Liputan6.com, Jakarta Rayap sering merusak rumah terutama pada bagian kayu. Mengetahui jenis kayu rumah yang paling disukai rayap penting agar bisa mencegah kerusakan sejak awal. Kayu lunak dan berair tinggi biasanya menjadi target utama hama ini.
Pemilihan kayu yang salah meningkatkan risiko bangunan cepat rusak. Kayu lembap atau kurang diawetkan cenderung menarik rayap, sehingga mengenali jenis kayu rumah yang paling disukai rayap membantu strategi perlindungan.
Sebagai solusi, ada beberapa alternatif aman seperti kayu keras diawetkan, bahan sintetis, atau kombinasi kayu-logam. Bahan ini menjaga rumah tetap kokoh tanpa risiko dirusak rayap.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang jenis kayu rumah yang paling disukai rayap dan alternatif aman, Kamis (20/11/2025).
Kayu yang Disukai Rayap
Menurut Singgih dkk., (2006) sebagaimana dikutip dalam buku berjudul Penggunaan Biopestisida Nabati: Untuk Pengendalian Hama Tanaman Kehutanan (Peluang Pengembangan Kelompok Tani) (2021) oleh Fransina S. Latumahina, Gun Mardiatmoko, Marthina Tjoa, rayap memiliki pola makan yang beragam.
Meskipun demikian, hampir semua jenis rayap mengonsumsi kayu serta bahan yang mengandung selulosa. Hampir setiap jenis kayu dapat menjadi sumber makanan bagi rayap. Di Indonesia, kayu pinus, karet, dan sengon termasuk yang paling disukai oleh rayap.
Kemampuan rayap dalam mencerna kayu disebabkan oleh adanya mikroorganisme simbion di dalam saluran pencernaannya. Mikroorganisme ini berfungsi menguraikan selulosa. Pada rayap kasta rendah, simbion yang terdapat di dalam tubuhnya berupa protozoa, sedangkan pada rayap kasta tinggi berupa bakteri.
1. Kayu Kering yang Diolah untuk Bangunan
- Rayap jenis kayu kering sering menyerang kusen pintu, jendela, lantai kayu, dan furnitur seperti meja, kursi, atau lemari.
- Mereka tidak memerlukan kontak dengan tanah dan hanya membutuhkan kelembaban minimal, sehingga sarangnya bisa terbentuk di permukaan bangunan.
- Memahami risiko ini penting agar pemilik rumah dapat mengawasi dan merawat bagian-bagian rumah yang rawan serangan.
- Contoh: Mahoni, Sengon kering, Pinus kering.
2. Kayu Lapuk atau Membusuk
- Kayu yang mulai lapuk atau membusuk, misalnya tunggul pohon atau tumpukan kayu tua di sekitar rumah, menjadi target favorit rayap basah.
- Kondisi lembap dan tekstur lunak memudahkan rayap menggerek dan membangun sarang.
- Menjaga kebersihan dan menghindari penumpukan kayu di sekitar properti dapat mengurangi risiko infestasi.
- Contoh: Tunggul pohon tua, kayu bekas bangunan atau tumpukan kayu yang tersisa di halaman.
3. Kayu Cepat Tumbuh dengan Kelas Awet Rendah
- Jenis kayu seperti jabon memiliki struktur kurang padat sehingga sangat rentan terhadap serangan rayap kayu kering.
- Kayu ini biasanya digunakan untuk furnitur murah atau bahan bangunan sementara, sehingga mudah ditembus rayap.
- Alternatif pengganti kayu ini dengan kayu keras atau bahan yang telah diawetkan dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada struktur rumah.
- Contoh: Jabon, Sengon muda, Gmelina.
Pilihan Kayu Rumah Anti Rayap
Mengutip buku berjudul Serangga Layak Santap: Sumber Baru bagi Pangan dan Pakan (2018) oleh F.G. Winarno, kayu karet, albasia, pinus, dan ramin adalah beberapa jenis kayu yang digemari oleh rayap karena kandungan resinnya. Sebaliknya, kayu jati Tectonis grandis memiliki senyawa tektoquiyonin yang tidak disukai oleh rayap. Namun, ada satu jenis rayap, yaitu Neptermes tektonase, yang justru menyukai kayu jati tersebut, bahkan juga tertarik pada pohon nangka.
Meskipun banyak kayu rentan, beberapa jenis kayu memiliki ketahanan alami yang luar biasa terhadap serangan rayap. Ketahanan ini berasal dari kandungan minyak, resin, zat tanin, atau kepadatan serat yang tinggi. Memilih kayu-kayu ini dapat menjadi investasi jangka panjang untuk bangunan dan perabotan Anda.
- Kayu Jati: Dikenal sebagai kayu anti rayap terbaik, jati memiliki kandungan minyak alami tinggi yang berfungsi sebagai pengawet. Minyak ini, khususnya zat tectoquinon, bersifat racun bagi rayap, ditambah struktur padatnya yang menyulitkan rayap masuk.
- Kayu Ulin (Kayu Besi): Kayu lokal ini sangat kuat dan tahan terhadap air, kelembaban, serta cuaca ekstrem. Ulin menjadi pilihan utama untuk konstruksi berat atau area luar ruangan seperti tiang dan decking.
- Kayu Merbau: Memiliki sifat keras dan kuat, merbau mengandung zat tanin, mineral alami, serta minyak yang tidak disukai rayap. Kayu ini cocok untuk lantai parket, decking, daun pintu, dan furnitur premium.
- Kayu Bengkirai: Meskipun sedikit di bawah ulin, bengkirai tetap tahan rayap dan cuaca dengan harga yang lebih ekonomis. Kayu ini sering digunakan untuk konstruksi luar ruangan seperti pergola dan pagar.
- Kayu Meranti: Beberapa jenis meranti memiliki ketahanan terhadap rayap dan pembusukan, meskipun ringan namun kuat dan ekonomis. Kayu ini sering dipakai untuk rangka atap dan dinding.
- Kayu Sengon Laut: Kandungan silika alami pada sengon laut membuat rayap tidak menyukainya. Senyawa silika ini mengeraskan tekstur kayu, sehingga sulit dicerna oleh rayap.
- Kayu Sonokeling: Terkenal dengan warna hitam dan serat emasnya, sonokeling kuat, awet, dan aman dari serangan rayap. Kayu ini sering digunakan untuk interior hunian.
- Kayu Kamper: Aroma khas kamper seperti kapur barus tidak disukai rayap dan serangga lainnya. Kayu kamper merupakan pilihan ekonomis untuk kusen, pintu, dan jendela.
Material Pengganti Kayu
Selain memilih jenis kayu yang tahan rayap, ada juga material alternatif yang dapat digunakan untuk menghindari serangan rayap secara total.
Material-material ini dirancang khusus untuk meniru estetika kayu namun dengan ketahanan yang jauh lebih baik terhadap hama dan cuaca. Penggunaan alternatif ini memberikan fleksibilitas desain dan ketenangan pikiran.
- WPC (Wood Plastic Composite): Perpaduan serat kayu dan plastik ini bebas rayap dan jamur, tahan cuaca ekstrem, serta mudah dirawat. WPC juga ramah lingkungan karena banyak yang menggunakan bahan daur ulang, cocok untuk decking dan dinding eksterior.
- Conwood: Terbuat dari campuran serat selulosa dan semen, Conwood menawarkan kekuatan lebih dari kayu alami. Material ini juga tahan rayap dan kelembaban, ideal untuk proyek eksterior seperti dinding, pagar, atau plafon outdoor.
- PVC Board: Keunggulan PVC Board adalah bebas rayap dan anti air, serta ringan sehingga mudah dipasang. Material ini cocok untuk berbagai jenis finishing seperti cat atau pelapis HPL.
- Bambu Laminasi: Bambu laminasi diproses dengan bahan kimia anti-serangga sehingga bebas rayap. Material ini juga memiliki tekstur alami yang indah dan merupakan pilihan yang ramah lingkungan.
Strategi Efektif Mencegah Serangan Rayap pada Kayu
Mengutip buku berjudul Mencegah & Membasmi Rayap (2017) oleh Kiat Praktis, rayap merupakan jenis serangga yang telah menyerang hampir semua komponen bangunan, terutama komponen kayu pada konstruksi bangunan atau furnitur. Serangan rayap ini seakan tidak mengenal waktu. Rayap menyerang selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 360 hari setahun.
Pencegahan adalah kunci utama dalam melindungi kayu dari serangan rayap yang merusak. Berbagai langkah dapat diambil, mulai dari menjaga kondisi lingkungan hingga menggunakan produk pelindung khusus. Implementasi strategi pencegahan yang komprehensif akan sangat membantu.
- Menjaga Kelembaban Lingkungan: Rayap sangat menyukai area lembap dan gelap, jadi pastikan sirkulasi udara di rumah baik, terutama di dapur dan kamar mandi. Hindari material kayu bersentuhan langsung dengan tanah atau area yang tergenang air.
- Penggunaan Pelapis dan Pengawet Kayu: Aplikasikan obat anti rayap pada kayu sebelum digunakan. Produk ini mengandung bahan kimia yang dapat menolak dan membunuh rayap. Pelapis seperti pelitur, cat, atau vernis juga memberikan lapisan perlindungan tambahan.
- Metode Tradisional dan Alami: Beberapa cara alami meliputi pengasapan kayu, penggunaan solar, atau menyemprotkan air cucian beras. Minyak neem dengan kandungan azadirachtin dapat mengganggu hormon rayap, sementara cuka putih dan ekstrak buah kecubung juga efektif membasmi hama ini.
- Perawatan Rutin: Lakukan pemeriksaan berkala untuk mendeteksi rayap sejak dini. Menjemur perabot kayu di bawah sinar matahari secara rutin juga dapat membunuh rayap dan menghambat pertumbuhan jamur.
- Menghilangkan Sumber Daya Tarik Rayap: Bersihkan semua puing-puing atau sampah kayu yang menumpuk di sekitar properti. Hal ini dapat mencegah rayap mendekat dan bersarang di area rumah Anda.
- Jasa Profesional: Untuk penanganan yang paling efektif dan menyeluruh, menghubungi jasa anti rayap profesional adalah solusi terbaik. Mereka dapat menggunakan perangkap, umpan rayap, atau injeksi termitisida cair untuk membentuk perlindungan antara tanah dan struktur bangunan.
Q & A Seputar Topik
Kayu jenis apa yang paling disukai rayap di rumah?
Rayap biasanya menyukai kayu lunak dengan kadar air tinggi. Kayu cepat tumbuh seperti jabon, pinus, atau kayu tua lapuk menjadi target utama karena mudah digerogoti.
Apakah semua jenis kayu sama mudah diserang rayap?
Tidak, kayu keras seperti jati, merbau, atau ulin lebih sulit diserang rayap karena struktur padat dan kadar air rendah. Kayu yang diawetkan atau dilapisi bahan anti-rayap juga lebih aman.
Bagaimana cara mengurangi risiko rayap menyerang kayu rumah?
Gunakan kayu keras atau kayu yang sudah diawetkan, hindari menumpuk kayu lapuk di sekitar rumah, dan pastikan ventilasi serta sirkulasi udara baik untuk mengurangi kelembapan.
Apa alternatif aman selain kayu untuk bangunan rumah?
Bisa menggunakan bahan sintetis, logam, beton, atau kombinasi kayu-logam untuk bagian struktural. Ini lebih tahan terhadap rayap dan mengurangi kerusakan jangka panjang.
Apakah perawatan rutin membantu mencegah rayap?
Ya, perawatan kayu secara berkala dengan anti-rayap, memeriksa kelembapan, dan membersihkan area sekitar rumah sangat efektif. Rayap lebih sulit menyerang jika kondisi kayu kering dan bersih.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)