Liputan6.com, Jakarta Pertumbuhan jamur pada makanan kerap menjadi masalah utama bagi banyak rumah tangga, terutama saat cuaca lembap atau penyimpanan tidak tepat. Kehadiran jamur tidak hanya menurunkan kualitas rasa dan aroma, tetapi juga bisa menimbulkan risiko kesehatan jika dikonsumsi. Beberapa bahan dapur yang bisa memperlambat jamur pada makanan terbukti efektif membantu menjaga kesegaran dan daya simpan berbagai jenis hidangan sehari-hari.
Selain menambah umur simpan, bahan alami ini memiliki keuntungan aman untuk dikonsumsi dan mudah ditemukan di dapur. Pemanfaatannya dapat diterapkan pada roti, buah, sayuran, hingga olahan daging atau seafood. Penggunaan bahan dapur yang bisa memperlambat jamur pada makanan membantu mengurangi limbah makanan, serta memaksimalkan kesegaran dan kualitas nutrisi.
Kunci utama efektivitas bahan-bahan ini terletak pada pemahaman sifat alami masing-masing. Asam, antibakteri dan kandungan antioksidan pada beberapa rempah atau citrus mampu menekan laju pertumbuhan jamur. Dengan pengetahuan tersebut, penghuni rumah bisa menjaga kualitas makanan lebih lama. Penggunaan bahan dapur yang bisa memperlambat jamur pada makanan menjadi solusi alami sekaligus praktis untuk, menjaga keamanan dan kesegaran setiap hidangan.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (25/11/2025).
Ragam Bahan Dapur yang Bisa Memperlambat Jamur pada Makanan
Pertumbuhan jamur pada makanan merupakan salah satu permasalahan yang paling sering dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam lingkungan rumah tangga. Kondisi ini sering terjadi ketika kelembapan udara tinggi, penyimpanan makanan kurang tepat, atau makanan disimpan terlalu lama tanpa perlindungan yang memadai.
Jamur tidak hanya menurunkan nilai estetika makanan, membuat tampilannya menjadi tidak menarik dan teksturnya berubah, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serius bagi orang-orang yang mengonsumsinya, termasuk alergi, gangguan pencernaan, atau bahkan keracunan makanan. Menariknya, beberapa bahan dapur yang umumnya tersedia di rumah memiliki sifat antijamur alami yang efektif untuk memperlambat pertumbuhan mikroorganisme ini.
Dengan memanfaatkan bahan-bahan tersebut secara tepat, makanan bisa tetap awet, aman, dan lezat untuk dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih lama.
1. Garam
Garam merupakan salah satu bahan alami paling klasik dan telah digunakan sebagai pengawet makanan selama berabad-abad. Kandungan natrium dalam garam bekerja secara efektif dengan mengurangi kadar air di permukaan makanan. Kondisi ini menciptakan lingkungan yang kurang ideal bagi pertumbuhan jamur, karena jamur memerlukan kelembapan tinggi untuk berkembang biak. Cara praktis memanfaatkan garam meliputi:
- Menaburkan lapisan tipis garam pada permukaan sayuran, buah, atau makanan ringan yang akan disimpan dalam wadah kedap udara. Hal ini membantu menekan kelembapan permukaan sehingga pertumbuhan jamur tertunda.
- Menggunakan larutan garam untuk merendam daging, ikan, atau seafood sebelum disimpan di kulkas. Larutan ini tidak hanya memperlambat jamur tetapi juga membantu menjaga tekstur dan kesegaran daging.
- Menambahkan sedikit garam pada adonan roti, kue, atau pastry agar risiko timbulnya jamur selama penyimpanan lebih rendah.
Garam merupakan bahan yang mudah diperoleh, aman untuk digunakan dalam jumlah wajar, dan tidak mengubah rasa makanan secara signifikan, sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari.
2. Cuka
Cuka merupakan bahan dapur yang memiliki tingkat keasaman cukup tinggi (pH rendah), sehingga mampu menciptakan kondisi permukaan makanan yang kurang bersahabat bagi pertumbuhan jamur. Keasaman ini efektif menekan aktivitas mikroorganisme dan memperlambat proliferasi jamur. Beberapa metode praktis memanfaatkan cuka meliputi:
- Menyemprot atau mengoleskan larutan cuka encer pada permukaan roti, kue, buah, atau sayuran sebelum disimpan di kotak kedap udara. Langkah ini membantu menunda timbulnya bercak jamur sekaligus menjaga aroma makanan tetap segar.
- Merendam buah atau sayuran dalam larutan air dan cuka selama beberapa menit sebelum disimpan di lemari es. Teknik ini cocok untuk sayuran berdaun, wortel, atau buah-buahan yang mudah berjamur.
- Menambahkan sedikit cuka pada saus, dressing, atau salad yang akan disimpan agar umur simpan lebih panjang.
Selain fungsinya sebagai penghambat jamur, cuka juga memberikan aroma dan rasa segar alami, sehingga makanan tetap lezat dan memiliki nilai nutrisi yang terjaga.
3. Minyak Esensial
Beberapa minyak esensial yang biasanya tersedia di dapur, seperti minyak oregano, thyme, rosemary, atau minyak kayu putih, memiliki sifat antijamur alami yang kuat. Senyawa bioaktif di dalamnya dapat menekan pertumbuhan jamur secara efektif. Cara pemanfaatannya antara lain:
- Menambahkan beberapa tetes minyak esensial ke dalam larutan air untuk menyemprotkan permukaan buah, sayuran, atau roti sebelum disimpan. Ini membantu menekan pertumbuhan jamur tanpa menimbulkan rasa yang mengganggu.
- Menggunakan minyak esensial sebagai tambahan dalam adonan kue atau roti untuk memberikan aroma harum sekaligus mencegah munculnya jamur.
Efektivitas minyak esensial akan lebih maksimal jika dikombinasikan dengan penyimpanan makanan di dalam wadah tertutup atau toples kedap udara. Dengan cara ini, pertumbuhan jamur dapat ditekan secara signifikan, sambil tetap mempertahankan kualitas dan aroma makanan.
4. Bawang Putih dan Bawang Merah
Bawang putih dan bawang merah mengandung senyawa aktif seperti allicin dan sulfur yang memiliki sifat antimikroba, termasuk terhadap jamur. Penggunaan bawang dalam makanan dapat membantu memperlambat munculnya jamur secara signifikan. Beberapa metode praktis:
- Menambahkan potongan bawang ke dalam sup, tumisan, atau saus sebelum disimpan untuk meningkatkan daya tahan makanan terhadap jamur.
- Menggunakan bawang sebagai lapisan dasar penyimpanan sayuran tertentu untuk membantu mengurangi kelembapan berlebih yang bisa memicu pertumbuhan jamur.
Selain fungsinya sebagai penghambat jamur, bawang juga menambah aroma dan cita rasa alami pada makanan, menjadikannya bahan multifungsi yang sangat berguna di dapur.
5. Lemon dan Jeruk Nipis
Buah-buahan citrus, seperti lemon dan jeruk nipis, memiliki kandungan asam sitrat tinggi yang bekerja sebagai penghambat alami pertumbuhan jamur. Beberapa cara pemanfaatannya antara lain:
- Memeras lemon atau jeruk nipis dan mengoleskan airnya pada permukaan roti, kue, atau buah sebelum disimpan untuk memperpanjang umur simpan.
- Menambahkan air perasan citrus pada salad, sayuran, atau makanan siap saji agar tetap segar lebih lama.
Keasaman alami dari citrus tidak hanya menciptakan lingkungan yang kurang ramah bagi jamur, tetapi juga memberikan aroma segar dan rasa yang meningkatkan kualitas makanan.
FAQ Seputar Topik
Bahan dapur apa saja yang bisa memperlambat jamur pada makanan?
Beberapa bahan dapur yang efektif memperlambat jamur pada makanan antara lain garam, cuka, buah citrus (lemon/jeruk nipis), rempah-rempah (bawang putih, kunyit, kayu manis), madu, dan minyak esensial tertentu.
Bagaimana cara kerja garam dalam memperlambat pertumbuhan jamur?
Garam bekerja dengan menarik molekul air dari makanan melalui proses osmosis, mengurangi kadar air yang dibutuhkan jamur untuk tumbuh. Konsentrasi garam yang tinggi juga menciptakan lingkungan tidak ramah bagi mikroba.
Mengapa cuka dan buah citrus efektif sebagai antijamur alami?
Cuka dan buah citrus mengandung asam organik (asam asetat, asam sitrat) yang menurunkan tingkat keasaman (pH) makanan. Lingkungan asam ini menghambat pertumbuhan berbagai bakteri, ragi, dan jamur.
Apa saja rempah-rempah yang memiliki sifat antijamur?
Rempah-rempah seperti bawang putih (mengandung allicin), kunyit (kurkuminoid), kayu manis (sinamaldehid), cengkih, oregano, jahe, dan lengkuas dikenal memiliki senyawa bioaktif dengan sifat antimikroba dan antijamur.
Faktor apa yang membuat madu memiliki sifat antijamur?
Madu memiliki kadar gula tinggi, kadar air rendah, pH asam (3-4,5), serta mengandung hidrogen peroksida yang dihasilkan enzim glukosa oksidase. Kombinasi ini menciptakan lingkungan yang tidak cocok untuk pertumbuhan jamur dan bakteri.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)