Liputan6.com, Jakarta - Kompor gas adalah jantung dapur bagi banyak koki rumahan dan profesional, menawarkan kontrol panas yang presisi dan responsif. Namun, seiring waktu, tumpahan makanan, percikan minyak, dan sisa-sisa masakan dapat menumpuk, membentuk kerak membandel pada grate, tutup burner, dan permukaan kompor gas. Kerak ini tidak hanya membuat kompor terlihat kotor, tetapi juga dapat menyumbat lubang gas, menyebabkan nyala api tidak rata atau berwarna kuning, mengurangi efisiensi, dan bahkan menimbulkan risiko kebakaran.
Residu yang menyumbat lubang gas dapat mengurangi presisi dan kontrol yang ditemukan pada kompor gas. Hal ini menyebabkan nyala api yang kurang optimal dan berpotensi membahayakan. Oleh karena itu, perawatan rutin sangat penting untuk menjaga performa kompor.
Untungnya, membersihkan kerak di kompor gas tidaklah sesulit yang dibayangkan. Artikel ini akan menyajikan panduan komprehensif mengenai berbagai cara membersihkan kerak di kompor gas, mulai dari metode alami yang ramah lingkungan hingga pembersih kimia yang ampuh untuk noda paling membandel. Jadi simak kumpulan cara paling efektif berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (4/1/2026).
Metode Soda Kue & Cuka untuk Kerak Kompor Gas
Metode pembersihan menggunakan soda kue dan cuka adalah pilihan yang aman, murah, dan ramah lingkungan. Metode ini sangat efektif untuk kerak sedang dan perawatan rutin pada kompor gas Anda.
Cuka membantu memecah lemak, sementara soda kue berfungsi sebagai agen penggosok ringan untuk menghilangkan sisa makanan yang mengering. Kombinasi kedua bahan rumah tangga ini merupakan agen pembersih alami yang kuat.
Untuk memulai, pastikan kompor dalam keadaan dingin sepenuhnya, lalu lepaskan grate, tutup burner, dan kepala burner. Isi wadah dangkal dengan campuran air dan cuka putih (perbandingan 1:1), lalu rendam bagian-bagian kompor hingga terendam sepenuhnya selama minimal 30 menit, atau semalaman untuk kotoran membandel. Setelah itu, buat pasta kental dari soda kue dan sedikit air atau cuka, lalu oleskan secara merata pada bagian yang berkerak dan biarkan 15-30 menit, atau 1-2 jam untuk noda sangat membandel.
Terakhir, gunakan sikat non-abrasif, spons, atau sikat gigi bekas untuk menggosok residu. Bilas semua bagian hingga bersih dan keringkan sepenuhnya dengan kain atau biarkan mengering di udara sebelum dipasang kembali.
Membersihkan Kerak Kompor Gas dengan Air Sabun Panas
Metode air sabun panas sangat sederhana dan ideal untuk perawatan rutin atau ketika kotoran pada kompor gas belum terlalu membandel. Ini adalah cara yang efektif untuk membersihkan kerak kompor gas ringan.
Mulailah dengan melepaskan grate, tutup burner, dan kepala burner dari kompor gas. Isi wastafel atau wadah dengan air panas dan tambahkan sabun cuci piring. Rendam semua bagian yang dilepas dalam larutan air sabun panas selama 15-20 menit untuk membantu melonggarkan kotoran yang menempel.
Setelah perendaman, gunakan sikat non-abrasif atau spons untuk menggosok kotoran. Penting juga untuk memeriksa lubang gas (gas ports) pada burner dan membersihkannya dengan hati-hati menggunakan klip kertas yang diluruskan atau peniti jika ada sumbatan. Terakhir, bilas semua bagian di bawah air mengalir, goyangkan untuk menghilangkan kelebihan air, dan keringkan sepenuhnya dengan kain bersih atau biarkan mengering di udara sebelum dipasang kembali.
Pembersih Oven untuk Kerak Kompor Gas Membandel
Untuk kerak dan lemak yang sangat membandel dan sulit dihilangkan dengan metode alami, pembersih oven komersial seperti Easy-Off dapat memberikan hasil yang mengejutkan dengan sedikit usaha. Pembersih ini sangat kuat dalam mengatasi noda yang sulit.
Pembersih oven ini dapat menghilangkan percikan minyak yang sangat membandel dengan hampir tanpa usaha sama sekali, membuat burner terlihat baru. Namun, sangat penting untuk selalu menggunakan produk ini di area yang berventilasi baik atau di luar ruangan, serta selalu kenakan sarung tangan pelindung dan hindari menghirup uapnya.
Siapkan area kerja dengan memastikan kompor dingin dan semua bagian yang akan dibersihkan sudah dilepas. Semprotkan pembersih oven secara merata pada permukaan grate atau bagian lain yang kotor. Biarkan pembersih bekerja sesuai petunjuk pada kemasan, biasanya sekitar 40 menit.
Setelah waktu yang ditentukan, lap busa dan kotoran yang telah terlepas dengan tisu atau lap bekas. Cuci bersih semua bagian dengan air sabun hangat, bilas hingga tidak ada sisa pembersih, dan keringkan dengan sangat teliti sebelum dipasang kembali. Pastikan untuk membilasnya dengan sangat bersih.
Metode Amonia untuk Kasus Ekstrem Membersihkan Kerak Kompor Gas
Amonia adalah solusi yang sangat kuat untuk melonggarkan kerak yang telah menumpuk selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun pada kompor gas. Namun, metode ini memerlukan kehati-hatian ekstra karena uap amonia yang kuat.
Peringatan Penting:
- Hanya gunakan metode ini di luar ruangan atau di area yang berventilasi sangat baik.
- Selalu kenakan sarung tangan dan pelindung mata.
- Hindari menghirup uap amonia.
Untuk menggunakan metode ini, tempatkan bagian kompor yang kotor (misalnya grate atau tutup burner) ke dalam kantong plastik besar yang dapat ditutup rapat. Letakkan mangkuk kecil berisi amonia (sekitar 1/2 cangkir) di dalam kantong, pastikan amonia tidak tumpah dan tidak bersentuhan langsung dengan bagian kompor.
Tutup rapat kantong plastik dan biarkan semalaman. Uap amonia akan bekerja melonggarkan kerak dan kotoran. Keesokan harinya, buka kantong di luar ruangan atau di area yang sangat berventilasi, buang amonia dengan aman. Bilas bagian kompor di bawah air mengalir dan cuci seperti biasa dengan sabun cuci piring, lalu gosok sisa kotoran yang telah melunak. Keringkan semua bagian sepenuhnya sebelum dipasang kembali.
Menggunakan Pisau Silet untuk Kerak Kompor Gas pada Permukaan Kaca atau Keramik
Untuk noda terbakar yang sangat keras dan menempel kuat pada permukaan cooktop yang terbuat dari kaca atau keramik, pisau silet khusus dapat menjadi alat yang efektif untuk membersihkan kerak kompor gas. Metode ini membutuhkan kehati-hatian tinggi.
Peringatan Penting:
- HATI-HATI! Metode ini hanya untuk permukaan yang rata dan keras.
- Pegang pisau silet dengan sudut yang sangat landai (hampir rata) terhadap permukaan untuk menghindari goresan.
- Jangan gunakan pada permukaan yang mudah tergores atau stainless steel.
Langkah pertama adalah membersihkan remah-remah kering atau sisa makanan yang lepas dari permukaan kompor. Setelah itu, oleskan pasta soda kue dan air di atas area yang berkerak dan biarkan selama 15-30 menit. Untuk noda yang sangat membandel, gunakan scraper pisau silet pada sudut yang dangkal untuk mengikis noda dengan lembut. Terakhir, lap semua residu dengan kain lembap dan pastikan permukaan benar-benar kering sebelum memasang kembali bagian kompor.
Hal yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Kompor Gas
Saat membersihkan kompor gas, ada beberapa kesalahan umum yang harus dihindari untuk mencegah kerusakan pada peralatan dan menjaga keamanan. Praktik pembersihan yang tidak tepat dapat merusak komponen, menciptakan bahaya keselamatan, atau mengurangi umur pakai kompor Anda.
Jangan Lakukan:
- JANGAN menyemprotkan air langsung ke kompor atau bagian burner: Menyemprotkan air langsung, terutama saat kompor masih panas, dapat menyebabkan kerusakan pada komponen listrik, retak pada bagian keramik, atau bahkan bahaya sengatan listrik. Untuk membersihkan permukaan, gunakan kain lembap.
- JANGAN menggunakan pembersih abrasif (seperti steel wool atau scrubber kasar) pada permukaan enamel atau stainless steel: Pembersih abrasif dapat menggores atau merusak lapisan pelindung pada permukaan kompor, membuatnya lebih rentan terhadap noda dan korosi di masa mendatang. Selalu gunakan spons atau sikat non-abrasif.
- JANGAN menyalakan kompor jika bagian dalam burner masih basah atau tersumbat: Menyalakan burner yang masih basah dapat menyebabkan nyala api tidak stabil, bunyi "plop", atau bahkan merusak komponen burner. Pastikan semua bagian benar-benar kering sebelum dipasang kembali dan digunakan. Jika lubang gas tersumbat, nyala api bisa tidak merata atau tidak menyala sama sekali, yang bisa berbahaya.
Membersihkan kerak di kompor gas adalah perawatan rutin yang sangat penting tidak hanya untuk menjaga penampilan dapur Anda, tetapi juga untuk keamanan, efisiensi, dan keawetan alat masak Anda. Dengan memilih metode yang sesuai dengan tingkat kotoran dan kenyamanan Anda, mulai dari solusi alami hingga pembersih yang lebih kuat, Anda dapat memastikan kompor gas Anda berfungsi optimal.
Luangkan waktu Anda untuk melakukan pembersihan ini secara berkala. Kompor yang bersih tidak hanya enak dipandang, tetapi juga berfungsi lebih baik dan lebih aman. Yuk, buat kompor gas Anda kinclong kembali!
FAQ
Q: Seberapa sering saya harus deep clean kompor gas?
A: Untuk penggunaan rumah tangga, deep clean atau pembersihan mendalam sebulan sekali sudah cukup. Namun, sangat penting untuk segera membersihkan tumpahan dan mengelap permukaan setelah setiap penggunaan. Tanda bahwa kompor Anda memerlukan pembersihan mendalam adalah jika nyala api menjadi kuning atau tidak stabil.
Q: Bagaimana cara membersihkan lubang/port gas yang tersumbat?
A: Setelah bagian burner dilepas dan didinginkan, gunakan jarum, peniti yang diluruskan, atau kawat halus untuk dengan hati-hati membersihkan setiap lubang gas. Pastikan untuk tidak memperbesar lubang tersebut.
Q: Apa penyebab nyala api kompor gas berwarna kuning/orange setelah dibersihkan?
A: Nyala api kuning atau orange menandakan pembakaran tidak sempurna. Ini biasanya terjadi karena kelembaban pada burner (tidak dikeringkan sempurna) atau masih ada sumbatan kecil di port gas. Pastikan semua bagian benar-benar kering dan port bersih dari segala sumbatan.
Q: Bolehkah saya merendam kepala burner (burner head) yang ada elemen elektriknya?
A: TIDAK. Bagian burner yang memiliki konektor atau sambungan listrik untuk pemantik hanya boleh dilap permukaannya dengan lap lembap. Merendamnya dapat menyebabkan korsleting atau kerusakan permanen pada sistem pengapian.
Q: Kenapa kompor saya sulit dinyalakan atau bunyi "plop" setelah dibersihkan?
A: Kemungkinan besar ada air atau sisa pembersih yang masuk ke dalam sistem pengapian atau port gas. Pastikan semua bagian kering sempurna sebelum dipasang. Jika masalah berlanjut setelah beberapa waktu, tunggu lebih lama agar benar-benar kering atau konsultasikan dengan teknisi profesional.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437980/original/023574200_1765269370-Jamur_di_Dinding.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463197/original/000810300_1767601615-pagar_besi_lipat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463178/original/030785000_1767601393-Desain_Rumah_dengan_Kebun_Sayur_di_Atas_Kolam_Ikan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462995/original/031546500_1767597081-Daya_Listrik_Chopper_dan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5198055/original/051624900_1745492220-SJ-236MG-GB-GR.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335725/original/078001700_1756802094-top-view-assortment-vegetables-paper-bag.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463227/original/071609700_1767602814-Gemini_Generated_Image_gwoqnjgwoqnjgwoq.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463158/original/033065400_1767600948-rice_cooker2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463260/original/084578000_1767603956-pexels-lorize-33530774.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347967/original/088187600_1757748727-ChatGPT_Image_13_Sep_2025__14.29.01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423286/original/024851500_1764058129-unnamed_-_2025-11-25T150545.842.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394677/original/027917700_1761638018-halaman_belakang_rumah_kecil_dengan_kebun_buah_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462974/original/033657700_1767596724-Model_pagar_rumah_yang_cepat_kusam___sulit_dirawat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160493/original/039883900_1663309823-pexels-karolina-grabowska-4194866_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463106/original/058385000_1767599528-unnamed-32.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462848/original/011907300_1767590953-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463177/original/097129300_1767601199-Gemini_Generated_Image_3ro12z3ro12z3ro1.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461646/original/040887000_1767427189-Roaster_Rumah_Agar_Teras_Terasa_Luas_tapi_Privasi_Terjaga_Model_Minimalis_Geometris.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440390/original/003833400_1765433113-Ide_Usaha_Modal_Kecil_di_Daerah_Pemukiman_Baru_yang_Potensial_Camilan_Rumahan_Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457096/original/053841600_1766985729-Panen_Teratur___Cegah_Masalah_Sejak_Dini.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344958/original/029872800_1757497950-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5333184/original/050501600_1756610400-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)