:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4521410/original/045171200_1690867758-phone-ge2d0991cf_1280.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta Pertanyaan +27 negara mana kerap muncul ketika seseorang menerima panggilan atau pesan WhatsApp dari nomor asing berawalan angka tersebut. Kode negara +27 adalah milik Afrika Selatan, sebuah negara yang terletak di ujung paling selatan benua Afrika.
Kode ini bukan sekadar deretan angka acak, melainkan identitas resmi yang ditetapkan oleh organisasi telekomunikasi internasional untuk mengarahkan panggilan ke wilayah Afrika Selatan secara tepat. Memahami arti dari +27 negara mana menjadi penting, terutama di era digital ketika komunikasi lintas negara semakin mudah dilakukan melalui telepon maupun aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.
Kode telepon internasional untuk Afrika Selatan ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) berdasarkan standar E.164. E.164 sendiri merupakan standar internasional yang mendefinisikan rencana penomoran untuk jaringan telepon publik di seluruh dunia. Dilansir dari Worldometer, kode panggil untuk Afrika Selatan tercatat sebagai 27 dengan kode ISO tiga huruf ZAF, kode ISO dua huruf ZA, dan kode numerik 710. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Senin (29/6/2026)
Apa Itu Kode Telepon +27?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3526369/original/099897100_1627641980-phone-2127_640.jpg)
Perbesar
Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan kode telepon +27. Setiap negara memiliki kode spesifik yang digunakan untuk panggilan internasional, dan untuk Afrika Selatan, kode tersebut adalah +27 yang berfungsi memastikan panggilan diarahkan dengan benar melalui sistem telekomunikasi internasional. Mengacu pada data ITU, nomor telepon yang mengikuti standar E.164 dibatasi hanya berisi digit dengan maksimal 15 angka, yang terbagi menjadi kode negara satu hingga tiga digit dan nomor pelanggan maksimal 12 digit.
Berikut beberapa fakta penting terkait kode telepon +27:
- Identitas Negara: Afrika Selatan menggunakan kode negara +27 untuk panggilan internasional, dan awalan ini wajib dihubungi sebelum nomor telepon lokal dari luar negeri.
- Berlaku Universal: Kode +27 digunakan untuk semua nomor telepon rumah (landline) dan ponsel (mobile) di Afrika Selatan.
- Format Penomoran: Setelah kode negara +27, nomor telepon Afrika Selatan terdiri dari 9 digit yang terbagi atas 2 digit awalan penanda area atau operator seluler ditambah 7 digit nomor pelanggan.
- Kode ISO: Kode ISO 2 huruf untuk Afrika Selatan adalah ZA, kode 3 huruf adalah ZAF, dan kode numerik ISO adalah 710.
- Domain Internet: Domain internet tingkat atas kode negara (ccTLD) resmi Afrika Selatan adalah .za.
- Regulator: Nomor telepon di Afrika Selatan dikelola oleh Independent Communications Authority of South Africa (ICASA).
Baca juga: 234 Kode Negara Mana? Simak Penjelasannya Agar Terhindar dari Modus Penipuan
Profil Singkat Afrika Selatan, Negara Pemilik Kode +27
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3616585/original/028811300_1635474693-den-harrson-C14EEtqVsNA-unsplash.jpg)
Perbesar
Setelah mengetahui jawaban dari pertanyaan +27 negara mana, penting juga mengenal lebih dekat negara pemilik kode telepon ini. Afrika Selatan adalah negara paling selatan di benua Afrika yang berbatasan dengan Namibia di barat laut, Botswana dan Zimbabwe di utara, serta Mozambik dan Eswatini di timur laut dan timur. Lesotho, sebuah negara merdeka, merupakan wilayah enklave di bagian timur Afrika Selatan yang sepenuhnya dikelilingi oleh wilayah negara tersebut.
Sebagaimana dilaporkan Britannica, keragaman budaya Afrika Selatan tercermin dalam bahasanya, di mana 12 bahasa telah ditetapkan sebagai bahasa resmi berdasarkan konstitusi yang berlaku, termasuk Afrikaans, Inggris, Ndebele, Pedi, Sotho, Bahasa Isyarat Afrika Selatan, Swati, Tsonga, Tswana, Venda, Xhosa, dan Zulu. Negara ini juga dikenal dengan julukan Rainbow Nation karena keberagaman etnis dan budaya yang sangat kaya.
Pretoria menjadi ibu kota administratif, sementara Cape Town sebagai kursi Parlemen merupakan ibu kota legislatif, dan Bloemfontein dianggap sebagai ibu kota yudikatif. Kota terbesar dan terpadat di Afrika Selatan adalah Johannesburg, diikuti Cape Town dan Durban. Negara ini memiliki luas wilayah sekitar 1.221.037 kilometer persegi dengan populasi lebih dari 63 juta jiwa, menjadikannya negara keenam terpadat di Afrika.
Dari sisi ekonomi, Afrika Selatan merupakan negara berkembang dan baru terindustrialisasi yang memiliki ekonomi terbesar di Afrika berdasarkan GDP nominal. Negara ini diakui sebagai middle power dalam urusan internasional dan merupakan anggota BRICS+, Uni Afrika, SADC, SACU, Persemakmuran Bangsa-Bangsa, serta G20. Afrika Selatan juga menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010, menjadikannya negara Afrika pertama yang menyelenggarakan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Baca juga: Waspada Kode Telepon Penipuan, Hati-hati Banyak Modus Baru
Sejarah Telekomunikasi di Afrika Selatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1260580/original/057345500_1465561684-20160610-Afrika_Selatan.jpg)
Perbesar
Sejarah telekomunikasi di Afrika Selatan sangat panjang dan menjadi latar belakang mengapa negara ini memiliki kode +27 yang kini dikenali secara global. Penggunaan telekomunikasi pertama di Afrika Selatan berupa satu jalur telegraf yang menghubungkan Cape Town dan Simonstown, dengan telegraf pertama diluncurkan pada 2 Desember 1859. Berdasarkan data Wikipedia, pada tahun 1879, sistem kabel bawah laut pertama yang menghubungkan Afrika Selatan dengan Eropa mulai beroperasi melalui kabel pesisir timur milik South African Telegraph Company.
Secara historis, sektor telekomunikasi Afrika Selatan didominasi oleh entitas milik negara bernama Telkom yang memegang monopoli atas layanan telepon tetap, namun seiring datangnya era demokrasi, pemerintah menginisiasi serangkaian reformasi untuk meliberalisasi sektor ini dan mendorong kompetisi, yang berujung pada pendirian Independent Communications Authority of South Africa (ICASA) sebagai badan regulator.
Salah satu tonggak penting dalam evolusi industri telekomunikasi Afrika Selatan adalah pengenalan telepon seluler pada awal 1990-an, ketika operator seperti Vodacom dan MTN memasuki pasar dan merevolusi cara berkomunikasi di negara tersebut. Hemming Johansson, chief engineer Ericsson yang kemudian menjadi presiden perusahaan, dikutip dari Ericsson menyatakan, "Ericsson memiliki posisi khusus di Afrika Selatan, karena produknya tidak diragukan lagi selangkah lebih maju dari kompetitor."
Pada 16 Januari 2007, Afrika Selatan beralih ke sistem penomoran tertutup (closed numbering plan) yang mewajibkan pengguna memutar seluruh sembilan digit nomor telepon nasional. Kemudian pada tahun 2020, MTN, Vodacom, dan Rain meluncurkan jaringan 5G di Afrika Selatan, menandai babak baru dalam sejarah telekomunikasi internasional negara tersebut.
Daftar Kode Wilayah Kota-Kota Besar di Afrika Selatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3625641/original/091730100_1636331114-WhatsApp_Image_2021-11-07_at_21.07.57.jpeg)
Perbesar
Bagi siapa pun yang perlu menghubungi nomor di Afrika Selatan, mengetahui kode wilayah (area code) sangatlah penting. Sebagaimana dikutip dari CountryCode.org, setelah memutar kode internasional 27, pengguna perlu menambahkan kode area yang diikuti nomor telepon lokal. Kode area dalam sistem ini umumnya diorganisasikan berdasarkan wilayah geografis.
Berikut daftar kode wilayah kota-kota besar di Afrika Selatan:
| Johannesburg | 011 |
| Pretoria | 012 |
| Cape Town | 021 |
| Durban | 031 |
| Bloemfontein | 051 |
| Port Elizabeth (Gqeberha) | 041 |
| Pietermaritzburg | 033 |
| East London | 043 |
| Kimberley | 053 |
| Polokwane | 015 |
| Nelspruit (Mpumalanga) | 013 |
| Rustenburg | 014 |
Selain kode wilayah untuk telepon tetap, nomor ponsel di Afrika Selatan biasanya diawali dengan 07, 08, atau 06. Pasar konektivitas seluler di Afrika Selatan didominasi oleh empat penyedia layanan utama, yaitu Vodacom, MTN, Cell C, dan Telkom. Mengetahui perbedaan antara kode area dan awalan seluler ini membantu mengidentifikasi jenis nomor yang dihubungi, apakah itu telepon rumah atau ponsel dari negara dengan kode +27.
Baca juga: 6 Modus Penipuan Baru Via WhatsApp, Foto Buram Hingga Surat Tilang
Cara Menelepon ke Afrika Selatan dari Indonesia Menggunakan Kode +27
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4576559/original/082936400_1694756604-office-620822_1280.jpg)
Perbesar
Sekarang setelah mengetahui jawaban +27 negara mana dan kode wilayahnya, berikut panduan langkah demi langkah untuk melakukan panggilan ke Afrika Selatan dari Indonesia. Berdasarkan informasi dari Talk360, jika ingin menelepon nomor Afrika Selatan secara internasional, Anda perlu memutar kode akses internasional negara Anda, diikuti +27, lalu nomor lokal tanpa angka nol di depannya.
- Tekan kode akses internasional Indonesia: Gunakan awalan 001, 007, atau 008 dari telepon rumah. Dari ponsel, cukup tekan tanda + (plus).
- Tambahkan kode negara Afrika Selatan: Tekan angka 27 setelah kode akses internasional.
- Masukkan kode area atau awalan seluler: Pastikan Anda telah menghapus angka nol di depan nomor lokal Afrika Selatan, karena angka tersebut hanya untuk panggilan domestik dan tidak diperlukan saat menelepon secara internasional dengan +27.
- Hubungi nomor pelanggan: Masukkan 7 digit nomor pelanggan yang dituju.
Contoh praktis: Jika nomor lokal di Afrika Selatan adalah 078 123 4567, maka secara internasional nomor tersebut menjadi +27 78 123 4567. Dari Indonesia, Anda akan menekan 001-27-78-1234567 atau +27-78-1234567 dari ponsel.
Untuk panggilan telepon tetap, contohnya menghubungi nomor di Cape Town: untuk menelepon ke pusat panggilan di Johannesburg dari luar negeri, format yang digunakan adalah +27 11 xxx xxxx karena kode area Johannesburg adalah 011 tanpa angka nol saat dihubungi dari luar negeri. Perlu diingat bahwa panggilan internasional ke Afrika Selatan bisa dikenakan tarif khusus oleh operator seluler, sehingga alternatif seperti aplikasi VoIP dapat menjadi pilihan yang lebih hemat.
Panggilan internasional ke dan dari Afrika Selatan lebih murah setelah pukul 20.00 dan sebelum pukul 08.00 dari Senin hingga Jumat, serta antara pukul 20.00 pada hari Jumat dan pukul 08.00 pada hari Senin.
Waspada Penipuan dari Nomor Berawalan +27
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1567566/original/064985700_1492260330-smartphone-982563_960_720__Pixabay__DariuszSankowski.jpg)
Perbesar
Meskipun kode +27 secara sah merupakan kode telepon Afrika Selatan, pengguna perlu tetap waspada terhadap potensi penipuan. Meski menghubungkan secara global adalah hal yang positif, pengguna harus selalu berhati-hati terhadap panggilan yang tidak diminta dan meminta informasi pribadi, terutama jika panggilan tersebut tampak berasal dari awalan +27, serta selalu memverifikasi identitas sebelum membagikan data sensitif melalui telepon.
Berikut beberapa tips aman saat menerima panggilan dari nomor +27:
- Jangan langsung angkat panggilan tak dikenal: Jika Anda tidak memiliki relasi di Afrika Selatan, waspadai panggilan masuk dari nomor berawalan +27.
- Hindari menelepon balik nomor asing: Modus missed call dari nomor internasional bertujuan agar korban menelepon balik dan dikenakan tarif premium.
- Jangan berikan informasi pribadi: Tidak ada instansi resmi yang akan meminta data sensitif seperti nomor rekening, PIN, atau kode OTP melalui panggilan telepon.
- Blokir dan laporkan: Jika menerima panggilan atau pesan mencurigakan dari kode telepon asing, segera blokir nomor tersebut dan laporkan melalui fitur pelaporan di aplikasi yang digunakan.
- Verifikasi melalui kanal resmi: Jika mengaku dari perusahaan atau institusi, selalu lakukan verifikasi langsung melalui situs web atau kontak resmi pihak terkait.
- Aktifkan fitur keamanan: Gunakan autentikasi dua faktor pada akun WhatsApp untuk mencegah peretasan.
Mengutip informasi dari CountryCode.io, Afrika Selatan terletak di ujung selatan Afrika dan berbatasan dengan beberapa negara, sehingga aktivitas telekomunikasi dari wilayah ini memang cukup tinggi. Namun, tidak semua panggilan berawalan +27 bersifat berbahaya. Banyak di antaranya merupakan komunikasi bisnis atau pribadi yang sah antara warga Indonesia dengan relasi mereka di Afrika Selatan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kode Telepon +27
Apakah kode +27 berbahaya jika muncul di panggilan masuk?
Kode +27 sendiri tidak berbahaya karena merupakan kode telepon resmi Afrika Selatan. Namun, seperti halnya kode negara lainnya, nomor berawalan +27 bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Jika Anda tidak mengenal penelepon, sebaiknya abaikan panggilan tersebut dan jangan memberikan informasi pribadi apa pun.
Bagaimana cara membedakan nomor telepon rumah dan ponsel dari Afrika Selatan?
Nomor ponsel di Afrika Selatan terdiri dari 10 digit dan diawali dengan 06, 07, atau 08, sedangkan nomor telepon rumah menggunakan kode area dua digit yang diikuti tujuh digit nomor pelanggan. Jika menerima panggilan internasional, nomor ponsel akan muncul sebagai +27 6x, +27 7x, atau +27 8x, sementara nomor telepon rumah akan menunjukkan kode area kota seperti +27 11 untuk Johannesburg.
Apakah bisa menghubungi nomor +27 melalui WhatsApp?
Ya, Anda bisa menghubungi nomor Afrika Selatan melalui WhatsApp dengan format +27 diikuti nomor lokal tanpa angka nol di depan. Pastikan nomor yang dituju terdaftar di WhatsApp agar panggilan atau pesan dapat terkirim. Menggunakan WhatsApp untuk komunikasi internasional biasanya lebih hemat dibandingkan panggilan telepon langsung karena hanya memerlukan koneksi internet.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8681206/original/018040300_1782730431-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672211/original/014018500_1782711647-HEyiXyYxwjNlqFB3jwwoZfZfWIDYcgmclzAejeY1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672404/original/009808700_1782711896-Fe9IGsgHoypMceES8koOVUgHofAIyWOgHMNYt0Rx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672223/original/088599000_1782711660-M4OnAZautMjeRVbDeWyH5P812FqFCWPCETdg4vcH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672225/original/097286400_1782711671-NCueW49W4ZoDRTXBTf4v0DR0Ih9jC6pyRoPRvOSh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672410/original/051648900_1782711917-9IX3aqzWfyCYN8hoavq0HH8uEurJEyzULbppcLEW.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672403/original/098854400_1782711894-FTgbovcwn1duFGggljTLnF4kIw1TC5WC4joeys8q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672217/original/050523200_1782711653-b66KB3eAJdT132ceeCZMuNbBA6pbh0IboiJNzC6H.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672398/original/038963200_1782711888-F5WBZBblmUzR2tn6sf9BStZCgOQ7apbjaqP8hmGC.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672443/original/058392500_1782711981-BbHq8MeEX6piF5utcdDERNa8c2PjgddcoKzqeJiT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672408/original/048956900_1782711900-kMLy8hDmcXr26j2bcJi5eKz7K44cd6jeQQWjriGc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672411/original/048295400_1782711936-EOsnLxAb6K4Ip2kFOCTbwlOCF4sqlQ6a8kxp3pF8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672412/original/040252800_1782711940-aTiM4Jzbn2NcZmPEgq2gpVoU8PZyhOXgACY0JkBf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672405/original/016646900_1782711897-D613YOY7nz52ZNzJumLDdFi9ia7pUk6Hix4B0S4P.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672457/original/071808200_1782712002-BuvbZKXmCxuDvK9JKM2ut69tifvbNlbjEjx02e4T.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672241/original/011288900_1782711695-uOdLViaSevwP5RWV9LXkpvooDwoCNWkllMTljlmN.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672515/original/005826100_1782712068-cGEnUi34sUD7HQpDRpwS1UAgNrnU0DRyvN4SJ0kK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672407/original/034609600_1782711899-Q1rZzQBICZhEld4Q5uEmQJC8Ee9B59qR7SBRx1Hc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672435/original/045723400_1782711961-Co6LSdEyHJDLBqFeHlQ1gcazHJ93LC6CoSQZI1uf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8672426/original/060759900_1782711954-H5qY4IYIJnmcxuSpbyRMJfPmlr6Iruqi9ykqaj0p.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522319/original/072750000_1772755216-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522345/original/079886200_1772757830-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4401674/original/056918100_1681909694-20230419-Mudik-Jalur-Pantura-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1045202/original/018183200_1446724420-151105-THR-PNS-Grafis-Abdillah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528599/original/064914600_1773288962-Ashera_Dress_Sq1_1770721983416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521841/original/047869500_1772701578-open_space_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522260/original/039984700_1772750807-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522537/original/050337400_1772768376-Model_Rambut_Pendek_Wanita_Cina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522506/original/039967800_1772767694-Teras_rumah_subsidi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522634/original/031632000_1772771522-Gemini_Generated_Image_68hqe168hqe168hq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522514/original/063562100_1772767710-marlon-soares-NDe1cA_jb_4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524816/original/031467100_1773012780-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)