Liputan6.com, Jakarta Memasak kikil sering dianggap sulit karena teksturnya kenyal dan mudah berlendir jika salah olah. Dengan menerapkan beberapa trik sederhana, hasilnya bisa maksimal. Tips masak kikil biar cepat empuk dan tidak berlendir membantu kikil matang merata, lembut, dan siap disantap tanpa rasa lengket.
Selain teknik memasak, membersihkan dan merendam kikil sebelum dimasak juga penting. Langkah ini termasuk strategi tips masak kikil biar cepat empuk dan tidak berlendir agar kikil lebih higienis dan bebas lendir.
Pengaturan waktu perebusan dan suhu api juga berperan besar. Dengan cara ini, tekstur kikil tetap kenyal namun empuk, sesuai dengan prinsip tips masak kikil biar cepat empuk dan tidak berlendir yang mudah diterapkan di dapur sehari-hari.
Mengutip buku berjudul Seri Pusaka Cita Rasa Indonesia: Ragam Lauk-Pauk Jawa, Bagian 2 (2025) oleh Murdijati-Gardjito, Umar Santoso, Eni Harmayani, kikil adalah bagian dari sapi berupa kulit yang tebal pada bagian kepala, kaki, atau bagian lehernya. Umumnya, kikil disajikan dalam potongan-potongan kecil.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tips masak kikil biar cepat empuk dan tidak berlendir, Jumat (7/11/2025).
1. Pemilihan dan Pembersihan Awal Kikil yang Tepat
Langkah pertama yang penting dalam tips masak kikil biar cepat empuk dan tidak berlendir adalah memilih kikil berkualitas baik. Pilih kikil yang berwarna cokelat cerah atau putih kekuningan, menandakan kesegaran dan bebas bahan pemutih. Teksturnya harus kenyal saat disentuh, tidak terlalu keras maupun lembek.
Setelah dipilih, proses pembersihan awal menjadi krusial. Cuci kikil di bawah air mengalir sambil digosok perlahan untuk mengangkat kotoran. Hindari merendam terlalu lama karena justru bisa membuat lendir semakin sulit hilang. Untuk pembersihan lebih lanjut, rendam kikil dalam air mendidih selama 10–20 menit, lalu gosok permukaannya dengan perasan jeruk nipis, cuka, atau garam kasar. Langkah ini efektif mengurangi lendir dan menetralkan bau amis.
2. Teknik Perebusan untuk Kikil Empuk dan Bebas Lendir
Kunci utama agar kikil empuk dan tidak berlendir adalah teknik perebusan. Lakukan blanching dengan merebus kikil selama 5–10 menit, buang air pertama yang biasanya kotor, lalu bilas dengan air dingin. Ulangi hingga air rebusan terlihat jernih.
Saat perebusan selanjutnya, tambahkan rempah aromatik seperti jahe geprek, serai, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk. Rempah ini membantu menghilangkan bau amis sekaligus mengurangi lendir.
Penggunaan panci presto juga direkomendasikan untuk mempercepat pengempukan, cukup 30–40 menit dibandingkan 2–3 jam dengan panci biasa. Metode populer lainnya adalah teknik 5-30-7: rebus 5 menit, diamkan 30 menit, lalu rebus lagi 7 menit, efektif dan hemat gas.
3. Penambahan Bumbu dan Pemotongan Setelah Perebusan
Setelah kikil empuk, langkah berikutnya adalah menambahkan sedikit garam atau cuka saat perebusan terakhir. Bahan ini membantu melunakkan tekstur kikil dan menghilangkan sisa lendir yang membandel.
Memotong kikil setelah empuk jauh lebih mudah, tidak licin, dan potongannya tetap utuh. Ukuran potongan yang seragam juga memastikan bumbu meresap secara merata ke seluruh bagian kikil, sehingga cita rasa masakan lebih konsisten.
Dengan cara ini, kikil siap diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari sate kikil, gulai, hingga oseng kikil, dengan tekstur yang pas dan aroma menggugah selera.
4. Perawatan Pasca-Perebusan untuk Tekstur Optimal
Setelah direbus, tiriskan kikil dan bilas kembali dengan air bersih agar sisa lendir atau kotoran benar-benar hilang. Untuk menjaga kekenyalan, rendam kikil dalam air es selama 5–10 menit. Proses ini tidak hanya menghentikan proses pemasakan, tetapi juga mengunci tekstur kenyal dan mencegah kikil mudah hancur saat dimasak lebih lanjut.
Selain itu, langkah ini membuat kikil lebih segar dan siap diolah dengan berbagai bumbu tanpa mengubah tekstur, sehingga masakan menjadi lebih lezat dan tampilan kikil tetap menarik di hidangan.
Manfaat Kikil
Mengutip buku berjudul Resep Istimewa Kuliner Surabaya Disertai Kandungan Gizi (2024) oleh Christina Mumpuni Erawati, dkk., kikil sapi mengandung sekitar 30 persen protein kolagen serta memiliki sejumlah kandungan keratin dan elastin yang bermanfaat untuk membentuk struktur jaringan kulit, membantu proses regenerasi kulit, dan mempertahankan kekuatan serta elastisitas kulit, sehingga kulit nampak lebih halus.
Kandungan protein hewani dalam kikil sapi dapat mengatur konsentrasi asam dan basa dalam darah serta cairan tubuh lainnya. Kandungan protein kikil sapi juga berpengaruh terhadap kinerja hormon yang mengendalikan rasa lapar dan keinginan untuk makan.
Berikut ini penjelasan manfaat kikil sapi:
1. Sumber Kolagen Alami
Kikil mengandung kolagen tinggi yang baik untuk kesehatan kulit, menjaga elastisitas, dan membantu mengurangi keriput. Kolagen juga mendukung kesehatan persendian dan tulang.
2. Mendukung Kesehatan Sendi dan Tulang
Protein dan kolagen dalam kikil membantu memperkuat jaringan ikat, tulang, dan sendi. Konsumsi kikil secara rutin dapat membantu mengurangi risiko nyeri sendi atau keropos tulang.
3. Sumber Protein
Selain kolagen, kikil juga mengandung protein hewani yang cukup tinggi. Protein penting untuk pembentukan otot, mempercepat pemulihan tubuh, dan menjaga stamina.
4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Kikil mengandung zat besi, zinc, dan nutrisi lain yang membantu meningkatkan sistem imun, mendukung produksi sel darah merah, dan menjaga energi tubuh.
5. Rendah Lemak dan Kalori (tergantung olahan)
Jika diolah dengan benar (direbus atau dimasak tanpa banyak minyak), kikil bisa menjadi lauk rendah lemak namun tetap kaya nutrisi, cocok untuk yang menjaga berat badan.
Q & A Seputar Topik
Bagaimana cara memilih kikil yang tepat untuk dimasak?
Pilih kikil yang segar dengan warna cokelat cerah atau putih kekuningan dan tekstur kenyal saat disentuh. Hindari kikil yang terlalu keras atau lembek. Memilih bahan berkualitas merupakan langkah pertama dalam tips masak kikil biar cepat empuk dan tidak berlendir.
Apa langkah pembersihan kikil yang benar?
Cuci kikil di bawah air mengalir sambil digosok perlahan untuk menghilangkan kotoran. Hindari merendam terlalu lama karena bisa membuat lendir sulit hilang. Rendam sebentar dalam air mendidih dan gosok dengan jeruk nipis, cuka, atau garam kasar agar lendir berkurang.
Bagaimana teknik perebusan agar kikil empuk?
Lakukan perebusan bertahap (blanching) dengan membuang air rebusan pertama yang kotor. Rebus kembali kikil dengan rempah seperti jahe, serai, lengkuas, dan daun salam untuk aroma harum dan mengurangi lendir. Panci presto juga dapat mempercepat proses pengempukan.
Apakah potongan kikil mempengaruhi tekstur dan rasa?
Ya, memotong kikil setelah empuk membuat tekstur lebih mudah dikontrol dan tidak licin. Potongan seragam memastikan bumbu meresap merata, sehingga hidangan lebih lezat. Ini termasuk langkah penting dalam tips masak kikil biar cepat empuk dan tidak berlendir.
Apakah ada trik pasca-perebusan untuk mempertahankan kekenyalan kikil?
Tiriskan kikil dari air rebusan dan bilas dengan air bersih, lalu rendam sebentar dalam air es selama 5–10 menit. Proses ini menghentikan pemasakan dan menjaga tekstur kenyal, sehingga kikil siap diolah menjadi berbagai hidangan favorit.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)