5 Cara Menemukan Sarang Tikus di Dalam Rumah dan Mencegahnya Datang Lagi, Terbukti Ampuh

2 weeks ago 9

Menemukan sarang tikus di dalam rumah bukanlah tugas yang mudah, sebab hewan pengerat ini sangat cerdas, licik, dan memiliki naluri bertahan hidup yang tinggi. Mereka mampu mencari tempat paling tersembunyi untuk berlindung, membesarkan anak, serta mencari sumber makanan tanpa mudah terlihat oleh manusia. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh di berbagai sudut rumah yang jarang tersentuh. Tikus biasanya memilih area yang hangat, lembap, gelap, dan jarang diganggu aktivitas manusia.

Berikut ini adalah beberapa lokasi yang paling sering menjadi tempat persembunyian serta tempat berkembang biak tikus di dalam rumah:

1. Belakang Lemari atau Perabot Besar

Area di belakang lemari, rak buku besar, atau kabinet dapur sering kali menjadi lokasi paling disukai oleh tikus untuk membuat sarang. Tempat ini biasanya tertutup, jarang dibersihkan, dan sulit dijangkau oleh pemilik rumah. Tikus memanfaatkan celah sempit di belakang perabot untuk membuat tempat tinggal dari bahan-bahan lembut seperti potongan kertas, kain bekas, plastik, atau serat tumbuhan kering. Selain terlindung dari pandangan manusia, area ini juga terasa hangat sehingga ideal untuk melindungi anak-anak tikus yang baru lahir. Jika Anda mencium bau tidak sedap di sekitar perabot besar, bisa jadi ada sarang tikus tersembunyi di sana.

2. Plafon dan Langit-Langit Rumah

Bagian plafon merupakan lokasi favorit tikus karena memberikan rasa aman dan sulit dijangkau. Ruang di atas langit-langit sering kali kering serta hangat akibat suhu udara dari atap, menjadikannya tempat ideal untuk berkembang biak. Biasanya, Anda akan mendengar suara langkah kecil, cicitan, atau bunyi gesekan benda di malam hari di mana tanda khas aktivitas tikus di area tersebut. Sarang di plafon sering terbuat dari bahan insulasi, kertas, atau debu tebal yang dikumpulkan oleh tikus. Jika dibiarkan, mereka dapat menggigit kabel listrik hingga menyebabkan korsleting. Untuk memastikannya, periksa celah antara plafon menggunakan senter panjang atau alat bantu seperti kamera kecil.

3. Kolong Dapur dan Sekitar Tempat Sampah

Tikus sangat tertarik pada aroma makanan sisa dan limbah dapur. Kolong dapur, area di bawah wastafel, dan sekitar tempat sampah menjadi lokasi yang kerap dipilih karena selalu ada sumber makanan. Mereka akan membuat jalur kecil menuju tempat makanannya dan menjadikan area tersebut sebagai sarang utama. Tikus juga sering menggali lubang kecil di bawah perabot dapur sebagai tempat berlindung saat merasa terancam. Untuk memastikan keberadaannya, perhatikan adanya kotoran kecil berbentuk lonjong atau sisa gigitan pada plastik dan kardus makanan. Jika menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera lakukan pembersihan dan pasang perangkap di sekitar lokasi.

4. Gudang, Garasi, atau Ruang Penyimpanan

Barang Lama Area penyimpanan barang-barang lama yang gelap dan penuh tumpukan merupakan tempat paling strategis bagi tikus. Mereka dapat bersembunyi di antara kardus, kain, sepatu, atau perabot tak terpakai tanpa mudah terlihat. Karena jarang dibersihkan, ruangan seperti ini memberi kenyamanan bagi tikus untuk tinggal dalam waktu lama serta memperbanyak keturunan. Anda mungkin menemukan sarang berupa gumpalan bahan lunak atau potongan benda yang disusun rapi di pojok ruangan. Tanda lain yang sering muncul adalah bau urine menyengat serta suara aktivitas hewan di malam hari. Untuk mencegah hal ini, sebaiknya gudang dan garasi selalu dijaga kebersihannya dan tidak digunakan menumpuk barang berlebihan.

5. Lubang di Dinding, Lantai, atau Sekitar Fondasi Rumah

Tikus memiliki kemampuan menggigit benda keras seperti kayu, semen, hingga plastik tebal. Oleh karena itu, mereka sering membuat lubang kecil berdiameter sekitar dua sentimeter di bagian bawah dinding atau lantai sebagai jalur keluar masuk sarang. Lubang ini umumnya tersembunyi di sudut ruangan atau di balik perabot besar. Jika Anda melihat celah semacam itu, ada kemungkinan besar di baliknya terdapat sarang atau jalur aktif tikus. Untuk memastikannya, Anda bisa menaburkan sedikit tepung di sekitar area tersebut pada malam hari. Bila keesokan paginya terlihat jejak kaki kecil, berarti lubang tersebut memang sering dilalui oleh tikus.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |