5 Ide Jualan Bahan Jeroan Ayam Modal Kecil, Jadi Peluang Bisnis Menggiurkan

1 week ago 8

Liputan6.com, Jakarta Bahan jeroan ayam sering diabaikan sebagian orang, padahal memiliki potensi keuntungan cukup tinggi jika diolah secara tepat. Banyak konsumen mencari produk segar atau olahan praktis untuk kebutuhan sehari-hari. Memanfaatkan peluang tersebut dapat menjadi ide jualan bahan jeroan ayam yang menjanjikan, dan mudah dijalankan oleh pemula maupun pengusaha berpengalaman.

Kebutuhan masyarakat terhadap jeroan ayam meningkat, karena fleksibilitas penggunaan dalam berbagai masakan tradisional maupun modern. Hati, ampela, usus dan kikil termasuk bahan favorit yang sering dicari pasar lokal. Menyediakan produk berkualitas dapat menjadikan usaha lebih menarik dan berbeda dari pedagang lainnya.

Beragam olahan jeroan ayam menawarkan potensi penjualan yang cukup menjanjikan. Paket siap masak, gorengan crispy, hingga sate jeroan dapat menjadi variasi produk yang diminati pelanggan. Pemilik usaha dapat memanfaatkan ide jualan bahan jeroan ayam ini sebagai bentuk inovasi, sehingga pasar tetap tertarik membeli setiap hari.

Kesuksesan usaha juga bergantung pada pemahaman tren kuliner dan preferensi konsumen. Menjaga kebersihan, kualitas bahan, serta memperhatikan harga pasar menjadi kunci utama. Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (18/11/2025).

Jenis-Jenis Bahan Jeroan Ayam yang Laris di Pasaran

Bahan jeroan ayam sering kali dianggap remeh oleh sebagian orang, padahal potensi bisnis dari jeroan ayam cukup menjanjikan. Dengan pengelolaan yang tepat, usaha ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bahkan utama.

Berikut adalah beberapa jenis jeroan yang laris di pasaran: 

1. Hati Ayam

Hati ayam termasuk jeroan paling diminati karena memiliki rasa lembut dan mudah diolah menjadi berbagai masakan. Banyak konsumen memanfaatkannya untuk sate hati, sambal goreng, tumisan pedas, atau masakan tradisional. Produk ini laris di pasar tradisional, pasar modern, maupun untuk dijual secara online.

2. Ampela Ayam

Ampela memiliki tekstur kenyal dan digemari anak muda sebagai camilan atau lauk. Olahan populer termasuk ampela goreng crispy, sate ampela, atau dimasak tumis pedas. Ampela ayam juga cocok dijual dalam bentuk segar siap masak, sehingga mudah diterima pasar.

3. Usus Ayam

Usus ayam merupakan salah satu jeroan favorit karena fleksibel diolah menjadi berbagai menu. Produk ini dapat dijadikan sate usus, keripik usus goreng, atau masakan pedas seperti usus balado. Usus ayam banyak diminati karena rasa gurih dan tekstur yang unik.

4. Kikil Ayam

Kikil memiliki tekstur kenyal dan cocok digunakan untuk sup, soto, atau gulai. Konsumen yang mencari cita rasa khas makanan tradisional sering membeli kikil ayam, sehingga permintaan cukup stabil di pasaran.

5. Paru Ayam

Paru ayam sering digunakan dalam masakan tradisional seperti soto, gulai, atau tumisan pedas. Paru segar banyak dicari konsumen yang ingin memasak menu rumahan, sehingga memiliki pasar tersendiri yang loyal.

6. Sayap dan Leher AyamB

eberapa orang juga mencari bagian sayap dan leher sebagai bahan tambahan sup atau masakan berkuah. Meskipun bukan jeroan utama, bagian ini tetap laris karena dapat meningkatkan rasa dan aroma masakan.

Mengetahui jenis-jenis bahan jeroan ayam yang laris di pasaran sangat penting bagi pelaku usaha. Dengan fokus pada stok jeroan yang banyak diminati, kualitas tetap terjaga, dan olahan menarik, peluang keuntungan dapat dimaksimalkan serta usaha lebih mudah berkembang.

Ide Jualan Bahan Jeroan Ayam yang Bisa Dicoba

1. Menjual Jeroan Ayam Segar di Pasar Tradisional

Salah satu metode paling konvensional namun tetap efektif untuk memulai usaha adalah dengan menjual jeroan ayam segar di pasar tradisional atau pasar basah yang ramai dikunjungi oleh ibu rumah tangga dan pedagang kuliner. Produk jeroan seperti hati, ampela, usus, kikil, dan paru memiliki permintaan yang stabil karena banyak konsumen memanfaatkan bahan ini sebagai bahan baku masakan harian. Kunci keberhasilan dalam menjalankan metode ini adalah menjaga kualitas jeroan tetap segar, bersih, dan tersimpan pada suhu dingin agar tidak cepat rusak. Penataan produk secara rapi di etalase, penggunaan wadah bersih, serta pelayanan ramah kepada pembeli juga berperan penting dalam menarik konsumen untuk membeli secara rutin setiap hari.

2. Menyediakan Olahan Jeroan Ayam Siap Masak

Konsep usaha modern yang banyak diminati konsumen urban adalah menyediakan jeroan ayam siap masak, yaitu produk yang sudah dibersihkan, dicuci secara higienis, dan diberi bumbu dasar atau kemasan praktis. Misalnya, paket jeroan hati dan ampela yang telah diberi bumbu sambal goreng, tumisan pedas, atau olahan tradisional lain. Strategi ini sangat cocok untuk konsumen yang memiliki keterbatasan waktu memasak namun tetap ingin menikmati hidangan bergizi dan lezat. Produk siap masak ini juga memiliki peluang pasar yang besar melalui penjualan online, aplikasi delivery, atau pemesanan melalui media sosial, karena menawarkan kemudahan, kebersihan, dan nilai tambah bagi pembeli yang mencari produk praktis.

3. Membuat Produk Jeroan Ayam Goreng atau Crispy

Salah satu ide kreatif yang menjanjikan keuntungan tinggi adalah mengolah jeroan ayam menjadi produk goreng atau crispy, seperti ampela goreng renyah, usus crispy, atau hati ayam goreng gurih. Produk ini populer di kalangan anak muda, remaja, dan pecinta camilan gurih, karena memiliki tekstur unik, rasa yang lezat, serta mudah dijadikan teman makan nasi atau sebagai cemilan di waktu santai. Metode penjualan dapat dilakukan secara langsung di kaki lima, warung makan, atau melalui marketplace dan platform delivery online. Penambahan variasi bumbu, saus pendamping, dan kemasan menarik akan menambah nilai jual serta meningkatkan minat konsumen untuk membeli berulang kali.

4. Mengolah Jeroan Ayam Menjadi Sate atau Masakan Khas

Mengubah jeroan ayam menjadi sate atau olahan khas lokal juga termasuk strategi usaha yang memiliki potensi pasar tinggi. Menu seperti sate hati, sate ampela, sambal goreng paru, atau tumisan pedas tradisional banyak dicari masyarakat dari berbagai kalangan, baik anak muda maupun keluarga. Produk ini bisa dijual di pinggir jalan, kaki lima, atau dimasukkan sebagai menu di aplikasi delivery online. Untuk meningkatkan daya tarik dan penjualan, pemilik usaha bisa menyediakan paket hemat, menu lengkap, atau paket porsi keluarga, sehingga konsumen merasa mendapatkan nilai lebih dan lebih cenderung membeli secara rutin.

5. Menjual Jeroan Ayam Frozen atau Kemasan Praktis

Ide usaha jeroan ayam yang sangat relevan untuk jangka panjang adalah menjual jeroan ayam beku atau kemasan siap simpan, yang menawarkan keunggulan daya tahan lama serta kemudahan distribusi. Produk jeroan dapat dibersihkan, dicuci, dikemas per porsi, dan dibekukan sehingga dapat dijual ke supermarket, warung modern, restoran, atau melalui penjualan online ke konsumen di wilayah lebih luas. Keuntungan dari metode ini adalah memungkinkan pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih besar, termasuk konsumen yang ingin menyimpan stok jeroan lebih lama tanpa khawatir cepat basi. Selain itu, kemasan yang rapi, label jelas, dan kualitas terjaga akan membangun kepercayaan konsumen sehingga mereka bersedia membeli produk secara berulang.

Potensi Pasar dan Manfaat Nutrisi Jeroan Ayam di Indonesia

  • Kunci utama keberhasilan usaha jeroan ayam adalah menjaga kualitas dan kesegaran produk. Selalu pilih bahan baku dari supplier atau pasar terpercaya, cuci bersih jeroan, dan simpan pada suhu dingin atau lemari pendingin. Jeroan yang segar akan menarik minat konsumen untuk membeli ulang, membangun reputasi usaha, dan menurunkan risiko kerugian akibat produk cepat rusak.
  • Mengandalkan satu jenis olahan saja akan membatasi pangsa pasar. Ciptakan variasi produk seperti jeroan ayam segar, siap masak, goreng crispy, sate, atau olahan tradisional. Misalnya, ampela goreng crispy, hati ayam sambal goreng, atau usus balado pedas. Variasi produk membuat konsumen memiliki banyak pilihan dan meningkatkan frekuensi pembelian.
  • Kemasan yang rapi, bersih, dan aman untuk makanan dapat meningkatkan persepsi kualitas. Gunakan wadah kedap udara atau kantong plastik food grade untuk jeroan segar, sedangkan produk olahan bisa dikemas dalam kotak atau porsi siap saji. Label yang jelas, termasuk tanggal produksi dan petunjuk penyimpanan, akan menambah kepercayaan konsumen serta membedakan produk dari pesaing.
  • Harga menjadi faktor penting dalam menarik konsumen sekaligus menjaga keuntungan. Lakukan riset harga pasar lokal, hitung biaya pembelian dan pengolahan, lalu tetapkan harga jual dengan margin wajar. Strategi ini membantu usaha tetap kompetitif dan menarik konsumen tanpa mengurangi keuntungan.
  • Promosi yang tepat dapat meningkatkan penjualan jeroan ayam secara signifikan. Gunakan media sosial seperti Instagram, TikTok, atau Facebook untuk menampilkan produk dengan foto menarik dan video olahan. Bergabung dengan platform marketplace dan food delivery juga memudahkan konsumen membeli produk secara praktis, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan omzet usaha.
  • Selain menjual langsung ke konsumen, menjalin kerja sama dengan warung, restoran, atau pedagang kaki lima yang membutuhkan jeroan ayam sebagai bahan baku rutin dapat menjadi sumber pendapatan stabil. Menyediakan stok berkualitas secara konsisten membuat pedagang percaya dan menjadi pelanggan tetap.
  • Pantau penjualan, produk yang paling diminati, dan masukan konsumen untuk mengetahui peluang pengembangan usaha. Lakukan inovasi rutin, seperti menambahkan menu baru, meningkatkan kemasan, atau mengubah strategi pemasaran agar usaha tetap kompetitif dan keuntungan terus meningkat.

FAQ Seputar Topik

Apa saja ide jualan bahan jeroan ayam yang populer?

Ide jualan populer meliputi sate usus ayam, sambal goreng ati ampela, usus crispy, keripik usus ayam, hingga krengsengan jantung ayam.

Bagaimana cara menghilangkan bau amis pada jeroan ayam?

Bau amis dapat dihilangkan dengan teknik blanching, merebus dengan rempah aromatik seperti daun salam dan jahe, atau merendamnya dengan air jeruk nipis.

Apa saja manfaat nutrisi dari jeroan ayam?

Jeroan ayam kaya protein, zat besi, vitamin A, folat, dan vitamin B kompleks yang penting untuk pertumbuhan, mencegah anemia, dan kekebalan tubuh.

Seberapa besar potensi pasar ide jualan bahan jeroan ayam di Indonesia?

Potensi pasar jeroan ayam sangat besar, didukung oleh peningkatan konsumsi daging ayam dan harganya yang terjangkau sebagai sumber protein hewani.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |