16 Ide Jualan Frozen Food untuk Jajanan Anak Sekolah, Peluang Menguntungkan

3 weeks ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Membuka usaha kini semakin mudah dengan pilihan makanan praktis. Salah satu yang diminati adalah ide jualan frozen food untuk jajanan anak sekolah, karena cepat disajikan dan disukai anak-anak.

Selain praktis, ide jualan frozen food untuk jajanan anak sekolah bisa divariasikan, misalnya nugget mini, bakso goreng, atau kue beku, sehingga selalu menarik bagi siswa. Strategi kemasan menarik dan harga terjangkau akan menambah daya tarik produk ini.

Dengan modal relatif kecil dan perencanaan matang, ide jualan frozen food untuk jajanan anak sekolah bisa menjadi peluang usaha menguntungkan. Anak-anak pun senang dengan jajanan lezat dan aman setiap hari.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ide jualan frozen food untuk jajanan anak sekolah, Kamis (18/12/2025).

Ide Jualan Frozen Food untuk Jajanan Anak Sekolah

Mengutip buku berjudul Ceceromed Kitchen – Frozen Food Laris Dijual (2023) oleh S.J Tsurayya, frozen food atau yang sering juga disebut sebagai makanan beku ini adalah jenis makanan cepat saji yang diawetkan dalam teknik pembekuan selama beberapa bulan.

Berikut ini ide jualan frozen food jajanan anak sekolah:

1. Nugget Ayam Homemade

Terbuat dari daging ayam cincang dicampur bumbu dan tepung, nugget ini bisa ditambahkan sayuran seperti wortel atau brokoli agar lebih sehat. Anak-anak menyukai teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam. Cocok dijual dalam kemasan 10–15 potong.

Estimasi modal awal: Rp150.000–Rp200.000 untuk 50 potong (termasuk bahan dan kemasan).

2. Sosis Berbagai Varian

Sosis ayam, sapi, atau ikan bisa dikreasikan dalam bentuk gulung tepung, solo mini, atau stik sosis. Produk ini praktis disiapkan dan digemari karena rasa gurihnya.

Estimasi modal awal: Rp200.000–Rp250.000 untuk 50–60 batang.

3. Dimsum Frozen

Isian ayam, ikan, atau udang membuat dimsum favorit anak-anak. Bisa dikukus atau digoreng. Dijual per pack 6–10 pcs agar mudah dijangkau.

Estimasi modal awal: Rp150.000–Rp200.000 untuk 50 pcs.

4. Kebab Frozen

Roti tortilla berisi smoked beef, ayam, dan sayuran. Kebab mudah dipanaskan, menjadi camilan sehat dan mengenyangkan.

Estimasi modal awal: Rp200.000–Rp250.000 untuk 20–30 pcs.

5. Donat Mini Frozen

Donat mini dengan topping gula halus, cokelat, atau meses. Anak-anak menyukai ukuran kecil yang praktis dan manisnya pas.

Estimasi modal awal: Rp100.000–Rp150.000 untuk 30 pcs.

6. Cireng Isi

Camilan khas Bandung berbahan aci, bisa diisi keju, ayam suwir, atau sosis. Bisa digoreng langsung saat akan dijual.

Estimasi modal awal: Rp120.000–Rp150.000 untuk 50 pcs.

7. Risol Mayo/Isi Ragout

Risol dengan kulit lembut dan isian ayam, sayuran, atau saus mayo. Mudah digoreng saat dipesan, cocok sebagai jajanan anak sekolah.

Estimasi modal awal: Rp150.000–Rp200.000 untuk 30–40 pcs.

8. Tahu Bakso Frozen

Tahu diisi dengan adonan bakso ayam atau sapi. Gurih, mudah disiapkan, dan disukai anak-anak karena teksturnya lembut.

Estimasi modal awal: Rp100.000–Rp150.000 untuk 50 pcs.

Variasi Ide Jualan Frozen Food untuk Jajanan Anak Sekolah

Mengutip kajian yang dipublikasikan di Jurnal SOLMA, 13(3), pp. 2539-2546; 2024, perubahan gaya hidup masyarakat menyumbang munculnya bisnis industri makanan dan minuman yang inovatif dan digemari masyarakat karena tampilan, rasa dan bentuknya yang unik.

Berikut ini ide jualan frozen food lainnya:

9. Kaki Naga

Olahan ayam renyah dengan bumbu khas. Cocok sebagai camilan gurih, disajikan hangat lebih lezat.

Estimasi modal awal: Rp150.000–Rp200.000 untuk 30 pcs.

10. Chicken Egg Roll

Gulung ayam dengan telur, digoreng hingga garing di luar dan lembut di dalam. Anak-anak suka karena mudah dimakan dan gurih.

Estimasi modal awal: Rp120.000–Rp180.000 untuk 30 pcs.

11. Kentang Goreng

Camilan klasik yang selalu diminati anak-anak. Bisa dibuat dari kentang segar atau beku siap goreng.

Estimasi modal awal: Rp100.000–Rp150.000 untuk 1–2 kg kentang.

12. Amazy Korean Cheese Ball

Bola keju ala Korea, renyah di luar dan lumer di dalam. Anak-anak suka karena sensasi keju yang melimpah.

Estimasi modal awal: Rp200.000–Rp250.000 untuk 30 pcs.

13. Otak-Otak Ikan

Olahan ikan berbumbu dibungkus daun pisang atau plastik, bisa digoreng langsung. Gurih dan aman untuk anak-anak.

Estimasi modal awal: Rp150.000–Rp200.000 untuk 30 pcs.

14. Cilok

Bola aci kenyal, bisa dipadukan dengan saus sambal, keju, atau bumbu kacang. Favorit anak-anak sebagai camilan di sekolah.

Estimasi modal awal: Rp80.000–Rp120.000 untuk 50 pcs.

15. Cimol

Bola aci goreng renyah, mudah dibuat dan disukai anak-anak karena praktis dan gurih.

Estimasi modal awal: Rp80.000–Rp120.000 untuk 50 pcs.

16. Susu Goreng

Camilan manis unik, terbuat dari adonan susu yang digoreng dan diberi taburan gula. Anak-anak tertarik karena rasanya berbeda dari jajanan biasa.

Estimasi modal awal: Rp100.000–Rp150.000 untuk 30 pcs.

Tips Memulai Usaha Frozen Food untuk Jajanan Anak Sekolah

Mengutip buku berjudul From Idea to Action: Cara Merealisasikan Ide Kreatif Menjadi Bisnis Nyata (2025) oleh Wulan Ayodya, menggali inovasi ide usaha adalah cara mencari ide-ide baru dan kreatif untuk memulai bisnis atau meningkatkan yang sudah ada. Cara sederhana memunculkan ide adalah observasi dan kreativitas dengan brainstorming dan mind mapping.

Berikut ini tips memulai usaha jajanan anak sekolah:

1. Riset Pasar

Tentukan jenis produk frozen food yang paling diminati anak-anak. Perhatikan tren terbaru, misalnya nugget mini, dimsum, atau camilan manis. Selalu jaga kualitas dan kebersihan, gunakan bahan baku segar, dan batasi penggunaan garam atau penyedap agar sehat untuk anak-anak.

2. Pengemasan Menarik dan Aman

Gunakan kemasan berwarna cerah atau bergambar karakter favorit anak-anak. Pertimbangkan vacuum sealer untuk memperpanjang daya simpan produk. Tetapkan harga kompetitif, misalnya sekitar Rp10.000 per porsi atau kemasan, agar terjangkau bagi target pasar.

3. Lokasi Penjualan Strategis

Pilih lokasi dekat sekolah, seperti kantin atau warung sekitar gerbang sekolah. Manfaatkan media sosial untuk promosi dan jalin kerja sama dengan pihak sekolah atau reseller untuk memperluas jangkauan pasar. Tata produk dengan rapi agar lebih menarik perhatian.

4. Peralatan yang Memadai

Siapkan kulkas atau freezer, plastik kemasan khusus makanan, dan mesin vakum. Pastikan semua peralatan bersih dan sesuai standar agar produk tetap aman dan berkualitas.

5. Pahami Regulasi Izin Edar

Produk frozen food dengan masa simpan lebih dari 7 hari dan diproduksi massal wajib memiliki izin BPOM. Sedangkan produk dengan masa simpan kurang dari 7 hari yang dibuat berdasarkan pesanan tidak memerlukan izin BPOM, namun tetap harus memperhatikan standar kebersihan dan keamanan pangan.

Q & A Seputar Topik

Produk frozen food apa yang paling diminati anak sekolah? 

Anak-anak biasanya menyukai nugget ayam, sosis mini, dimsum, cireng isi, donat mini, dan camilan manis lainnya. Produk yang mudah digoreng atau dipanaskan cepat biasanya lebih diminati.

Bagaimana cara membuat frozen food tetap sehat untuk anak-anak? 

Gunakan bahan segar, batasi garam dan penyedap, tambahkan sayuran dalam olahan seperti nugget atau bakso, dan pilih metode pengolahan yang lebih sehat seperti dipanggang atau dikukus sebelum dibekukan.

Berapa modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha frozen food? 

Modal awal relatif kecil, tergantung jenis produk dan jumlah produksi. Misalnya, untuk 50–100 pcs nugget, dimsum, atau risol, modal awal sekitar Rp100.000–Rp250.000, termasuk bahan, kemasan, dan peralatan dasar.

Bagaimana strategi pemasaran yang efektif untuk jajanan frozen food anak sekolah? 

Jual di lokasi strategis dekat sekolah, manfaatkan media sosial, buat kemasan menarik dengan karakter anak-anak, dan jalin kerja sama dengan reseller atau kantin sekolah. Promo harga per porsi juga menarik minat pembeli.

Apakah frozen food untuk anak sekolah membutuhkan izin BPOM?

Produk dengan masa simpan lebih dari 7 hari dan diproduksi massal wajib memiliki izin BPOM. Sedangkan produk dengan masa simpan kurang dari 7 hari dan dibuat berdasarkan pesanan tidak memerlukan izin BPOM, tetapi tetap harus memperhatikan standar kebersihan dan keamanan pangan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |