghalang ular, tips penggunaannya, serta kelebihan metode ini dibandingkan pengusir ular konvensional.
1. Kulit Telur sebagai Penghalang Ular
Kulit telur yang dihancurkan atau digiling halus bisa ditaburkan di sekitar area rumah yang rawan dilalui ular. Tekstur kasar kulit telur dipercaya membuat ular enggan melintas karena tidak nyaman bagi perut mereka yang sensitif. Selain itu, kulit telur kaya akan kalsium sehingga aman bagi lingkungan dan tidak menimbulkan polusi kimia.
Penggunaan kulit telur juga sangat praktis karena bisa memanfaatkan limbah rumah tangga sehari-hari. Taburkan di jalur masuk ular, misalnya di pinggir taman, kebun, atau area dapur terbuka. Selain efektif, metode ini juga membantu mengurangi sampah dapur, sehingga memberi manfaat ganda bagi rumah tangga.
2. Ampas Kopi sebagai Pengusir Ular
Ampas kopi yang sudah digunakan dapat dijadikan penghalang alami. Bau kopi yang kuat diyakini mengganggu indera penciuman ular, sehingga mereka enggan mendekat. Ampas kopi dapat dikeringkan terlebih dahulu, kemudian ditebar di area yang sering dilewati ular, termasuk di sudut-sudut rumah atau dekat pagar.
Selain aroma yang tidak disukai ular, ampas kopi juga bersifat ramah lingkungan dan aman bagi anak-anak maupun hewan peliharaan. Cara ini juga membantu mengurangi limbah kopi dari dapur dan kafe rumahan. Dengan rutin mengganti ampas kopi setiap beberapa hari, penghalang alami ini bisa terus efektif.
3. Cangkang Bawang atau Bawang Putih
Cangkang bawang atau bawang putih dapat dimanfaatkan sebagai penghalang ular yang murah dan mudah didapat. Bau khas bawang dipercaya menjadikan area sekitar tidak nyaman bagi ular. Potong-potong cangkang bawang, keringkan, dan sebarkan di jalur masuk ular atau area yang rawan dilewati hewan ini.
Selain manfaat sebagai penghalang ular, cangkang bawang juga membantu mengurangi limbah dapur yang biasanya dibuang begitu saja. Metode ini aman, tidak menimbulkan polusi, dan mudah diterapkan bahkan di pekarangan rumah yang kecil. Dengan rutin menambahkan cangkang bawang, area rumah akan lebih aman dari gangguan ular.
4. Ampas Teh atau Daun Teh Bekas
Daun teh bekas atau ampas teh bisa dimanfaatkan sebagai penghalang ular. Serbuk teh atau daun teh kering yang disebar di sekitar area rawan ular akan memberikan bau yang tidak disukai ular. Selain itu, teksturnya yang kasar memberi rasa tidak nyaman bagi ular ketika melintas.
Penggunaan ampas teh juga ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah dapur yang biasanya dibuang. Metode ini sangat ekonomis, mudah diaplikasikan, dan aman untuk anak-anak maupun hewan peliharaan. Rutin menambahkan ampas teh kering setiap beberapa hari akan membantu menjaga area rumah tetap bebas dari ular.
5. Serutan Kulit Jeruk atau Lemon
Kulit jeruk atau lemon yang diserut dan dikeringkan dapat digunakan sebagai penghalang ular alami. Aroma sitrus yang kuat diyakini membuat ular enggan mendekat. Sebarkan kulit jeruk di sekitar taman, area dapur terbuka, atau jalur masuk ular, sehingga mereka memilih menghindar.
Selain fungsi penghalang, serutan kulit jeruk juga membantu mengurangi limbah buah dan memberikan aroma segar di sekitar rumah. Metode ini murah, ramah lingkungan, dan mudah dilakukan. Penghalang alami ini bisa menjadi alternatif aman dibanding bahan kimia yang berpotensi membahayakan hewan peliharaan dan anak-anak.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Apakah benar limbah dapur bisa menghalangi ular?
Ya, beberapa limbah dapur seperti kulit telur, ampas kopi, bawang, atau kulit jeruk memiliki aroma atau tekstur yang membuat ular enggan mendekat.
2. Apakah metode ini aman untuk anak dan hewan peliharaan?
Sangat aman, karena tidak menggunakan bahan kimia berbahaya dan hanya memanfaatkan limbah organik rumah tangga.
3. Bagaimana cara menerapkannya di rumah?
Cukup taburkan limbah yang sudah diolah, kering, atau dihancurkan di jalur masuk ular, sudut taman, atau area dapur terbuka secara rutin.
4. Apakah limbah ini perlu diganti secara berkala?
Ya, untuk menjaga efektivitasnya, limbah dapur sebaiknya diganti setiap beberapa hari atau saat mulai kehilangan aroma.
5. Metode ini efektif untuk semua jenis ular?
Efektivitasnya lebih tinggi pada ular yang mencari tempat lembap atau menyelinap di halaman rumah; tetap disarankan menjaga kebersihan lingkungan untuk hasil maksimal.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)