Liputan6.com, Jakarta Pantun penutup pidato lucu sering dilontarkan untuk meninggalkan kesan yang seru di pendengar. Tak hanya dalam bahasa Indonesia, pantun penutup pidato juga ada dalam bahasa Jawa yang khas. Pantun penutup pidato bahasa jawa ini termasuk dalam kategori parikan Jawa. Parikan berisi ungkapan ringan lucu dan sarat makna menghidupkan suasana.
Dalam budaya Jawa, parikan merupakan bentuk puisi lisan yang populer. Menurut buku Jurnalisme untuk Sekolah Minggu karya Haryadi Baskoro dan Claudia Oki Hermawati 2021, halaman 155, parikan adalah pantun Jawa. Seperti pantun, parikan menyampaikan pesan moral, nasihat, bagkan humor lewat bahasa yang mudah dicerna.
Sedangkan menurut Koesasah Soebagyo Toer dalam buku Parikan Pantun Jawa Puisi Abadi, 2011, halaman 5 menjelaskan parikan terbagi menjadi dua bagian penting, sampiran dan isi yang sangat mirip pantun. Ia menyebut keduanya sebagai “loro-lorone atunggal” atau dua hal yang saling melengkapi.
Pantun penutup pidato dalam bahasa Jawa lucu juga termasuk pantun jenaka, biasanya digunakan pembicara lewat acara resmi maupun santai. Sama-sama memiliki tujuan membuat audiens tertawa juga meninggalkan pesan moral yang lebih melekat.
Pantun Bahasa Jawa Penutup Pidato Lucu
1. Rokok apa sing paling enak,
Sing paling enak rokok cap melinjo;
Muleh kondangan melu sopo sing paling enak,
Sing paling enak melok bojo.
Artinya: Rokok apakah yang paling enak, Yang paling enak bergarnbar mlinjo; Ikut siapakah yang paling enak, Yang paling enak ikut suami.
2. Lunga ng pasar tuku gedang,
Ora lali tuku wedang jahe sak gelas;
Pidatoku wis cetho terang,
Mugi kabeh padah legawa lan ikhlas.
Artinya: Pergi ke pasar beli pisang, tak lupa beli wedang jahe segelas; pidato saya sudah cukup jelas, semoga semua ikhlas.
3. Tuku cilok neng pinggir dalan
Rasane pedes mangan loro;
Yen ana salah tembung ucapan,
Mugi kabeh paring pangapuro
Artinya: Beli cilok di pinggir jalan, makan dua rasanya pedas; jika ada salah perkataan dan ucapan, semoga semua berkenan memaafkan.
4. Manuk prenjak mabur duwur kali,
Nabrak wit banjur soyo muggah;
Pidatoku wis rampung saiki,
Matur nuwun wis rawuh lan lenggah.
Artinya: Burung prenjak terbang di atas sungai, menabrak pohon lalu terbang tinggi; pidatoku sudah selesai, terima kasih sudah hadir duduk berama.
5. Tuku rujak nganggo lombok,
Rasane pedes nganti kringetku mambu;
Pidatoku ora nganggo oblok,
Yen ora lucu, ojo nesu.
Artinya: Beli rujak pakai cabai, rasanya pedas sambai bau keringat; Pidatoku tidak banyak gaya, kalau tidak lucu jangan marah.
6. Numpak pit nyabrang kali,
Ketemu konco ngguyu bareng;
Sambutanku wis rampung saiki,
Yen urung wareg ayo madang bareng.
Artina: Naik sepeda menyeberangi sungai, bertemu teman tertawa bersama; sambutanku sudah selesai, kalau belum puas ayo makan bersama.
7. Mlaku-mlaku ning alun-alun,
Tuku es degan sing seger;
Ceramahku wis rampung ojo bingung,
Yen lucu, ngguyu wae ben pinter.
Artinya: Jalan-jalan di alun-alun, beli es kelapa muda yang segar; ceramahku selesai jangan bingung, kalau lucu tertawalah biar pintar.
8. Manuk dara mabur dhuwur,
Nabrak gendheng nganti goyang;
Pidato rampung ora suwe,
Mugi kabeh rumangsa seneng lan tenang.
Artinya: Burung dara terbang tinggi, menabrak genteng sampai bergoyang; pidato selesai tak laa, semoga semua merasa senang dan tenang.
9. Tuku tahu karo tempe,
Sing masak nganggo wajan anyar;
Ceramah rampung wis sak mene,
Mugi kabeh tetep rukun lan sabar.
Artinya: Beli tahu dan tempe dimasak pakai wajan baru; pidato cukup sekian, semoga rukun dan sabar.
10. Lunga ng pasar numpak delman,
Nggawa buah lan sayur lodeh;
Pidato rampung ora kesusu,
Mugo dadi hiburan lan pencerahan kabeh
Artinya: Pergi ke pasar naik delman, membawa buah dan sayur lodeh; Pidato selesai tanpa tergesa, semoga jadi hiburan dan pencerahan bagi semuaya.
Pantun Penutup Pidato Bahasa Jawa Penuh Makna dan Nasihat
11. Nandur sawi ng pinggir kali,
Disiram banyu saben sore;
Matur nuwun neng acara iki,
Mugi dadi piwulang tumparping ati.
Artinya: Menanam sawi di pinggir kali, disiram setiap sore; terima kasih untuk acara ini, semoga jadi pelajaran untuk hati kita.
12. Mangan pecel karo peyek,
Digawa ibu kanthi tresna;
Yen ana tembung sing kleru,
Mugi dimaafke kanthi lega.
Artinya: Makan pecel dan rempeyek, dibuat ibu penuh kasih; jika ada kata yang salah, semoga dimaafkan dengan lapang hati.
13. Numpak sepur lunga Jogja,
Ketemu konco lawas biyen
Pidato iki mung sak cilik,
Nanging muga ana sing kelingan.
Artinya: Naik kereta bertemu teman lama, pidato idi singkat saja, semoga ada yang bisa diingat.
14. Mbukak jendela ning kamar,
Keton lintang madhang-madhangi.
Pidato wis tekan pungkasan,
Mugi dadi pepeling kang migunani.
Artinya: Membuka jendela kamar, tampak bintang di langit; pidato sudah selesai, semoga jadi nasihat yang bermanfaat.
15. Lunga pasar tuku sayur,
Ketemu konco lawas biyen;
Matur nuwun wis padha sabar,
Yen ana salah aja dipendem.
Artinya: Pergi ke pasar beli sayur, bertemu dengan teman lama” terima kasih sudah sabar jika ada yang salah jangan disimpan dalam hati.
16. Mlaku-mlaku ning pasar Bali,
Tuku gula karo teh celup;
Pidato sing becik aja lali,
Sing becik ayo padha ditutup.
Artinya: Jalan-jalan di pasar Bali, beli gula dan teh celup; pidato selesai jangan lupa, yang baik ayo sama-sama ditutup.
17. Manuk manyar nggawa githik,
Ngelipet dadi tarangan anyar;
Pidato rampung mugi becik,
Timraping pikiran lan ati sing sabar,
Artinya: Burung manyar membawa ranting, dilipat jadi sarang baru; pidato selesai semoga baik, untuk pikiran dan hati yang sabar.
18. Lunga sawah nggawa banyu,
Sarapan esuk lawuhe tahu;
Pidato rampung wis ora lucu,
Nanging mugi pepeling kang tuhu
Artinya: Pergi ke sawah membawa air minum, sarapan pagi lauknya tahu; pidato selesai sudah tidak lucu, semoga jadi pengingat yang benar.
20. Mangan gudeg lalapan blimbing kecut,
Rasane gurih lan nikmat tenan;
Pidato rampung ora kebacut,
Mugi kabeh gesang tansah aman.
Artinya: Makan gudeg dengan lalapan belimbing asam, rasanya gurih nikmat sekali; pidato selesai tidak berlebihan, semoga hidup semua selalu aman
Pantun Penutup Pidato Bahasa Jawa yang Resmi dan Santai
21. Wulangen anak kanggo tembang,
Supaya ngerti kabecikan;
Pidato rampung wis tak sawang,
Mugi kabeh entuk kaberkahan
Artinya: Ajarilah anak lewat tembang, agar paham kebaikan; pidato selesai sudah kupandang, semoga semua mendapat keberkahan.
22. Mlaku-mlaku ning Manahan
Tuku jajanan wernane abang;
Pidato rampung ora kakean,
Mugi kabeh tansa senenag lan tenang.
Artinya: Jalan jalan di Manahan, beli jajanan warna merah; pidato selesai tidak kepanjangan semoga semua senang dan tenang.
23. Ngluku sawah bareng bapak,
Kesel mubeng sawah sesek ng dada.
Wis rampung soko awal kompak,
Mugi kabeh eling lan waspada.
Artinya: Membajak sawah bersama bapak, capek dada terengah-engah; sudah selesai kompak dari awal, semoga semua selamat selalu.
24. Mangan jenang karo onde-onde,
Enak dipangan wayah sore;
Pidato rampung tekan semene,
Mugi Gusti paring berkah,
Artinya: Menyantap jenang dan onde-onde, enak disantap sore hari; pidato selesai sampai di sini, semoga Tuhan memberi berkah.
25. Nglumpukake kembang melati,
Digawe sesaji neng duwur watu;
Pidato rampung wis dadi,
Mugi dadi piwulang saben wektu.
Artinya: Mengumpulkan bunga melati, dipakai sesaji di atas batu; Pidato selesai sudah cukup, semoga semua hidup baik
26. Ngrumat wit supaya awoh buah,
Dibenahi saben minggu;
Pidato wis rampung pada bungah,
Mugi kabeh tansah rukun lan guyu.
Artinya: Merawat pohon supaya berbuah, dirawat tiap minggu, pidato selesai semua bahagia, semua rukun dan tertawa.
27. ana manuk mabur neng wit,
Suarane renyah ngeling-eling;
Pidato rampung, aja rumit,
Mugi kabeh slamet lan eling.
Artinya: Seekor burung terbang di pohon, suaranya merdu mengingatkan; pidato selesai jangan rumit, semoga semua selamat dan ingat pesan.
28. Anak lawuh dipangan karo kecap,
Penake dipangan bareng kanca;
Pidato rampung ora lali ngucap,
Matur nuwun kabeh rawuh kanca.
Artinya: Ada lauk dimakan dengan kecap, enak dimakan bersama teman; pidato selesai tak lupa mengucap, terima kasih semua teman yang datang.
29. Manuk prenjak mabur nyebrang,
Kerjo lali madang ngeleh;
Pidato wis cukup panjang,
Mugi kabeh ora ngantuk maneh.
Artinya: Burung prenjak terbang lapar saat kerja lupa makan; pidato cukup panjang, semoga tak membuat ngantuk lagi.
30. Pesen wedang karo gorengan,
Gorengan tempe ora lali wedangan;
Pidato rampung wis ora kelangan,
Mugi Gusti maringi berkah kanggo sampeyan.
Artinya: Minum teh sambil makan gorengan; tempe tak lupa miuman; pidato selesai dengan kesan, semoga Tuhan memberi berkah untuk kalian.
QNA Seputar Pantun Pidato
Apakah pidato boleh pantun?
Ya, pidato boleh menggunakan pantun, terutama untuk pembuka atau penutup. Penggunaan pantun dapat membantu mencairkan suasana, menarik perhatian audiens, dan membuat pidato lebih berkesan.
Apa kalimat untuk menutup pidato?Demikian pidato ini saya sampaikan. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf bila ada salah kata. Wabillahi Taufiq walhidayah.
Apa pantun dalam bahasa Jawa?
IPantun dalam bahasa Jawa disebut parikan. Parikan memiliki struktur yang mirip dengan pantun pada umumnya, terdiri dari sampiran (baris awal) dan isi (baris akhir), dan sering digunakan untuk menyampaikan nasihat, sindiran, atau hiburan dalam bentuk yang menyenangkan.
Apakah pantun dan pidato sama?
Pantun terdiri dari 4 baris dengan rima a-b-a-b dan digunakan untuk menyampaikan nasihat, sedangkan pidato adalah kegiatan berbicara di depan umum yang memiliki tujuan informatif atau persuasif.
Pantun biasanya berisi apa?
Pantun mengandung struktur dua bagian yaitu sampiran (dua baris pertama) dan isi (dua baris terakhir), yang diikat oleh pola rima a-b-a-b.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)