5 Desain Kandang Bebek Sederhana yang Tetap Kering Saat Hujan, Panduan untuk Peternak Pemula

23 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Beternak bebek merupakan salah satu kegiatan peternakan yang banyak diminati masyarakat Indonesia, baik di pedesaan maupun perkotaan. Menurut informasi dari IPB Digitani, bebek dikenal sebagai unggas yang adaptif, pertumbuhannya relatif cepat, serta memiliki nilai ekonomi tinggi, khususnya pada bebek pedaging dan petelur. Namun, keberhasilan ternak bebek tidak hanya ditentukan oleh bibit dan pakan, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kualitas kandang.

Kandang bebek berfungsi sebagai tempat berlindung, beristirahat, dan beraktivitas sehari-hari. Kandang yang kurang tepat, terutama yang mudah lembap dan becek saat hujan, dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti penyakit kaki, infeksi saluran pernapasan, hingga penurunan produktivitas. Oleh karena itu, desain kandang yang tepat menjadi kunci utama.

IPB juga menekankan bahwa kandang ideal harus mampu menjaga kebersihan, sirkulasi udara, dan kondisi lingkungan yang nyaman bagi bebek. Salah satu tantangan terbesar di Indonesia adalah curah hujan yang tinggi. Maka, desain kandang bebek sederhana yang tetap kering saat hujan menjadi solusi penting agar usaha ternak berjalan optimal dan berkelanjutan. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (7/1/2025).

1. Kandang Bebek Sistem Panggung dari Bambu

Desain kandang panggung merupakan pilihan paling populer untuk mengatasi masalah kandang becek saat musim hujan. Kandang ini dibuat dengan lantai yang ditinggikan sekitar 50–70 cm dari permukaan tanah. Bahan bambu tua sangat direkomendasikan karena kuat, murah, dan mudah didapat.

Celah pada lantai bambu memungkinkan kotoran dan air langsung jatuh ke bawah sehingga permukaan kandang tetap kering. Desain ini juga memudahkan peternak dalam membersihkan kandang dan mencegah bebek memakan kotorannya sendiri. Menurut panduan IPB Digitani, kandang panggung sangat cocok untuk bebek pedaging karena mendukung pertumbuhan yang lebih sehat.

Agar tetap kering saat hujan, bagian bawah kandang sebaiknya diberi saluran pembuangan air dan tanah dibuat sedikit miring agar air tidak menggenang.

2. Kandang Bebek Sistem Kering Tanpa Kolam

Kandang sistem kering menjadi solusi ideal, terutama bagi peternak di area perkotaan atau lahan sempit. Dalam sistem ini, bebek tidak disediakan kolam air besar, melainkan hanya tempat minum khusus yang dirancang agar air tidak mudah tumpah.

Lantai kandang dapat menggunakan alas jerami, sekam padi, atau serbuk gergaji yang berfungsi menyerap kelembapan. Saat musim hujan, atap kandang harus dibuat dengan kemiringan cukup agar air hujan cepat mengalir dan tidak merembes ke dalam kandang.

Keunggulan desain ini adalah bau kandang lebih minim dan kondisi tetap kering. Dengan pengelolaan litter yang baik, desain kandang bebek sederhana yang tetap kering saat hujan ini mampu menjaga kesehatan kaki dan bulu bebek.

3. Kandang Semi Kering dengan Area Air Terbatas

Bebek pada dasarnya menyukai air, sehingga transisi dari kandang basah ke kandang kering perlu dilakukan secara bertahap. Desain kandang semi kering bisa menjadi pilihan yang tepat. Dalam desain ini, area kandang dibagi menjadi dua bagian, yaitu area kering untuk istirahat dan area air terbatas untuk minum dan bermain.

Area air dibuat lebih rendah dan diberi batu-batu kecil agar air tidak mudah terciprat ke seluruh kandang. Saat hujan, air hujan tidak akan menggenangi area kering karena adanya perbedaan level lantai.

Desain ini cocok untuk peternak pemula yang ingin menjaga kandang tetap kering tanpa menghilangkan karakter alami bebek yang dekat dengan air.

4. Kandang dengan Atap Lebar dan Dinding Terbuka

Salah satu penyebab utama kandang bebek basah saat hujan adalah percikan air dari samping. Oleh karena itu, desain atap menjadi faktor penting. Gunakan atap dengan overhang atau teritisan yang lebar agar air hujan tidak langsung masuk ke dalam kandang.

Dinding kandang sebaiknya dibuat setengah terbuka menggunakan anyaman bambu atau kawat ram. Selain menjaga sirkulasi udara tetap baik, desain ini juga membantu kandang cepat kering setelah hujan.

Pastikan arah kandang tidak langsung menghadap arah datangnya angin dan hujan. Menurut prinsip kandang ideal, orientasi kandang yang tepat dapat mengurangi kelembapan dan menjaga suhu tetap stabil.

5. Kandang Bebek Lantai Tanah yang Dimodifikasi

Bagi peternak dengan modal sangat terbatas, kandang lantai tanah masih bisa digunakan asalkan dimodifikasi dengan benar. Tanah harus dipadatkan dan dibuat lebih tinggi dari permukaan sekitarnya. Tambahkan lapisan pasir dan litter seperti sekam atau jerami di atasnya.

Saluran drainase di sekeliling kandang wajib dibuat agar air hujan tidak masuk ke dalam. Atap harus rapat dan tidak bocor. Dengan perawatan rutin, desain ini tetap bisa menjadi desain kandang bebek sederhana yang tetap kering saat hujan meskipun menggunakan material seadanya.

FAQ Seputar Ternak Bebek

1. Apakah bebek bisa dipelihara tanpa kolam air?

Bisa. Bebek dapat dipelihara dengan sistem kering asalkan kebutuhan minum terpenuhi dan kandang dikelola dengan baik.

2. Berapa luas kandang ideal untuk bebek pedaging?

Idealnya 1 meter persegi dapat diisi 6–8 ekor bebek pedaging, tergantung umur dan ukuran tubuh.

3. Apa dampak kandang lembap bagi bebek?

Kandang lembap dapat menyebabkan penyakit kaki, jamur, infeksi pernapasan, dan menurunkan produktivitas.

4. Kapan waktu terbaik membersihkan kandang?

Pembersihan ringan sebaiknya dilakukan setiap hari, sementara penggantian litter dilakukan secara berkala sesuai tingkat kelembapan.

5. Apakah kandang bambu cukup tahan lama?

Kandang bambu cukup awet jika menggunakan bambu tua dan dirawat dengan baik, serta terlindung dari genangan air.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |