4 Cara Merawat Produk Kayu Agar Tetap Awet, Tips dari Pengrajin Asal Depok

7 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Cara merawat produk kayu agar tetap awet sebenarnya cukup mudah dilakukan. Dengan perawatan yang tepat, produk kayu tidak hanya akan terjaga kekuatannya, tetapi juga tetap mempertahankan keestetikannya.

Tak hanya mempercantik interior ruangan, produk kayu juga dikenal ramah lingkungan. Produk berbahan kayu kini banyak menjadi pilihan, terutama bagi pemilik rumah yang menyukai suasana alami dan hangat di dalam hunian mereka.

Mulai dari peralatan makan hingga berbagai perabotan rumah tangga, produk kayu dapat menjadi pilihan yang tepat untuk mempercantik interior ruangan. Harganya pun bervariasi, mulai dari ribuan hingga ratusan ribu rupiah, tergantung pada jenis kayu, ukuran, serta tingkat kerumitan pembuatannya.

Seorang pengrajin kayu asal Depok sekaligus pemilik usaha @tray.kayu, Yumna (37), membagikan beberapa cara merawat produk kayu agar tetap awet, terutama hal-hal yang sering disepelekan dan dilewatkan.

1. Bersihkan Secara Rutin

Cara pertama merawat produk berbahan kayu adalah dengan membersihkannya secara rutin. Perabotan rumah tangga seperti furnitur sebaiknya dibersihkan secara berkala, misalnya sekitar satu bulan sekali, agar debu dan kotoran tidak menumpuk pada permukaannya.

Cara membersihkan perabotan berbahan kayu sebenarnya cukup mudah, yaitu dengan menggunakan kain kering atau kain yang sedikit dibasahi. Meski terlihat sederhana, masih banyak orang yang terkadang malas membersihkannya secara rutin setiap minggu.

"Merawat produk kayu sebenarnya cukup sederhana. Yang paling penting adalah membersihkannya secara rutin menggunakan kain kering atau sedikit lembap agar debu tidak menumpuk," jelas Yumna memberikan saran.

Mengutip buku berjudul Membangun Kawasan Eksklusif Agroforestry Tebu (KEAT) (2025) oleh Dr Budi Kuncahyo, Triyono S.Hut, MSc, aksesori rumah tangga dari kayu, seperti mangkuk, tatakan piring, sendok, dan tempat lilin, merupakan produk yang sering dicari oleh konsumen yang menyukai barang-barang alami dan ramah lingkungan.

Produk-produk ini dapat diproduksi dengan desain yang sederhana namun elegan, memanfaatkan serat kayu yang alami untuk menciptakan kesan hangat dan alami di dalam rumah.

2. Hindari Paparan Air Berlebihan

Masih dari sumber buku yang sama, perabotan kecil seperti meja samping, kursi mini, dan rak buku dari kayu juga dapat diproduksi sebagai produk kerajinan kayu.

Meskipun lebih kecil dari furnitur utama, perabotan ini tetap memerlukan kayu berkualitas tinggi dan desain yang menarik agar dapat diterima di pasar.

Menghindari paparan air berlebihan pada produk kayu dapat membantu menjaga keawetan produk. Masih banyak orang yang berpikir bahwa membersihkan kayu dengan air secara langsung tidak menjadi masalah, padahal hal tersebut justru dapat memicu munculnya jamur.

Untuk peralatan makan berbahan kayu, sebaiknya dicuci secara manual menggunakan air hangat dan sabun cuci piring yang lembut segera setelah digunakan. Setelah itu, keringkan hingga benar-benar kering menggunakan lap agar kelembapan tidak memicu pertumbuhan jamur.

"Sebisa mungkin hindari paparan air berlebihan karena bisa membuat kayu cepat rusak atau berjamur," tambah Yumna.

3. Hindari Sinar Matahari Langsung Terlalu Lama

Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan untuk menjaga keawetan produk berbahan kayu adalah menghindari paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu yang terlalu lama. Paparan panas berlebih dapat menyebabkan kelembapan alami pada kayu berkurang, sehingga kayu menjadi kering, rapuh, dan lebih rentan mengalami retak.

Kursi kayu yang ditempatkan di teras rumah biasanya lebih sering terkena paparan sinar matahari secara langsung. Oleh karena itu, perabotan tersebut perlu dirawat dan diperhatikan dengan baik agar tidak mudah rusak serta tetap awet digunakan.

"Produk kayu juga sebaiknya tidak diletakkan langsung di bawah sinar matahari terlalu lama, agar warnanya tidak cepat pudar dan kayunya tidak retak," ungkap wanita berusia 37 tahun itu.

4. Gunakan Pelapis Kayu Secara Berkala dan Perlindungan Anti Rayap

Pelapis kayu berfungsi untuk merawat furnitur agar tetap tahan lama, mencegah permukaan terlihat kusam, mengurangi risiko pelapukan, serta membantu melindungi kayu dari paparan sinar matahari.

Pelapis kayu juga dapat meningkatkan nilai estetika dengan memberikan hasil akhir mengilap (glossy) atau matte, sekaligus menonjolkan serat alami kayu. Perabotan kayu dengan serat yang terlihat jelas biasanya memberikan kesan lebih alami dan menarik.

"Untuk menjaga tampilannya, kita juga bisa menggunakan polish atau pelapis kayu secara berkala, serta melakukan perlindungan anti rayap jika diperlukan," tambah Yumna memberikan tips merawat produk kayu.

Serat kayu memiliki keunikan berupa pola urat alami yang artistik dan tidak seragam, serta gradasi warna yang eksotis. Seiring waktu, warna kayu juga dapat berubah secara alami akibat proses oksidasi.

Selain itu, kayu memiliki beberapa karakteristik utama, seperti kekuatan yang tinggi, tekstur yang cukup keras namun tetap mudah dibentuk atau diukir, serta ketahanan terhadap rayap pada jenis kayu tertentu.

Q & A Seputar Topik

Bagaimana cara dasar merawat produk kayu?

Bersihkan permukaan kayu secara rutin menggunakan kain lembut atau lap kering agar debu tidak menumpuk dan tampilan tetap terjaga.

Mengapa produk kayu tidak boleh terlalu sering terkena air?

Air berlebih dapat membuat kayu lembap, melengkung, bahkan retak. Karena itu, sebaiknya kayu dijaga tetap kering.

Apakah produk kayu perlu diberi pelindung?

Ya, lapisan pelindung seperti vernis atau minyak kayu dapat membantu melindungi permukaan dari goresan dan menjaga warna tetap indah.

Bagaimana cara menyimpan produk kayu dengan benar?

Simpan di tempat kering dengan sirkulasi udara baik dan hindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama.

Apa yang sebaiknya dihindari saat menggunakan produk kayu?

Hindari menaruh benda panas langsung di atas kayu serta penggunaan cairan pembersih yang terlalu keras.   

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |