5 Cara Usir Tikus di Plafon Tanpa Bongkar Atap, Dijamin Ampuh dan Anti Ribet

3 weeks ago 14

Liputan6.com, Jakarta Tikus yang bersarang di plafon bukan hanya mengganggu kenyamanan rumah, tapi juga bisa merusak isolasi dan kabel listrik, bahkan menimbulkan risiko kebakaran. Masalahnya, banyak orang ragu melakukan penanganan karena takut harus membongkar atap yang mahal dan merepotkan. Kabar baiknya, ada beberapa cara efektif untuk mengusir tikus dari plafon tanpa harus merusak struktur rumah. Dengan metode yang tepat, kamu bisa mengembalikan rumah menjadi aman dan nyaman tanpa ribet.

Dalam artikel ini, kami akan membahas langkah-langkah praktis dan ampuh untuk mengusir tikus di plafon, mulai dari teknik pengusiran alami hingga penggunaan alat yang aman. Semua cara yang dibahas bisa diterapkan sendiri di rumah dengan biaya minim, tetap efisien, dan aman untuk keluarga. Tidak perlu panik lagi saat mendengar suara tikus di atas plafon — ikuti panduan ini, dan rumahmu akan kembali bebas dari gangguan hewan pengerat.

1. Gunakan Perangkap Tikus (Mouse Trap) Strategis 

Perangkap tikus masih menjadi metode paling efektif untuk mengurangi populasi tikus di plafon. Pilih perangkap yang sesuai, baik yang mekanik maupun perangkap lem, tergantung kenyamanan dan keamanan rumah. Tempatkan perangkap di titik-titik yang sering dilalui tikus, seperti dekat ventilasi plafon, sudut gelap, atau di atas balok kayu. Untuk hasil maksimal, gunakan umpan yang disukai tikus seperti kacang, keju, atau makanan manis.

Selain menempatkan perangkap dengan strategis, periksa perangkap secara rutin dan ganti umpan bila perlu. Pastikan perangkap ditempatkan di area yang aman dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Dengan konsistensi dalam penggunaan perangkap, tikus akan terkurangi jumlahnya secara signifikan tanpa perlu merusak plafon atau atap.

2. Gunakan Pengusir Ultrasonik

Pengusir ultrasonik bekerja dengan mengeluarkan gelombang suara frekuensi tinggi yang mengganggu tikus, sehingga mereka enggan tinggal di area plafon. Cara ini efektif karena tikus akan pergi tanpa perlu disentuh atau dibunuh, sehingga aman bagi penghuni rumah. Letakkan alat di area plafon atau ruang di bawah plafon yang sering dilalui tikus. Pastikan tidak ada penghalang besar agar gelombang ultrasonik bisa menjangkau seluruh area.

Kelebihan metode ini adalah perawatannya sangat mudah: cukup colok dan biarkan alat bekerja. Penggunaan ultrasonik juga cocok dikombinasikan dengan metode lain, seperti perangkap atau penghalang fisik. Tikus yang merasa terganggu oleh gelombang suara akan mencari tempat baru, sehingga populasi di plafon berkurang secara alami tanpa merusak struktur atap.

3. Tutup Celah dan Lubang Masuk Tikus

Salah satu alasan tikus bersarang di plafon adalah adanya celah atau lubang yang mudah diakses. Periksa seluruh area plafon dan atap untuk menemukan titik masuk, seperti ventilasi, sambungan kayu, atau lubang bekas kabel. Gunakan bahan seperti kawat kasa, busa pengisi, atau semen untuk menutup lubang tersebut. Dengan menutup akses masuk, tikus tidak akan bisa kembali ke plafon setelah diusir.

Metode ini juga berfungsi sebagai pencegahan jangka panjang. Selain menutup celah, pastikan area sekitar rumah tetap bersih dari sampah, sisa makanan, dan tumpukan kardus yang bisa menjadi tempat persembunyian tikus. Kombinasi penutupan celah dan menjaga kebersihan akan membuat rumah lebih aman dari serangan tikus di masa mendatang.

4. Gunakan Aroma Pengusir Tikus Alami

Beberapa aroma alami terbukti tidak disukai tikus, seperti daun mint, kayu manis, cengkeh, atau minyak peppermint. Kamu bisa menaruh kapas yang telah diberi minyak peppermint di sudut-sudut plafon atau area yang sering dilewati tikus. Bau yang kuat akan membuat tikus merasa tidak nyaman dan mencari tempat lain untuk bersarang.

Selain mudah dan aman, metode ini ramah lingkungan dan tidak berbahaya bagi manusia maupun hewan peliharaan. Untuk hasil maksimal, ganti aroma secara berkala agar tetap tajam dan efektif. Penggunaan aroma pengusir tikus alami bisa menjadi alternatif bagi yang ingin mengusir tikus tanpa membunuhnya dan tetap menjaga kebersihan serta kenyamanan rumah.

5. Pasang Jaring atau Kawat Penghalang di Area Plafon

Jika tikus sering masuk melalui ventilasi atau celah kecil di plafon, memasang jaring atau kawat penghalang bisa menjadi solusi efektif. Pilih kawat dengan lubang kecil agar tikus tidak bisa menembusnya, dan pasang secara rapat di area yang rawan. Metode ini mencegah tikus masuk kembali setelah populasi di plafon berkurang.

Kelebihan cara ini adalah tahan lama dan relatif tidak memerlukan perawatan rutin. Pastikan pemasangan aman, tidak mengganggu sirkulasi udara, dan tidak merusak estetika rumah. Dengan kombinasi jaring penghalang dan metode pengusiran lain, rumah akan menjadi bebas tikus tanpa harus repot membongkar atap.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apakah cara ini aman untuk keluarga dan hewan peliharaan?

Ya, metode seperti pengusir ultrasonik, aroma alami, dan perangkap strategis aman digunakan di rumah tanpa membahayakan manusia atau hewan peliharaan.

2. Apakah tikus bisa kembali setelah diusir?

Tikus bisa kembali jika ada celah atau akses baru. Pastikan menutup semua lubang dan menjaga kebersihan rumah untuk pencegahan jangka panjang.

3. Berapa lama biasanya tikus pergi dari plafon?

Tergantung metode dan konsistensi penggunaan. Dengan kombinasi perangkap, ultrasonik, dan aroma pengusir, biasanya tikus akan pergi dalam 1–2 minggu.

4. Apakah perlu membongkar atap untuk mengusir tikus?

Tidak perlu. Semua metode ini dirancang agar efektif tanpa merusak plafon atau atap rumah.

5. Metode mana yang paling cepat efektif?

Kombinasi perangkap strategis dan pengusir ultrasonik biasanya memberikan hasil paling cepat, terutama jika disertai penutupan celah masuk tikus.   

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |