5 Cara Usir Tikus Pakai Kulit Jeruk, Ini Tempat Terbaik Meletakkannya

3 weeks ago 16

Liputan6.com, Jakarta Tikus seringkali menjadi masalah serius di rumah, tidak hanya merusak properti dan mencemari makanan, tetapi juga berpotensi menyebarkan penyakit. Banyak pemilik rumah beralih ke berbagai metode untuk mengusir hama pengerat ini, termasuk perangkap dan racun kimia.

Namun, penggunaan racun dapat membahayakan penghuni rumah, terutama anak-anak dan hewan peliharaan, serta lingkungan sekitar. Kabar baiknya, ada solusi alami yang efektif dan aman untuk mengatasi masalah tikus: kulit jeruk.

Bahan yang sering dianggap limbah ini ternyata memiliki kekuatan tersembunyi sebagai pengusir tikus. Dengan memanfaatkan aroma kuat dari kulit jeruk, Anda bisa menciptakan perangkap alami yang ampuh dan ramah lingkungan.

Dilansir Liputan6.com dari laman Sofeminine, artikel ini akan membahas bagaimana kulit jeruk dapat digunakan sebagai penangkal tikus, Jumat (7/11/2025).

Alasan Kulit Jeruk Ampuh Mengusir Tikus

Kulit jeruk memiliki kemampuan luar biasa sebagai pengusir tikus alami berkat kandungan minyak esensialnya, terutama senyawa limonene. Limonene adalah terpena yang umum ditemukan dalam buah jeruk dan memiliki aroma kuat yang sangat tidak disukai oleh tikus.

Aroma tajam dan kuat dari limonene yang mudah menguap dianggap sebagai sinyal risiko atau area yang tidak aman bagi tikus. Penelitian tentang perilaku hewan pengerat menunjukkan bahwa bau yang kuat dapat mengganggu aktivitas mencari makan mereka, terutama di koridor sempit.

Meskipun kulit jeruk tidak akan membasmi masalah tikus sepenuhnya, ia berfungsi sebagai penangkal yang sangat baik. Aroma ini dapat mengarahkan tikus menjauh dari titik masuk rumah atau zona penyimpanan makanan.

Cara Menggunakan Kulit Jeruk untuk Mengusir Tikus

1. Cuci dan keringkan jeruk terlebih dahulu. Kupas jeruk dengan potongan kulit yang agak tebal agar permukaannya lebih luas.

2. Gosok atau tekan sedikit bagian luar kulit (yang mengilap) supaya minyak alaminya keluar dan aromanya lebih kuat.

3. Letakkan potongan kulit jeruk segar di area yang sering dilalui tikus, seperti di sepanjang dinding bawah, di belakang perabot dapur, di bawah wastafel, atau di dekat celah yang dicurigai sebagai jalan masuk.

4. Ganti kulit jeruk setiap 2–3 hari sekali atau saat kulit mulai kering dan aromanya hilang.

5. Buang kulit jeruk bekas ke tempat sampah tertutup atau kompos di hari yang sama agar tidak menarik serangga lain.

Tempat Terbaik untuk Meletakkan Kulit Jeruk

Agar hasilnya maksimal, letakkan kulit jeruk di area yang sering dilalui tikus — terutama di jalur sempit tempat mereka biasa berjalan menempel pada dinding.

Beberapa lokasi yang paling efektif antara lain: bagian belakang dapur atau lemari makanan, celah di sekitar kompor, bawah mesin pencuci piring, ambang pintu antara garasi dan dapur, pintu masuk ke loteng, serta area tempat pipa, kabel, atau radiator masuk ke rumah. Di titik-titik inilah aroma jeruk akan bekerja paling baik untuk menghalangi tikus masuk lebih jauh.

FAQ

Mengapa kulit jeruk efektif mengusir tikus?

Kulit jeruk mengandung minyak esensial, terutama limonene, yang memiliki aroma kuat dan tajam yang tidak disukai tikus, mengganggu indra penciuman dan navigasi mereka.

Bagaimana cara menggunakan kulit jeruk untuk mengusir tikus?

Tempatkan potongan kulit jeruk segar di area yang sering dilalui tikus atau buat semprotan dari rebusan kulit jeruk untuk disemprotkan di sudut-sudut rumah.

Seberapa sering kulit jeruk harus diganti agar tetap efektif?

Kulit jeruk segar sebaiknya diganti setiap 48-72 jam, atau ketika sudah mengering dan kehilangan aromanya, untuk menjaga efektivitas penangkal.

Apakah kulit jeruk aman digunakan di sekitar hewan peliharaan?

Hindari penggunaan minyak jeruk konsentrat di sekitar hewan peliharaan; gunakan hanya potongan kulit segar atau kering dan jauhkan dari jangkauan mereka.

Apakah kulit jeruk dapat membasmi tikus sepenuhnya?

Kulit jeruk berfungsi sebagai penangkal dan pengalih perhatian, bukan solusi pembasmi total, dan paling efektif sebagai bagian dari strategi pencegahan hama yang lebih luas.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |