4 Cara Mengolah Nasi Aking Jadi Pakan Ayam yang Bergizi dan Hemat Biaya

6 hours ago 4
  • Apa itu nasi aking?
  • Mengapa nasi aking perlu diolah sebelum diberikan ke ayam?
  • Nutrisi apa yang terkandung dalam nasi aking untuk pakan ayam?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Nasi aking merupakan sisa nasi yang dikeringkan di bawah sinar matahari. Banyak orang mencari tahu cara mengolah nasi aking jadi pakan ayam karena bahan ini murah dan mudah didapat. Secara fisik, nasi aking berwarna kecoklatan, bertekstur kering, dan bisa berjamur saat proses pengeringan 5–10 hari. Meski setelah kering mikroba berhenti berkembang, nasi aking tetap tidak layak dikonsumsi manusia.

Sebagai pakan ayam, nasi aking menjadi alternatif hemat yang dapat membantu menekan biaya. Kandungan mineralnya cukup baik untuk menunjang pertumbuhan dan berat badan ayam.

Selain itu, nasi aking juga bermanfaat bagi pencernaan dan membantu pembentukan otot karena kandungan asam amino. Bahkan, bahan ini bisa menjadi pengganti jagung saat harganya mahal. Simak ulasan cara mengolah nasi aking jadi pakan ayam oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (17/3/2026).

Kandungan Nutrisi Nasi Aking

Nasi aking merupakan sumber karbohidrat utama bagi ayam, menjadikannya komponen penting dalam diet ternak. Meskipun kaya akan karbohidrat, kalori, dan lemak yang cukup padat, kandungan protein dalam nasi aking terbilang rendah. Hal ini menjadi pertimbangan utama dalam formulasi pakan agar nutrisi ayam tetap terpenuhi secara optimal.

Menurut jurnal.polinema.ac.id, nasi aking mengandung karbohidrat sekitar 8,31%, sedikit lebih rendah dari nasi normal yang sekitar 10,72%. Namun, penelitian lain menunjukkan bahwa nasi aking masih mengandung 83,14% karbohidrat dan 3,36% protein. Perbedaan ini mungkin tergantung pada metode pengeringan dan kondisi awal nasi.

Dengan kandungan nutrisi yang hampir sama dengan bekatul, terutama sebagai sumber energi, nasi aking dapat berfungsi sebagai pengganti bekatul dalam pakan ayam. Ini memberikan fleksibilitas bagi peternak dalam mencari bahan pakan yang ekonomis dan mudah diakses.

Langkah-langkah Mengolah Nasi Aking untuk Pakan Ayam

1. Persiapan Bahan

Pengolahan nasi aking harus dilakukan dengan benar untuk memastikan nutrisi yang didapat tepat dan aman bagi ayam. Tahap pertama adalah persiapan nasi aking itu sendiri. Nasi aking yang akan digunakan harus berkualitas baik, tidak berjamur parah, dan bersih dari kotoran.

2. Pengeringan

Proses pengeringan nasi sisa dilakukan di bawah sinar matahari selama beberapa hari hingga benar-benar kering. Menjemur di atas karung, wadah anyaman, atau tampah dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur.

3. Perebusan atau Perendaman (Sterilisasi)

Metode pengolahan awal yang paling penting dan wajib dilakukan adalah perebusan atau perendaman. Perebusan bertujuan untuk membunuh jamur dan bakteri yang mungkin ada pada nasi aking yang kotor dan berjamur. Nasi aking juga bisa direndam semalaman atau direbus sebentar.

Perendaman dengan air panas selama 2-3 jam juga merupakan metode yang disarankan. Untuk bebek, nasi aking bisa direndam selama 3-4 hari sebelum dicampur dengan dedak.

4. Penambahan Nutrisi

Karena kandungan protein nasi aking yang rendah, perlu ditambahkan bahan lain agar pakan lebih bergizi dan nutrisi ayam tercukupi. Penambahan bekatul sangat disarankan untuk meningkatkan nutrisi pakan ayam nasi aking. Untuk ayam pedaging atau untuk meningkatkan kualitas pakan, nasi aking dapat dicampur dengan konsentrat.

Daun-daunan hijau seperti daun pepaya juga bisa ditambahkan untuk melengkapi nutrisi. Sebagai alternatif pakan dengan protein tinggi, bubuk ikan asin atau ampas tahu juga dapat dicampurkan.

Peringatan dan Tips Penting dalam Pemberian Nasi Aking

Meskipun nasi aking merupakan solusi pakan yang ekonomis, peternak harus memperhatikan beberapa peringatan dan tips agar pemberiannya efektif dan tidak membahayakan ternak.

1. Berikan Secara Terjadwal: Pemberian nasi aking sebaiknya dilakukan rutin, misalnya pagi dan sore, terutama untuk ayam usia 5–8 bulan.

2. Wajib Diolah dengan Benar: Nasi aking harus direbus atau direndam terlebih dahulu agar aman dan tidak menyebabkan penyakit pada ayam.

3. Perhatikan Kualitas Nasi Aking: Pilih nasi aking yang bersih dan tidak berjamur parah untuk menghindari risiko kesehatan pada ternak.

4. Hati-hati Saat Membeli: Pastikan sumber nasi aking terpercaya karena kualitas yang buruk dapat merugikan peternak.

5. Tambahkan Pakan Bernutrisi: Campurkan dengan bahan lain yang kaya protein agar dapat meningkatkan bobot badan ayam.

6. Perhatikan Keseimbangan Nutrisi: Kombinasikan nasi aking sebagai sumber energi dengan bahan tambahan sebagai sumber protein agar pakan lebih seimbang dan mendukung pertumbuhan optimal.

FAQ

Apa itu nasi aking?

Nasi aking adalah sisa nasi yang tidak termakan, kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari, umumnya berwarna kuning kecoklatan. Meski tidak layak konsumsi manusia, nasi aking dapat diolah jadi pakan ternak.

Mengapa nasi aking perlu diolah sebelum diberikan ke ayam?

Nasi aking perlu diolah, terutama dengan direbus atau direndam air panas, untuk membunuh jamur dan bakteri yang mungkin tumbuh selama proses pengeringan. Pengolahan yang tidak benar dapat menyebabkan ayam sakit.

Nutrisi apa yang terkandung dalam nasi aking untuk pakan ayam?

Nasi aking merupakan sumber karbohidrat utama bagi ayam, serta mengandung kalori dan lemak. Namun, kandungan proteinnya relatif rendah, sehingga perlu dicampur dengan bahan lain yang kaya protein.

Apakah nasi aking aman untuk anak ayam (starter)?

Ya, nasi aking bisa digunakan sebagai sumber energi untuk anak ayam setelah dikeringkan dan dihancurkan. Namun, perlu dicampur dengan sumber protein seperti dedak atau tepung ikan, serta vitamin, dan pastikan bahan bersih serta tidak berjamur.

Bahan apa saja yang bisa dicampur dengan nasi aking untuk meningkatkan nutrisi pakan ayam?

Untuk meningkatkan nutrisi, nasi aking dapat dicampur dengan bekatul, konsentrat, hijauan seperti daun pepaya, bubuk ikan asin, atau ampas tahu.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |